Ngadep Harnojoyo, FKPB Curhat Soal Keadilan, Kata Rudianto Ketika Kami Dibatasi Operasionalnya, Yang Besar-besar Juga Seharusnya Dibatasi, Tapi dari Hasil Sweping, Kok Beda ? Ini Respon Orang Nomor Satu Palembang Itu
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Senin, 7 Jun 2021
- visibility 3.097
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FORUM Kedai dan Cafe Palembang Bersatu (FKPB) minta seluruh Kedai dan Cafe di Kota Palembang dilakukan hal yang sama. Hal itu, diungkap Ketua FKPB Rudianto Widodo saat Audiensi di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Senin [7/6/2021].
Rudianto menjelaskab apa yang disampaikan tersebut dapat dibenarkan setelah pihaknya melalukan investigasi langsung ke lapangan.
“Perlu kita tegaskan juga bahwa, ketika kami dibatasi yang lain juga harus dibatasi. Karena pasca kami dibubarkan kami langsung Sweping dan masih banyak yang masih buka,” kata Rudianto.
Ia juga menyampaikan, memahami, dan telah memberikan ultimatum akan menindak tegas para petugas jika masih ditemukan Cafe yang terus bebas terbuka melampaui batas yang telah ditentukan.”Tadi Pak Wali juga telah memberikan ultimatum kalau Cafe-cafe yang lain yang basis besar itu tidak juga dibubarkan, maka akan ada tindak tegas dari Bapak Walikota Aparat, baik Sat Pol PP ataupun petugas yang berkaitan,” ujarnya.
Walikota Palembang H. Harnojoyo menegaskan kepada Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Palembang untuk melakukan penindakan terhadap petugas yang dinilai tidak serius dalam penegakan Disiplin Protokol Kesehatan.
one
- Penulis: Irwan Wahyudi

Saat ini belum ada komentar