Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik & Film » Vidio, Penatu & Gadis Berani Tayang, Saat Kemenekraf Serius Nonton Film Anak Bangsa, Bukan Cuma Nonton Rating!

Vidio, Penatu & Gadis Berani Tayang, Saat Kemenekraf Serius Nonton Film Anak Bangsa, Bukan Cuma Nonton Rating!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 768
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROGRAM Akselerasi Kreatif subsektor film yang digagas Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggandeng Emtek Group berhasil membuka pintu lebar bagi sineas muda Indonesia menembus pasar digital Asia Tenggara. Melalui kerja sama dengan platform streaming Vidio dan pelatihan dari Indepark Institute, program ini membuktikan bahwa kreativitas lokal bisa punya kelas internasional, bukan cuma viral di grup WhatsApp RT.

Di tengah gegap gempita jagat streaming yang lebih banyak menampilkan kisah perselingkuhan bersambung dan sinetron dengan durasi lebih panjang dari perjalanan kereta api ke Banyuwangi, Kemenekraf akhirnya turun tangan. Tapi bukan turun tangan ke dapur syuting sinetron, melainkan ke ruang ide para sineas muda yang selama ini berkarya dengan modal nekat, semangat, dan sesekali ngutang di warung.

Alih-alih sibuk bikin slogan dan seminar, Kemenekraf lewat program Akselerasi Kreatif (AKTIF) ini justru aktif betulan. Bukan aktif ala grup WA alumni yang isinya cuma info arisan dan hoaks kesehatan. Ini aktif yang ngasih kurasi, pelatihan, distribusi, dan promosi. Empat pilar yang kalau diumpamakan adalah kursi makan lesehan: kalau satu kakinya patah, jatuhlah martabak ide-ide kreatif anak muda kita.

Yang lebih seru, mereka menggandeng Emtek, perusahaan media yang punya reputasi besar besar nama, besar jaringan, dan besar juga peluang distribusinya.

Platform Vidio pun jadi rumah baru bagi delapan karya terpilih yang akan tayang eksklusif. Termasuk di antaranya film Gadis dan Penatu (judul yang lebih menyentuh daripada Fast & Furious 9), Noda-Noda Seragam, dan Wong Telu, yang bukan trio lawak, tapi karya anak bangsa dari sudut kampung yang berani tampil ke layar streaming se-Asia Tenggara.

Dan, ini bukan model tayang lalu pasrah nasib, skema monetisasinya dibikin transparan setransparan muka mantan waktu bilang, “Kita temenan aja ya”. Para kreator dibantu bikin akun resmi, bukan akun-akun gelap seperti bisnis gorengan abal-abal. Semua pendapatan bisa ditelusuri, dibagi secara adil, dan tentunya nggak pakai sistem “bagi-bagi tapi kamu rugi”.

Pelatihan pun digelar bareng Indepark Institute, tempat berkumpulnya mentor-mentor dari industri digital yang sudah kenyang asam garam dunia konten. Bayangkan sineas muda yang biasa ngedit di warnet sekarang bisa dapat ilmu langsung dari ahlinya kayak tukang tambal ban diajarin teknik Formula 1.

Satu hal yang penting, ini bukan program jangka pendek kayak promo diskon laundry. Kemenekraf serius bikin keberlanjutan. Bukan cuma tampil lalu menghilang kayak seleb TikTok dadakan, tapi dibina terus biar jadi pemain industri yang tahan banting bukan hanya tahan kritik netizen.

Kalau pepatah bilang “tak kenal maka tak sayang”, maka program AKTIF ini bilang “tak tayang maka tak berkembang”. Film bukan cuma soal kamera dan naskah, tapi soal kanal distribusi dan promosi. Dan kini, anak-anak muda kita nggak perlu lagi numpang tayang di festival dadakan pinggir jalan. Mereka punya panggung sendiri, punya jalur legal, dan punya potensi go international, tanpa harus jual idealisme ke iklan pemutih kulit.

Program Akselerasi Kreatif subsektor film ini bukan cuma cerita sukses instan, tapi semacam benih yang ditanam dengan penuh harap agar kelak tumbuh jadi pohon rimbun bernama industri kreatif Indonesia. Dan semoga, dari film ke film, kita tidak hanya menonton, tapi juga menanam rasa bangga. Karena budaya itu bukan cuma yang dipamerkan di museum, tapi juga yang ditonton dan diapresiasi dari layar ke layar.

Atau seperti kata orang tua kita dulu, “Sekali layar terkembang, pantang karya ditunda-tunda tampil.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komsumsi BBK Non Subsidi di Sumsel Meningkat

    Komsumsi BBK Non Subsidi di Sumsel Meningkat

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.173
    • 0Komentar

    KONSUMSI Bahan Bakar Minyak Berkualitas (BBK) Non Subsidi baik jenis Gasoline maupun Gasoil di Sumatera Selatan kian diminati.  Tercatat, konsumsi Bahan Bakar Non Subsidi jenis Gasoil pada bulan Agustus melampaui konsumsi bulan Juli 2020, dan selisih tipis dari rata-rata normal konsumsi bulanan sebelum Pandemi Covid-19 (bulan Januari – Februari). Sementara, untuk Gasoil konsumsinya sudah melampaui […]

  • Elen Setiadi ajak LDII sukseskan Pilkada serentak

    Elen Setiadi ajak LDII sukseskan Pilkada serentak

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.330
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj. Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi menerima Pengurus DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prov. Sumsel dalam rangka Silaturahmi dan menyikapi tentang Pilkada serentak yang akan datang serta Peran Ormas LDII dalam menyukseskannya. Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (26/09/24). . Dikesempatan ini Elen Setiadi menyampaikan, momentum pertemuan ini menjadi salah satu pertemuan yang […]

  • Bagikan 500 Masker, PWI Banyuasin Berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan

    Bagikan 500 Masker, PWI Banyuasin Berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.019
    • 0Komentar

    PWI Banyuasin berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kab. Banyuasin membagikan sebanyak 500 masker secara gratis kepada pengguna jalan, guna mencegah penyakit saluran pernapasan akibat kabut asap semakin pekat.   Bagi-bagi masker ini dilaksanakan di sepanjang Jalan Komplek Perkantoran Pemerintah Kab. Banyuasin. “Fokus utama yakni para pelajar, terutama siswa SD dipusatkan di SDN V Banyuasin II,” kata Ketua PWI […]

  • Debat Santai, Damai dan Penuh Guyon 4 Paslon Gubernur/Wagub Sumsel

    Debat Santai, Damai dan Penuh Guyon 4 Paslon Gubernur/Wagub Sumsel

    • calendar_month Rabu, 14 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Berharap dengan penuh keakraban dan sejuk ini akan terus berlanjut sampai akhir diputuskan pemenang usai pencoblosan,

  • Wanitaku…

    Wanitaku…

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.771
    • 0Komentar

    Senja yang berada diufuk barat kian meredup Seiring dengan hilangnya semua rasa dan asah Akan aku pelihara semua rasa dan perasaan yang ada Untuk wanitaku yang selalu kupuja setiap waktu Walau ingin rasanya segera menghalalkanmu Namu waktu semakin tidak menentu untuk sebuah harapan Jangan engkau juga menghilang dari ingatanku Karena denganmu semua mimpiku bisa hidup […]

  • Laporan Keamanan Fisik Genetec ungkap pasar keamanan fisik dengan cepat merangkul solusi cloud dan hybrid

    Laporan Keamanan Fisik Genetec ungkap pasar keamanan fisik dengan cepat merangkul solusi cloud dan hybrid

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Masa Depan Tampak Hibrida Sumselterkini.co.id, MONTREAL, (GLOBE NEWSWIRE) — Genetec Inc. (“Genetec”), penyedia teknologi terkemuka untuk solusi keamanan terpadu, keselamatan publik, operasi, dan intelijen bisnis, hari ini membagikan hasil State of Physical (Kondisi Fisik) tahun 2024 Laporan keamanan. Berdasarkan wawasan dari lebih dari 5.500 pemimpin keamanan fisik di seluruh dunia (termasuk pengguna akhir dan mitra […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Stripe POS Terminal Connector WooCommerce Subscription Downloads WooCommerce Subscriptions WooCommerce Swatches Pro Plugin WooCommerce Tab Manager WooCommerce Table Rate Shipping WooCommerce Tax Toggle WooCommerce Taxamo WooCommerce Telegram Order Notification – WordPress Plugin WooCommerce Terms & Conditions Popup – Accept Terms Before Checkout