Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BMKG: Musim Hujan 2026/2027, Hujan Ekstrem Mengintai Kota

BMKG: Musim Hujan 2026/2027, Hujan Ekstrem Mengintai Kota

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah daerah diminta tidak menunggu bencana datang untuk menggunakan data cuaca dan iklim. Memasuki musim hujan 2026/2027, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan hujan ekstrem tetap perlu diwaspadai meski secara umum curah hujan di sejumlah wilayah diprakirakan berada dalam kondisi normal.

Hal ini menjadi perhatian karena hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat dapat meningkatkan risiko banjir hingga longsor, terutama di kawasan perkotaan yang menghadapi tekanan pembangunan dan perubahan lingkungan.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di laman resmi bmkg menjelaskan perubahan iklim telah memengaruhi pola suhu dan hujan di Indonesia. Dampaknya tidak hanya terasa dari meningkatnya suhu udara, tetapi juga terlihat pada perubahan karakteristik hujan.

“Kenaikan satu derajat itu bukan kecil, tapi suatu perubahan ekosistem yang sangat besar,” kata Faisal dalam Mayors Talk: Climate and Urban Resilience 2026 di IPB International Convention Center, Bogor.

Menurut Faisal, perubahan pola hujan menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan pemerintah daerah. Proyeksi BMKG menunjukkan sejumlah wilayah di selatan khatulistiwa berpotensi mengalami penurunan curah hujan tahunan dalam jangka panjang. Pada saat yang sama, kejadian hujan ekstrem diproyeksikan semakin sering.

“Perubahan iklim itu tidak hanya terkait dengan kenaikan suhu, tapi juga perubahan pola hujan. Hujan ekstremnya akan lebih sering terjadi,” ujarnya.

Curah hujan normal bukan berarti tanpa risiko

BMKG membagi Indonesia ke dalam 699 zona musim. Pembagian tersebut menunjukkan bahwa awal dan karakter musim hujan tidak sama di setiap wilayah.

Pada sejumlah daerah, musim hujan 2026/2027 diprakirakan mulai berlangsung pada November hingga Desember. Puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Desember, Januari, hingga Februari.

Yang perlu diperhatikan pemerintah daerah bukan hanya jumlah hujan dalam satu musim. Curah hujan yang secara akumulatif masih berada dalam kisaran normal tetap dapat disertai hujan berintensitas tinggi dalam waktu singkat.

Situasi inilah yang berpotensi memicu persoalan di wilayah perkotaan, mulai dari genangan dan banjir hingga longsor di daerah rawan.

Sehingga, informasi cuaca dan iklim dinilai perlu masuk lebih awal dalam proses pembangunan. Data tersebut dapat digunakan untuk membantu pemerintah menentukan kebijakan tata ruang, pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya air, transportasi, ketahanan pangan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.

BMKG memiliki informasi prakiraan cuaca dari skala jam hingga 10 hari ke depan, prediksi iklim hingga satu tahun, serta proyeksi perubahan iklim untuk jangka panjang.

Informasi tersebut dapat menjadi dasar pemerintah daerah untuk mengenali risiko sebelum mengambil keputusan pembangunan.

Bukan hanya urusan saat bencana

Pesan mengenai pentingnya data iklim itu mengemuka dalam Mayors Talk: Climate and Urban Resilience 2026 yang digelar APEKSI Pusat bersama Pemerintah Kota Bogor.

Forum tersebut mempertemukan wali kota dan kepala organisasi perangkat daerah se-Komisariat Wilayah III APEKSI. Pembahasannya mencakup ketahanan pangan, lingkungan perkotaan, tata ruang berbasis risiko, hingga pemanfaatan climate intelligence dan sistem peringatan dini.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menilai informasi iklim harus dimanfaatkan sejak tahap perencanaan, termasuk ketika pemerintah daerah menentukan arah tata ruang.

Dengan begitu, pembangunan tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan saat ini, tetapi juga kondisi lingkungan dan risiko yang mungkin dihadapi wilayah tersebut.

Hanif juga mengingatkan persoalan lingkungan tidak mengenal batas administratif. Masalah yang terjadi di kawasan hulu dapat berdampak langsung terhadap wilayah hilir.

“Penanganan kota tidak boleh berhenti di batas administratif. Harus dilakukan melalui pendekatan lanskap yang mengikat kota dan kabupaten/kota tetangga, kawasan hulu, dan daerah penyangga dalam satu kesatuan ekosistem,” kata Hanif.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena persoalan air, pangan, pencemaran, tata ruang, hingga risiko bencana sering kali saling berkaitan dan tidak dapat diselesaikan oleh satu daerah saja.

Kota diminta mulai bersiap

Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam mengatakan meningkatnya dampak perubahan iklim membuat kerja sama antarkota semakin dibutuhkan.

Menurut dia, kolaborasi tidak cukup berhenti pada forum atau pernyataan bersama. Pemerintah daerah perlu menerjemahkannya menjadi langkah yang bisa diterapkan untuk menjawab persoalan di wilayah masing-masing.

Melalui Mayors Talk 2026, APEKSI mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan, prioritas aksi pemerintah daerah, serta penguatan jejaring antarkota dalam menghadapi perubahan iklim.

Kebutuhan terhadap data, teknologi, pembiayaan, dan peningkatan kapasitas pemerintah daerah juga menjadi bagian dari pembahasan.

Bagi BMKG, penggunaan informasi cuaca dan iklim sejak tahap awal perencanaan menjadi bagian penting dari upaya mengurangi risiko.

“Efek perubahan iklim itu bukan besok-besok, sekarang terjadinya. Jadi kita harus persiapkan dengan sebaik-baiknya,” tegas Faisal.

Dengan pola hujan yang semakin perlu diantisipasi dan risiko perkotaan yang semakin kompleks, pemerintah daerah dituntut tidak hanya bergerak setelah bencana terjadi. Data cuaca dan iklim perlu ditempatkan sebagai bagian dari keputusan pembangunan agar langkah antisipasi dapat dilakukan lebih awal. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Produk Halalan Thoyyiban, BPOM Kerjasama Dengan Kemenag Sumsel

    Wujudkan Produk Halalan Thoyyiban, BPOM Kerjasama Dengan Kemenag Sumsel

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    KEPALA Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palembang Drs. Martin Suhendri Apt. M.Farm melakukan kunjungan ke Kanwil Kemenag Sumsel, Rabu (1/9). Selain untuk silaturahim, pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi kedua lembaga dalam mewujudkan produk halal dan thoyyib (baik-red) di Sumatera Selatan. Kedatangan Martin dan rombongan disambut Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. […]

  • PINGGIR JALAN :”Yang Lagi Bingung Hidup, Sarapan Aja Dulu!”

    PINGGIR JALAN :”Yang Lagi Bingung Hidup, Sarapan Aja Dulu!”

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    PINGGIR Jalan RE Martahdinata pukul 06.00 WIB, udara masih dingin, ayam baru selesai senam pagi, dan matahari pun belum sempat mandi. Tapi di pinggir Jalan RE Marthadinata, sudah ada satu sosok yang setia nongkrong dengan gerobak biru tepatnya di bawah pohon yang kalau siang suka jadi markas ojol ngopi Mak Nok, juragan nasi uduk legendaris […]

  • 53 Teroris Jadi Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

    53 Teroris Jadi Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menetapkan sebanyak 53 teroris yang menjadi tersangka dalam kasus ledakan bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Semua tersangka telah resmi ditahan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan, S.IK., menjelaskan bahwa kasus bom bunuh diri Gereja Katedral ini 53 orang tersangka […]

  • Resmi, 766 CPNS Jadi PNS, Harnojoyo Sebut 3 Kata Ini

    Resmi, 766 CPNS Jadi PNS, Harnojoyo Sebut 3 Kata Ini

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 933
    • 0Komentar

    766 Calon Pegawai Sipil (CPNS) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang formasi tahun 2018, akhirnya resmi ditetapkan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Proses pengambilan sumpah dan janji PNS sekaligus pembekalan dilaksanakan langsung oleh Walikota Palembang H.Harnojoyo, Rabu (1/7/2020) di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang sesuai dengan aturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tetang managemen […]

  • Indonesia Masuk Lima Besar Negara Penurunan Covid

    Indonesia Masuk Lima Besar Negara Penurunan Covid

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 737
    • 0Komentar

    INDONESIA berhasil masuk lima negara dengan penurunan kasus COVID-19 secara terbesar. Yang sekaligus mampu mempertahankannya dalam jangka waktu cukup lama. Sehubungan itu pemerintah mengimbau agar pengakuan ini dijadikan semangat untuk tetap jaga protokol kesehatan dan taati regulasi pengaturan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), agar kasus COVID-19 terus dapat ditekan. “Indonesia berhasil masuk daftar lima […]

  • Sejak 2017, Polri Sudah Lakukan Rekrutmen Anggota Berlatar Belakang Santri

    Sejak 2017, Polri Sudah Lakukan Rekrutmen Anggota Berlatar Belakang Santri

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 636
    • 0Komentar

    POLRI menyatakan bahwa sudah melaksanakan usulan Buya Syafi’i terkait meminta santri berkualitas dapat direkrut dalam pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol). Hal tersebut konsisten dan sudah dilakukan sejak 2017. “Polri dari tahun 2017 sampai dengan saat ini telah melaksanakan kegiatan rekrutmen anggota Polri dari Perwira sampai Bintara yang memiliki latar belakang santri. Hafiz Quran, juara MTQ, dan […]

expand_less
WordPress Archive Bootstrap Pricing Table for WordPress Booyah – Creative Artist Portfolio Elementor Template Kit Bopo – WooCommerce Product Bundle Builder – Build Your Own Box Borderland – Multipurpose Vintage WordPress Theme Borlabs Cookie Cookie Opt-in Borrow – Loan Company Responsive WordPress Theme BosMarket - Flexible Multivendor Elementor WooCommerce WordPress Theme (12 Indexes + Mobile Layouts) Boston – School & University Elementor Template Kit Botanica – WordPress Theme For Spa, Beauty & Wellness Botiga Pro