Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pontensi Menjajikan, Menteri KP Menargetkan NTT dan NTB Jadi Andalan Budidaya Nasional

Pontensi Menjajikan, Menteri KP Menargetkan NTT dan NTB Jadi Andalan Budidaya Nasional

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
  • visibility 996
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Sebagai bentuk keseriusannya, Trenggono mengunjungi lokasi Keramba Jaring Apung (KJA) di Pulau Semau, Kabupaten Kupang yang menjadi pilot project kegiatan budidaya ikan kerapu dan kakap Pemerintah Provinsi NTT pada tahun 2021, Rabu (30/6/2021).

“Saya bersama Pak Gubernur disini sudah sepakat bahwa dimulai tahun 2022 akan memfokuskan kegiatan budidaya di NTT dan NTB, ini diharapkan akan jadi andalan budidaya,” kata Trenggono.

Berdasarkan informasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, KJA dengan sistem bulat tersebut memiliki diameter 10 meter persegi, dengan kedalaman 8 meter dengan kapasitas padat tebar sebanyak 25.000 ekor ikan per KJA.

Ikan yang dibudidayakan diantaranya ikan kerapu cantang dan ikan kakap putih. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Ganef Wurgiyanto menjelaskan bahwa NTT mengajukan pinjaman daerah yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kegiatan budidaya kerapu dan kakap di tiga lokasi KJA.

Selain Pulau Semau, sebaran lokasi budidaya lainnya akan dilakukan di Teluk Hadakewa, Lembata, dan Mulut Seribu, Rote Ndao.

“Tahun 2021 ini diawali dengan pilot project di Pulau Semau Kabupaten Kupang ini, dengan total 9 unit KJA. Diharapkan 2-3 tahun kedepan perairan-perairan ini dapat memiliki sumber daya ikan (produksi ikan kerapu) yang berlimpah dan menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” kata Ganef.

Menurut Ganef, KJA dengan sistem bulat ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya gerakan ikan dapat lebih menyebar dan tidak mengalami luka.

Perkembangan budidaya kakap – kerapu ini direncanakan akan panen di bulan Agustus 2021 nanti. Dengan perkiraan total panen sebanyak 100 ton ikan dengan nilai jual sebesar Rp5,5 miliar.

Sebagai informasi, produk perikanan NTT lebih banyak dipasarkan antar pulau dibandingkan ke luar negeri. Diketahui, selama kurun waktu 2016-2020 mampu meningkatkan volume ekspor rata-rata sebesar 42,83 persen dan pemasaran antar pulau sebesar 219,8 persen.

Ganef juga mengutarakan, secara langsung sejumlah kendala yang dialami kepada Menteri Trenggono terkait dengan budidaya kakap – kerapu ini, diantaranya masih kurangnya tenaga ahli, belum tersedianya gudang pakan, serta dampak Badai Seroja yang menyebabkan speed boat tenggelam, rumah jaga rusak berat serta jaring-jaring pun rusak.InfoPublik (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aspirasi Daerah Terhadap Kebijakan Pemangkasan Eselon III & IV

    Aspirasi Daerah Terhadap Kebijakan Pemangkasan Eselon III & IV

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    KETUA Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Forum Sekretaris Daerah Indonesia (Forsesdasi) H. Nasrun Umar, menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Auditorium Ditjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri Jakarta Selatan, kemarin. Dalam paparannya mengenai aspirasi daerah terhadap kebijakan pemerintah tentang pemangkasan Eselon III dan IV, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun […]

  • Prabowo: Negara Kaya Sumber Daya Alam Kerap Hadapi Tekanan Geopolitik

    Prabowo: Negara Kaya Sumber Daya Alam Kerap Hadapi Tekanan Geopolitik

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID -Presiden Prabowo Subianto menilai kekayaan sumber daya alam dapat menjadi kekuatan besar bagi sebuah negara, tetapi di saat yang sama juga berpotensi memicu tekanan geopolitik dari berbagai pihak. Menurutnya, negara-negara memiliki sumber daya strategis sepanjang sejarah kerap menjadi sasaran perebutan kepentingan karena nilai ekonominya yang tinggi. Pandangan itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam […]

  • Rata Rata Rp2 Triliun Perbulan, Satgas BLBI Sita Aset Obligor Senilai Rp15,11 Triliun

    Rata Rata Rp2 Triliun Perbulan, Satgas BLBI Sita Aset Obligor Senilai Rp15,11 Triliun

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 662
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengungkapkan Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI), hingga Januari 2022 menyita aset obligor juga debitur BLBI berupa tanah dan uang senilai Rp15,11 triliun. “Kita sudah 7 bulan bekerja, sekarang ini kita sudah berhasil mengumpulkan uang menagih dan […]

  • DPRD Prov. Sumsel Gelar Paripurna Jawaban Gubernur Terhadap Tanggapan Fraksi terkait 4 Raperda

    DPRD Prov. Sumsel Gelar Paripurna Jawaban Gubernur Terhadap Tanggapan Fraksi terkait 4 Raperda

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    DPRD Sumatera Selatan (Sumsel ) menggelar rapat paripurna DPRD Sumsel LXI (61) dengan agenda jawaban Gubernur Sumsel  terhadap tanggapan Fraksi-Fraksi di DPRD Sumsel terhadap Empat Raperda, di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin [20/2/2-23]. Keempat raperda tersebut adalah Raperda tentang penyelenggaraan  perlindungan  dan pengelolaan lingkungan hidup, raperda tentang pajak daerah dan retribusi daerah,  raperda tentang […]

  • Kuliah Gratis Belum Berlaku, Tapi Lebih dari 28 Persen Mahasiswa PTN Sudah Dapat Afirmasi

    Kuliah Gratis Belum Berlaku, Tapi Lebih dari 28 Persen Mahasiswa PTN Sudah Dapat Afirmasi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Wacana pendidikan tinggi gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) terus bergulir. Namun, sebelum kebijakan tersebut benar-benar diterapkan secara menyeluruh, pemerintah menyebut sebagian mahasiswa PTN saat ini sudah mendapatkan dukungan biaya pendidikan melalui berbagai skema afirmasi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dilaman resmi kemdiktisaintek mengungkapkan, mahasiswa dari kelompok ekonomi tidak mampu […]

  • Gelar Akad Nikah, Pasangan Pengantin Asal Sanga Desa Jalankan Protokol Waspada Covid-19

    Gelar Akad Nikah, Pasangan Pengantin Asal Sanga Desa Jalankan Protokol Waspada Covid-19

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.382
    • 0Komentar

    MESKI digelar sederhana dan harus menjalankan protokol waspada Covid-19 atau virus corona, namun pasangan pengantin asal Sanga Desa Kabupaten Muba yakni Ramadhan dan Nova Eliza sudah sah menjadi pasangan suami istri, Minggu (29/3/2020). Keduanya melaksanakan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sanga Desa yang dihadiri tidak sampai 10 orang sebagaimana sudah menjadi ketentuan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Unlimited Product Information WooCommerce Update Cart Item Variations WooCommerce Upload Files WooCommerce Upload Files Plugin – Product Page & Order File Upload WooCommerce UPS Shipping Method WooCommerce Upsells and Related Products – Upseller WooCommerce URL Coupons WooCommerce USPS Shipping Method WooCommerce Variable Pricing Calculator – Measurement Based Price for Variations WooCommerce Variant Update On Cart Page