Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sama-sama Komit Turunkan Angka Kemiskinan di Sumsel

Sama-sama Komit Turunkan Angka Kemiskinan di Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2019
  • visibility 826
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menegaskan sampai saat ini angka kemiskinan di Sumsel masih cukup tinggi sebesar 12,8 % masih di atas rata rata Nasional.

Angka kemiskinan Sumsel tersebut adalah akumulasi angka kemiskinan kabupaten dan kota dengan tiga penyumbang tertinggi yakni Kabupaten Muba bersama Muratara dan Lahat.

Melihat berbagai prestasi yang diraih Bupati Muba baik di level lokal maupun nasional serta didukung pula kekayaan sumber daya alam yang berlimpah berupa minyak dan gas membuatnya yakin Bupati Muba Dodi Reza Alex mampu segera menurunkan angka kemiskinan di Muba yang masih tergolong tinggi.

“Saat ini sinergitas Muba dan Provinsi sudah selaras, Muba dengan pusat juga ini tentu membuat bangga masyarakat Muba. Tapi ini menjadi tantangan yang semakin berat juga bagi Bupati dan DPRD nya karena tuntutan masyarakat tentu akan semakin meningkat”  jelas HD saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muba dalam rangka Peringatan Hari Jadi Muba ke-63 di Gedung DPRD Kab Muba, kemarin.

HD berharap apa yang sudah dicapai Muba di usianya ke-63 dapat semakin menumbuhkan semangat baru dan  dapat meningkatkan prestasi yang sudah diukir Muba lebih baik lagi. Termasuk juga dapat segera menurunkan angka kemiskinannya.

“Angka kemiskinan di Sumsel ini selalu menjadi bahan perbincangan untuk itu kita harus samakan persepsi. Makanya saya minta coba survei lagi angka kemiskinan di Muba, apa memang sebesar itu. Bila perlu disensus betul jangan random,” ujarny.

Tak hanya menyinggung soal angka kemiskinan Muba yang masih tergolong tinggi dibandingkan belasan kabupaten lain di Sumsel, dalam kesempatan  Ia juga mengingatkan agar Pemkab tetap aktif melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla.

“Biaya penanganan Karhutla sangat mahal. Maka saya minta betul Pemkab harus serius melakukan pencegahan. Terlebih lahan gambut di Muba terluas nomor dua setelah OKI,” tambahnya.

Lebih jauh HD mengatakan momen HUT sebaiknya jangan hanya dimaknai dengan sukaria semata atas pertambahan usia tapi harus dijadikan evaluasi dan bahan introspeksi. Sehingga pemerintah tahu betul apa yang sudah dilakukan dan langkah apa yang akan dilakukan kedepan untuk membawa Muba yang lebih maju.

“Angka kemiskinan di Sumsel ini masih tinggi hampir 13% dan itu adalah akumulasi dari angka kemiskinan di kabupaten-kabupaten di Sumsel. Untuk itu kita semua memang harus bersinergi menyelaraskan persepsi untuk meningkatkan kesejahetraan masyarakat. Target kita satu tahun minimal angka kemiskinan di Sumsel turun satu digit” jelasnya.

Gubernur sendiri hadir pada acara tersebut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj Feby Deru, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Usai rapat, Gubernur dan rombongan juga langsung menghadiri acara Ramah Tamah dalam rangka dirgahayu Kabupaten Muba di halaman Gedung DPRD Muba sekaligus menyaksikan penandatanganan MoU pembangunan kilang gas antara Pertagas dan Petro Muba.

Sementara itu Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex, mengatakan hari jadi Muba ke-63 harusnya dimaknai sebagai momen yang pas untuk melanjutkan pembangunan Muba. Dimana salah satu tantangan terbesarnya adalah mengentaskan angka kemiskinan.

“Selain itu kita juga bisa ambil hikmah (dari peringatan hari jadi) untuk mengetahui sejauh mana upaya dalam penyelenggaraan pembangunan daerah. Termasuk pelaksanaan pembangunan dan pembinaan yang telah dilakukan pada masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Dodi Reza juga mengajak semua elemen Muba bergandeng tangan bergotong royong mengembangkan semua potensi di Muba.  “Ini saatnya kita berkolaborasi dengan potensi yang ada serta mengembangkan potensi lokal untuk  dijadikan titik laju pembangunan Muba,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Dodi, untuk percepatan target mereka menjadikan Muba Maju Berjaya, Pemkab Muba tak hanya mengandalkan potensi sumber daya alam yang ada seperti tambang dan gas. Tapi kedepan mereka akan mulai melirik industri kreatif baik itu kuliner maupun objek wisata lokal yang bisa dikembangkan.

“Kalau tambang dan gas semua mungkin sudah tahu. Kedepan kami akan kembangkan kain gambo Muba, dan pariwisata unik lain yaitu pantai Bongen dengan ciri khasnya. Dan tentunya kami juga tetap membutuhkan dukungan Provinsi agar Muba Maju Berjaya ini dapat segera direalisasikan,” jelasnya.[**]

Penulis : ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkunjung Panti Sosial Indralaya, Ada Apa Disana?

    Berkunjung Panti Sosial Indralaya, Ada Apa Disana?

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.964
    • 0Komentar

    KETUA TP PKK Sumsel Feby Deru dan Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya saat berkunjung ke Panti Sosial, kemarin. Di Panti Sosial itu, TP PKK Sumsel berdialog dengan salah satu penghuninya, Musa, pria lanjut berusia 70 tahunan lebih menyampaikan tak menyangka Ketua TP PKK Sumsel bersedia datang tak hanya untuk menyapa para […]

  • Gubernur Harapkan Asosiasi Kopi Indonesia Buat Brand Tersendiri Kopi SumseI

    Gubernur Harapkan Asosiasi Kopi Indonesia Buat Brand Tersendiri Kopi SumseI

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.804
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menginginkan Asosiasi Kopi Indonesia membuat tersendiri Brand Kopi Sumsel sehingga kuliner khas tersebut menjadi ikon baru bagi daerah ini. Selain pempek bagaimana caranya kopi Sumsel ini juga jadi ikon. Terlebih  Sumsel merupakan penghasil kopi terbesar di Indonesia,”  harapnya gubernur saat mengukuhkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) serta Perkumpulan […]

  • Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib BUMN ?

    Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib BUMN ?

    • calendar_month Senin, 10 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA  – Pengamat dari Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (Akses) Suroto mengkhawatirkan kondisi pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi membuat banyak BUMN mengalami gagal bayar. “Kondisi BUMN kita secara konsolidatif sangat memprihatinkan bila ditinjau dari segi likuiditas dan solvabilitasnya. Apalagi apabila ditinjau dari sumbernya yang sebagian besar dalam bentuk valuta asing,” kata Suroto di Jakarta, Minggu. […]

  • Di Kampus Ini, GOW Gelar Penyuluhan Bahaya LGBT

    Di Kampus Ini, GOW Gelar Penyuluhan Bahaya LGBT

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

      GABUNGAN Organisasi Wanita (GOW) Kota Pagaralam menggelar penyuluhan Bahaya LGTB (Lesbi, Gay, Biseksual, Transeksual). Acara berlangsung di Aula Kampus STIE AMIK STMIK Lembah Dempo. Kamis,(13/2/2020). Penyuluhan ini dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Rahmi Munto Via Ningrum beserta rombongan, Wakil Ketua I Manajemen Ibu Laili Dimyati M Si, Wakil Direktur III Heriansyah M Kom, […]

  • Istana Dorong Pembenahan Sistem Anti Suap Sektor Swasta

    Istana Dorong Pembenahan Sistem Anti Suap Sektor Swasta

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.176
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,OSAKA – Presiden menginstruksikan adanya suatu mekanisme bagi pelaku usaha untuk mengadopsi sistem anti suap yang berstandar internasional. “Sesuai Inpres 10 Tahun 2016,  pencegahan suap harus muncul dari kedua belah sektor. Sektor publik maupun sektor swasta,” kata Yanuar Nugroho di Osaka, Jepang, Minggu (28/10/2018). Yanuar Nugroho, Deputi II, Kantor Staf Presiden menegaskan pentingnya pembenahan sistem […]

  • Cara Menparekraf Pacu Mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok Pulihkan Sektor Pariwisata

    Cara Menparekraf Pacu Mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok Pulihkan Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok untuk memacu kreativitas dalam memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga, pada acara ‘Pembinaan Sikap Dasar Profesi Poltekpar Lombok Tahun 2021’ yang diselenggarakan oleh Politeknik Pariwisata Lombok secara daring, Rabu (18/8/2021). Ia menyampaikan […]

expand_less
WordPress Archive Kerge | Resume WordPress Kerio – Creative MultiPurpose WordPress Theme Kersha – Business Coach Elementor Template Kit Kester – Soccer Club & Sports News WordPress Theme KetoFitt – Fitness & GYM WordPress Theme Keydust – Cleaning Service Elementor Template Kit Keylin – Blog & Magazine Elementor Template Kit Keylin – WordPress Magazine and Blog Theme KeyMaster – Locksmith & Key Maker Service Elementor Template Kit Keymoto – Motorcycle WordPress Theme