Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Sumsel Bikin Lansia Tersenyum Asli : “Yang Tua Jangan Ditinggal, Mereka Dulu yang Ngajar Kita Jalan”

Sumsel Bikin Lansia Tersenyum Asli : “Yang Tua Jangan Ditinggal, Mereka Dulu yang Ngajar Kita Jalan”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 986
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang tua itu kutukan, berarti dia belum pernah lihat bagaimana lansia di Sumatera Selatan diajak tertawa bareng sambil fisioterapi dan perekaman KTP. Ya, tanggal 12 Juni 2025 lalu, ada acara Kampanye dan Bakti Sosial Lanjut Usia Nasional ke-29  digelar meriah di Sentra Budi Perkasa, Jl. Sosial KM 5 Palembang. Tapi tenang, ini bukan sekadar seremoni peluk-cium lalu pulang makan tumpeng, karena acara betul-betul menyentuh uban dan tulang ekor.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Drs. H. Edward Candra, datang bukan sekadar bawa sambutan manis, tapi juga membawa semangat bahwa rambut putih jangan cuma dihargai saat foto keluarga, tapi juga disayang negara. “Ini bukan cuma seremoni, ini bukti cinta,” katanya, dengan nada yang seperti ingin memeluk seluruh oma-opa se-Sumsel.

Bisa dibilang, acara ini seperti reuni akbar para pejuang hidup yang kini rambutnya putih, lututnya agak ngilu, tapi semangatnya tetap nyala. Ada donor darah, pemeriksaan kesehatan, fisioterapi, bahkan sampai perekaman akta kematian yang ini agak serem tapi penting. Negara memang harus berpikir panjang, bukan cuma saat bikin spanduk ucapan Hari Lansia, tapi juga saat oma butuh kursi roda dan opa butuh tempat curhat yang bukan cuma dinding dapur.

Plt. Kepala Dinas Sosial Sumsel, Hj. Neng Muhaiba, MM, bilang bahwa semua ini dilakukan dalam semangat “Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera”. Dan benar saja, wajah-wajah lansia yang datang tampak sumringah, apalagi saat sembako dibagikan. Jangan salah, satu paket sembako kadang bisa lebih membahagiakan daripada ajakan liburan ke Pagar Alam karena kebutuhan perut nggak bisa ditunda kayak janji caleg.

Lansia itu ibarat akar pohon tua. Mereka diam, tapi menopang banyak. Kalau akar dicuekin, pohon bisa tumbang, daun-daun (alias anak muda) bisa ngambang ke mana-mana. Acara seperti ini ibarat menyirami akar supaya meski tak berbuah lagi, tapi tetap jadi peneduh bangsa.

Bandingkan saja dengan Jepang, negara yang lansianya diajak kerja paruh waktu merangkai bunga atau jadi petugas taman baca. Atau Finlandia, di mana oma-opa diajari coding dasar supaya bisa nonton YouTube tanpa salah pencet. Di Jogja sendiri, komunitas “Lansia Menari” rutin manggung tiap Sabtu sore di alun-alun. Di Bandung, ada program “Taman Lansia” tempat kakek-nenek bisa pacaran halal sambil senam jari.

Nah, di Sumsel? Masih on progress, tapi sudah mulai ke arah sana. Sekda bahkan bilang, akan ada program kreatif dan kewirausahaan buat lansia. Siapa tahu nanti ada Opa-Opanpreneurship jualan keripik digital lewat TikTok. Atau Nenekpreneur yang bisa buka jasa storytelling dongeng zaman penjajahan pakai live streaming.

Edward Candra menutup acara dengan kalimat yang layak dijadikan status WhatsApp. “Semoga para lansia kita senantiasa bahagia, sehat, dan terus bisa berkontribusi dalam pembangunan masyarakat”.

Artinya, jangan remehkan opa-oma atau nenek yang nyapu halaman atau kakek yang suka nonton berita. Mereka mungkin tak bersuara lantang di parlemen, tapi doa dan petuah mereka adalah fondasi dari rumah tangga bangsa.

Jangan sampai acara seperti ini cuma jadi tahunan seperti kue lapis waktu lebaran muncul lalu lenyap. Semangat membahagiakan lansia harus jadi rutinitas, kayak minum jamu atau update status Facebook.

Negeri yang besar bukan diukur dari gedung pencakar langit atau jalan tol yang mulus, tapi dari seberapa tulus ia memeluk orang-orang tuanya yang sudah sepuh kalau anak muda adalah harapan bangsa, maka lansia adalah doanya dan negara yang kuat adalah negara yang ingat siapa yang dulu menyuapi dan meninabobokan cita-cita.

Negara yang kuat bukan cuma punya jalan tol panjang dan gedung tinggi menjulang. Tapi negara yang tahu caranya memuliakan oma-opa, para sesepuh yang rambutnya sudah seperti kapas tapi hatinya tetap sekeras batu bara Lahat karena sejatinya, kemajuan itu bukan cuma soal siapa yang paling cepat lari, tapi siapa yang tak lupa menuntun yang sudah lebih dulu jalan.

Sumsel sudah melangkah, meski belum sempurna. Acara seperti Kampanye dan Bakti Sosial Lansia ini adalah contoh bahwa pemerintah tak cuma bisa bicara di podium, tapi juga bisa menyingsingkan lengan baju untuk membagikan alat bantu dengar dan sekotak sembako.

Dan kalau boleh sedikit berandai-andai andaikan seluruh kabupaten di Indonesia bikin program rutin buat oma -opa mungkin kita tak butuh terlalu banyak motivator di YouTube, karena petuah dari orang tua itu ibarat kopi tubruk kadang pahit, tapi menyadarkan.

Jadi, mari kita rawat oma-opa,  seperti kita merawat warisan pusaka. Jangan biarkan mereka hanya jadi foto di dinding ruang tamu sambil kita sibuk nonton sinetron atau scroll TikTok. Ingat, sebelum kita bisa baca alfabet, mereka sudah ngajarin kita baca kehidupan, karena kalau oma-opa saja sudah tak kita dengar suaranya, maka siapa lagi yang akan mengingatkan kita bahwa hidup ini bukan lomba lari, tapi estafet nilai?.[***].

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Sekayu Gelar Operasi Bibir Sumbing

    RSUD Sekayu Gelar Operasi Bibir Sumbing

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu bekerjasama dengan Smile Train dan Yayasan Ummi Romlah, menggelar operasi bibir sumbing dan celah langit gratis, Jumat (01/04/2022). Kegiatan tersebut, dalam rangka Bakti Sosial dan Peringatan Hari Kesehatan Dunia. Wakil Ketua I TP PKK Muba, Susy Imelda Beni meninjau secara kegiatan operasi bibir […]

  • Agar Pilkada Serentak 2020 Sukses, Sumsel Dorong Dianggarkan Dana Hibah Untuk Bawaslu

    Agar Pilkada Serentak 2020 Sukses, Sumsel Dorong Dianggarkan Dana Hibah Untuk Bawaslu

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    “Minimal besarannya nanti tidak jauh dengan anggaran KPU agar tidak ada ketimpangan. Begitu juga dengan kendaraan operasiobal akan  kita alokasikan. Apakah nanti statusnya kendaraananya pinjam pakai atau bukan yang penting ada,”

  • “Serius di Podium, Santai di Meja Kopi”

    “Serius di Podium, Santai di Meja Kopi”

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.699
    • 0Komentar

    PAGI itu Rumah Dinas Wali Kota Palembang berubah suasana, biasanya cuma terdengar suara burung dan deru sapu, tapi kali ini penuh manusia berpenampilan necis, ada yang pakai jas kinclong, ada yang celananya masih bau setrika, dan ada juga yang kayaknya buru-buru datang biar kebagian kursi depan. Udara belum terlalu panas, memang beberapa hari ini langit […]

  • Tahun Baru, ASN Baru, Akhiri Budaya Nyaman di Zona Aman?

    Tahun Baru, ASN Baru, Akhiri Budaya Nyaman di Zona Aman?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    BEGITU bunyi judulnya, jangan kaget kalau tulisan ini mulai bak cerita sore sembari ngopi -ngopi santai ditemani ubi dan pisang goreng masih hangat, apalagi ceritanya sering nyelip banyolan, tapi ujungnya nendang ke hati dan otak. Pagi itu, Senin, halaman Kantor Bupati Musi Banyuasin terlihat tampak ramai, Barisan ASN berjajar rapi, ada yang berdiri seperti lidi, […]

  • Cetak Talenta Digital, Kominfo Rancang Institut Digital Nasional University 

    Cetak Talenta Digital, Kominfo Rancang Institut Digital Nasional University 

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika merancang pengembangan Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) Yogyakarta menjadi Institut Digital Nasional University (IDN-U) untuk mencetak talenta digital Indonesia. Hal itu berdasarkan usulan Menkominfo Johnny G. Plate yang telah disetujui Presiden Joko Widodo. Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi menyatakan, IDN-U merupakan program yang bertujuan untuk mendidik talenta digital Indonesia pada jenjang […]

  • Capaian Vaksin di Muba di Atas 52 Persen, Vaksin Sasar Pelajar

    Capaian Vaksin di Muba di Atas 52 Persen, Vaksin Sasar Pelajar

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin (Muba) terus gencar melakukan vaksinasi untuk mewujudkan Herd Immunity dan meminimalisir penularan wabah COVID-19. Bahkan Pemkab Muba juga terus berkolaborasi dengan TNI-POLRI untuk mempercepat tercapainya herd immunity di Kabupaten Muba. Senin (8/11/2021) Plt Bupati Muba Beni Hernedi meninjau langsung pelaksanaan Serbuan Vaksinasi COVID-19 dalam Rangka Hari Pahlawan yang menyasar kepada para Pelajar […]

expand_less
WordPress Archive Around – Multipurpose Business WordPress Theme Arran – Personal Portfolio Elementor Template Kit Array Themes Atomic WordPress Theme Array Themes Baseline WordPress Theme Array Themes Camera WordPress Theme Array Themes Candid WordPress Theme Array Themes Checkout WordPress Theme Array Themes Editor WordPress Theme Array Themes Fixed WordPress Theme Array Themes Latest WordPress Theme