Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Rp473 Miliar Zakat Ramadan, Cara Tepat Sampai Mustahik

Rp473 Miliar Zakat Ramadan, Cara Tepat Sampai Mustahik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RAMADAN 1447 H kali ini, Kementerian Agama menyalurkan Rp473 miliar untuk bantuan sosial keagamaan.

Dana ini ditujukan bagi sekitar 3 juta mustahik di 117 kabupaten dan kota yang masih berstatus kemiskinan ekstrem. Namun pertanyaannya bagaimana strategi agar bantuan besar ini benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan?

Peluncuran program dilakukan dalam acara “Selasar Hangat: Harmoni Lintas Keyakinan – Kolaborasi Joyful Ramadan” di Jakarta International Velodrome.

Menurut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, fokus utama bukan sekadar menyalurkan dana, tetapi juga memberdayakan ekonomi mustahik.

“Optimalisasi zakat, infak, dan sedekah harus menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus mendorong mereka untuk berdaya secara ekonomi,” ujar Waryono.

Meski nominalnya besar, distribusi bantuan menghadapi beberapa tantangan. Daerah terpencil sering sulit dijangkau, sementara data mustahik tidak selalu lengkap. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Kemenag mengandalkan strategi berikut:

  1. Integrasi Data Sosial Ekonomi
    Memetakan mustahik berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar data administratif, sehingga prioritas distribusi jelas.

  2. Kolaborasi Lintas Lembaga
    Bekerja sama dengan BAZNAS dan lembaga zakat lain agar penyaluran lebih efektif dan tidak tumpang tindih.

  3. Monitoring dan Evaluasi Lapangan
    Menindaklanjuti distribusi bantuan di lapangan untuk memastikan dana benar-benar sampai ke penerima.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan dengan data terpadu, zakat, infak, dan sedekah bisa bergerak lebih efektif, menghindari tumpang tindih dengan program bantuan lain, dan menjangkau mustahik yang benar-benar membutuhkan.”

Sementara itu, Ketua BAZNAS, Shodiq Mujahid, menekankan  zakat kini lebih dari sekadar santunan.

Dengan strategi yang tepat, zakat menjadi alat pemberdayaan ekonomi yang mendorong mustahik mandiri dan bahkan berpotensi menjadi muzaki.

“Program yang tepat bisa membuat mustahik lebih mandiri dan produktif,” ujar Shodiq.

Fakta lapangan menunjukkan perjalanan dana zakat tidak selalu mulus. Beberapa daerah masih sulit dijangkau, dan sebagian mustahik belum menerima bantuan sesuai target.

Hal ini menjadi fokus utama Kemenag untuk meningkatkan efektivitas program.

Dengan kombinasi data terpadu, kolaborasi lintas lembaga, dan monitoring lapangan, Kemenag berharap Rp473 miliar ini bukan hanya angka di laporan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Program ini sekaligus menegaskan  zakat, infak, dan sedekah bukan hanya bersifat karitatif, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, mempersiapkan mustahik untuk masa depan lebih mandiri. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Bulan Gigi Nasional’ Bisa Ubah Kebiasaan Masyarakat dari Lalai

    ‘Bulan Gigi Nasional’ Bisa Ubah Kebiasaan Masyarakat dari Lalai

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 709
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Peran Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang Bulan Gigi Nasional ke IX, selain melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi dan menyambut Diesnatalis Unsri ke 56, Unsri juga sudah bermitra dengan RS. Gigi dan Mulut Provinsi Sumatera Selatan. Hal itu diungkap, Rektor Unsri Palembang, Anis Saggaff, saat launching Bulan Bakti Gigi ke IX, yang diadakan Persatuan Dokter […]

  • ASN Bergaji di Atas Rp6 Juta Diminta Bayar Zakat

    ASN Bergaji di Atas Rp6 Juta Diminta Bayar Zakat

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang meminta aparatur sipil negara (ASN) dengan penghasilan di atas Rp6 juta per bulan menunaikan zakat profesi melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kebijakan ini bertujuan meningkatkan penghimpunan dana zakat untuk mendukung program bantuan dan pemberdayaan masyarakat berpenghasilan rendah. Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan imbauan tersebut saat menghadiri kegiatan penyerahan bukti setor […]

  • Program Magang Jepang Gratis [Cerita dari Negeri Sakura], Dari Muba untuk Sumsel, Dari Sumsel untuk Indonesia

    Program Magang Jepang Gratis [Cerita dari Negeri Sakura], Dari Muba untuk Sumsel, Dari Sumsel untuk Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    ORANG bilang, “hidup itu jangan kayak air di tempayan, diam tak berguna, jadilah seperti air sungai, mengalir sampai jauh”Nah, pepatah ini cocok banget buat menggambarkan gebrakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), daripada anak mudanya cuma diam nongkrong di pos ronda, mending dialirkan ke Jepang, serius!. Ya, betul bro, Bupati HM. Toha bareng Wakil Bupati Kyai […]

  • Door…, Spesialis Curat dari Pulau Geronggang Ini Dihadiahi Timah Panas

    Door…, Spesialis Curat dari Pulau Geronggang Ini Dihadiahi Timah Panas

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.523
    • 0Komentar

    RIDO Saputra (19) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada kaki kanannya oleh anggota karena sempat mendorong polisi lalu berusaha melarikan diri, Selasa (26/11/2019). Kendati masih remaja, warga Dusun Talang Batin Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur Ogan Komering Ilir (OKI) tersebut ternyata spesialis kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Terbukti ada empat kasus keterlibatannya. Kapolres OKI AKBP […]

  • Ketahanan Pangan Sumsel: Kunci Jaga Stabilitas Inflasi, Daya Beli, dan Tekan Kemiskinan

    Ketahanan Pangan Sumsel: Kunci Jaga Stabilitas Inflasi, Daya Beli, dan Tekan Kemiskinan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ketahanan pangan menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah, sebab bukan hanya memastikan ketersediaan bahan pangan saja, melainkan tujuannya untuk menjaga stabilitas harga, melindungi daya beli masyarakat, hingga mendukung upaya pengentasan kemiskinan. Di Sumatera Selatan (Sumsel), komitmen itu diwujudkan melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang kini diperkuat dengan pembentukan Forum Kemitraan Gerakan […]

  • Isu & Kontroversi Transaksi Janggal Rp 349T

    Isu & Kontroversi Transaksi Janggal Rp 349T

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.319
    • 0Komentar

    TRANSAKSI janggal sebesar Rp 349 triliun terus menuai kritik dan polemik. Tak hanya Kementerian Keuangan, para politisi di Senayan juga terkesan berang. Benarkah dana itu terkait dengan Pemilu? Polemik transaksi janggal bernilai ratusan triliun rupiah terus bergulir. Sejak dilontarkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, isu ini terus menuai kontroversi. […]

expand_less
WordPress Archive Rigel – Ultimate Agency & Portfolio Theme Right Candidate – Election Campaign and Political WordPress Theme Right Flooring – Tiling Services WordPress Theme Riliant – Corporate Business Agency WordPress Theme Riode - Multi-Purpose WooCommerce Theme Riorelax – Luxury Hotel WordPress Theme Ripara – Auto Repair & Car WooCommerce WordPress Theme Rira Video – Elementor Video Playlist Widget Rise – Business & Consulting WordPress Theme RISE – Ultimate Project Manager & CRM