Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » “Tak Perlu Lagi Bertapa ke Kayuagung, Layanan Turun Gunung di Kecamatan!”

“Tak Perlu Lagi Bertapa ke Kayuagung, Layanan Turun Gunung di Kecamatan!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 643
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DULU, kalau warga Lempuing Jaya mau bikin KTP, urus izin bangunan, atau cuma sekadar tanya-tanya soal BPJS PBI, mereka harus menempuh perjalanan ibarat dari Subuh ke Senja, panasnya dapat, bensinnya habis, suratnya belum tentu kelar. Tapi sekarang, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) seperti turun gunung membawa obor pencerahan layanan publik satu pintu hadir langsung di kecamatan!

Betul, Pemkab OKI membuka Pos Pelayanan Terpadu di halaman Kantor Camat Lempuing Jaya, tanggal 22 sampai 23 Juli 2025. Bukan sekadar pos biasa, ini ibarat pasar malam layanan publik semuanya ada, tinggal datang, duduk sebentar, pulang bawa berkas lengkap dan senyum merekah.

Dari urusan bikin KTP, cek kesehatan, KB gratis, perizinan usaha, sampai pembuatan kartu pencari kerja semuanya numplek jadi satu, satu waktu, satu tempat. One stop service ala kampung, tapi rasa mall pelayanan modern!

Kalau dulu warga harus “bertapa” ke Kayuagung buat selembar kartu identitas, kini cukup keluar pagar rumah, mampir ke Kantor Camat.

Tak heran, Darsina dari Desa Rantau Durian I merasa hidupnya makin enteng. “Alhamdulillah, tidak perlu jauh-jauh ke Kayuagung. Petugasnya datang ke sini. Kami dimudahkan,” katanya dengan wajah seperti habis menang undian minyak goreng.

Sementara Yusri dari Desa Lubuk Seberuk mengaku program ini seperti hujan turun di musim kemarau. “Hemat waktu, hemat ongkos, dan enggak perlu izin kerja cuma buat ngurus KTP,” katanya, sembari melirik istrinya yang ikut antri layanan KB. Rupanya, keluarga ini memang memanfaatkan semua peluang.

Dan pemandangan paling menggemaskan datang dari rombongan pelajar SMAN 1 Lempuing Jaya. Mereka datang seperti mau nonton konser K-pop, padahal cuma antre bikin KTP.

“Enak, bisa langsung jadi KTP tanpa harus izin dua hari ke Kayuagung,” ujar Dera, pelajar yang kini sah menjadi warga dewasa di mata negara dan semoga tidak di mata tukang kredit.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, yang datang meresmikan program ini, menyampaikan  pelayanan ini bukan sekadar pameran.

Ini langkah strategis mengingat luasnya wilayah Kabupaten OKI, yang kalau ditarik pakai penggaris bisa bikin tangan keram. “Layanan terpadu ini jadi solusi. Kita hadirkan dan dekatkan layanan kepada masyarakat,” ujarnya dengan semangat seperti MC dangdut pembuka lomba tarik tambang.

Ia juga menegaskan  semua layanan gratis, tanpa pungutan, kalau ada yang minta pungli, laporkan saja. Bukan ke dukun, tapi ke Inspektorat. “Hari ini perdana, wajar jika masih ada kekurangan-kekurangan. Kita evaluasi agar semakin baik ke depannya,” tambah Muchendi, sambil tersenyum optimis seperti juru parkir habis dapat tips dobel.

Langkah ini sesungguhnya merupakan bentuk konkret dari pepatah, “Kalau gunung tak mau ke Muhammad, maka Muhammad yang mendatangi gunung”. Pemerintah OKI tak lagi menunggu rakyat datang ke kantor dengan wajah lesu, tapi justru membawa kantor ke tengah rakyat. Pelayanan gaya baru lebih dekat, lebih cepat, dan lebih hangat.

Selamatkan dompet

Jujur, cara ini sebenarnya juga menyelamatkan banyak dompet dari diet mendadak karena ongkos transport. Karena, untuk urus KTP saja, sebelumnya warga harus keluar uang makan, bensin, parkir, dan kadang ditambah jajan anak sekarang?, gratis, tinggal datang dan senyum.

Program ini adalah tamparan halus untuk pemerintah daerah lain yang masih duduk manis menunggu masyarakat antre di lorong sempit Dinas.

Pemkab OKI sudah memulai gebrakan kecil yang dampaknya bisa besar. Tidak perlu anggaran miliar, cukup niat dan sedikit akal sehat.

Sejatinya, pelayanan publik bukan soal membangun gedung mewah, tapi bagaimana mendekatkan harapan rakyat pada kenyataan.

Lempuing Jaya hari ini mungkin jadi yang pertama, tapi semoga bukan yang terakhir. Kita tunggu pos pelayanan ini keliling dari hulu ke hilir, dari ilir ke ulu.

Sesungguhnya, pemerintah yang baik adalah yang tidak hanya hadir saat kampanye, tapi tetap keliling meski musim pemilu sudah lewat, seperti kata pepatah kearifan lokal “Pelayanan yang dekat itu ibarat warung kopi di ujung gangselalu dirindukan dan tak pernah basi”. Jadi, kapan giliran kecamatanmu dikunjungi?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Sudah KLA Bukan Berarti Muba Terlepas dari Semua Kasus Anak, KPAD Diminta Tetap Proaktif

    Meski Sudah KLA Bukan Berarti Muba Terlepas dari Semua Kasus Anak, KPAD Diminta Tetap Proaktif

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 639
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muba menyandang Kabupaten Layak Anak (KLA). Penghargaan yang telah diraih ini, harus menjadi tanggung agar anak-anak di Muba merasa aman dan nyaman. Namun, meskipun sudah KLA, bukan berarti Muba terlepas dari semua kasus tentang anak. Terbentuknya KPAD di Muba sebagai wujud keseriusan pemerintah untuk meminimalisir kekerasan terhadap anak. Kinerja dari KPAD untuk memberikan pengawasan dan […]

  • Sumbang Sapi Limosin di Idul Adha 1439 H, Gubernur Sumsel Alex Noerdin Pamit

    Sumbang Sapi Limosin di Idul Adha 1439 H, Gubernur Sumsel Alex Noerdin Pamit

    • calendar_month Rabu, 22 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Seperti di tahun-tahun sebelumnya  Masjid Agung Palembang dipadati oleh ribuan masyarakat Muslim Kota Palembang yang ingin melaksanakan Sholat Idul Adha 1439 H/2018 M. Begitu pula Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ikut hadir melaksanakan Sholat Idul Adha bersama masyarakat Palembang. Sholat Idul Adha tahun ini merupakan yang terakhir  dalam tugas Alex Noerdin sebagai […]

  • mobil dinas anggota dprd sumsel

    Sama Seperti di Jakarta, Mobil Dinas DPRD Sumsel Ditarik dan Diganti Tunjangan

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.381
    • 0Komentar

    Pimpinan DPRD Sumsel, Nopran Marjani menjelaskan anggota DPRD Sumsel tidak lagi mendapat mobil dinas namun akan diganti dengan tunjangan transfortasi setelah terbitnya Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD.

  • Liga OPD Prov. Sumsel Siap Digelar

    Liga OPD Prov. Sumsel Siap Digelar

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang–   Setelah resmi digulirkannya turnamen Sumsel Super League (SSL) dan Piala Gubernur U-20 Tahun 2019 yang baru saja ditandai Kick Off oleh Gubernur  Sumsel H. Herman Deru di  Muaraenim, Minggu (31/3) beberapa waktu lalu. Kini giliran liga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov. Sumsel akan segera digelar. Sejumlah turnamen sepak bola tersebut merupakan bentuk keseriusan […]

  • Masyarakat Nekat Mudik Ditengah Wabah Covid-19, Ini Tanggapan Kadishub

    Masyarakat Nekat Mudik Ditengah Wabah Covid-19, Ini Tanggapan Kadishub

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.262
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas mudik di tengah pandemi Corona [COVID-19]. Warga yang nekat pulang kampung ke Banyuasin akan dicek kesehatan sesuai protokol penanganan virus Covid-19. Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Anthony Liando, S.Sos, M.Si, mengatakan kalau ada masyarakat yang terkena PHK dan terlanjur pulang  kampungnya maka, tetap memperlakukannya sebagai warga Banyuasin, dan […]

  • Indah &Eka Sukses Jalani Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Ini Komentar Bupati Muba

    Indah &Eka Sukses Jalani Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Ini Komentar Bupati Muba

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    DUA pasien penderita penyakit lubang jantung bawaan dan MR Severe selesai jalani operasi di pusat rujukan jantung  di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sabtu, (30/1/2021).MR severe dikenal sebagai kelainan mitral regurgitasi berupa kebocoran pada katup mitral dan mitral stenosis (MS) berupa penyempitan katup mitral.  Secara berangkai operasi dimulai sejak pukul 10.00 wib sampai pukul 16.00 dengan […]

expand_less
WordPress Archive Elira – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Elision – Retina Multi-Purpose WordPress Theme Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Flutter Full App + Admin Panel Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Web Version Elite Video Player Elitehost – Webhosting & WHMCS WordPress Theme Elixir – Perfume Maker Elementor Template Kit Elixir – Restaurant HTML Responsive Template Elizabeth – A Responsive WordPress Blog Theme Ella – Multipurpose Shopify Theme OS 2.0