Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sikapi Maraknya Peredaran Hoaks,Kominfo Gandeng Pemerintah Daerah

Sikapi Maraknya Peredaran Hoaks,Kominfo Gandeng Pemerintah Daerah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
  • visibility 841
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIREKTUR Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika; Usman Kansong menyatakan saat ini kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah masih tinggi. Namun, demikian masih perlu ditingkatkan melalui orkestrasi narasi tunggal dengan melibatkan seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah.

“Kalau kita lihat ya publik trust masyarakat kepada Pemerintah masih tinggi. Kita ingin meningkatkan lagi. Kalau sekarang sekian persen misalnya, besok mestinya itu lebih baik dan lebih tinggi lagi persentasenya,” ungkapnya dalam Talkshow TokTokKominfo Eps. 74, dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Jumat (20/08/2021).

Menurut Dirjen IKP Kementerian Kominfo tujuan dari komunikasi publik adalah peningkatan kepercayaan publik kepada pemerintah. Oleh karena itu, komunikasi publik harus dilakukan terus menerus dengan orkestrasi dan narasi tunggal.

“Artinya masyarakat atau publik bisa welcome ataupun menerima pemerintah dengan segala programnya, dan mempersepsi pemerintah sudah bekerja keras, sudah menghasilkan banyak hal buat kebaikan publik. Itu sebetulnya targetnya! Tentu saja untuk mencapai target itu diperlukan proses, yakni orkestrasi, narasi tunggal atau kontra narasinya,” jelas Dirjen IKP.

Gandeng Pemerintah Daerah

Menyikapi maraknya peredaran hoaks dan disinformasi di tengah pandemi Covid-19, Dirjen Usman Kansong menjelaskan arti penting koordinasi kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan peningkatan peran Badan Koordinasi Humas (Bakohumas).

“Bakohumas ini menjadi ajang kita untuk mengkoordinasikan informasi-informasi dan penyebarannya, termasuk informasi tentang Covid-19 dan penanganannya,” ujarnya.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga makin masif dilakukan dengan pemanfaatan teknologi informasi.

“Sehingga ketika ada informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat dapat ditangani dengan cepat. Kita mempunyai WA grup untuk saling berbagi informasi dan kemudian sama-sama menyebarkannya,” jelas Dirjen IKP Kementerian Kominfo.

Dirjen Usman Kansong berharap koordinasi khusus antara Kementerian Kominfo dan Bakohumas di seluruh daerah juga harus semakin ditingkatkan agar informasi mengenai kebijakan Pemerintah bisa diterima utuh sampai ke masyarakat di daerah.

“Teman-teman di daerah bisa menyampaikan informasinya kepada Kominfo untuk kemudian disebarkan melalui platform yang kami miliki, seperti Info Publik, kominfo.go.id dan banyak kanal lain yang kita punya. Termasuk mungkin program kita sekarang ini. Jadi itu kami lakukan semua supaya nanti narasi informasinya itu tunggal, dari atas sampai bawah, dari pusat sampai ke daerah,” paparnya.

Tangkal Hoaks dan Disinformasi

Dirjen IKP Kementerian Kominfo menyatakan salah satu manfaat orkestrasi dan narasi tunggal bisa dioptimasikan untuk mencegah penyebaran hoaks dan disinformasi di tengah masyarakat.

Namun demikian, Dirjen Usman Kansong menilai masyarakat juga perlu membekali dengan keterampilan agar bisa selektif dalam menerima informasi lewat platform digital. Bahkan, Dirjen IKP Kementerian Kominfo berbagi tips agar masyarakat tidak terpengaruh dengan beragam informasi yang diterima.

“Sebenarnya ada trik yang simple bagi Sobatkom (Sobat Kominfo) untuk mengetahui sebuah informasi itu hoaks atau bukan. Kalau satu informasi itu istilahnya adalah too good to be true or too bad to be true,” ujarnya.

Dirjen Usman Kansong menjelaskan pengertian to good to be true sebagai terlalu baik untuk benar. Sedangkan too bad to be true adalah terlalu buruk untuk benar. Menurutnya, dengan pemahaman seperti itu, terhadap setiap informasi yang diterima masyarakat perlu waspada.

“Nah itu mesti kita waspadai. Banyak contohnya, misalnya ketika ada orang memberikan bantuan jumlahnya sangat besar, kita patut curiga, itu too good to be true. Walaupun belum tentu kecurigaan itu terbukti, siapa tahu benar juga, tapi paling tidak álarm’ kita sudah berdiri,” jelasnya.

Selain itu, Dirjen IKP Kementerian Kominfo menyebutkan cara lain untuk mengetahui informasi mengandung unsur hoaks ataupun disinformasi. Menurutnya ciri yang menonjol dapat dilihat melalui sebuah pesan singkat yang disebarkan.

“Kalau ada kata, sebarkan, itu harus kita waspadai. Apalagi ditulis dengan huruf kapital semua, nah kita harus curigai itu. Jangan langsung sharing saja sebelum kita saring,” tandasnya.

Menurut Dirjen Usman Kansong, masyarakat juga dapat mengambil langkah lain seperti menelusuri kebenaran informasi melalui media resmi terpercaya atau mesin pencarian di internet.

“Kalau ternyata nggak ada yang memberitakan, berarti tidak benar. Tetap kita coba melakukan cek, ricek dan kroscek itu kepada media mainstream. Karena menurut penelitian, tingkat kepercayaan terhadap media mainstream itu tinggi dibandingkan dengan media sosial,” ujarnya.[***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN OKI Dilarang Terima & Minta Gratifikasi Hari Raya Keagamaan, Benarkah ?

    ASN OKI Dilarang Terima & Minta Gratifikasi Hari Raya Keagamaan, Benarkah ?

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.284
    • 0Komentar

    APARATUR Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), dilarang menerima gratifikasi hari raya baik berupa bingkisan maupun bentuk lainnya yang berhubungan dengan jabatan atau berlawanan dengan fungsi tugasnya. Hal itu dipertegas dengan Surat Edaran Bupati Ogan Komering Ilir tentang Pencegahan Gratifikasi Terkait Hari Raya Keagamaan dengan Nomor Surat 700/03/UPG.OKI/2021 tanggal 7 […]

  • 2 Hal ini Yang Bikin Produk IKM Palembang Sulit Bersaing di Pasaran

    2 Hal ini Yang Bikin Produk IKM Palembang Sulit Bersaing di Pasaran

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.692
    • 0Komentar

    DINAS Perindustrian Kota Palembang menilai masih banyak Industri Kecil Menegah (IKM) Kota Palembang yang sulit memasarkan produknya menyusul IKM tersebut belum menggunakan kemasan dan cara memasarkan produknya. Dua hal ini sangat penting dan perlu diperhatikan, jika tidak IKM tak dapat bersaing dipasaran,”papar Kepala Dinas Perindustrian Kota Palembang, Novran Hansyah Kurniawan, Selasa [15/10/2019]. Oleh sebab itu, untuk mengatasinya, […]

  • Bangkitkan UMKM Ditengah Pandemi, Pasar Bedug Ramadhan 1442 H Diresmikan

    Bangkitkan UMKM Ditengah Pandemi, Pasar Bedug Ramadhan 1442 H Diresmikan

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    PASAR Bedug Ramadhan 1442 Hijriah diresmikan Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada guna membangkitkan UMKM ditengah pandemi covid-19. Didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Muba Ir Zulfakar, Ketua TP PKK Muba meninjau dan membuka secara resmi Pasar Bedug dalam rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H / 2021 M di Lapangan Gelanggang Remaja […]

  • Lepas Tukik di Pulau Ujung Selatan Indonesia

    Lepas Tukik di Pulau Ujung Selatan Indonesia

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.656
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang melepasliarkan tukik penyu lekang sebanyak 176 ekor di Pulau Ndana, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan pulau ujung selatan Indonesia. Kegiatan bersama Satuan Tugas Pengaman Pulau Terluar (Satgas Pamputer) dan Kelompok Pelestari Penyu “Camar Laut” dilaksanakan guna memperingati Hari Ulang Tahun TNI […]

  • Payung..

    Payung..

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.217
    • 0Komentar

      “Waduh, payungku kegedean, apalagi anginnya bertiup cukup kencang, sulit untuk menutupnya,” teriak Inara bocah 4 tahun tengah berusaha melipat payung miliknya usai membeli jajanan di Warung tak jauh dari kediamannya di Blok C Perum Pesona Harapan Jaya Tahap I, Jalan KH Azhari RT 50 Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang, beberapa pekan lalu.   CUACA […]

  • Disaksikan Presiden, BAKTI Teken 5 Paket Kontra Payung

    Disaksikan Presiden, BAKTI Teken 5 Paket Kontra Payung

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.335
    • 0Komentar

    BADAN Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo bersama para mitra penyedia terpilih telah menandatangani kontrak payung untuk proyek penyediaan jaringan telekomunikasi di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan penandatanganan kontrak payung untuk Paket 3, Paket 4 dan Paket 5 dilakukan dengan menggunakan teknologi hologram dari lokasi masing-masing. […]

expand_less
WordPress Archive Xsapp – SAAS Company Elementor Template Kit.zip XSender – Bulk Email, SMS and WhatsApp Messaging Application [SAAS] Xshapp – App Landing Elementor Template Kit Xsports – Xtreme Sports WordPress Theme Xstar – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme XStore – Responsive Multi-Purpose WooCommerce Theme Xtocky – WooCommerce Responsive Theme Xtrail – Extreme Sports and Outdoors WordPress Theme Xtreme Fitness Elementor Template Kit XTRM – Extreme Sports