Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » “Kain yang Nyaris Punah, Kini Jadi Sumber Cuan”

“Kain yang Nyaris Punah, Kini Jadi Sumber Cuan”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 1.651
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DULU, yang viral itu outfit of the day ala Korea, sekarang Palembang punya versi lokalnya, yakni outfit of the heritage!, siapa sangka, kain yang dulu cuma bisa dilihat di museum, kondisinya berdebu, digantung manis di balik kaca, kini nongol lagi di fashion show, bahkan nongol juga di marketplace sebelah tas anyaman dan sambal tempoyak dalam kemasan kekinian.

Semua ini gara-gara tangan dingin (dan ide panas) para ibu-ibu dari Tim Penggerak PKK Kota Palembang dan Dekranasda Sumsel. Mereka nggak mau cuma jadi penonton ketika budaya mulai tergeser sama tren import. Katanya, “Kalau kain luar bisa dijual mahal, masa kain sendiri cuma jadi pajangan ruang tamu?”.

Jadilah mereka bersekutu, bukan buat demo diskon, tapi buat revitalisasi wastra. Istilah kerennya menenun lagi masa lalu jadi masa depan, kain-kain tradisional yang nyaris punah, seperti Prada Palembang, mulai dihidupkan kembali. Bukan sekadar nostalgia, tapi jadi peluang bisnis yang bisa bikin dompet ikut menebal.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, bilang kalau PKK sekarang bukan cuma urusan dasawisma, tapi juga dasa-‘wastra’. Mereka ingin memberdayakan UMKM supaya bisa produksi wastra lokal secara luas. Ibu-ibu PKK yang dulu sibuk ngatur jadwal arisan, kini sibuk ngatur stok kain dan pesanan pelanggan.

Sementara itu, Feby Deru, Ketua Dekranasda Sumsel, tampil seperti arkeolog budaya, bedanya, yang dia gali bukan fosil, tapi motif kain yang hampir punah, katanya, ada wastra kuno yang cuma bisa dilihat dari foto karena kain aslinya nyasar ke museum luar negeri. Nah, misi mereka sekarang menenun ulang sejarah.

Bayangkan, dari benang-benang yang hampir putus, lahir kembali kain yang dulu jadi kebanggaan kerajaan Sriwijaya, dan kalau dulu cuma bangsawan yang bisa pakai, sekarang siapa pun bisa  asal punya niat dan sedikit saldo.

Lucunya, banyak anak muda yang awalnya ogah pakai kain tradisional, sekarang malah rebutan. Soalnya, kalau dipadu-padankan dengan gaya modern, hasilnya bikin outfit jadi makin stand out. Dari yang tadinya cuma tahu streetwear, kini mulai belajar silhouette tenunware.

Jadi jangan heran, kalau nanti kamu buka toko online, di antara hoodie dan sneakers, muncul juga kain Prada dengan deskripsi “limited edition, handcrafted, lokal pride!”

Karena begitulah, budaya yang dirawat bisa berubah jadi ekonomi yang kuat, wastra bukan lagi cuma kain, tapi branding lokal yang membawa cerita, kerja keras, dan tentu saja, peluang cuan.

Pepatah bilang, yang lama jangan dilupa, karena kadang yang lama justru bisa bikin hidup lebih berwarna.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Jatanras Lumpuhkan Penusuk Anggota Polisi

    Tim Jatanras Lumpuhkan Penusuk Anggota Polisi

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 805
    • 0Komentar

    TIM gabungan Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda dan Polres Pali . Berhasil membekuk Roni (19) pelaku penusukan personel Polsek Ilir Barat I Palembang Aiptu Eko Linardi di Palembang, Sumatera Selatan. Roni harus diberikan tindakan tegas oleh anggota setelah berusaha mencoba melarikan diri sehingga kaki sebelah kanannya mengenai timah panas anggota. Ternyata Roni sudah […]

  • KELADI & PACAK Rambah Kecamatan Ini

    KELADI & PACAK Rambah Kecamatan Ini

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) kembali meresmikan loket Administrasi Langsung Jadi (Keladi), Selasa, (7/12/2021) di Kecamatan Jirak Jaya. Peresmian loket KELADI di kecamatan paling muda Bumi Serasan Sekate ini adalah rangkaian layanan loket yang akan dibuka di seluruh kecamatan di Muba Melalui loket administrasi KELADI di kecamatan, masyarakat akan mendapat […]

  • RUPS PT Timah,  Rombak Direksi dan Bagikan Deviden

    RUPS PT Timah, Rombak Direksi dan Bagikan Deviden

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 598
    • 0Komentar

    RAPAT Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2021 PT Timah Tbk memutuskan untuk membagikan deviden sebesar 35 persen dari keuntungan Rp1,3 triliun. Nilai deviden ini setara dengan Rp455 miliar dan nilai itu meningkat dari tahun sebelumnya. Keputusan pembagian dividen disepakati dalam RUPS PT Timah Tbk yang diselenggarakan di Borobudur Hotel, Selasa (24/5/2022). Nilai pembagian deviden […]

  • Diaktifkan P2UKD, Ini Harapannya

    Diaktifkan P2UKD, Ini Harapannya

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    PROGRAM keagamaan yang telah dilakukan Pemprov Sumsel itu akan terus dilaksanakan meski sejumlah target telah terpenuhi. “Program-program keagamaan tersebutkan memang sudah masuk dalam visi dan misi kita jadi tetap akan dilaksanakan,” tegasnya. Walaupun program keagamaan tersebut sudah sesuai target namun pelaksanaannya akan tetap dilanjutkan. Seperti misalnya program rumah tahfidz. “Misalnya target program rumah tahfidz itu […]

  • PKKMB Aman & Nyaman, Selamat Tinggal Plonco, Selamat Datang Sambutan Hangat

    PKKMB Aman & Nyaman, Selamat Tinggal Plonco, Selamat Datang Sambutan Hangat

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 784
    • 0Komentar

    – “Mahasiswa baru kini disambut senyum, bukan suruh push-up, orientasi kampus berubah jadi ajang edukasi, bukan intimidasi” DULU, awal masuk kuliah itu rasanya seperti ikut wajib militer versi anak kos. Ada baris-berbaris di bawah terik matahari, ada senior yang suaranya menggelegar seperti toa masjid di pagi buta, dan ada daftar bawaan absurd, map warna ungu, […]

  • Sita Sampo Palsu, Polda Tetapkan Tujuh Tersangka

    Sita Sampo Palsu, Polda Tetapkan Tujuh Tersangka

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 740
    • 0Komentar

    POLDA Banten mengungkap kasus tindak pidana perdagangan kosmetik palsu berupa shampo dan minyak rambut berbagai merek terkenal pada Selasa (28/12) lalu dan ada tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. Hal tersebut disampaikan Dirreskrimsus Polda Banten, Kombes Pol Dedi Supriyadi saat press conference di Polda Banten belum lama ini. Kabid Humas Polda Banten Kombes. Pol. Shinto Bina […]

expand_less
WordPress Archive Shout – Blogging WordPress Theme SHOUT – HTML5 Radio Player With Ads – ShoutCast and IceCast Support – WordPress Plugin Show WooCommerce Product Variations Dropdown on Shop Page Plugin Showmax — Personal Portfolio & Showcase WordPress Theme Shutter Slider Addon for WPBakery Page Builder Shyinn – One Page App WordPress Theme Siborg – Robotics & Technology Elementor Template Kit Side Tabs | Layered Popups Add-On Sidebar And Widget Manager for WordPress Sidebar & Widget Manager for WordPress