Ekonomi Syariah Sumsel Jadi Perhatian, Palembang Ternyata Siapkan Ini
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 17 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Ekonomi syariah menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumsel sehingga mulai mendapat penguatan hingga ke tingkat kabupaten dan kota, bahkan Palembang menjadi salah satu daerah yang menyatakan siap mendorong sektor ini agar manfaatnya lebih dekat dengan masyarakat.
“Pemerintah Kota Palembang siap untuk terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah karena memiliki potensi yang besar dalam memperkuat perekonomian,” ujar Ratu Dewa usai saat mengikuti pengukuhan pengurus KDEKS Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Sumatera Selatan Tahun 2026 di Aula Graha Bina Praja, Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jumat (2/10/2026).
Ratu Dewa menilai, pemerintah kota melihat ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar untuk ikut memperkuat perekonomian daerah.
Menurut Ratu Dewa, pengembangan ekonomi syariah tidak cukup hanya melalui kelembagaan. Kolaborasi antara pemerintah, KDEKS, lembaga keuangan syariah, pelaku usaha, dan masyarakat perlu diperkuat agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak.
Ia berharap penguatan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di setiap daerah dapat membuka lebih banyak ruang kerja sama sekaligus melahirkan program yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat.
“Dengan penguatan KDEKS di setiap daerah, kita berharap kolaborasi semakin luas dan berbagai program ekonomi syariah dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Pengukuhan dilakukan secara serentak dan dipimpin Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Hal ini menjadi kesempatan untuk menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumsel.
Herman Deru meminta KDEKS tidak berhenti pada urusan kelembagaan. Keberadaannya harus bisa hadir di tengah masyarakat dan membuat semakin banyak orang memahami manfaat ekonomi serta keuangan syariah.
“KDEKS harus mampu hadir langsung di tengah masyarakat untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong pemanfaatan ekonomi dan keuangan syariah,” ujar Deru.
Menurutnya, masyarakat perlu dibuat semakin tertarik untuk mengenal dan memanfaatkan ekonomi syariah. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu tugas penting KDEKS di daerah.
“Tugas utama KDEKS adalah bagaimana membuat masyarakat semakin tertarik dan memahami manfaat ekonomi syariah. Ini adalah bagian dari syiar,” katanya.
Deru juga mendorong KDEKS memperkuat kerja sama dengan lembaga keuangan syariah maupun pemangku kepentingan lainnya.
Dengan kolaborasi tersebut, pengembangan ekonomi syariah di Sumatera Selatan diharapkan tidak hanya memperkuat struktur kelembagaan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan memberi manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Penguatan KDEKS menjadi ruang untuk memperluas peran pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
