Kabut Masih Bandel di Palembang, Matahari Pagi Berubah Merah
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 2 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : sumselterkini
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kabut masih bandel menyelimuti Palembang pada Senin (5/10/2026) pagi bahkan matahari terlihat berwarna merah sekitar pukul 07.00 WIB akibat tertutup tebalnya kabut asap di langit Kota Palembang.
Pantauan sekitar pukul 05.55 WIB, kabut terlihat cukup tebal. Kondisi ini membuat suasana pagi di sejumlah kawasan Palembang masih tampak remang.
Lampu penerangan jalan yang menyala otomatis juga masih terlihat menyala, karena kondisi sekitar masih berkabut dan cahaya matahari belum sepenuhnya menerangi jalan.
Memasuki sekitar pukul 07.00 WIB, matahari mulai terlihat dari balik kabut. Namun, sinarnya belum tampak terang seperti pagi biasanya.
Matahari terlihat berwarna merah, sementara kabut masih menggantung dan menutupi sebagian pandangan.
Kondisi kabut yang terlihat sejak pagi tersebut kemudian sejalan dengan tingginya konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 yang tercatat dalam pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan data BMKG, konsentrasi PM2.5 di Stasiun Talang Betutu pada pukul 08.00 WIB tercatat mencapai 648,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut masuk dalam kategori berbahaya berdasarkan klasifikasi kualitas udara BMKG.
Pada waktu yang sama, konsentrasi PM2.5 di Stasiun Musi 2 tercatat 353,2 µg/m³, yang juga masuk kategori Berbahaya.
Dengan kondisi tersebut, kualitas udara Palembang pada pagi hari berada pada level yang sangat buruk berdasarkan pemantauan dua titik tersebut.
Memasuki siang, konsentrasi PM2.5 yang dipantau BMKG mulai mengalami penurunan. Pada pukul 14.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Talang Betutu tercatat 203,2 µg/m³.
Sementara di Musi 2 berada pada angka 165,1 µg/m³. Meski mengalami penurunan dibandingkan pagi hari, kedua titik pemantauan tersebut masih berada dalam kategori Sangat Tidak Sehat. Artinya, kualitas udara Palembang memang membaik dibandingkan kondisi pagi, tetapi belum kembali ke kategori sehat.
Pantauan sejak pukul 05.55 WIB mengambarkan kabut sudah menyelimuti Palembang sebelum matahari terbit. Lampu penerangan jalan masih menyala ketika pagi mulai datang. Sekitar pukul 07.00 WIB, matahari kemudian muncul dengan warna kemerahan dari balik kabut.Data BMKG hingga pukul 14.00 WIB juga menjelaskan konsentrasi PM2.5 di Talang Betutu dan Musi 2 masih berada pada kategori Sangat Tidak Sehat.
Perubahan angka dari pagi menuju siang menunjukkan konsentrasi PM2.5 memang menurun, tetapi kondisi udara Palembang pada Senin (5/10/2026) masih perlu diperhatikan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
