Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Pak Wali Tolong Dong..! Ribuan Warga di Kelurahan Srimulya dan Sukamulya Terancam Tak Miliki Rumah

Pak Wali Tolong Dong..! Ribuan Warga di Kelurahan Srimulya dan Sukamulya Terancam Tak Miliki Rumah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Sep 2017
  • visibility 1.431
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI. ID, Palembang – Ribuan warga yang tinggal di Kelurahan Srimulya dan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang terancam tak memiliki tempat tinggal menyusul lahan warga di klaim oleh Kemas H Halim. Luas lahan yang diakui oleh konglomerat di Palembang tersebut seluas 4.000 hektare.

Pantauan SUMSELTERKINI.ID, Kamis pagi (14/9/2017) warga mulai menghadang dan memblokir rencana Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan pengukuran dengan didampingi aparat kepolisian.

Ratusan warga yang melakukan pemblokiran terhadap aparat (BPN dan Kepolisian) terlihat menghalang sambil berucap. “Pak wali tolong dong, kami terancam tak miliki rumah, padahal kami memiliki sertifikat,”tutur salah satu warga saat menghadang petugas.

Bahkan, salah satu tokoh masyarakat Erwin Ermajid menyampaikan, apa yang yang akan dilakukan oleh pihak BPN yang dibekingi oleh pihak Kepolisian hari ini, tidak dapat dibenarkan dan mendapat penolakan warga.

Menurutnya dimana, sekitar 3.000 warga di Kelurahan Sukamulya dan 5000 warga di Kelurahan Srimulya, terancam kehilangan tempat tinggal, jika masalah itu terjadi.

“Kami adalah warga asli sini dan sejak lama sudah tinggal disini. Kami menolak adanya pengukuran yang dilakukan oleh BPN,” tuturnya.

Kehadiran Badan Pertahanan Nasional (BPN) untuk mengukur ulang luas lahan mencapai 405 hektare di Kelurahan Sri Mulya dan Suka Mulya Kecamatan Sematang Borang Palembang.

Ratusan warga menghalangi tugas BPN untuk mengukur luas lahan yang diklaim salah satu konglometar di Sumatera Selatan (Sumsel) Kms H. Halim Ali.

Meski saat itu petugas BPN didamping puluhan petugas keamanan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), warga tetap tidak gentar.

Intruksi dari Direskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Prasetijo Utomo dan Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono agar warga tidak menghalangi tugas BPN nampak diabaikan.

“Tolong jangan halangi tugas BPN. Mereka hanya akan mengukur ulang. Jika hak kalian maka akan tetap menjadi milik kalian. BPN hanya menjalankan perintah kepolisian dan bagi yang menghalangi akan kami tangkap,” tegas Kombes Pol Prasetijo Utomo.

“Sekali lagi kami ulangi ini hanya pengukuran ulang. Gunanya agar menjadi jelas. Bukan merampas hak warga,” jelasnya.

Warga yang merasa memiliki hak atas tanah mereka tidak membiarkan petugas mengukur lahan. Dimana terdapat 8.000 Kartu Keluarga (KK) yang tinggal di dua Kelurahan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berada di jalan berunjuk rasa dengan menghalangi petugas BPN mengukur lahan.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+

    Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.389
    • 0Komentar

    Galaxy S24 dan S24+ memberikan pengalaman gaming yang mengesankan berkat didukung chipset Exynos 2400   Samsung Galaxy S24 Series sukses mendapat animo luar biasa dari konsumen di Indonesia berkat pengalaman terbarukan dari Galaxy AI yang tak bisa ditemukan di HP lain. Menariknya lagi, kehadiran Galaxy S24 Series turut menegaskan posisi Samsung sebagai pemimpin global dalam teknologi […]

  • Go-jek Kolaborasi dengan 3 Perusahaan Jasa Keuangan

    Go-jek Kolaborasi dengan 3 Perusahaan Jasa Keuangan

    • calendar_month Sabtu, 1 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Go-Jek berkolaborasi dengan tiga perusahaan jasa keuangan guna melayani konsumen/mitra yang kesulitan dalam mengakses layanan keuangan formal. Tiga perusahaan fintech peer-to-peer tersebut, yakni Findaya, Dana Cita, dan Aktivaku. President Go-Jek Andre Soelistyo mengatakan, semangat dalam ekosistem Go-Jek ditandai dengan kolaborasi bersama penyedia jasa keuangan untuk menjadi jembatan kepada konsumen dan mitra, terutama […]

  • SDM Unsri Yess!

    SDM Unsri Yess!

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.251
    • 0Komentar

    Palembang – Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang telah banyak memberikan andil dalam proses  jalanan pembangunan  di Sumatera Selatan terutama di dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. H Herman Deru  saat menyampaikan santuan ketika hadir dalam Wisuda502 Mahasiswa Unsri angkatan ke-139 yang dipusatkan di graha Sriwijaya Unsri Bukit Besar Palembang, Rabu (19/12/2018). “Universitas Sriwijaya ini sudah […]

  • Sejarah sepatu hingga perkembangannya

    Sejarah sepatu hingga perkembangannya

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.181
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sejarah pertama kali sepatu dapat ditelusuri kembali ke zaman prasejarah. Pada awalnya, manusia tidak menggunakan sepatu seperti yang kita kenal sekarang. Mereka mungkin hanya melindungi kakinya dengan bahan-bahan alami seperti kulit binatang atau dedaunan. Kemudian, seiring dengan perkembangan peradaban manusia, kebutuhan akan perlindungan kaki semakin meningkat. Pada zaman Mesir Kuno sekitar 1.600 SM, sepatu […]

  • Rusak Ruang Laut, KKP Hentikan Penambangan Pasir Ilegal

    Rusak Ruang Laut, KKP Hentikan Penambangan Pasir Ilegal

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 638
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP), terus mengambil langkah tegas terhadap praktik pengelolaan ruang laut yang dilakukan tidak sesuai ketentuan salah satunya penambang pasir. Bahkan, KKP melakukan penghentian kegiatan penambangan pasir yang tidak dilengkapi dengan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) di perairan Pulau Rupat-Kepulauan Riau. “Itu bentuk komitmen tegas KKP sesuai dengan garis kebijakan […]

  • Sumsel  Langsung Buka Dua Posko Tanggap Covid-19

    Sumsel  Langsung Buka Dua Posko Tanggap Covid-19

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru mengecek secara langsung kesiapan Posko Sumsel Tanggap Covid-19 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel dan juga posko yang baru dioperasikan di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (25/3) malam. Peninjauan Posko Tanggap Covid-19 yang dilakukan secara mendadak tersebut tidak lain  untuk memastikan langsung kesiapan posko-posko tanggap Covid-19 baik dari sisi peralatan medis […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Compare Premium YITH WooCommerce Coupon Email System Premium YITH WooCommerce Custom Order Status Premium YITH WooCommerce Customer History Premium YITH WooCommerce Customize My Account Page Premium YITH WooCommerce Delivery Date Premium YITH WooCommerce Deposits and Down Payments Premium YITH WooCommerce Dynamic Pricing and Discounts Premium YITH WooCommerce Email Templates Premium YITH WooCommerce EU Energy Label Premium