Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Sumsel Bikin Lansia Tersenyum Asli : “Yang Tua Jangan Ditinggal, Mereka Dulu yang Ngajar Kita Jalan”

Sumsel Bikin Lansia Tersenyum Asli : “Yang Tua Jangan Ditinggal, Mereka Dulu yang Ngajar Kita Jalan”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 988
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang tua itu kutukan, berarti dia belum pernah lihat bagaimana lansia di Sumatera Selatan diajak tertawa bareng sambil fisioterapi dan perekaman KTP. Ya, tanggal 12 Juni 2025 lalu, ada acara Kampanye dan Bakti Sosial Lanjut Usia Nasional ke-29  digelar meriah di Sentra Budi Perkasa, Jl. Sosial KM 5 Palembang. Tapi tenang, ini bukan sekadar seremoni peluk-cium lalu pulang makan tumpeng, karena acara betul-betul menyentuh uban dan tulang ekor.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Drs. H. Edward Candra, datang bukan sekadar bawa sambutan manis, tapi juga membawa semangat bahwa rambut putih jangan cuma dihargai saat foto keluarga, tapi juga disayang negara. “Ini bukan cuma seremoni, ini bukti cinta,” katanya, dengan nada yang seperti ingin memeluk seluruh oma-opa se-Sumsel.

Bisa dibilang, acara ini seperti reuni akbar para pejuang hidup yang kini rambutnya putih, lututnya agak ngilu, tapi semangatnya tetap nyala. Ada donor darah, pemeriksaan kesehatan, fisioterapi, bahkan sampai perekaman akta kematian yang ini agak serem tapi penting. Negara memang harus berpikir panjang, bukan cuma saat bikin spanduk ucapan Hari Lansia, tapi juga saat oma butuh kursi roda dan opa butuh tempat curhat yang bukan cuma dinding dapur.

Plt. Kepala Dinas Sosial Sumsel, Hj. Neng Muhaiba, MM, bilang bahwa semua ini dilakukan dalam semangat “Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera”. Dan benar saja, wajah-wajah lansia yang datang tampak sumringah, apalagi saat sembako dibagikan. Jangan salah, satu paket sembako kadang bisa lebih membahagiakan daripada ajakan liburan ke Pagar Alam karena kebutuhan perut nggak bisa ditunda kayak janji caleg.

Lansia itu ibarat akar pohon tua. Mereka diam, tapi menopang banyak. Kalau akar dicuekin, pohon bisa tumbang, daun-daun (alias anak muda) bisa ngambang ke mana-mana. Acara seperti ini ibarat menyirami akar supaya meski tak berbuah lagi, tapi tetap jadi peneduh bangsa.

Bandingkan saja dengan Jepang, negara yang lansianya diajak kerja paruh waktu merangkai bunga atau jadi petugas taman baca. Atau Finlandia, di mana oma-opa diajari coding dasar supaya bisa nonton YouTube tanpa salah pencet. Di Jogja sendiri, komunitas “Lansia Menari” rutin manggung tiap Sabtu sore di alun-alun. Di Bandung, ada program “Taman Lansia” tempat kakek-nenek bisa pacaran halal sambil senam jari.

Nah, di Sumsel? Masih on progress, tapi sudah mulai ke arah sana. Sekda bahkan bilang, akan ada program kreatif dan kewirausahaan buat lansia. Siapa tahu nanti ada Opa-Opanpreneurship jualan keripik digital lewat TikTok. Atau Nenekpreneur yang bisa buka jasa storytelling dongeng zaman penjajahan pakai live streaming.

Edward Candra menutup acara dengan kalimat yang layak dijadikan status WhatsApp. “Semoga para lansia kita senantiasa bahagia, sehat, dan terus bisa berkontribusi dalam pembangunan masyarakat”.

Artinya, jangan remehkan opa-oma atau nenek yang nyapu halaman atau kakek yang suka nonton berita. Mereka mungkin tak bersuara lantang di parlemen, tapi doa dan petuah mereka adalah fondasi dari rumah tangga bangsa.

Jangan sampai acara seperti ini cuma jadi tahunan seperti kue lapis waktu lebaran muncul lalu lenyap. Semangat membahagiakan lansia harus jadi rutinitas, kayak minum jamu atau update status Facebook.

Negeri yang besar bukan diukur dari gedung pencakar langit atau jalan tol yang mulus, tapi dari seberapa tulus ia memeluk orang-orang tuanya yang sudah sepuh kalau anak muda adalah harapan bangsa, maka lansia adalah doanya dan negara yang kuat adalah negara yang ingat siapa yang dulu menyuapi dan meninabobokan cita-cita.

Negara yang kuat bukan cuma punya jalan tol panjang dan gedung tinggi menjulang. Tapi negara yang tahu caranya memuliakan oma-opa, para sesepuh yang rambutnya sudah seperti kapas tapi hatinya tetap sekeras batu bara Lahat karena sejatinya, kemajuan itu bukan cuma soal siapa yang paling cepat lari, tapi siapa yang tak lupa menuntun yang sudah lebih dulu jalan.

Sumsel sudah melangkah, meski belum sempurna. Acara seperti Kampanye dan Bakti Sosial Lansia ini adalah contoh bahwa pemerintah tak cuma bisa bicara di podium, tapi juga bisa menyingsingkan lengan baju untuk membagikan alat bantu dengar dan sekotak sembako.

Dan kalau boleh sedikit berandai-andai andaikan seluruh kabupaten di Indonesia bikin program rutin buat oma -opa mungkin kita tak butuh terlalu banyak motivator di YouTube, karena petuah dari orang tua itu ibarat kopi tubruk kadang pahit, tapi menyadarkan.

Jadi, mari kita rawat oma-opa,  seperti kita merawat warisan pusaka. Jangan biarkan mereka hanya jadi foto di dinding ruang tamu sambil kita sibuk nonton sinetron atau scroll TikTok. Ingat, sebelum kita bisa baca alfabet, mereka sudah ngajarin kita baca kehidupan, karena kalau oma-opa saja sudah tak kita dengar suaranya, maka siapa lagi yang akan mengingatkan kita bahwa hidup ini bukan lomba lari, tapi estafet nilai?.[***].

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Gantung Desa Ujan Mas Jadi Jembatan Permanen

    Jembatan Gantung Desa Ujan Mas Jadi Jembatan Permanen

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru berkeaempatan meninjau secara langsung kondisj  jembatan gantung yang ada di Desa Ujan Mas Lama Kabupaten Muara Enim, kemarin. Peninjauan ini dilakukannya untuk  melihat dari dekat kondisi jembatan gantung tersebut mengingat selama ini jembatan itu menjadi akses penting dikawasan itu. Karena itu dalam waktu dekat Pemprov Sumsel berencana akan melakukan penggantian […]

  • Samsung Wallet, Thermo Check, dan WhatsApp Hadir di Galaxy Watch Series

    Samsung Wallet, Thermo Check, dan WhatsApp Hadir di Galaxy Watch Series

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.364
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Serangkaian aplikasi baru untuk seri Galaxy Watch akan menghadirkan pengalaman jam tangan pintar yang lebih responsif, mudah beradaptasi, dan multifungsi bagi pengguna Galaxy. Dengan Samsung Wallet, Thermo Check, dan WhatsApp, pengguna dapat melakukan lebih dari sebelumnya langsung dari pergelangan tangan mereka.1 Samsung Wallet: Tahun lalu, Samsung Wallet menggabungkan Samsung Pay dengan Samsung Pass […]

  • Satgas Gabungan di OI Padamkan Titik Api di Lahan Seluas 4, 04 Hektare

    Satgas Gabungan di OI Padamkan Titik Api di Lahan Seluas 4, 04 Hektare

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID- Satuan Tugas (Satgas) gabungan berhasil memadamkan titik api seluas 4,04 hektar di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut teridentifikasi pada Minggu (25/7), sekitar pukul 19.00 WIB. Satgas melakukan pendinginan setelah pemadaman pada area terbakar. Satgas yang terdiri dari unsur BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat dapat mengendalikan titik api setelah […]

  • Transformasi Ekonomi Internet RI Tumbuh 5x Lipat Lebih

    Transformasi Ekonomi Internet RI Tumbuh 5x Lipat Lebih

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.335
    • 0Komentar

    TRANSFORMASI ekonomi internet di Indonesia tumbuh lebih dari lima kali lipat atau mendekati USD40 miliar [Rp566 triliun]. Dengan pertumbuhan sebesar itu, Indonesia Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi internet paling cepat di Asia Tenggara. Bahkan Indonesia memiliki potensi hingga USD 133 miliar atau setara Rp 1.881 triliun di 2025. Dipadukan dengan google tren, riset Temasek, […]

  • Terkait Sengketa Pilpres, Bupati Muba Ajak Jaga Kondisi Keamanan NKRI dan Dukung MK

    Terkait Sengketa Pilpres, Bupati Muba Ajak Jaga Kondisi Keamanan NKRI dan Dukung MK

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 737
    • 0Komentar

    SEJAK dimulainya pelaksanaan sidang sengketa Pemilu 2019, oleh Mahkamah Konstitusi (MK), seluruh dukungan dari setiap lapisan masyarakat terus mengalir. Seperti di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), tokoh agama, tokoh masyarakat dan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sebagai kepala daerah mengajak warganya untuk mendukung secara penuh, dengan semua proses yang saat dilaksanakan dan berproses  di Mahkamah Konstitusi […]

  • Pusri Ubah Susunan Anggota Dewan Komisaris

    Pusri Ubah Susunan Anggota Dewan Komisaris

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.780
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA  – PT Pusri Palembang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang diadakan di Gedung Pusri Jalan Kemanggisan, Jakarta, Selasa sore. Rapat tersebut dipimpin  Direktur Utama Pupuk Indonesia (Persero) dan Ketua YKKP sebagai pemegang saham, RUPSLB tersebut memberhentikan dengan hormat Bapak Mustoha Iskandar sebagai Komisaris Perseroan sesuai dengan Akta Notaris Lumassia, […]

expand_less
WordPress Archive Around – Multipurpose Business WordPress Theme Arran – Personal Portfolio Elementor Template Kit Array Themes Atomic WordPress Theme Array Themes Baseline WordPress Theme Array Themes Camera WordPress Theme Array Themes Candid WordPress Theme Array Themes Checkout WordPress Theme Array Themes Editor WordPress Theme Array Themes Fixed WordPress Theme Array Themes Latest WordPress Theme