Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » Tok…,DPRD Sumsel – Pemprov Sumsel Sahkan 2 Reperda Inisiatif Ini Jadi Perda

Tok…,DPRD Sumsel – Pemprov Sumsel Sahkan 2 Reperda Inisiatif Ini Jadi Perda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
  • visibility 2.054
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUA Raperda Inisiatif menjadi peraturan Daerah (Perda) Inisiatif DPRD Provinsi Sumsel disahkan.

Persetujuan itu disampaikannya pada Rapat Paripurna XXV DPRD Sumsel dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus terhadap 2 Raperda Inisiatif DPRD di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin ( 8/2/2020).

Adapun dua Raperda inisiatif DPRD Sumsel tersebut pertama Raperda Tentang Dukungan dan Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Sumsel, dan yang kedua Raperda Tentang Arsitektur Bangunan Gedung Berornamen Jati Diri Budaya di Sumatera Selatan.

Kesepakatan kedua belah pihak ditandai dengan penandatanganan Rancangan Keputusan Bersama DPRD Provinsi Sumsel oleh Ketua DPRD Sumsel Hj Anita Noeringhati dan Gubernur Sumsel H.Herman Deru.
Herman Deru mengatakan, sangat bersyukur bahwa, panitia khusus DPRD Provinsi Sumatera Selatan telah menyampaikan Hasil Penelitian dan Pembahasan terhadap dua Raperda inisiatif tersebut.

Pemprov menurutnya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerjasama, perhatian dari pimpinan dan anggota dewan yang tetap dapat melakukan penelitian dan pembahasan terhadap kedua Raperda ini dalam suasana pandemi Covid 19.

Meski cukup banyak mengalami perubahan substansi materi termasuk dan melalui beberapa kali pembahasan namun Ia berharap materi muatan kedua Raperda ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi daerah Sumatera Selatan dan tidak melampaui kewenangan pemerintah provinsi serta diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi baik terhadap undang-undang Nomor 18 tahun 2019 tentang pesantren maupun peraturan pemerintah yang mengatur pelaksanaan undang-undang Nomor 18 tahun 2019 yang hingga saat ini belum diterbitkan.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap pengajuan dua Raperda tersebut. Karena itu kami sepakat untuk memberikan persetujuan terhadap 2 Rancangan Perda sebagaimana dimaksud,” tegas HD.
Menurut HD Raperda inisiatif ini merupakan perwujudan dari kepedulian Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan terhadap penyelenggaraan pesantren dan pelestarian budaya daerah yang diimplementasikan dalam bentuk arsitektur bangunan gedung yang dapat menjadi simbol atau ciri khas tersendiri bagi masyarakat Sumatera Selatan.

Dan pondok pesantren sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan yang sejak lama telah berperan serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut serta mewarnai modal pendidikan di tanah air untuk itu tentu keberadaan pondok pesantren sebagai suatu institusi penyelenggara pendidikan patut diapresiasi dan diberikan dukungan agar peran dan fungsinya dalam mendidik dan memberikan bimbingan kepada generasi muda dapat ditingkatkan sesuai UU.

Sehingga pemerintah daerah dapat memberikan dukungan dalam rangka pelaksanaan fungsi Pesantren baik berupa sarana dan prasarana bantuan teknologi dan atau keterampilan sehingga diharapkan dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan pada pondok pesantren. Selama ini kata HD bantuan kepada pondok pesantren itu payung hukumnya masih berdasarkan Permendagri untuk pemberian hibah.

“Ke depan ini Insya Allah dengan bantuan yang proporsional dengan legalitas pesantren itu sendiri kita kan lebih dekat memberikan bantuan kepada anak didik atau santriwan santriwati serta sarana prasarana bagi pondok pesantren itu. Rapersa Inisiatif ini luar biasa dan menurut laporan bahwa Perda ini baru lahir di provinsi Jawa Barat dan Provinsi Sumatera Selatan,” jelasnya.

Sementara itu terkait Raperda Tentang Arsitektur Bangunan Gedung Berornamen Jati Diri Budaya di Sumatera Selatan menurutnya juga patut diapresiasi. Seperti diketahui Sumsel memiliki ragam budaya dan ciri khas memiliki nilai sejarah dan budaya patut dibanggakan dan dikagumi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hal ini menunjukkan tingkat peradaban yang tinggi dan penting diwariskan kepada generasi penerus sebagai ciri khas budaya daerah yang bisa diimplementasikan pada bangunan-bangunan gedung di Sumsel, sehingga dapat menjadi ciri khas tersendiri yang patut dibanggakan dan dilestarikan seperti bangunan rumah limas dan bangunan rumah Ulu serta pakaian adat khas budaya Sumatera Selatan berupa songket dan tanjak.

“Semua itu kita siapkan di Taman Mini Indonesia Indah sejak hampir setengah abad yang lalu namun Sangat disayangkan bangunan-bangunan tersebut tidak memperlihatkan perkembangan di wilayah kita bahkan perlahan-lahan tulis berkurang padahal bangunan tersebut memiliki keunggulan tersendiri. Maka sudah sepatutnya kita melestarikan budaya kita yang diwujudkan dalam bentuk arsitektur bangunan gedung berornamen khas Sumatera Selatan untuk itu Sekali lagi kami memberi apresiasi atas pengajuan Raperda ini agar ini dapat diwariskan ke generasi selanjutnya,” katanya.(***)

ADV

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedekah Rami, Tradisi Warga Kertayu Songsong Bulan Suci Ramadhan

    Sedekah Rami, Tradisi Warga Kertayu Songsong Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    Sungai Keruh – Tak lama lagi seluruh umat Islam di sentero dunia akan melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan 1440 Hijriah.Demikian juga bagi umat muslim di Indonesia, rukun Islam yang ke tiga tersebut merupakan kewajiban yang harus dijalankan. Dalam ajaran Islam semua umat muslim wajib menjalankan ibadah saum. Siapa yang tidak menjalankannya akan berdosa, sebaliknya […]

  • Pertama di Dunia, SiAbuh Pecahkan Rekor MURI

    Pertama di Dunia, SiAbuh Pecahkan Rekor MURI

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    Palembang – Aplikasi subuh [SiAbuh] Palembang Darussalam ini  memang pantas masuk  Museum Rekor Dunia Indonesia [MURI], lantaran aplikasi baru pertama ada di Dunia. SiAbuh merupakan aplikai absensi Subuh berjamaah yang digagas Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang pada tahun lalu. Apresiasi yang diberikan MURI tersebut, karena Si Abuh masuk rekor kategori aplikasi absensi subuh pertama di dunia […]

  • WNI Pulang dari Malaysia Setelah 9 Tahun, Ucapannya Bikin Haru

    WNI Pulang dari Malaysia Setelah 9 Tahun, Ucapannya Bikin Haru

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – WNI pulang dari Malaysia setelah hampir sembilan tahun. Salah seorang di antaranya, pria asal Madura, mengaku tak menyangka akhirnya bisa kembali ke Tanah Air setelah lama berada di negeri jiran. “Alhamdulillah, bahagia. Nggak menyangka kalau sudah bisa kembali ke Indonesia, padahal sudah lama di Malaysia,” ujarnya. Kepulangan itu menjadi bagian dari 82 WNI […]

  • UAS Dilarang Masuk Singapura, Ini Kata Kedubes

    UAS Dilarang Masuk Singapura, Ini Kata Kedubes

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.350
    • 0Komentar

    KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura meminta penjelasan dari Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (Immigration and Checkpoints Authority/ICA) Singapura mengenai penolakan masuk Ustadz Abdul Somad (UAS) dan rombongannya ke negara tersebut. Berdasarkan komunikasi yang telah dilakukan KBRI dan otoritas Singapura, diperoleh informasi bahwa Penolakan (refusal of entry) didasarkan atas alasan “tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan […]

  • forum indonesia untuk transparansi anggaran

    Masih Minim, Fitra Ingin Perempuan Dilibatkan dalam Susun Anggaran

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    Palembang – Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumsel mendorong pemerintah daerah agar melibatkan perempuan dalam proses perencanaan dan pengaanggaran.

  • 7 Program Populer Ini Yang Jadi Alasan Kenapa Baznas Muba Diganjar Penghargaan Terbaik III se- Indonesia ?

    7 Program Populer Ini Yang Jadi Alasan Kenapa Baznas Muba Diganjar Penghargaan Terbaik III se- Indonesia ?

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    “Membantu seluruh umat Islam yang ada di  Muba untuk dapat menunaikan kewajibannya dalam membayar zakat, infaq dan bersedekah,”

expand_less
WordPress Archive Fioxen – Travel Directory & Listings Elementor Template Kit Fiqua – Aqua Farm & Fishery Services Elementor Template Kit FireMobile- WordPress & WooCommerce firebase mobile OTP authentication Firezy WP - Elementor Multi-purpose WooCommerce Theme Firezy WP – Elementor Multi-purpose WooCommerce Theme Firoox – Industrial Business Elementor Template Kit FirstCut – Barbershop & Men’s Grooming Elementor Template Kit FirstData Payeezy Payment Gateway WooCommerce Plugin Firwl – Cyber Security WordPress Theme Fishco – Fishing & Hunting Club Elementor Template Kit