Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tidak Ada Wilayah Tanpa Risiko Selama Pandemi, Perlu Disiplin Tinggi

Tidak Ada Wilayah Tanpa Risiko Selama Pandemi, Perlu Disiplin Tinggi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
  • visibility 1.125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURU Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi mengingatkan, tidak ada wilayah yang tanpa risiko selama pandemi, hanya ada risiko tinggi dan risiko rendah. Tidak ada nol risiko, jadi apapun yang dilakukan terutama di luar rumah hanya meningkatkan atau menurunkan risiko penularan COVID-19 terhadap diri dan orang lain.

“Dan ingat varian Delta menular jauh lebih cepat dari varian sebelumnya, jadi tidak ada kegiatan yang aman dari risiko,” ujar Jodi, Rabu (21/7/2021).

Dia mengatakan, keterpaduan menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini sangat penting. Tidak bisa salah satu ketat dan yang lain kendor. Sayangnya, menurut Jodi, pada perayaan Iduladha 1442 Hijriyah lalu, pemerintah menemukan beberapa daerah yang masih melakukan pelanggaran protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

Masih ada beberapa kelompok masyarakat yang tidak menghiraukan Surat Edaran Menteri Agama tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan salat Iduladha dan Pelaksanaan kurban tahun 1442 H dan juga himbauan dari Majelis Ulama Indonesia serta organisasi keagamaan lainnya.

Dia juga menyayangkan adanya kerumunan massa di Bandung dan Ambon. Penyaluran aspirasi yang lebih aman sudah tersedia. Pemimpin daerah yang terpilih secara demokratis telah membuka berbagai cara menyerap aspirasi masyarakat.

“Tindakan ini sangat disayangkan karena akan meningkatkan risiko penularan COVID-19 varian Delta ini dalam satu dua pekan kedepan,” ujarnya.

Jodi menegaskan, tindakan yang meningkatkan risiko seperti melanggar pedoman dan anjuran dari pemimpin dan ulamanya sendiri akan mengurangi efektivitas dari usaha-usaha bersama mencegah penularan varian Delta ini lebih lanjut. Pada akhirnya banyak orang yang akan merugi karena tindakan melanggar panduan prokes dan lalai bisa menunda upaya relaksasi yang direncanakan akan dilakukan pada 26 juli mendatang.

“Beberapa orang yang berbuat, puluhan juta orang akan menanggung risikonya. mari kita camkan baik-baik kenyataan yang tidak menyenangkan ini,” tandas Jodi.

Peningkatan Tracing dan Testing

Meski begitu, dia memastikan, pemerintah tidak akan tinggal diam. Selain mereka yang melanggar akan kena sanksi, pemerintah akan mengambil langkah-langkah antisipasi. Di antaranya pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan peningkatan tes dan lacak atau testing dan tracing di wilayah-wilayah yang selama ini kurang berjalan dengan baik. TNI dan Polri didukung Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan COVID-19 di BNPB akan memimpin pelaksanaan testing dan tracing ini. Gerakan kerelawanan yang akan terlibat dalam kegiatan ini.

Menurut Jodi, pemerintah telah mengidentifikasi setidaknya ada belasan ribu relawan yang bergabung dengan bidang relawan satgas dan ratusan ribu yang bergabung dengan bidang perubahan perilaku. tentunya masih ada ribuan lainnya yang bergabung dengan organisasi relawan lainnya.

“Sistem testing dan tracing yang massif akan siap dalam waktu dekat. Apabila ditemukan kasus positif dari testing dan tracing di lapangan, maka mereka akan dibawa ke pusat-pusat isolasi yang sudah dibuat pemerintah. dimana mereka akan mendapat penanganan dan diberikan obat-obat gratis yang dijamin pemerintah. dan apabila yang terkena adalah kepala keluarga maka keluarga itu akan diberikan bantuan sosial oleh pemerintah guna meringankan beban mereka,” papar Jodi.

Sesuai Instruksi Mendagri terbaru, lanjut Jodi, pelaksanaan PPKM level 4 ini akan berjalan sampai 25 Juli 2021. Dan atas arahan presiden maka pada tanggal 26 juli 2021 akan dilakukan relaksasi di beberapa daerah hanya jika daerah tersebut menunjukkan perbaikan dari semua sisi dengan merujuk kepada kriteria level yang telah disepakati.

Sebagaimana diketahui, Jodi menyebut, pengetatan secara gradual dilakukan jika tingkat transmisi COVID-19 memasuki level yang tinggi dan Bed Occupancy Rate (BOR) meningkat secara signifikan mendekati 80%. Sebaliknya relaksasi secara bertahap bisa dilakukan jika tingkat transmisi COVID-19 sudah melambat dan BOR menurun dibawah 80% secara konsisten selama beberapa waktu tertentu.

Masih menurut Jodi, keputusan pengetatan dan relaksasi juga harus memperhitungkan kondisi psikologis masyarakat dan level transmisi penyakit. serta kemampuan distribusi bantuan sosial yang disediakan pemerintah. Keputusan melakukan relaksasi ataupun pengetatan adalah kombinasi dari keempat faktor yang mewakili laju transmisi penyakit, kemampuan respons sistem kesehatan, kondisi psikologis masyarakat, dan kemampuan distribusi bansos.

Pemerintah telah menentukan level 1 hingga 4 berdasarkan beberapa indikator. Pertama, penambahan kasus konfirmasi per 100 ribu penduduk selama 1 minggu. Hal ini untuk menentukan tingkat transmisi COVID-19.

Kedua, jumlah kasus COVID-19 yang dirawat di RS per 100 ribu penduduk selama 1 minggu. indikator ini dapat menjadi leading indicator kenaikan kasus, karena beberapa daerah ada yang menahan publikasi kenaikan kasus. Ketiga, Bed Occupancy Rate dari fasilitas rawat isolasi dan ICU untuk COVID-19.

Reisa menambahkan, dirinya berharap masyarakat indonesia akan siap mentaati dan mematuhi peraturan PPKM Darurat dengan tujuan membuka kembali aktivitas sosial dan kemasyarakatan. Tapi butuh kerja bersama dan gotong royong yang solid dalam mencapai tujuan bersama tersebut.

Selain adanya beberapa pelanggaran di Iduladha kemarin, berdasarkan data satgas per 11 juli 2021 terdapat 95 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 75 persen dan 112 yang memiliki tingkat kepatuhan menjaga jarak kurang dari 75 persen.

“Presiden sudah menegaskan ulang, semua wajib pakai masker dan jangan lepas apabila bertemu dengan orang lain,” ujarnya.[***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Bersih-bersih ‘Rambut Kusut’ Kota Palembang Dimulai!

    Aksi Bersih-bersih ‘Rambut Kusut’ Kota Palembang Dimulai!

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Di sebuah kota bernama Palembang, tempat pempek bisa lebih gampang ditemui ketimbang tempat parkir, akhirnya ada satu masalah yang bikin warga geleng-geleng kepala dan kadang juga kepala gelantungan, yaitu kabel optik yang semrawut bak mi ayam tumpah dari mangkok. Sudah lama kabel-kabel itu melambai-lambai di angkasa, bukan untuk menyapa burung gereja, tapi lebih mirip […]

  • index-harga-saham-gabungan

    IHSG Ditutup Naik 0,5 Poin

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    Penguatan pasar modal Indonesia mulai tertahan di akhir penutupan perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sebesar 0,5 poin atau 0,01% ke 5.872.

  • Ingat !!! Wawako Palembang Peringatkan 2 Minggu, Bongkar Bangunan Di Atas Saluran Air

    Ingat !!! Wawako Palembang Peringatkan 2 Minggu, Bongkar Bangunan Di Atas Saluran Air

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 948
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota,  Fitriati Agustinda meninjau saluaran air dibahu Jalan KH. Baqi (Banten) Kelurahan 16 ulu, Kecamatan Seberang Ulu II (SU II), bersebelahan dengan kampus Universitas Muhammadiyah Palembang tersebut selalu menjadi langganan banjir disaat musim penghujan. Banten Kamis, [16/2/2021]. Kawasan yang padat dengan banyak rumah warga sekitar, kos-kosan Mahasiswa/i dan hal ini diperparah banyaknya  kios kios […]

  • Gaet Bulog, Begini Harapan Gubernur untuk Para Petani di Sumsel

    Gaet Bulog, Begini Harapan Gubernur untuk Para Petani di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    “Kemitraan dengan bulog bukan karena pejabat publik,  tapi sudah saya lakukan sejak usia 18 tahun berlanjut jadi Bupati OKU Timur dan menghasilkan beras dengan predikat terbesar,”

  • Jangan Ada Korban Seperti Pemilu Lalu, KPU Sederhanakan Surat Suara

    Jangan Ada Korban Seperti Pemilu Lalu, KPU Sederhanakan Surat Suara

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.406
    • 0Komentar

    KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra, mengatakan bahwa melakukan penyederhanaan surat suara pada Pemilu 2024 karena berdasarkan evaluasi Pemilu 2019 yang memakan korban sakit, hingga meninggal dunia pada petugas selama proses pemilu. Hal tersebut disampaikan Ilham melalui keterangan tertulisnya usai simulasi penyederhanaan surat suara di kantor KPU RI, Jakarta, kemaren. “Itu adalah ikhtiar […]

  • Presiden Jokowi dan Presiden Jerman Laksanakan Pertemuan, Bahas Kerjasama Bidang Ekonomi

    Presiden Jokowi dan Presiden Jerman Laksanakan Pertemuan, Bahas Kerjasama Bidang Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.920
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) bertemu Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier membahas kerja sama bilateral masalah perekonomian. Jalinan kerja sama yang dibahas kedua negara akan mengutamakan sektor-sektor yang berdampak langsung pada perekonomian masing-masing negara. “Pertemuan bilateral tadi berlangsung sangat bersahabat dan produktif. Dan mengenai isu-isu bilateral kita fokus berbicara mengenai kerja sama ekonomi,” ujar Presiden Joko Widodo […]

expand_less
WordPress Archive BookPro – Appointment Booking WordPress Plugin Bookshelf for Real3D Flipbook Addon Bookshop Storefront WooCommerce Theme Bookup Book Store Elementor Template Kit Bookworm – Bookstore & Bookshop WooCommerce Theme Boom – Single Product Shopify Theme BoomBox – Viral Magazine WordPress Theme Boomi – Environment & Ecology WordPress Theme Boos – Business Elementor Template Kit Boosin – Book Store WordPress Theme