Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » INVESTASI : “Bukan Dongeng Duyung, Ini Kisah Duit dari Laut!”

INVESTASI : “Bukan Dongeng Duyung, Ini Kisah Duit dari Laut!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 592
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI mana ada laut, di situ ada harapan (Asal Bukan Lautan Utang), dulu waktu kecil, kalau ditanya “cita-cita mau jadi apa?”, jawaban kita standar dokter, pilot, atau dukun. Tapi zaman sekarang, kalau ada anak ngomong, “Aku pengin jadi pengusaha pengolahan tuna ekspor ke Korea,” wah, itu bukan cuma anak cerdas… tapi juga anak yang sudah ikut webinar BKPM.

Sebab ternyata, di balik deburan ombak dan bau amis yang menusuk itu, ada potensi duit mengalir kayak arus bawah laut. Tapi sayangnya, dari dulu laut Indonesia kayak anak bawang di pasar investasi. Potensi besar, tapi diremehin. Padahal negara kita punya garis pantai sepanjang kenangan mantan panjang banget, tapi kadang nggak dimanfaatkan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sekarang mulai melek digital dan duit. Bareng BKPM dan dinas-dinas daerah, mereka gandeng tangan, bukan buat joget TikTok, tapi buat promosi investasi sektor kelautan dan perikanan.

Dari mulai perizinan yang dulunya ribet kayak urusan warisan, sekarang dipermudah. Hambatan-hambatan yang sebelumnya kayak karang tajam di pinggir pantai, mulai diselesaikan. Bahkan, mereka juga bantu cari jodoh eh, maksudnya cari investor yang siap merapatkan dompet ke dermaga.

Pada triwulan I 2025, tercatat investasi sektor kelautan dan perikanan tembus Rp2,38 triliun. PMDN masih jadi juara lokal dengan 61%, sisanya PMA alias Penanaman Modal Asing.

Yang paling menggoda dompet investor ternyata pengolahan hasil perikanan, dari ikan yang tadinya cuma digoreng sama emak-emak di dapur, sekarang bisa jadi sushi ekspor.

Disusul budi daya, penangkapan, perdagangan, sampai jasa perikanan (entah ini yang ngurusin delivery cumi atau spa khusus lobster, belum jelas).

Trio Kribo Investasi
Jawa Timur dan Jawa Tengah jadi primadona investasi, mungkin karena ikannya ramah, atau karena pelabuhannya wangi. DKI Jakarta juga nyempil di posisi tiga. Tapi yang bikin kita mangap, Korea Selatan jadi investor terbesar. Artinya, oppa-oppa sana sekarang nggak cuma naksir K-Pop, tapi juga K-Fish alias produk ikan kita.

Pepatah Ikan “Yang Tak Diselami, Takkan Terpancing”
Kita ini negara maritim, tapi selama ini manja di pinggir. Coba bandingkan Vietnam yang lautnya lebih sempit dari kolam renang hotel bintang tiga, bisa ekspor udang sampai ke Eropa.  Bahkan Norwegia, negara dingin yang ikannya harus dilatih lari kecil biar hangat, bisa sukses dengan salmon.

Artinya, bukan soal seberapa luas lautmu, tapi seberapa niat kamu menyelaminya. Indonesia punya laut seluas dosa mantan, tapi kalau nggak diolah, ya tetap aja jadi kolam kosong.

Sudah saatnya kita nggak cuma andalkan tangkap-tangkap ikan manual, KKP dan BKPM sudah mulai bikin pelatihan digital marketing buat pelaku usaha perikanan. Bayangkan, nanti ada influencer dari Demak jualan abon

Kita bisa bikin eco-fish tourism, tempat wisata edukasi yang ngajarin anak-anak cara menyapa hiu dengan sopan. Atau festival Seafood Fiesta antar desa yang ditayangkan langsung di YouTube. Di Islandia, mereka sudah bikin teknologi cold storage terapung. Di Indonesia? Paling banter kita masih ngandelin lemari es pinjaman mertua.

Sosialisasi itu penting, tapi kalau ujungnya cuma jadi seminar dan snack box, ya zonk juga. Harus ada pengawalan dan pemetaan serius. Daerah perlu dibantu bikin investment roadmap, bukan cuma brosur penuh jargon.

Pemda harus mulai aktif. Jangan sampai investor datang ke kantor, tapi disuruh balik karena “Pak Kadis lagi futsal.” Nah, loh!

Kita mesti percaya, produk perikanan Indonesia itu kayak kamu yang sudah ditolak berkali-kali tapi tetap laku karena unik. Meski banyak tantangan, kalau dikelola dengan sistem yang baik, dari hulu sampai hilir, maka ikan kita bukan cuma buat konsumsi lokal, tapi bisa melanglang buana ke Dubai dan Denmark.

Investasi di sektor kelautan dan perikanan ini kayak berenang di laut yang penuh harta karun. Tapi kalau nyeburnya sendirian, bisa-bisa digigit ubur-ubur birokrasi.

Makanya, sinergi antara pusat, daerah, investor, dan rakyat itu wajib. Jangan jadi ikan tongkol yang jalan sendiri, tapi jadilah kawanan ikan teri yang kompak, walau kecil tapi bikin formasi keren.

Jadi, mari kita ubah paradigma. Laut bukan cuma buat tempat galau liatin sunset, tapi ladang emas biru yang siap digarap. Dan ingat, kalau bisa bikin investasi jalan, jangan tunggu ikan terbang dulu baru gerak. Yuk, berenang bareng menuju Indonesia sebagai Raja Lautan Asia Tenggara!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Dukung Produk Lokal? Wajib Mampir ke Jakarta Night Carnival 2025!”

    “Dukung Produk Lokal? Wajib Mampir ke Jakarta Night Carnival 2025!”

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Buat lo yang doyan fesyen lokal tapi bosen lihat produk itu-itu aja, Jakarta Night Carnival 2025 bisa jadi surga belanja lo! Kementerian UMKM, bareng SMESCO, Jakcloth, Clothing Meet Up (Clome), dan Pasar Malam Festival, siap ngeramein dunia fashion lokal dengan event kece yang bakal bikin dompet rela kebuka lebar! Event ini diresmikan langsung sama […]

  • gojek-white-green

    GDN Kolaborasi dengan Go-Jek Buka Akses untuk Pelaku UMKM

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terdepan di Indonesia.

  • 46 Tim Ramaikan Mulya Agung Cup

    46 Tim Ramaikan Mulya Agung Cup

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 951
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lalan- Semarak dan antusias, suasana inilah yang tampak dari pembukaan turnamen sepak bola Mulya Agung Cup di Kecamatan Lalan  resmi dibuka Camat Lalan, Okta. Diikuti sebanyak 46 tim dari 27 Desa yang berada di Kecamatan Lalan gaung pembinaan dan membidik potensi atlet sepak bola muda mulai lagi digencarkan di Kecamatan Lalan setelah sempat beberapa […]

  • Kepala BI Akui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Gagasan Gubernur Efektif Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Kepala BI Akui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Gagasan Gubernur Efektif Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    GEBRAKAN yang dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru mempercepat meningkatkan kesejahteraan masyarkat melakui gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) dinilai sangat tepat. Sehingga patut mendapat dukungan dari semua pihak   salah satunya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Hari Widodo. Hari Widodo mengatakan,  gerakan Sumsel Mandiri Pangan   sebuah terobosan yang sangat brilian yang digagas Gubernur Herman Deru  […]

  • Tertibkan Pedagang di Lokasi Eks Pasar Talang Jawa

    Tertibkan Pedagang di Lokasi Eks Pasar Talang Jawa

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin melalui Disdagperin Muba bersama Tim Penegakan Perda Satuan Pol PP Muba, Polres Muba dan Polsek Muba, Rabu (23/12/ 2020) kembali melakukan penertiban dan relokasi pedagang yang berjualan di lokasi eks Pasar Talang Jawa Sekayu. Hal ini dilakukannya dalam rangka menjaga kondusifitas kawasan perkotaan dan menjaga ketertiban lingkungan perkotaan dan terkait dengan pelaksanaan […]

  • Pastikan Progres Jalan Penghubung, Gubernur Laksanakan Peninjauan

    Pastikan Progres Jalan Penghubung, Gubernur Laksanakan Peninjauan

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    DISELA kunjungan kerjanya di Kabupaten OKU Timur pada Jum’at (15/4), Gubernur Sumsel H Herman Deru secara spontanitas meninjau sejumlah infrastruktur  jalan  dan  jembatan. Salah satunya ruas jalan penghubung antara Kabupaten OKU Timur yang terletak di Desa Campang Tiga Kecamatan Cempaka dan Kabupaten Ogan Ilir di Desa Muara Kuang. Dimana jalan dengan panjang puluhan kilometer tersebut […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Estimated Shipping Date Per Product WooCommerce EU Cookie Consent Plugin, WordPress GDPR Compliance WooCommerce Eu Vat & B2B WooCommerce EU VAT Number WooCommerce Event QR Code Email Tickets WooCommerce Event Ticket Woocommerce Export Products to XLS WooCommerce FedEx Shipping Method WooCommerce File Approval WooCommerce First Order Discount