Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Haji Lancar Tak Cukup Tanpa Reformasi Sistem

Haji Lancar Tak Cukup Tanpa Reformasi Sistem

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KELANCARAN operasional haji 2026 patut diapresiasi seiring memasuki hari ke -11, tetapi hal itu tidak boleh menutupi satu fakta penting yaitu sistem penyelenggaraan haji Indonesia masih bekerja dengan tekanan struktural yang belum selesai.

Di permukaan, jutaan jemaah bergerak tertib, di bawahnya, beban tata kelola, pengawasan, dan disiplin regulasi masih menyisakan pekerjaan besar.

Data Kementerian Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kemenhaj) menunjukkan hingga 30 April 2026 sebanyak 62.193 jemaah telah diberangkatkan dalam 159 kloter. Sebanyak 57.955 jemaah telah tiba di Madinah dan ribuan lainnya mulai bergerak ke Makkah. Secara administratif,  hal ini tentunya capaian besar yang menunjukkan mesin operasional bekerja.

Namun kelancaran bukan satu-satunya indikator keberhasilan sebab Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menjelaskan seluruh layanan berjalan baik dengan pengawasan petugas di lapangan. Ia menegaskan tidak ada kompromi terhadap pelanggaran aturan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Pernyataan menegaskan  negara masih harus memperkuat kontrolnya terhadap ekosistem haji yang kompleks dan melibatkan banyak aktor, termasuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Apalagi dalam pelaksanaannya KBIHU menjadi bagian yang tidak bisa diabaikan dalam evaluasi sistem.

Lembaga ini berperan sangat penting dalam pembinaan jemaah, tetapi posisinya juga sering berada di area abu-abu antara fungsi sosial dan kepatuhan regulasi.

Di satu sisi membantu negara, di sisi lain menjadi bagian dari sistem yang harus diawasi ketat.

Memang tak terlihat nyata, tetapi hadir dalam praktik tata kelola, sejauh mana lembaga pendamping mengikuti standar negara, dan sejauh mana negara mampu memastikan keseragaman implementasi di lapangan.

Selain itu, isu pengawasan terhadap jalur keberangkatan nonprosedural menjelaskan bahwa sistem haji masih memiliki celah yang terus diantisipasi dari tahun ke tahun.

Oleh karena itu Satgas pencegahan haji ilegal  bergerak lintas instansi menjadi bukti risiko penyimpangan tidak pernah benar-benar hilang, hanya berpindah bentuk.

Artinya, keberhasilan operasional tidak otomatis berarti sistem sudah kuat, malah justru menunjukkan sistem masih membutuhkan kontrol berlapis untuk menjaga stabilitas.

Disamping itu tekanan juga muncul dari aspek mobilitas jemaah.

Beban masif

Lebih dari 60 ribu orang bergerak dalam waktu hampir bersamaan, dengan kebutuhan layanan yang sangat kompleks. Pemerintah mengatur transportasi, konsumsi, dan akomodasi dalam skala besar, namun tantangan selalu sama, yaitu bagaimana menjaga kualitas layanan tetap konsisten di tengah beban masif.

Data kesehatan memperkuat gambaran tersebut, sebanyak 4.246 jemaah menjalani rawat jalan, puluhan dirujuk ke fasilitas kesehatan Arab Saudi, dan lima jemaah wafat hingga akhir April 2026. Ini bukan angka yang mengejutkan dalam konteks haji, tetapi tetap menjadi indikator bahwa risiko tidak pernah bisa dihilangkan dari sistem sebesar ini.

Fakta lain yang tidak kalah penting adalah faktor cuaca ekstrem. Suhu di Makkah dan Madinah yang mencapai hampir 39 derajat Celsius menambah tekanan fisik bagi jemaah, terutama lansia. Di sini, sistem layanan diuji bukan hanya dari sisi logistik, tetapi dari kemampuan respons terhadap kondisi nyata di lapangan.

Juru Bicara Kemenhaj sendiri mengingatkan jemaah untuk membatasi aktivitas siang hari dan menggunakan perlindungan sederhana seperti payung, masker, dan hidrasi cukup. Imbauan ini sederhana, tetapi mencerminkan realitas: beban utama ibadah haji tetap berada pada ketahanan fisik jemaah.

Bahkan lebih jauh lagi, haji 2026 bisa dikatakan konsisten dari tahun ke tahun apalagi sistem selalu mampu bergerak, tetapi tidak selalu sepenuhnya matang dalam pengendalian risiko dan harmonisasi aktor.

Kelancaran operasional adalah capaian penting. Namun ukuran keberhasilan haji tidak berhenti di situ, pasalnya mencakup sejauh mana negara mampu memastikan sistem tetap bersih dari celah, lembaga pendamping tetap berada dalam koridor, dan jemaah mendapatkan perlindungan yang setara.

Tanpa itu, kelancaran hanya menjadi permukaan dari sistem yang masih terus diuji di dalamnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PON Papua Harus Sukses, BNPB Kirim Bantuan Tiga Juta Masker Untuk Perkuat Prokes

    PON Papua Harus Sukses, BNPB Kirim Bantuan Tiga Juta Masker Untuk Perkuat Prokes

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 706
    • 0Komentar

    PENYELENGGARAAN pesta olahraga yang aman tanpa lonjakan kasus Covid-19 menjadi indikator kesuksesan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, BNPB mendukung penguatan penerapan protokol kesehatan dengan pengiriman bantuan logistik sebelum berlangsungnya kompetisi tertinggi para atlet berbagai cabang olahraga di Tanah Air. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan sejumlah bantuan logistik melalui […]

  • Vaksin Merah Putih, Dari Indonesia untuk Indonesia

    Vaksin Merah Putih, Dari Indonesia untuk Indonesia

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.184
    • 0Komentar

    Dengan populasi Indonesia yang besar, penting untuk memiliki kemandirian atas vaksin COVID-19 sebagai bagian dari penanganan pandemi. Oleh karenanya,  6 institusi negeri ini bekerja sama mengembangkan vaksin Merah Putih. Vaksin Merah Putih adalah vaksin COVID-19 yang menggunakan isolat virus yang bertransmisi di Indonesia. Pengembangan vaksin dikerjakan oleh ahli Indonesia dan produksinya di Indonesia. Pengembangan Vaksin […]

  • Harga Beras Naik, Bulog Tetap Lanjutkan OP

    Harga Beras Naik, Bulog Tetap Lanjutkan OP

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    Masyarakat berarti masih memilih beras yang berkualitas baik

  • Resahkan Warga Perum Pesona, Petugas Damkar Kota Palembang Basmi Tawon Vespa

    Resahkan Warga Perum Pesona, Petugas Damkar Kota Palembang Basmi Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    PETUGAS Pemadam Kebakaran [Damkar] Pemerintah Kota Palembang membasmi tawon yang telah bersarang berbulan -bulan di salah satu lahan di dekat Perumahan Pesona Harapan Tahap I, Kelurahan Kalidono, Kecamatan Kalidoni Rt 50, Palembang. Ratusan tawon tersebut telah menempati sarangnya sekitar dua bulan lalu dipohon akasia, dan kondisinya terus membesar. Selama ini, tawon tersebut sangat meresahkan warga […]

  • Awal September Ada Tes SKB CPNS Muba

    Awal September Ada Tes SKB CPNS Muba

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Persiapan dan Penjelasan Tentang Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) penerimaan CPNS formasi tahun 2019 di lingkungan Pemkab Muba, di Ruang Rapat Randik Sekretariat Daerah Muba, Selasa (25/8/2020). Rapat dipimpin Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba […]

  • Jalan Rusak, Anggaran Defisit, Bupati OKI & Jurus Silat Bangub

    Jalan Rusak, Anggaran Defisit, Bupati OKI & Jurus Silat Bangub

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bayangkan sebuah kabupaten yang luasnya seperti permadani raksasa, tapi permukaannya bukan lembut berdebu melainkan penuh lubang dan kubangan. Itulah Ogan Komering Ilir (OKI) hari ini sebuah daerah yang bukan hanya kaya sumber daya, tapi juga kaya tantangan. Kalau infrastruktur di OKI ini diibaratkan manusia, mungkin sudah masuk UGD karena tulangnya (baca: jalannya) patah-patah, […]

expand_less
WordPress Archive Popup Plugin for WordPress - Green Popups (formerly Layered Popups) LayerSlider Responsive WordPress Slider Plugin Lazyline – Innovative Lazy-Load & LQIP WordPress Plugin Lead Manager Module for Perfex CRM LeadEngine – Multi-Purpose WordPress Theme with Page Builder LeadGen – Multipurpose Marketing Landing Page Pack with HTML Builder Leadinjection – Landing Page Theme League Table League Table – Table Plugin for WordPress Lean – One Page Portfolio WordPress Theme