Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » WNI Pulang dari Malaysia Setelah 9 Tahun, Ucapannya Bikin Haru

WNI Pulang dari Malaysia Setelah 9 Tahun, Ucapannya Bikin Haru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – WNI pulang dari Malaysia setelah hampir sembilan tahun. Salah seorang di antaranya, pria asal Madura, mengaku tak menyangka akhirnya bisa kembali ke Tanah Air setelah lama berada di negeri jiran.

“Alhamdulillah, bahagia. Nggak menyangka kalau sudah bisa kembali ke Indonesia, padahal sudah lama di Malaysia,” ujarnya.

Kepulangan itu menjadi bagian dari 82 WNI yang dipulangkan dari Malaysia pada Jumat (11/9/2026). Mereka sebelumnya berada di Depot Tahanan Imigresen (DTI) Semenyih dan DTI Beranang.

Bagi pria asal Madura tersebut, kepulangan kali ini tentu bukan perjalanan biasa. Hampir sembilan tahun berada di Malaysia membuat momen kembali ke Indonesia terasa begitu berarti.

Ia bahkan secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko yang membantu proses kepulangan para WNI tersebut.

Selain kisah pria asal Madura itu, ada pula Rita, WNI asal Pandeglang, Banten, yang akhirnya bisa meninggalkan tahanan imigrasi Malaysia dan kembali ke Indonesia.

Setelah lama berada di sana, Rita mengaku sangat bersyukur bisa pulang dan berharap dapat segera berkumpul kembali dengan keluarganya.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Dirjen Imigrasi yang telah membantu saya agar bisa kembali ke Tanah Air dan dapat berkumpul bersama keluarga, sampai saya tidak bisa berkata apa-apa lagi,” ujar Rita.

Kepulangan puluhan WNI tersebut ternyata tidak lepas dari kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko ke DTI Semenyih pada 4 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Agus mengecek langsung kondisi para WNI serta membahas proses pemulangan dengan pihak Imigrasi Malaysia.

“Kami melakukan pengecekan dengan Dirjen Imigrasi. Kerja sama kami cukup baik dengan imigrasi Malaysia. Nanti kita segera upayakan pemulangan. Kalau surat sudah lengkap paling lama 10 hari mereka bisa kembali ke Indonesia,” kata Agus.

Belum genap dua pekan sejak kunjungan tersebut, proses pemulangan pun terealisasi.

Dari DTI Semenyih, sebanyak 51 WNI diberangkatkan ke Indonesia. Mereka terdiri dari 32 laki-laki, 14 perempuan, dan lima anak perempuan.

Sementara dari DTI Beranang terdapat 31 WNI yang ikut dipulangkan, terdiri dari 22 laki-laki dan sembilan perempuan.

Seluruh WNI tersebut telah menyelesaikan proses hukum dan keimigrasian di Malaysia serta memiliki dokumen perjalanan yang diperlukan untuk kembali ke Indonesia.

Kepulangan mereka dibagi menjadi tiga kloter dengan tujuan Jakarta dan Medan.

Kloter pertama membawa 33 WNI menuju Jakarta menggunakan Citilink dengan nomor penerbangan QG-503. Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di Tanah Air pada pukul 21.40 WIB.

Dua kloter berikutnya menuju Medan. Sebanyak enam orang diberangkatkan menggunakan Batik Air ID-7265, sedangkan 43 orang lainnya menggunakan AirAsia QZ-127. Kedua penerbangan tersebut dijadwalkan tiba pada pukul 21.25 WIB.

Selama perjalanan, para WNI mendapat pendampingan dari petugas Fungsi Imigrasi dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur. Mereka juga diberikan kaos berwarna biru untuk memudahkan pengawasan selama proses perjalanan.

Koordinasi dilakukan bersama Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), pihak maskapai, serta instansi terkait di Jakarta dan Medan agar proses pemberangkatan hingga penerimaan di Tanah Air berjalan lancar.

Namun, di balik angka 82 dan rangkaian proses tersebut, cerita tentang kepulangan para WNI menyimpan sisi yang lebih personal.

Ada seseorang yang harus menunggu hampir sembilan tahun sebelum akhirnya kembali. Ada pula Rita yang berharap perjalanan pulangnya menjadi awal untuk kembali berkumpul dengan keluarga.

Bagi mereka, pesawat yang membawa pulang ke Indonesia bukan sekadar perjalanan menuju tempat asal. Ada keluarga yang menunggu dan kehidupan yang ingin kembali dijalani.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya menempuh jalur migrasi secara legal agar WNI yang bekerja atau tinggal di luar negeri memiliki kepastian hukum sekaligus mendapatkan perlindungan ketika menghadapi persoalan di negara tujuan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Ramah Tamah Pelantikan Walikota Palembang Bakal Undang 3.000 Tamu

    Malam Ramah Tamah Pelantikan Walikota Palembang Bakal Undang 3.000 Tamu

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 951
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah menyiapkan penyambutan Walikota /Wakii Walikota Palembang Periode 2018-2023 dengan mengadakan syukuran dan ramah tama dilaksanakan pada malam. Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Sulaiman Amin menyampaikan, tamu yang di undang berkisar antara 3000 yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat. “Usai pelantikan yang […]

  • Gelorakan Semangat Olahraga, Gelar Senam Bersama

    Gelorakan Semangat Olahraga, Gelar Senam Bersama

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    VAKUM cukup lama dikarenakan pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali mengadakan olahraga dan senam bersama. Senam pagi bersama Jumat pagi disambut antusias dan penuh keceriaan, oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi beserta Jajaran, serta Kepala Perangkat Daerah […]

  • Cara Kekinian, Inovatif dari Kemenparekraf, Dukung Pengembangan Ponpes Ini  Jadi Destinasi Wisata, Peluang Kerja & Lapangan Kerja Santri Terbuka Lebar

    Cara Kekinian, Inovatif dari Kemenparekraf, Dukung Pengembangan Ponpes Ini  Jadi Destinasi Wisata, Peluang Kerja & Lapangan Kerja Santri Terbuka Lebar

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.505
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan akan mendukung pengembangan pondok pesantren An-Nawawi Tanara sebagai destinasi wisata yang unggul, sehingga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi para santri dan masyarakat setempat. Dikatakan Menparekraf Sandiaga saat berkunjung ke Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, di Banten, Kamis (23/12/2021) bahwa di […]

  • Gelar Sarasehan, Tingkatkan Kualitas Anggota UPPB Muba

    Gelar Sarasehan, Tingkatkan Kualitas Anggota UPPB Muba

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin [Muba]  menggelar sarasehan  Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Se Kabupaten Muba guna meningkatkan mutu dan kualitas. Acara tersebut  diikuti 121 UPPB diselenggarakan di Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (21/03/2022). Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP saat membuka acara mengatakan, UPPB dibentuk berdasarkan Permentan Nomor 38 Tahun 2008 Tentang Pedoman Pengolahan […]

  • Vingroup & VinFast Berhasil Kumpulkan Pinjaman Sindikasi Hijau Internasional Pertama

    Vingroup & VinFast Berhasil Kumpulkan Pinjaman Sindikasi Hijau Internasional Pertama

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.265
    • 0Komentar

    HANOI, VIETNAM – Ini merupakan transaksi pinjaman sindikasi berkelanjutan pertama, dan transaksi penggalangan dana berkelanjutan internasional kedua oleh Vingroup. Sebelumnya, Vinpearl – perusahaan anggota Grup, serta pengembang dan operator terkemuka layanan pariwisata dan rekreasi di Vietnam, berhasil menerbitkan obligasi pertukaran berkelanjutan senilai USD 425 juta pada September 2021. Hasil dari pinjaman akan digunakan oleh VinFast […]

  • “Muba vs Kemiskinan, 12,88% ke 9,97%, Hebat Tapi Masih Ada PR”

    “Muba vs Kemiskinan, 12,88% ke 9,97%, Hebat Tapi Masih Ada PR”

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    KEMISKINAN di Muba adalah kue, Bupati Toha baru saja mengirisnya tipis-tipis sampai hampir habis, dari angka 12,88% di 2024, kini tersisa 9,97% di 2025. Luar biasa!, bahkan nenek-nenek di warung sayur pun bisa bilang, “lebih tipis dari mie instan yang baru direbus” Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, sampai memuji pencapaian ini sebagai bersejarah, namun  di […]

expand_less
WordPress Archive WP Job Manager Resume Manager Addon WP Job Manager Simple Paid Listings Addon WP Job Manager Statistics Addon WP Job Manager WC Paid Listings Addon WP Job Manager ZipRecruiter Integration Addon WP Jobs Board – Ajax Search and Filter WordPress Plugin WP Let It Snow WordPress Plugin WP-Lister Pro for Amazon by WP Lab WP-Lister Pro for eBay by WP Lab WP Mail Settings – Missing WordPress Settings