Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Rp473 Miliar Zakat Ramadan, Cara Tepat Sampai Mustahik

Rp473 Miliar Zakat Ramadan, Cara Tepat Sampai Mustahik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RAMADAN 1447 H kali ini, Kementerian Agama menyalurkan Rp473 miliar untuk bantuan sosial keagamaan.

Dana ini ditujukan bagi sekitar 3 juta mustahik di 117 kabupaten dan kota yang masih berstatus kemiskinan ekstrem. Namun pertanyaannya bagaimana strategi agar bantuan besar ini benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan?

Peluncuran program dilakukan dalam acara “Selasar Hangat: Harmoni Lintas Keyakinan – Kolaborasi Joyful Ramadan” di Jakarta International Velodrome.

Menurut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, fokus utama bukan sekadar menyalurkan dana, tetapi juga memberdayakan ekonomi mustahik.

“Optimalisasi zakat, infak, dan sedekah harus menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus mendorong mereka untuk berdaya secara ekonomi,” ujar Waryono.

Meski nominalnya besar, distribusi bantuan menghadapi beberapa tantangan. Daerah terpencil sering sulit dijangkau, sementara data mustahik tidak selalu lengkap. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Kemenag mengandalkan strategi berikut:

  1. Integrasi Data Sosial Ekonomi
    Memetakan mustahik berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar data administratif, sehingga prioritas distribusi jelas.

  2. Kolaborasi Lintas Lembaga
    Bekerja sama dengan BAZNAS dan lembaga zakat lain agar penyaluran lebih efektif dan tidak tumpang tindih.

  3. Monitoring dan Evaluasi Lapangan
    Menindaklanjuti distribusi bantuan di lapangan untuk memastikan dana benar-benar sampai ke penerima.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan dengan data terpadu, zakat, infak, dan sedekah bisa bergerak lebih efektif, menghindari tumpang tindih dengan program bantuan lain, dan menjangkau mustahik yang benar-benar membutuhkan.”

Sementara itu, Ketua BAZNAS, Shodiq Mujahid, menekankan  zakat kini lebih dari sekadar santunan.

Dengan strategi yang tepat, zakat menjadi alat pemberdayaan ekonomi yang mendorong mustahik mandiri dan bahkan berpotensi menjadi muzaki.

“Program yang tepat bisa membuat mustahik lebih mandiri dan produktif,” ujar Shodiq.

Fakta lapangan menunjukkan perjalanan dana zakat tidak selalu mulus. Beberapa daerah masih sulit dijangkau, dan sebagian mustahik belum menerima bantuan sesuai target.

Hal ini menjadi fokus utama Kemenag untuk meningkatkan efektivitas program.

Dengan kombinasi data terpadu, kolaborasi lintas lembaga, dan monitoring lapangan, Kemenag berharap Rp473 miliar ini bukan hanya angka di laporan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Program ini sekaligus menegaskan  zakat, infak, dan sedekah bukan hanya bersifat karitatif, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, mempersiapkan mustahik untuk masa depan lebih mandiri. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Memasyarakatkan Golf Melalui Sekolah

    Pemprov Memasyarakatkan Golf Melalui Sekolah

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 595
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru bertekad menghilangkan stigma jika olahraga golf hanya untuk kalangan tertentu. Hal itu diwujudkannya dengan kembali menggelar tournament golf piala Gubernur yang berlangsung di lapangan golf Kenten Palembang, Minggu (22/5). “Kegiatan seperti ini harus teoptimalisasi sehingga dapat diikuti semua kalangan masyarakat. Kita hilangkan anggapan jika olahraga golf ini hanya untuk kalangan […]

  • Agar Ekonomi Syariah Sumsel berkembang, perlu libatkan UMKM & Ponpes

    Agar Ekonomi Syariah Sumsel berkembang, perlu libatkan UMKM & Ponpes

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.439
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ekonomi syariah di Sumsel perlu dikembangkan dengan melibatkan para pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) dan Pondok Pesantren. Hal ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan berbasis syariah dalam mendukung terwujudnya ekosistem halal value chain yang berdaya saing tinggi. Selain itu perlu juga  mendukung terwujudnya ekosistem halal yang berdaya saing tinggi […]

  • Tertangkap Tangan Sengaja Membakar Hutan, Ini Lho Sanksinya Kata Wabup Muba

    Tertangkap Tangan Sengaja Membakar Hutan, Ini Lho Sanksinya Kata Wabup Muba

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba memerlukan tenaga ekstra dalam penanggulangan karhutlah dan bencana alam lainnya pada tahun ini. Hal itu disampaikan  Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi  saatmemimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan dan Bencana Alam Tahun 2021, di Halaman Mapolres Muba, Kamis (25/2/2021). Menurutnya penegakan hukum tahun ini lebih ditingkatkan lagi apabila ada yang terbukti […]

  • Vietnam – Austria Kolaborasi Menuju Ekonomi “Hijau”

    Vietnam – Austria Kolaborasi Menuju Ekonomi “Hijau”

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.425
    • 0Komentar

    KEDUTAAN Besar Vietnam di Austria menyelenggarakan Hari Nasional Vietnam ke-76 di Wina bersama dengan partisipasi perwakilan dari Kementerian Urusan Eropa dan Internasional Austria, pemerintah lokal sebagai serta para pemimpin organisasi internasional di Wina, teman-teman internasional dan orang Vietnam perantauan di Austria. Upacara merayakan Hari Nasional Vietnam telah secara resmi diselenggarakan di Wina, Austria sehubungan dengan […]

  • Tok…,DPRD Sumsel – Pemprov Sumsel Sahkan 2 Reperda Inisiatif Ini Jadi Perda

    Tok…,DPRD Sumsel – Pemprov Sumsel Sahkan 2 Reperda Inisiatif Ini Jadi Perda

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.050
    • 0Komentar

    DUA Raperda Inisiatif menjadi peraturan Daerah (Perda) Inisiatif DPRD Provinsi Sumsel disahkan. Persetujuan itu disampaikannya pada Rapat Paripurna XXV DPRD Sumsel dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus terhadap 2 Raperda Inisiatif DPRD di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin ( 8/2/2020). Adapun dua Raperda inisiatif DPRD Sumsel tersebut pertama Raperda Tentang Dukungan […]

  • Warga Desa Gajah Mati OKI Datangi Kantor DPRD Sumsel, Ini Keluhannya

    Warga Desa Gajah Mati OKI Datangi Kantor DPRD Sumsel, Ini Keluhannya

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Palembang – DPRD Prov. Sumsel diminta oleh puluhan warga Desa Gajah Mati, Sungai Menang, Kab. OKI untuk memfasilitasi mereka agar PT Pratama Nusantara Sakti (PNS) membayar ganti rugi lahan yang sejak 2014 belum dibayarkan. “Kami mohon agar lahan kami yang digelapkan oleh PT PNS ini segera diganti rugi, kami berharap anggota DPRD Sumsel bisa menjadi […]

expand_less
WordPress Archive Rigel – Ultimate Agency & Portfolio Theme Right Candidate – Election Campaign and Political WordPress Theme Right Flooring – Tiling Services WordPress Theme Riliant – Corporate Business Agency WordPress Theme Riode - Multi-Purpose WooCommerce Theme Riorelax – Luxury Hotel WordPress Theme Ripara – Auto Repair & Car WooCommerce WordPress Theme Rira Video – Elementor Video Playlist Widget Rise – Business & Consulting WordPress Theme RISE – Ultimate Project Manager & CRM