Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tidak Ada Wilayah Tanpa Risiko Selama Pandemi, Perlu Disiplin Tinggi

Tidak Ada Wilayah Tanpa Risiko Selama Pandemi, Perlu Disiplin Tinggi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
  • visibility 1.101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURU Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi mengingatkan, tidak ada wilayah yang tanpa risiko selama pandemi, hanya ada risiko tinggi dan risiko rendah. Tidak ada nol risiko, jadi apapun yang dilakukan terutama di luar rumah hanya meningkatkan atau menurunkan risiko penularan COVID-19 terhadap diri dan orang lain.

“Dan ingat varian Delta menular jauh lebih cepat dari varian sebelumnya, jadi tidak ada kegiatan yang aman dari risiko,” ujar Jodi, Rabu (21/7/2021).

Dia mengatakan, keterpaduan menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini sangat penting. Tidak bisa salah satu ketat dan yang lain kendor. Sayangnya, menurut Jodi, pada perayaan Iduladha 1442 Hijriyah lalu, pemerintah menemukan beberapa daerah yang masih melakukan pelanggaran protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

Masih ada beberapa kelompok masyarakat yang tidak menghiraukan Surat Edaran Menteri Agama tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan salat Iduladha dan Pelaksanaan kurban tahun 1442 H dan juga himbauan dari Majelis Ulama Indonesia serta organisasi keagamaan lainnya.

Dia juga menyayangkan adanya kerumunan massa di Bandung dan Ambon. Penyaluran aspirasi yang lebih aman sudah tersedia. Pemimpin daerah yang terpilih secara demokratis telah membuka berbagai cara menyerap aspirasi masyarakat.

“Tindakan ini sangat disayangkan karena akan meningkatkan risiko penularan COVID-19 varian Delta ini dalam satu dua pekan kedepan,” ujarnya.

Jodi menegaskan, tindakan yang meningkatkan risiko seperti melanggar pedoman dan anjuran dari pemimpin dan ulamanya sendiri akan mengurangi efektivitas dari usaha-usaha bersama mencegah penularan varian Delta ini lebih lanjut. Pada akhirnya banyak orang yang akan merugi karena tindakan melanggar panduan prokes dan lalai bisa menunda upaya relaksasi yang direncanakan akan dilakukan pada 26 juli mendatang.

“Beberapa orang yang berbuat, puluhan juta orang akan menanggung risikonya. mari kita camkan baik-baik kenyataan yang tidak menyenangkan ini,” tandas Jodi.

Peningkatan Tracing dan Testing

Meski begitu, dia memastikan, pemerintah tidak akan tinggal diam. Selain mereka yang melanggar akan kena sanksi, pemerintah akan mengambil langkah-langkah antisipasi. Di antaranya pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan peningkatan tes dan lacak atau testing dan tracing di wilayah-wilayah yang selama ini kurang berjalan dengan baik. TNI dan Polri didukung Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan COVID-19 di BNPB akan memimpin pelaksanaan testing dan tracing ini. Gerakan kerelawanan yang akan terlibat dalam kegiatan ini.

Menurut Jodi, pemerintah telah mengidentifikasi setidaknya ada belasan ribu relawan yang bergabung dengan bidang relawan satgas dan ratusan ribu yang bergabung dengan bidang perubahan perilaku. tentunya masih ada ribuan lainnya yang bergabung dengan organisasi relawan lainnya.

“Sistem testing dan tracing yang massif akan siap dalam waktu dekat. Apabila ditemukan kasus positif dari testing dan tracing di lapangan, maka mereka akan dibawa ke pusat-pusat isolasi yang sudah dibuat pemerintah. dimana mereka akan mendapat penanganan dan diberikan obat-obat gratis yang dijamin pemerintah. dan apabila yang terkena adalah kepala keluarga maka keluarga itu akan diberikan bantuan sosial oleh pemerintah guna meringankan beban mereka,” papar Jodi.

Sesuai Instruksi Mendagri terbaru, lanjut Jodi, pelaksanaan PPKM level 4 ini akan berjalan sampai 25 Juli 2021. Dan atas arahan presiden maka pada tanggal 26 juli 2021 akan dilakukan relaksasi di beberapa daerah hanya jika daerah tersebut menunjukkan perbaikan dari semua sisi dengan merujuk kepada kriteria level yang telah disepakati.

Sebagaimana diketahui, Jodi menyebut, pengetatan secara gradual dilakukan jika tingkat transmisi COVID-19 memasuki level yang tinggi dan Bed Occupancy Rate (BOR) meningkat secara signifikan mendekati 80%. Sebaliknya relaksasi secara bertahap bisa dilakukan jika tingkat transmisi COVID-19 sudah melambat dan BOR menurun dibawah 80% secara konsisten selama beberapa waktu tertentu.

Masih menurut Jodi, keputusan pengetatan dan relaksasi juga harus memperhitungkan kondisi psikologis masyarakat dan level transmisi penyakit. serta kemampuan distribusi bantuan sosial yang disediakan pemerintah. Keputusan melakukan relaksasi ataupun pengetatan adalah kombinasi dari keempat faktor yang mewakili laju transmisi penyakit, kemampuan respons sistem kesehatan, kondisi psikologis masyarakat, dan kemampuan distribusi bansos.

Pemerintah telah menentukan level 1 hingga 4 berdasarkan beberapa indikator. Pertama, penambahan kasus konfirmasi per 100 ribu penduduk selama 1 minggu. Hal ini untuk menentukan tingkat transmisi COVID-19.

Kedua, jumlah kasus COVID-19 yang dirawat di RS per 100 ribu penduduk selama 1 minggu. indikator ini dapat menjadi leading indicator kenaikan kasus, karena beberapa daerah ada yang menahan publikasi kenaikan kasus. Ketiga, Bed Occupancy Rate dari fasilitas rawat isolasi dan ICU untuk COVID-19.

Reisa menambahkan, dirinya berharap masyarakat indonesia akan siap mentaati dan mematuhi peraturan PPKM Darurat dengan tujuan membuka kembali aktivitas sosial dan kemasyarakatan. Tapi butuh kerja bersama dan gotong royong yang solid dalam mencapai tujuan bersama tersebut.

Selain adanya beberapa pelanggaran di Iduladha kemarin, berdasarkan data satgas per 11 juli 2021 terdapat 95 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 75 persen dan 112 yang memiliki tingkat kepatuhan menjaga jarak kurang dari 75 persen.

“Presiden sudah menegaskan ulang, semua wajib pakai masker dan jangan lepas apabila bertemu dengan orang lain,” ujarnya.[***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Sumsel, M Hinayah Berhasil Raih Tiket PON 2020 Papua

    Perkuat Sumsel, M Hinayah Berhasil Raih Tiket PON 2020 Papua

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    ATLET Panjat Tebing Binaan Kabupaten Musi Banyuasin M Hinayah, Wira Hutanianto dan Marta Dinata yang memperkuat Provinsi Sumatera Selatan menyumbang emas pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera di kawasan Stadion Semarak Bengkulu, Senin (4/11/2019). Setelah berhasil mengalahkan Sumatera Utara dengan catatan waktu 19.099, sementara Sumut 20 detik lebih, posisi ketiganya disusul oleh Provinsi Bangka Belitung. […]

  • Gubernur Saksikan Penandatangan Perjanjian Kerjasama APIP dan APH

    Gubernur Saksikan Penandatangan Perjanjian Kerjasama APIP dan APH

    • calendar_month Kamis, 12 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Dalam rangka penanganan laporan atau pengaduan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, saat ini telah dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dengan Aparat Penegak Hukum (APH) meliputi Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumsel dengan Kejaksaan Negeri dan Kepolisian Resort se-Sumsel.

  • Target Rampung April 2022, Pemerintah Terus Perbaiki Tol Trans Sumatera

    Target Rampung April 2022, Pemerintah Terus Perbaiki Tol Trans Sumatera

    • calendar_month Minggu, 23 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.418
    • 0Komentar

    MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meninjau kondisi Jalan Tol Trans Sumatera ruas Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung di Provinsi Lampung dan sebagian ruas Kayu Agung – Palembang – Betung (Kapalbetung) di Sumatera Selatan, belum lama ini guna melihat kondisi jalan bebas hambatan tersebut. Menteri Basuki menginstruksikan kepada […]

  • Bupati Muba Usulkan RUU Energi Baru dan Terbarukan kepada DPR RI, Saat Rapat Dengar Pendapat

    Bupati Muba Usulkan RUU Energi Baru dan Terbarukan kepada DPR RI, Saat Rapat Dengar Pendapat

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin (Muba) yang dipimpin Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sejak tiga tahun belakangan telah berhasil menginisiasi sejumlah program pilot project Energi Baru Terbarukan. Diantara program itu adalah terobosan pengolahan kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati (BBN) atau biofuel. Atas Inisiasi tersebut Pemkab Muba menjadi sorotan banyak pihak di kancah […]

  • Ingat, Pesan UAS Kepada Pemimpin Daerah, Apa Saja ?

    Ingat, Pesan UAS Kepada Pemimpin Daerah, Apa Saja ?

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 692
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, OKI- Dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW Sungai Kecamatan Lempuing, Belida Lempuing Jaya OKI,  Ust. Abdul Somad mengaku merasa nyaman menyampaikan ceramah, karena Ormas-ormasnya yang hadir, seperti FPI dan Banser berbaur akrab. “Yang seperti inilah kita harapkan. Karena nanti ada 7 golongan yang mendapat pertolongan di naungan singgasana Allah. Mereka itu di antaranya orang-orang […]

  • Resmi jadi WNI, Nathan Tjoe-A-On berpeluang debut perdana lawan Vietnam

    Resmi jadi WNI, Nathan Tjoe-A-On berpeluang debut perdana lawan Vietnam

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.635
    • 1Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Akhirnya Nathan Tjoe-A-On resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Kepastian ini setelah dirinya melakukan pengambilan sumpah dan janji pewarganegaraan di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, Senin (11/3). “Hari ini Nathan sudah diproses juga untuk mendapatkan paspor dan KTP sebagai WNI. Satu langkah lagi yaitu mengurus perpindahan federasi untuk Nathan […]

expand_less
WordPress Archive BookPro – Appointment Booking WordPress Plugin Bookshelf for Real3D Flipbook Addon Bookshop Storefront WooCommerce Theme Bookup Book Store Elementor Template Kit Bookworm – Bookstore & Bookshop WooCommerce Theme Boom – Single Product Shopify Theme BoomBox – Viral Magazine WordPress Theme Boomi – Environment & Ecology WordPress Theme Boos – Business Elementor Template Kit Boosin – Book Store WordPress Theme