Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Apel Operasi Ketupat Musi 2018, Ini 4  Potensi Kerawanan Versi Gubernur

Apel Operasi Ketupat Musi 2018, Ini 4  Potensi Kerawanan Versi Gubernur

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Jun 2018
  • visibility 831
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Guna mengantisipasi keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, pihak Kepolisasian, TNI, Dishub, Pol PP dan Dinas terkait melaksanakan Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi- 2018. Upacara yang berlangsung di Lapangan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Rabu (6/6) dipimpin langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Sebelum memulai sambutan, Gubernur Alex Noerdin bersama para FKPD Provinsi Sumsel mengecek seluruh barisan apel. Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Gubernur Alex Noerdin bahwa sebagai salah satu operasi kepolisian terpusat, Operasi Ketupat Tahun 2018 diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda jajaran selama 18 hari mulai tanggal 7 ssmpai 24 Juni 2018.

Operasi ini melibatkan sebanyak 173.397 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholder terkait dan elemen masyarakat lainnya. Rencana operasi disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017 disertai analisa potensi gangguan kamtibmas di tahun 2018. Sehingga pada pelaksanaan operasi tahun ini, setidaknya terdapat 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama.

Potensi kerawanan pertama, kata Alex adalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Pada tahun 2017 secara umumm stabilitas harga pangan dapat terjaga dan tidak terjadi kelangkaan bahan pangan. Hal itu dapat diwujudkan berkat kerjasama dari semua instansi terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bulog, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), maupun Satgas Pangan Polri.

“Pada tahun ini, potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan, upaya penimbunan oleh kelompok kartel / mafia pangan, maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikkan harga di atas harga yang ditelapkan. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama dan langkah proaktif dan stakeholders terkait guna mengatasi hal ini,”katanya.

Lanjutnya, potensi kerawanan kedua adalah permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus bailk. Hasil survey jalan yang dilaksanakan oleh Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, maupun Dinas Jasa Marga, dan Pertamina, mendapati sekurangnya terdapat enam lokasi rawan macet pada jalur utama mudik Lebaran.

“Sehubungan dengan hal tersebut, saya membenarkan penekanan kepada seluruh personel terutama pada itik rawan macet dan titik rawan kecelakaan, agar benar-benar melakukan pemantauan secara cermat. Optimalkan pelayanan pada 3.097 Pos Pengamanan, 1.112 Pos Pelayanan, 7 Pos Terpadu, dan 12 Pos Check Point yang tergelar selama penyelenggaraan operasi,”tegasnya.

Kemudian, potensi kerawanan ketiga yang juga harus diantisipasi adalah potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperi curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis. Untuk itu, para Kasatwil diharapkan dapat mengambil langkah pre-emtif maupun preventif yang diperlukan sehingga bisa menekan potensi yang ada.

“Saya juga berharap, agar seluruh Kasatwil dapat terus menerus berkoordinasi dengan pihak Basarnas, BMKG, dan pihak terkait lainnya, dalam upaya mengantisipasi dan mewaspadai potensi bencana alam,”terangnya.

Potensi kerawanan keempat adalah, ancaman tindak pidana terorisme. Guna mengantisipasi potensi aksi terorisme, “Saya menekankan kepada seluruh Kasatwil untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi intelijen yang dimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas (preemtif strike), melalui optimalisasi peran Satgas Anti Teror di seluruh Polda jajaran,”lanjutnya.

Disamping itu, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri serta aspek keselamatan personel pengamanan harus menjadi perhatian. Perkuat pengaman pada objek-objek tersebut dan laksanakan pendampingan personel pengamanan oleh personel bersenjata.

“Khususnya dalam mewujudkan keamanan secara umum, saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk terus menerus meningkatkan kerjasama dengan rekan-rekan TNI serta stakeholder terkait lainnya,”tutupnya mengakhiri sambutan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara meminta kepada pasukan yang tergabung dalam Musi-2018 agar benar-benar menjaga keamanan di Sumsel. “Mari kita melayani bersama masyarakat Sumsel dengan sebaik-baiknya.

Ini merupakan terakhir Pak Gubernur merayakan Lebaran bersama kita. Jadi kita berikan yang terbaik dan kepada seluruh masyarakat di Sumsel,”pungkasnya.[one]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji Nyali di Santika, Para Pejabat Eselon II Dites Bukan Hanya Otak, Tapi Juga Niat

    Uji Nyali di Santika, Para Pejabat Eselon II Dites Bukan Hanya Otak, Tapi Juga Niat

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau biasanya yang diuji itu anak sekolah atau peserta audisi dangdut, kali ini giliran para pejabat eselon II di Kabupaten Musi Banyuasin yang kena giliran disidang ilmu, dicek nalar, dan dites niatnya. Bertempat di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, acara bertajuk Job Fit dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini dibuka langsung […]

  • Reok Ponorogo di Undang di Festival Kebudayaan dan Pariwisata di Kota Toliara, Madagaskar Selatan

    Reok Ponorogo di Undang di Festival Kebudayaan dan Pariwisata di Kota Toliara, Madagaskar Selatan

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.410
    • 0Komentar

    TOLIARA, Madagaskar – Diundang sebagai tamu kehormatan dalam rangka mempromosikan budaya Indonesia di wilayah akreditasi, KBRI Antananarivo menampilkan reog Ponorogo dan berbagai pakaian khas nusantara pada pembukaan Vez’tival ke-6 yakni festival kebudayaan dan pariwisata di kota Toliara, Madagaskar Selatan pada 17 Desember 2021 dan diselenggarakan oleh beberapa asosiasi pengusaha pariwisata lokal yakni ASIRSO (Syndicat D’Initiative de […]

  • Pj Bupati H Apriyadi Melalui PDAM Tirta Randik Salurkan Air Bersih Untuk Warga Simpang Tungkal 

    Pj Bupati H Apriyadi Melalui PDAM Tirta Randik Salurkan Air Bersih Untuk Warga Simpang Tungkal 

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  -Dampak kemarau panjang yang melanda Bumi Sriwijaya termasuk Bumi Serasan Sekate turut dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Memastikan agar masyarakat Kecamatan Tungkal Jaya tetap terpenuhi kebutuhan air bersih, Camat Tungkal Jaya Yudi Suhendra SE MSi mengimbau kepada desa untuk melapor jika memerlukan air bersih. “Ya, kita mengimbau kepada desa-desa […]

  • Karhutla, Satgas Gabungan Ogan Ilir Padamkan 4,04 Ha Lahan Terbakar

    Karhutla, Satgas Gabungan Ogan Ilir Padamkan 4,04 Ha Lahan Terbakar

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    SATUAN Tugas (Satgas) gabungan berhasil memadamkan titik api seluas 4,04 hektar di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut teridentifikasi pada Minggu (25/7), sekitar pukul 19.00 WIB. Satgas melakukan pendinginan setelah pemadaman pada area terbakar. Satgas yang terdiri dari unsur BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat dapat mengendalikan titik api setelah mendapatkan […]

  • Johan Anuar Minta Kasusnya Di SP 3

    Johan Anuar Minta Kasusnya Di SP 3

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    Menanggapi pernyataan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S mengenai kasus korupsi mark up dana pengadaan lahan TPU di Baturaja yang menjerat Wakil Bupati OKU Johan Anuar saat ini telah dikoordinasikan dengan penegek hukum lainnya dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernyataan tersebut ditanggapi tim kuasa hukum Johan Anuar, yang diketuai […]

  • Arus Balik 2025 Lebih Rapi, Kereta Jalan Terus, Penumpang Tak Lagi Berebut

    Arus Balik 2025 Lebih Rapi, Kereta Jalan Terus, Penumpang Tak Lagi Berebut

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Jika arus balik Lebaran dulu diibaratkan seperti gelombang tsunami—datang serempak, mendadak, dan bikin panik—maka tahun ini suasananya berubah drastis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil mengubahnya menjadi seperti ombak yang tenang: tetap besar, tapi mengalir pelan dan teratur. Dengan strategi matang, teknologi canggih, dan promo yang menggoda, KAI membuktikan bahwa mengelola jutaan penumpang […]

expand_less
WordPress Archive Scrollfolio – Parallax Scrolling Effect portfolio Scuola – Language School WordPress Theme Seabreeze – Restaurant and Cafe WordPress Theme Seadive – Scuba Diving Centre Elementor Template Kit SeaFood Company – Fish Restaurant WordPress Theme Sealosca – Sea Adventure Travel Template Kit Search and Filter for WooCommerce Search & Go – Directory WordPress Theme Search & Go – Smart Directory Theme Search Manager | Plugin for WooCommerce and WordPress