Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Peneliti LPEM Saran Jokowi Harus Hapus PP Nomor 57/2016

Peneliti LPEM Saran Jokowi Harus Hapus PP Nomor 57/2016

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 7 Feb 2018
  • visibility 915
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Peneliti Senior Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Riyanto menyarankan agar Presiden Jokowi perlu menghapus regulasi serta membenahi sejumlah peraturan daerah bermasalah dan berpotensi untuk menurunkan peringkat kelayakan investasi Indonesia.

Riyanto mengatakan salah satu regulasi yang perlu dihapus, yakni PP Nomor 57/2016 tentang perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut karena menghambat investasi pada sektor perkebunan dan kehutanan.

Ia mengatakan sejumlah provinsi yang menjadi sentra perkebunan sawit dan hutan tanaman industri seperti Riau dan Sumatera Selatan mengalami penurunan peringkat investasi.

“Anjloknya peringkat investasi daerah akan mempengaruhi rating investasi Indonesia. Padahal, sebelumnya tiga pemeringkat investasi internasional, yakni Fitch Ratings, Standards and Poor’s, dan Moody’s Investor Service, memberi rapor sangat positif terhadap iklim investasi Indonesia,” katanya di Jakarta,mengutip Warta Ekonomi.co.id, Rabu (7/2/2018).

Riyanto mengingatkan pemerintah perlu mempunyai mitigasi ekonomi, jika PP gambut diberlakukan seperti anjloknya investasi, naiknya tingkat penggangguran, tidak adanya kepastian berusaha, serta terbengkalainya pembangunan infrastruktur.

“Saat ini yang banyak digembar-gemborkan hanya mitigasi lingkungan namun tidak menyentuh dampak ekonomi dan sosial yang bisa mempengaruhi sendi-sendi perekonomian dan merusak tatanan bangsa,” ujarnya.

Riyanto menjelaskan investasi pada sektor kehutanan dan perkebunan saat ini mencapai angka lebih dari Rp277,32 triliun.
Jika PP Gambut diberlakukan sekitar 45 % dari investasi tersebut bakal terganggu. Dampaknya tidak hanya pada industri sawit dan HTI, namun juga pada sektor lain seperti perbankan, infrastruktur, dan industri pengolahan.

Apalagi, total investasi industri hulu dan hilir kehutanan dan investasi hulu dan hilir perkebunan yang dibiayai pinjaman dalam negeri mencapai Rp83,75 triliun dan pinjaman luar negeri senilai Rp193,57 triliun.

Sektor industri pengolahan yang mempunyai kontribusi Rp254 triliun terhadap PDB juga akan terkena. Sebab komposisi sektor ini, lebih dari 70 persen berasal dari produk-produk turunan CPO yang nilainya mencapai Rp1.800 triliun.

Saat ini, Presiden Jokowi tengah giat menarik investasi dengan membangun infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, listrik, energi, dan air bersih. Bahkan di tingkat daerah, pemprov berlomba menarik investasi dengan inovasi perizinan satu pintu, reformasi birokrasi, perbaikan regulasi investasi, dan pembangunan kawasan industri.

“Sayang jika pembangunan infrastruktur yang tengah dikebut Presiden Jokowi menjadi sia-sia karena regulasi yang menakutkan tetap dipertahankan,” pungkasnya.[one/WE]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Stunting, Prov Sumsel Anggarkan Dana Senilai Rp145 Miliar

    Cegah Stunting, Prov Sumsel Anggarkan Dana Senilai Rp145 Miliar

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 989
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan menganggarkan dana senilai Rp145 miliar guna mencegah bahaya stunting pada anak. “Stunting ini bukan soal gizi saja tapi kesadaran mereka mengolah gizi karena banyak juga orang yang mampu dan mereka makan daging terus tiap hari kan tidak sehat juga. Artinya ini membutuhkan pengetahuan. Dan masalah stunting ini butuh peran semua pihak bukan […]

  • Indonesia Siap Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

    Indonesia Siap Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    “Indonesia harus memutuskan strategi yang singkat dan tepat agar tidak jauh tertinggal dibanding negara-negara di wilayah sekitar,”

  • Menabur Semangat di Tengah Puing Kebakaran

    Menabur Semangat di Tengah Puing Kebakaran

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  -Kebakaran yang terjadi di Jalan M. Isa Lorong Sikam pada Sabtu, 12 April 2025, mengingatkan kita bahwa hidup ini kadang bagaikan permainan catur kita nggak tahu langkah selanjutnya bakal apa, tapi tiba-tiba aja ada api yang muncul tanpa permisi, langsung bakar-bakar!. Nah, rumah milik Rayhana, si ibu yang tinggal di RT 25 RW 07 […]

  • Pialang turunkan ambang batas FLQA untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan

    Pialang turunkan ambang batas FLQA untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.742
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, BELLINGHAM, Wash., (GLOBE NEWSWIRE) — eXp Realty®, “broker real estat paling berpusat pada agen di planet ini™” dan anak perusahaan inti eXp World Holdings, Inc. (Nasdaq: EXPI), hari ini mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya, mereka menyempurnakan kriteria bagi hasil untuk para agennya.   eXp Realty mengurangi ambang batas Frontline Qualifying Agent (FLQA) tier […]

  • Dukung Semarak Gebyar LABS 2022, Pusri – Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam UIN Negeri Raden Fatah Gelar Worskhop

    Dukung Semarak Gebyar LABS 2022, Pusri – Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam UIN Negeri Raden Fatah Gelar Worskhop

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.968
    • 0Komentar

    SEBAGAI salah satu bentuk dukungan dalam bidang pendidikan, PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), turut serta berpartisipasi dalam kegiatan Semarak Gebyar Lembaga Akuntansi dan Bisnis Syariah (LABS) Tahun 2022 yang dilaksanakan di OPI Mall Jakabaring Palembang pada tanggal 09-13 Maret 2022. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam […]

  • Amal Ibadah Terus Meningkat, Wapres Harapkan Umat Islam Dapat Mengambil Makna Puasa Ramadan

    Amal Ibadah Terus Meningkat, Wapres Harapkan Umat Islam Dapat Mengambil Makna Puasa Ramadan

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    SATU bulan penuh umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, untuk mengendalikan diri dari hawa nafsu dan mengasah kepedulian terhadap sesama. Bukan suatu hal yang mudah untuk dapat konsisten menjalankan ibadah lebih banyak dari hari biasa, mengendalikan emosi, dan juga dapat menjadi lebih peka terhadap sesama manusia. Untuk itu, hal baik yang dilakukan selama […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Mozzy WordPress Theme CSS Igniter Neto WooCommerce Theme CSS Igniter Neuton WordPress Theme CSS Igniter Noozbeat WordPress Theme CSS Igniter Nozama WooCommerce Theme CSS Igniter Oikia WordPress Theme CSS Igniter Olympus Inn Hotel Motel WordPress Theme CSS Igniter Oscillator WordPress Theme CSS Igniter Oxium WordPress Theme CSS Igniter Palermo WordPress Theme