Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Oom Simon Pegang Radar, Siap Tangkap Bakat Sampai Ujung Papua

Oom Simon Pegang Radar, Siap Tangkap Bakat Sampai Ujung Papua

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
  • visibility 1.044
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Kalau sepak bola Indonesia diibaratkan dapur rumah tangga, maka selama ini kita seringkali lebih sibuk beli wajan mahal ketimbang belajar resep.

Kadang ganti kompor lima kali dalam setahun, tapi nasinya tetap gosong. Nah, kali ini PSSI nampaknya mulai waras dan memilih langkah yang bisa bikin kita semua tepuk tangan, bukan tepuk jidat.

Adalah Simon Tahamata, mantan winger lincah Ajax, Feyenoord, dan Standard Liege yang kini ditunjuk sebagai Kepala Pemandu Bakat Nasional alias Head of Scouting. Bukan sekadar pajangan di kantor, Oom Simon (yang lebih terkenal di Belanda daripada tukang stroopwafel keliling) ini bakal jadi otak di balik pencarian bakat baik yang tumbuh di tanah air, maupun yang bersembunyi di lorong-lorong asrama anak diaspora di Belanda.

Langkah ini ibarat PSSI akhirnya beli kulkas baru, setelah sekian lama nyimpen daging di atas genteng. Kita sudah punya coach kelas dunia macam Patrick Kluivert dan Gerald Vanenburg nah sekarang, yang diburu bukan lagi bonus dari pemerintah, tapi bocah-bocah berbakat yang bisa bikin Timnas Indonesia lebih dari sekadar tim “semangat tapi kalah tipis”.

Simon ini bukan kaleng-kaleng. Kariernya panjang, lebih panjang dari antrean beras murah di kantor kelurahan. Pernah main di Ajax, cetak gol buat Timnas Belanda, dan diganjar penghargaan fair play di Belgia.

Kalau anak muda sekarang kenalnya sama Naruto dan One Piece, generasi 70-an pasti kenal nama Tahamata sama akuratnya dengan kenal nama guru BP.

Penunjukan ini juga jadi tanda bahwa PSSI (akhirnya) paham untuk bangun tim kuat, bukan cuma pelatih yang perlu bagus, tapi juga pencari bakat yang tahu mana emas dan mana batu bata.

Selama ini kita sering melihat bocah-bocah ajaib dari kampung terpencil cuma jadi bintang tarkam. Padahal, di era digital, bakat bisa direkam pakai HP, dikirim ke pelatih, dan diorbitkan. Tapi siapa yang mau lihat kalau tak ada kepala pemandu bakat yang kerja serius? Alhasil, banyak pemain muda kita seperti durian jatuh berpotensi, tapi tidak tahu siapa yang mau ambil.

Meski Simon berasal dari sistem sepak bola super-teratur di Belanda, dia tetap perlu adaptasi dengan “kultur sepak bola dagelan” di sini. Di Indonesia, pemain bisa mangkir latihan karena motornya dipinjam kakak, atau telat datang karena hujan deras bikin sandal jepit putus. Pencarian bakat di negeri ini butuh mata elang dan kesabaran seekor kura-kura.

Namun, jika kita serius memberi dukungan (bukan sekadar seremonial sambutan di bandara), kehadiran Simon bisa mengubah peta talenta kita. Simon punya akademi sendiri, pengalaman melatih anak-anak muda, dan yang paling penting dia dicintai di Ajax Amsterdam.

Kalau klub sebesar itu beri penghormatan khusus dengan tulisan “Oom Simon, Terima Kasih” di tribune, berarti pria ini memang bukan sembarang oom.

Pepatah bilang “Tak ada rotan, akar pun jadi. Tapi kalau ada rotan yang bersertifikat FIFA, ya jangan dipakai buat bikin pagar saja.”

Simon adalah rotan mahal itu. Jangan hanya disuruh duduk di ruang ber-AC dan disuguhi kopi sachet sambil tanda tangan berkas.

Banyak orang bilang mimpi Indonesia ke Piala Dunia itu utopis. Tapi bukankah semua keberhasilan besar dimulai dari keberanian mengambil langkah kecil yang tepat? Penunjukan Simon Tahamata adalah langkah kecil tapi cerdas. Sekarang tinggal kita kawal bareng, agar ini bukan sekadar ganti baju dalam, tapi benar-benar ganti arah.

Karena mencari pemain berbakat itu bukan seperti mencari jodoh di aplikasi geser kanan langsung jadi. Butuh mata, hati, dan telinga yang peka. Dan dari semua yang dimiliki Simon, tampaknya dia punya semuanya.

Maka, mari kita sambut dia bukan hanya sebagai Kepala Pemandu Bakat, tapi juga sebagai “Kepala Harapan Baru.”

Selamat datang, Oom Simon. Semoga pencarian bakatnya berhasil, dan kita tak perlu lagi juara hanya di turnamen antar-RT. “Kalau memang dunia ini panggung sandiwara, maka biarlah Simon jadi sutradara. Setidaknya, kita tak lagi jadi tim figuran di panggung Asia.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan SDM Desa, Mendes Laksanakan Program RPL

    Tingkatkan SDM Desa, Mendes Laksanakan Program RPL

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 717
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Desa dengan menggagas Program Rekognisi Pengetahuan Lampau Desa (RPL) Desa untuk semua pegiat desa sehingga pembangunan desa semakin berkualitas. Peningkatan kualitas SDM desa yang diawali oleh Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini […]

  • Guru Honor dari OKI Ini Sukses Bikin Berbagai Inovasi

    Guru Honor dari OKI Ini Sukses Bikin Berbagai Inovasi

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Tidak ada yang tak mungkin di dunia selama masih ada keinginan dan usaha disana pasti ada jalan. Kata-kata bijak yang pegang teguh Yudi Pratama pria asal Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel. Bermodal kemauan dan kerja keras, Guru honorer salah satu SMK Negeri di Kabupaten OKI ini menjemput mimpinya dan berhasil membuat berbagai […]

  • Peduli Covid, Menaker Serahkan Paket Lebaran kepada Pekerja Medis

    Peduli Covid, Menaker Serahkan Paket Lebaran kepada Pekerja Medis

    • calendar_month Minggu, 2 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.744
    • 0Komentar

    DALAM rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyerahkan 3.200 Paket Lebaran kepada tenaga medis dan tenaga pendukung nonmedis yang bekerja di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (1/5/2021). “Paket Lebaran ini sebagai apresiasi kami kepada teman-teman tenaga medis dan tenaga pendukung non medis atas seluruh perjuangannya dalam penanganan pandemi Covid-19,” kata […]

  • Nah !, Ini Anggaran Tahun 2022

    Nah !, Ini Anggaran Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa tahun 2022 pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.714 triliun untuk belanja pemerintah baik pusat maupun daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan pers usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, belum lama ini. “Tahun depan kita akan belanja […]

  • Pascagempa, Listrik Sudah Dibenahi

    Pascagempa, Listrik Sudah Dibenahi

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.289
    • 0Komentar

    PT PERUSAHAAN Listrik Negara/PLN (Persero) telah memulihkan seluruh sistem kelistrikan di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa bumi tektonik 7,4 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut sehingga tidak ada kendala lagi. “Sistem kelistrikan Pulau Flores saat ini dipasok dari PLTMG Rangko, PLTMG Maumere, PLTP Ulumbu, PLTS Wewaria dan pembangkitan lainnya serta transmisi […]

  • Sumsel Optimistis Semua Desa Teraliri Listrik

    Sumsel Optimistis Semua Desa Teraliri Listrik

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.466
    • 0Komentar

    DALAM rangka meningkatkan hubungan dan harmonisasi antara stakeholder dan PT. PLN (persero) yang berada di wilayah kerja Kota Palembang, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru  menghadiri Multistakeholder Forum (MFS) 2019, di Hotel Santika Premiere, Kamis (20/6/2019). Gubernur Sumsel H. Herman Deru menuturkan, Listrik telah menjadi kebutuhan masyarakat mulai dari kota hingga ke pelosok desa, namun […]

expand_less
WordPress Archive Themify Suco WordPress Theme Themify Thememin WordPress Theme Themify Tiles Plugin Themify Tisa WordPress Theme Themify Ultra Premium WordPress Theme Themify WooCommerce Product Filter Themify WooCommerce Shopdock Themify Wumblr WordPress Theme Therapia – Psychologist & Hypnotherapy Elementor Templates Therapica – Mental Health & Psychologist Elementor Template Kit