Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Olah lahan gambut jadi lahan hidup, OKI join dengan BRG & Eco Fashion Indonesia, cari juga dukungan Negara Donor UNDP, Antonius Leonardo ungkap pentingnya kerja kolektif tangani karhutla

Olah lahan gambut jadi lahan hidup, OKI join dengan BRG & Eco Fashion Indonesia, cari juga dukungan Negara Donor UNDP, Antonius Leonardo ungkap pentingnya kerja kolektif tangani karhutla

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
  • visibility 3.558
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

PENGELOLAAN lahan gambut berkelanjutan menjadi fokus konservasi lingkungan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Tahun ini Pemkab OKI jajaki Kerjasama dengan Lembaga Kemitraan Partnership, Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Eco Fashion Indonesia untuk mengelola lahan gambut di OKI menjadi lahan kehidupan.

Untuk mendapat dukungan dari negara multi donor, Pemkab OKI menggandeng Kemitraan partnership selaku lembaga perwalian dari negara donor seperti Norwegia, Denmark, Selandia Baru serta Kanada dibawah koordinasi United Nations Development Programme (UNDP) serta United Nations Office for Project Services (UNOPS).

“Kami adalah badan hukum independen, yang terdaftar sebagai asosiasi hukum sipil non-profit sebagai mitra UNDP di Indonesia,” ujar Amir Faisal perwakilan Kemitraan pada rakor rencana Kerjasama Pemkab OKI dengan Pemkab OKI dalam pengelolaan gambut berkelanjutan, kemarin.

Sebelumnya ujar Amir, kemitraan telah bekerjasama dengan Badan Restorasi Gambut melaksanakan program Desa Peduli Gambut di 3 Kabupaten penanganan Karhutlah; Pulau Pisang, Pelalawan dan Ogan Komering Ilir. “Program DPG merupakan upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut dengan melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih besar melalui penguatan kelembagaan, kebijakan dan ekonomi. Tujuan utama pendekatan ini untuk pencegahan karhutla” terangnya.

Selama tiga tahun pelaksanaan program DPG, kemitraan melibatkan Pemerintah Kabupaten, kelompok masyarakat, pihak swasta, TNI dan kepolisian. Khusus tahun 2021, Pemkab OKI mengembangkan program Pencegahan dan Penanganan Karhutla melalui “Strengthening Indonesian Capacity for Anticipatory Peat Fire Management (SIAP-IFM)”.

“Program ini merupakan kelanjutan dari kerja lembaga Kishugu yang didukung oleh UNEP (United Nations Environment Programme) dan beberapa kementerian dan badan, serta melibatkan peran aktif  para pihak di tiga lokasi tersebut sebagai model penanganan karhutla dengan pendekatan klister,” terang dia.

Upaya menata kembali strategi pencegahan dan penanganan karhutla mendapat dukungan Pemkab OKI. Melalui asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda OKI, H. Antonius Leonardo, M. Si mengungkap pentingnya kerja kolektif penanggulangan Karhutlah. “Pencegahan dan penanganan karhutla di kawasan gambut Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) perlu kolaborasi dari berbagai pihak, tidak bisa hanya fokus pada satu pihak saja. Mari kita wujudkan sinergisme terpadu dalam penanganan karhutla” ujar Anton.

Kontribusi masing-masing pihak menurutnya akan menyesuaikan dengan program di organisasi perangkat daerah terkait maupun pihak swasta. Dalam penelusuran dan pengumpulan data program beserta anggaran, peran masing-masing pihak jelas tergambar.

Pembagian skema kerja itu terangnya antara lain melalui penguatan kelembagaan petani dalam pembukaan lahan pertanian tanpa bakar, pembentukan Kelompok Tani Pemadam Api (KTPA) dan lain-lain; penguatan kelembagaan Pemerintah Desa dan Kebijakan Desa. Seperti fasilitasi dan sosialiasi pemahaman anggaran desa yang akan mencantumkan pencegahan dan penanganan bencana. Termasuk Karhutla serta Peraturan Desa yang memperkuat dalam pemakaian anggaran tersebut. “Pihak lainnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam hal ini akan fokus pada sosialiasi pada kelompok masyarakat. Seperti  melalui selebaran atau sosialisasi tingkat desa/kelurahan tentang bahaya Karhutla dan pencegahannya” terangnya.

Sementara KPHP (Kesatuan Pengelola Hutan Produksi) di wilayah OKI mempunyai program penguatan kelembagaan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan pelaksanaan patrol. Mereka akan melibatkan satuan tugas TNI, Kepolisian, Manggala Agni dan lainnya dalam bentuk Patroli Terpadu sedangkan BPBD sendiri memiliki berbagai program pencegahan.

Program tersebut antara lain sosialiasasi, penyusunan dokumen risiko rawan Karhutla dan tindakannya serta pendidikan dini terkait pencegahan dan penanganan Karhutla. Melalui program ini Anton percaya kolaborasi yang optimal akan mewujudkan strategi yang berkelanjutan dalam menyelamatkan lingkungan.

Purun Produk Eco Fashion Segera Merambah Pasar Dunia. Bersama BRG serta didukung PT.Eco Fesyen Indonesia Pemkab OKI berupaya membantu pengembangan kerajinan purun pada lahan gambut khususny di Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur. “Selama ini purun yang banyak tumbuh dilahan gambut Desa Pulau Geronggang, hanya dijadikan masyarakat kerajinan tikar, padahal bisa dikembangkan menjadi aneka kerajinan lainnya dan produk fesyen yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” kata Founder and CEO PT.Eco Fesyen Indonesia, Median Sefnat Sihombing.

Ia menjelaskan untuk membantu pengembangan kerajinan purun dan mendorong pengembangan usaha atau bisnis purun yang berkelanjutan, dibuat program inkubator Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). Program inkubator BRGM di Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur itu didanai pemerintah Norwegia dan dikelola oleh United Nations Office for Project Services (UNOPS) serta dilaksanakan oleh PT.Eco Fesyen Indonesia (EFI).

Program itu akan diawali dengan kegiatan penanaman purun, konservasi lahan gambut, dan peletakan batu pertama pembangunan rumah purun di Desa Pulau Geronggang  Senin (7/6/2021).

Melalui kegiatan itu diharapkan bisa memberikan penguatan kelompok, pengembangan kapasitas bagi para pengrajin purun serta penyediaan sarana dan pra-sarana produksi kerajinan purun. Selain itu, diharapkan pula program yang diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar lahan gambut ini juga merupakan bagian dari salah satu upaya mitigasi perubahan iklim melalui kegiatan konservasi purun.[***]

dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Karhutla Tahun Depan, Pertamina RU III Harus Bikin Satgas Binaan

    Antisipasi Karhutla Tahun Depan, Pertamina RU III Harus Bikin Satgas Binaan

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    SUMATERA Selatan memiliki luas lahan gambut begitu besar disebagian daerah, sehingga rawan terjadinya kebakaran hutan.Oleh sebab itu penanganan bukan saja dari pemerintah, harus melibatkan perusahaan. Guna meminimalisir terjadinya Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumsel pada 2020 perlu direncanakan dari sekarang, karhutla tahun ini perlu menjadi pengalaman. Salah satu perusahaan yang perlu melakukan penanganan sejak dini, yakni Pertamina […]

  • Stok Darah Ditengah COVID-19 Kekurangan, Ketua PMI Ajak Masyarakat Galang Donor

    Stok Darah Ditengah COVID-19 Kekurangan, Ketua PMI Ajak Masyarakat Galang Donor

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 700
    • 0Komentar

    PALANG Merah Indonesia [PMI] Kota Palembang  meminta masyarakat menggalang donor darah sebab stok darah ditengah COVID-19 kekurangan. Ketua PMI Palembang yang juga Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengajak masyarakat kota Palembang membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang. “Efek penyebaran COVID-19, stok darah PMI mengalami penurunan dampak dari imbauan distancing social diberlakukan, sehingga membuat masyarkat […]

  • Muba Realisasikan Keluhan Warganya, Terkait Apa Ya ?

    Muba Realisasikan Keluhan Warganya, Terkait Apa Ya ?

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    SULITNYA akses transportasi masyarakat kawasan perairan khususnya Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terlebih saat dihadapkan pada persoalan untuk rujukan ke rumah sakit di Palembang membuat warga atau pasien seringkali mengeluh. Tak ingin kondisi tersebut berlarut, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin melalui Dinas Kesehatan Muba telah menggangarkan dana untuk menyiapkan 1 unit speed […]

  • OP kembali digelar di OKI, libatkan 3 perusahaan, begini penjelasan Pj Bupati OKI

    OP kembali digelar di OKI, libatkan 3 perusahaan, begini penjelasan Pj Bupati OKI

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 747
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Operasi pasar di Kabupaten OKI kembali digelar dengan melibatkan  Bulog, PD Bende Seguguk, Bank Sumsel Babel, kegiatan ini melalui Program Perjaka (Perusahaan Jaga Keterjangkauan Harga). Warga bisa membeli paket murah beras dan minyak goreng seharga Rp 65.000. Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya mengatakan operasi pasar murah ini digelar untuk membantu masyarakat di OKI […]

  • Ini Respon Kepala BPN Sumsel Terhadap Rencana Gubernur Sumsel

    Ini Respon Kepala BPN Sumsel Terhadap Rencana Gubernur Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 883
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Selatan Drs. Pelopor, M.Eng. Sc mengaku bangga Pemerintah Provinsi Sumsel menaruh perhatian penuh, dimana menawarkan anggaran dari Pemprov untuk kabupaten/ kota agar mempercepat sertifikasi tanah. “Bangga Pak Gubernur Sumsel mensupport penuh khusus untuk program percepatan sertifikasi tanah, ini selaras dengan program kementerian agraria dan pertanahan RI Insya Allah […]

  • “Kain yang Nyaris Punah, Kini Jadi Sumber Cuan”

    “Kain yang Nyaris Punah, Kini Jadi Sumber Cuan”

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.650
    • 0Komentar

    DULU, yang viral itu outfit of the day ala Korea, sekarang Palembang punya versi lokalnya, yakni outfit of the heritage!, siapa sangka, kain yang dulu cuma bisa dilihat di museum, kondisinya berdebu, digantung manis di balik kaca, kini nongol lagi di fashion show, bahkan nongol juga di marketplace sebelah tas anyaman dan sambal tempoyak dalam […]

expand_less
WordPress Archive FindHouses Real Estate Findive – Scuba Diving & Water Sports Elementor Template Kit Findmeet – Video Conference Elementor Template Kit Fineco Accounting & Tax Consultancy Services Elementor Template Kit Finess – Fitness Elementor Template Kit Finjobs – Human Resource Elementor Template Kit FinLab – Business, Consulting WordPress Theme Finlon – Loan & Credit Repair WordPress Theme FinMag – Modern Magazine WordPress Theme Finnik – Minimal WordPress Theme for Photographers