Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik & Film » Pelangi di Mars Bawa Anak Menjelajah Sains dan Robot

Pelangi di Mars Bawa Anak Menjelajah Sains dan Robot

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELANGI di Mars mengajak anak-anak dan keluarga Indonesia menembus planet merah. Film ini menyajikan petualangan seru, sains, dan robot canggih, tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026. Cerita inspiratif dan teknologi mutakhir menjadikan film ini tontonan keluarga yang paling dinanti menjelang Ramadan dan Lebaran.

Pelangi, gadis berusia 12 tahun yang lahir di Mars setelah Bumi mengalami krisis air, menjadi pusat cerita. Ditemani Batik, robot peninggalan ibunya, ia menempuh misi mencari mineral langka Zeolith Omega, yang dipercaya bisa menyelamatkan umat manusia. Dalam petualangannya, Pelangi bertemu berbagai robot tua, belajar arti persahabatan, harapan, dan tanggung jawab terhadap masa depan Bumi.

Selain kisahnya yang menarik, Pelangi di Mars menonjol berkat teknologi produksi yang digunakan. Tim kreator Indonesia memanfaatkan Extended Reality (XR) berbasis Unreal Engine, virtual production, animasi game engine, hingga motion capture.

Semua inovasi dikembangkan tim lokal, membuktikan bahwa perfilman Indonesia kini mampu menghasilkan karya setara standar internasional. Teknologi ini juga memberi peluang bagi sineas lokal mengeksplorasi genre fiksi ilmiah, yang selama ini jarang digarap.

Momentum Ramadan dan Lebaran menjadi waktu tepat untuk penayangan film keluarga seperti ini. Pelangi di Mars hadir sebagai tontonan lintas generasi yang menghibur sekaligus mendidik. Film ini menanamkan nilai keberanian bermimpi, kepedulian lingkungan, dan semangat eksplorasi sains sejak dini.

Visual film menampilkan karakter unik, mulai dari robot Batik hingga robot Mars lain yang memikat. Penonton diajak merasakan petualangan edukatif sekaligus mengasyikkan, dengan keseimbangan antara hiburan ringan, visual memukau, dan pesan moral yang relevan untuk anak-anak.

Dari sisi industri, Pelangi di Mars mencerminkan kemajuan positif perfilman Indonesia. Genre film kini semakin beragam, tidak hanya drama atau komedi, dan memanfaatkan teknologi produksi modern. Virtual production dan XR menunjukkan kemampuan sineas lokal bersaing dalam kualitas visual dan storytelling dengan film internasional.

Film ini juga membuka ruang kolaborasi lebih luas bagi pelaku industri kreatif, terutama animasi, teknologi game, dan efek visual. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, industri film Indonesia memiliki kapasitas menghadirkan karya berkualitas tinggi yang siap diterima penonton global.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu, menilai film ini dapat menginspirasi sineas Indonesia mengadopsi teknologi baru dan menyajikan cerita relevan bagi masyarakat. Menurutnya, industri film menjadi salah satu pendorong ekonomi kreatif yang mulai memanfaatkan teknologi kelas dunia.

Sutradara Upie Guava dan Produser Dendy Reynando menjelaskan bahwa ide film lahir dari keinginan menciptakan tontonan inspiratif untuk anak-anak. Mereka ingin menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus pengalaman menonton yang bisa dinikmati seluruh keluarga. Film ini diharapkan menanamkan semangat eksplorasi sains dan keberanian bermimpi bagi generasi muda Indonesia.

Dukungan juga datang dari Direktur Utama PT Produksi Film Negara, Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen, yang menekankan potensi cerita yang kuat dan inovasi teknologi. Menurutnya, film ini memanfaatkan extended reality dan virtual production, salah satu yang pertama di Indonesia bahkan Asia Tenggara, sehingga bisa menjadi pemacu perkembangan industri film nasional.

Penayangan Pelangi di Mars di seluruh bioskop Indonesia akan menjadi momen kebersamaan keluarga. Film ini menghadirkan hiburan berkualitas, cerita inspiratif, dan pesan edukatif tanpa terasa menggurui. Anak-anak dapat belajar tentang sains, persahabatan, dan tanggung jawab terhadap masa depan planet kita, sementara orang tua bisa menikmati tontonan yang bermakna.

Dengan semua elemen itu, Pelangi di Mars bukan sekadar film keluarga biasa. Film ini menjadi simbol kemampuan perfilman Indonesia mengeksplorasi genre baru, menggabungkan cerita inspiratif dengan teknologi canggih, serta menciptakan tontonan lintas generasi. Industri kreatif Tanah Air kini siap bersaing di level global, sambil tetap menghadirkan pengalaman menonton yang mendidik dan menghibur. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantap..! Makassar Raih Penghargaan Kota Cerdas

    Mantap..! Makassar Raih Penghargaan Kota Cerdas

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 987
    • 0Komentar

    Kota cerdas adalah kota yang dapat mengelola berbagai sumber dayanya secara efektif dan efisien.

  • Pilkades Muba Sukses, Desember 23 Nama Kades Bakal Dilantik

    Pilkades Muba Sukses, Desember 23 Nama Kades Bakal Dilantik

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.807
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU –  Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Musi Banyuasin berjalan lancar dan sukses, kini tinggal persiapan untuk pelantikan yang rencananya akan digelar pada Desember 2018. Tercatat sebanyak 23 Desa dari 10 Kecamatan di bumi ‘Serasan Sekate’ yang melaksanakan Pilkades tersebut. “Alhamdulillah Seluruh tahapan pilkades serentak dapat berjalan lancar, kami mengucapkan terima kasih […]

  • “Bumi Tak Minta Banyak, Hanya Sedikit Peduli”

    “Bumi Tak Minta Banyak, Hanya Sedikit Peduli”

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    ADA pepatah lama yang bilang, “jangan biarkan rumput tetangga lebih hijau, apalagi kalau rumput sendiri udah pada gundul, gersang, dan jadi tempat nongkrong belalang stres”. Nah, kurang lebih itulah keadaan sebagian lahan kita hari ini. Saking keringnya, jangankan nanam jagung, nanam niat baik aja bisa layu sebelum berkembang. Maka dari itu, peringatan Hari Penanggulangan Degradasi […]

  • Bangga Pabrik Sawit didirikan Putra Daerah

    Bangga Pabrik Sawit didirikan Putra Daerah

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.376
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi MSi diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Drs Safaruddin MSi melakukan peletakan batu pertama di Ground Breaking Pabrik Kelapa Sawit PT Putra Utama Sawit Sungai Angit (PUSSA), di Desa Beruge Kecamatan Babat Toman, Jumat (15/12/2023). Dalam kesempatan itu Drs Safaruddin MSi mengatakan Pemerintah Kabupaten Muba menyambut baik dan […]

  • 16 Juta Buruh Sawit Digarap Untuk Jokowi: #sawitIJO

    16 Juta Buruh Sawit Digarap Untuk Jokowi: #sawitIJO

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 883
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Akhirnya Sumarjono Saragih muncul dan bergerak. Membawa nama pribadi dan tanpa membawa oranisasi yang dipimpinya. Dia membentuk dan memimpin relawan bernama #sawitijo. Singkatan dari Sawit Ikut Jokowi. Sumarjono Saragih, dikenal sebagai pemimpin beberapa organisasi dan salah satu aktivis sawit yang konsiten. Memiliki jaringan luas di komunitas sawit. Dia juga aktif melakukan advokasi […]

  • “Indonesia Night in Daegu” di Korsel, BI pamerkan produk UMKM, ada wastra yang diaplikasikan jadi modest fashion ready to wear

    “Indonesia Night in Daegu” di Korsel, BI pamerkan produk UMKM, ada wastra yang diaplikasikan jadi modest fashion ready to wear

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.921
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Korsel -“Indonesia Night in Daegu” yang berlangsung kemarin di Kota Daegu, Korea Selatan (Korsel), Bank Indonesia (BI) mengangkat produk UMKM sebagai pusat atensi para hadirin, termasuk salah satunya wastra yang diaplikasikan menjadi modest fashion ready to wear. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mempromosikan Wastra dan menyerahkan tekstil warisan budaya Indonesia sebagai simbol apresiasi kepada para […]

expand_less
WordPress Archive Hairsta – Hair Salon & Hairdresser Elementor Template Kit Haizea – Creative Portfolio & Resume Elementor Template Kit Halloween Rain – WordPress Plugin Halo – Multipurpose Shopify Theme OS 2.0 Halogen – Innovative Portfolio WordPress Theme Halse – Architecture & Interior Design Elementor Template Kit Halstein – Business Consulting WordPress Theme Hama – Store Furniture Home WooCommerce WordPress Theme Hamela – Digital Agency Services Elementor Template Kit Hammer – Minimal Architecture Elementor Template Kit