Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Terkait Ini, BPPD Kota Palembang Ogah Kasih Toleransi, Nah Bawa KPK Lagi

Terkait Ini, BPPD Kota Palembang Ogah Kasih Toleransi, Nah Bawa KPK Lagi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2019
  • visibility 833
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang tidak akan lagi memberikan toleransi bagi wajib pajak, khususnya restoran yang menolak program pemerintah terkait pemasangan serta penggunaan e-tax dalam setiap transaksinya.

Bahkan, dalam waktu dekat BPPD bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akan melakukan penyegelan terhadap restoran pempek yang tidak mengubris Surat Peringatan baik Surat Peringatan (SP) yang telah diberikan.

“Beberapa restoran pempek telah kita berikan SP, bahkan kedai pempek yang cukup besar di wilayah Seberang Ulu (SU) II sudah kita berikan SP2. Jika masih membandel, maka akan kita segel,” terangnya.

Kepala BPPD Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, restoran pempek yang bandel dan tidak mengubris SP ini,  maka setelah satu minggu akan dilayangkan SP berikutnya.

Saat ini, sambung Sulaiman, tercatat sudah ada satu restoran pempek yang dilayangkan SP2 dan SP1 serta yang dalam pantauan mencurigakan.

“Kita terus pantau, kalau sudah diberikan SP3, maka dalam hitungan 3 hari kita langsung segel restorannya. Kalau sudah segel, ya Tidak boleh operasional dulu dan izinnya bisa kita cabut,” tuturnya.

Sulaiman mengatakan, tidak ada alasan apapun bagi pemilik ataupun pengelola restoran untuk tidak memakai e-tax dan tapping box yang berfungsi sebagai Transaction Monitoring Device (TMD).

Karena pemilik restoran juga sejak awal mengurus perizinan menyetujui melakukan pungutan 10% ke pembeli. Jadi, bukan pemilik restoran yang bayar pajak.

“10% yang mereka pungut harus disetorkan, karena itu adalah uang rakyat untuk pembangunan kota ini,” ungkapnya dilaporkan Rmolsumsel, Selasa [16/7/2019].

Kedepan pihaknya akan terus melakukan pengawasan, masyarakat juga diharapkan dapat melakukan pengawasan kepada WP seperti restoran, tempat hiburan dan hotel.

Sesuai dengan banner yang terpasang, jika ada restoran yang memberikan struk manual, pengunjung tidak perlu bayar alias gratis. Karena ada indikasi, restoran telah melakukan pungutan pajak, tapi tidak disetorkan ke negara, dengan cara mengalabui laporan keuangan.

“Sekarang semuanya kita awasi melalui e-tax dan jika masih ada yang memberikan nota manual, artinya ada indikasi pemilik restoran melakukan penggelapan pajak yang dipungut dari masyarakat, untuk keuntungan pribadi. Itu masuk dalam penggelapan uang negara yang diberikan rakyat,” tandasnya. [**]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Jenis Bahaya Letusan Gunung Api di Indonesia

    Mengenal Jenis Bahaya Letusan Gunung Api di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    GUGUSAN gunung api bagi dari ring of fire dunia menjadikan wilayah Tanah Air memiliki potensi ancaman bahaya letusan. Sebanyak 127 gunung api aktif berada di wilayah barat hingga timur Indonesia. Untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, masyarakat dapat mengenal lebih dekat jenis bahayanya. Kepala BNPB Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo menyampaikan pada Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) mengenai pentingnya […]

  • Polda Banten ungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram & 494 butir ekstasi

    Polda Banten ungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram & 494 butir ekstasi

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 452
    • 0Komentar

      DIREKTORAT Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten telah mengungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram dan 494 butir ekstasi. Pengungkapan narkoba jaringan lintas provinsi dan negara ini dilakukan bersama Saturan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang. Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol. Shinto Silitonga mengatakan dalam pengungkapan ini sebanyak tujuh orang ditangkap. Kombes […]

  • WAPI OKI Didorong Majukan Ekonomi Kerakyatan

    WAPI OKI Didorong Majukan Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 763
    • 0Komentar

    DEWAN  Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Ogan Komering Ilir di dorong untuk memajukan ekonomi kerakyatan. Hal itu disampaikan Hj. Lindasari Iskandar SE selaku pembina IWAPI Kabupaten OKI saat pengukuhan Pengurus IWAPI Kabupaten OKI di Kayuagung, Kamis, (16/6) “IWAPI agar dapat menjadi mitra pemerintah karena diisi oleh wirausaha perempuan tangguh yang mampu […]

  • Mimpi Bakal Jadi Kenyataan, Muba Siapkan Lahan 3 Hektare untuk Bangun PT NU

    Mimpi Bakal Jadi Kenyataan, Muba Siapkan Lahan 3 Hektare untuk Bangun PT NU

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Mimpi warga kawasan timur Kabupaten Muba yang ingin memiliki tempat pendidikan jenjang Perguruan Tinggi tampaknya bakal menjadi kenyataan. Hal ini diketahui saat Ketua NU Tungkal Jaya KH Anas Rifai bersama Ketua Universitas Nahdlatul Ulama (NU) Ustadz Mahmud menemui Pj Bupati Apriyadi Mahmud, Rabu (7/6/2023) di Guest House Rumah Dinas Bupati Muba. “Jadi saat ini […]

  • Wow. Alex Sebut LRT Pertama di Dunia Melintas di Atas Sungai

    Wow. Alex Sebut LRT Pertama di Dunia Melintas di Atas Sungai

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.887
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengklaim Light Rail Transit (LRT) yang tengah dikerjakan tersebut, ternyata baru pertama di dunia yang melintas di atas Sungai.

  • Sukseskan SKD PNS, Sekda Provinsi Sumsel  Minta 6 Stakeholder Ini Berperan Penting

    Sukseskan SKD PNS, Sekda Provinsi Sumsel  Minta 6 Stakeholder Ini Berperan Penting

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    TERHITUNG  mulai tanggal 3  Februari hingga 10 Februari 2020 mendatang, Pemerintah Provinsi Sumsel akan menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Formasi 2020. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar meyakini jika pelaksanaan SKD di Sumsel akan berjalan sebagaimana mestinya. Keyakinan itu didapat sertelah Nasrun mendengarkan laporan stakeholder terkait saat Rakor Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar […]

expand_less
WordPress Archive Foodsy – WordPress Food Blog Theme FoodTiger – Food delivery – Multiple Restaurants Foody – WordPress Restaurant Reservation & Food Store Website Theme Foodymat – Restaurant WordPress Theme Foodzey – Restaurant Elementor Template Kit FooEvents for WooCommerce football club soccer WordPress Theme Forcast – Newspaper & Magazine WordPress Theme Forest – Revolution WordPress Admin Forever – Wedding Couple & Planner/ Agency WordPress Theme