Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Dukung Program Percepatan Perhutanan Sosial Untuk Masyarakat

Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Dukung Program Percepatan Perhutanan Sosial Untuk Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
  • visibility 747
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM rangka mewujudkan Program Perhutanan Sosial yang merupakan salah satu program prioritas nasional di masa Kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Pemerintah Pusat telah menggaungkan Program ini di daerah tentang percepatan Perhutanan Sosial termasuk di Provinsi Sumsel.

Hutan Kita Institute (Haki) menggandeng Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel menggelar “Workshop Memperkuat Dukungan Multipihak dalam Pembangunan Perhutanan Sosial dan Rapat Kerja Pokja PPS Sumsel”
di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (9/11/2021).

“Workshop Memperkuat Dukungan Multipihak dalam Pembangunan Perhutanan Sosial dan Rapat Kerja Pokja PPS Sumsel” dihadiri oleh seluruh stakeholder Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Pandji Tjahjanto, S. Hut. Msi melalui
Kabid Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel H. A Taufik mengatakan bahwa Pokja percepatan perhutanan sosial ini terdiri dari unsur pemerintahan, akademisi, perusahaan, NGO, seperti haki.

“Kita tahu perhutanan sosial adalah program nawacita Presiden RI Ir. Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Oleh sebab itu, disetiap daerah yang ada di Indonesia dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) percepatan Perhutanan Sosial Karena didesain sebagai akses legal masyarakat, yang mengelola lahan di sekitar kawasan hutan.

Kita mengarah ke setiap kabupaten ada Pokja,” ujarnya.

Taufik menjelaskan, di Sumsel ada 300 ribu hektar perhutanan sosial.

Sekarang ada 150 ribu hektar atau sebesar 50 persen yang belum dikelola.

“Kita tahu perhutanan sosial ada 5 skema yakni skema hutan adat, skema hutan desa, skema hutan kemitraan, skema hutan kemasyarakatan dan skema hutan HTR.

Sedangkan untuk skema hutan HTR, kita Sumsel terbaik di Indonesia,” bebernya.

Lebih lanjut Taufik menuturkan, perhutanan sosial ini tujuannya adalah untuk kesejehtaraan masyarakat dengan prinsip keadilan dengan mengantongi SK Perhutanan Sosial sesuai dengan fungsinya.

“Selama ini, perhutanan sosial dikelola oleh perusahaan besar seperi MHP, Sinar Mas dan lain sebagainya.

Akan tetapi sekarang, perhutanan sosial dapat dikelola oleh masyarakat, kelompok tani dan perorangan secara gratis selama 35 tahun.

Jika pengelolaannya baik maka bisa diperpanjang lagi .

Pada prinsipnya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, yang berkeadilan dan kesejahteraan sehingga dapat terwujud kemakmuran bagi masyarakat.

Namun pengelolaan perhutanan sosial tidak boleh diperjualbelikan, tidak bisa diwariskan dan dalam satu kartu keluarga hanya boleh lebih dari satu orang,” paparnya.

“Dengan diperbolehkannya masyarakat untuk mengelola perhutanan sosial, maka masyarakat akan ada rasa memiliki sehingga dengan adanya program ini diharapkan dapat mengurangi terjadinya karhutla, ilegal loging, ilegal tambang dan lain sebagainya.

Kemudian yang terpenting bagi masyarakat adalah berhak mengelola perhutanan sosial adalah masyarakat setempat yang berada di sekitar kawasan hutan ” tandasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Koordinator Program Haki Sumsel Bejo Dewangga mengatakan, hutan kita institut (Haki) adalah bagian dari Pokja Percepatan Perhutanan Sosial di Provinsi Sumsel.

“Target kita adalah dalam 2 tahun ini 5.000 hektar disuport untuk perhutanan sosial.

Kita cari wilayah baru, Kami ada target penambahan untuk hutan adat, ” katanya.

Lebih lanjut Bejo menuturkan, perhutanan sosial memberikan hak kelola ke masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat.

“Jadi selama ini masyarakat yang tergantung kehidupannya di hutan merasa ketakutan memanfaatkan kawasan perhutanan sosial, karena belum legal.

Nah, dalam hal ini HAKI membantu memfasilitasi masyarakat yang berada di sekitar wilayah kawasan hutan untuk melegalkan mulai dari usulan, pemberkasan sehingga masyarakat bisa mengelola perhutanan sosial secara legal.

Dengan adanya “Workshop Memperkuat Dukungan Multipihak dalam Pembangunan Perhutanan Sosial dan Rapat Kerja Pokja PPS Sumsel” ini Kita harapkan dukungan dari Pemprov Sumsel, termasuk pasca dikeluarkannya izin, kemudian yang terpenting adalah harus ada dukungan anggaran baik dari pemda dalam mengelola perhutanan sosial bagi masyarakat ini, ” pungkasnya.(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persediaan Pangan Lebih, Masyarakat Tidak Perlu Khawatir

    Persediaan Pangan Lebih, Masyarakat Tidak Perlu Khawatir

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menerima agenda kunjungan kerja (kunker) Pimpinan dan Anggota Badan Legislasi DPR RI dalam rangka pemantauan dan peninjauan terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan di Sumsel yang dipusatkan di Auditorium Bina Praja, Senin (22/03/2021). Kesempatan inipun tak disia-siakan Wagub Mawardi untuk memaparkan kemandirian pangan di Sumatera Selatan khususnya […]

  • Cabor Senam Muba Sumbang 4 Medali Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu Porprov XIV Sumsel 

    Cabor Senam Muba Sumbang 4 Medali Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu Porprov XIV Sumsel 

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Cabang Olahraga (Cabor) senam Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses meraih 4 Medali Emas, 2 Perak dan 1 Perungu pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV tahun 2023 Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Lahat yang digelar mulai 17-24 September 2023. Pelatih atlet Senam Kabupaten Muba, Jully Kasra menyebutkan nama-nama atlet senam yang meraih medali […]

  • Sumsel Dorong Pengembangan Riset Ikan Lokal Sumsel

    Sumsel Dorong Pengembangan Riset Ikan Lokal Sumsel

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mendampingi Menteri Kelautan & Perikanan (KKP)  RI, DR H. Edhy Prabowo, SE. MM, M.Si menghadiri peringatan Hari Peduli Perikanan Perairan Darat dan Peresmian Gedung The Southeast Asian Fisheries Develoment Center (SEAFDEC) dan  Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP) Palembang Tahun 2020. Acara dipusatkan di halaman […]

  • Kapolda Sumsel Resmikan Program E-Smart Presisi Pengamanan Obvitnas

    Kapolda Sumsel Resmikan Program E-Smart Presisi Pengamanan Obvitnas

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 919
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S, M.M., meresmikan Program E-Smart Presisi Pengamanan Obvitnas Ditpamobvit Polda Sumsel, di ruang Rekonfu Mapolda Sumsel, Jumat (13/08/2021) pukul 09.30. Kapolda menuturkan, bahwa ini merupakan terobosan baru guna meningkatkan pengamanan objek vital nasional khususnya yang ada di wilayah hukum Polda Sumsel.”Terobosan baru kita ini bertujuan untuk memudahkan […]

  • Ngobrol di Rumah Dinas Walikota, Ada Wacana Produk UMKM Palembang Bakal Sasar Negeri Kangguru Sebut Dirut BSB, Misalnya Kopi, Kemplang Dll, Tapi Ada Syaratnya Tambah Dirut Bank Plat Merah Itu, & Begini Tanggapan Harnojoyo…

    Ngobrol di Rumah Dinas Walikota, Ada Wacana Produk UMKM Palembang Bakal Sasar Negeri Kangguru Sebut Dirut BSB, Misalnya Kopi, Kemplang Dll, Tapi Ada Syaratnya Tambah Dirut Bank Plat Merah Itu, & Begini Tanggapan Harnojoyo…

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.409
    • 0Komentar

      DIRUT Utama Bank Sumsel Babel [BSB]  Achmad Syamsudin menemui Walikota Palembang Harnojoyo di Rumah Dinasnya. Dalam pertemuan itu, dirut bank plat merah milik Pemda di Sumsel dan Babel itu menjelaskan rencananya produk hasil olahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Palembang, akan dijual keluar negeri, tepatnya ke Negara Australia [Kangguru]. Menurutnya misalnya kkspor […]

  • Ingin Berinvestasi di Muba ? Ini Syarat Utamanya Kata Sekda

    Ingin Berinvestasi di Muba ? Ini Syarat Utamanya Kata Sekda

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    “Muba ini sangat potensial, terlebih sejak dua tahun belakangan perkembangan dan percepatan pembangunan di Muba sangat pesat,”

expand_less
WordPress Archive Specto – Cinema WordPress Theme Spectra - Music Theme for WordPress Spectra Pro - Enhance Spectra With New Features and Blocks Spectrum Audio Player WordPress & WooCommerce Plugin Speedia – AutoParts & Accessories Elementor Template Kit Speedy Car Game with AdMob and Leaderboard Spheral – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Spice – Beauty & Hair Salon WordPress Theme SpiceDine – WordPress Theme For Hotels & Restaurants Spider Spin2Win WooCommerce Coupon Code