Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Tim Gabungan Datang Kayak “Power Rangers”, Cepat Evakuasi Pohon Tumbang di Sekayu

Tim Gabungan Datang Kayak “Power Rangers”, Cepat Evakuasi Pohon Tumbang di Sekayu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
  • visibility 810
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Jumat malam di Sekayu hujan turun dengan deras, angin bertiup kencang seakan  penuh emosi, dan dalam sekejap pohon-pohon yang seharusnya berdiri tegak sebagai penjaga, justru ikut “menari” dengan keras berputar dan akhirnya tumbang satu per satu. Begitu cepatnya, seperti rencana alam yang tidak memberi kesempatan bagi siapa pun untuk bersiap.

Di jalan-jalan utama, pohon-pohon besar yang biasanya menjadi bagian dari pemandangan sehari-hari, tiba-tiba jadi bintang utama dalam cerita yang tidak diinginkan. Mereka rebah seolah terjatuh setelah pertempuran panjang dengan angin, menghalangi jalan, memutuskan kabel listrik, dan membuat internet terputus. Seperti sebuah drama yang penuh ketegangan, peralatan rumah tangga bisa terhenti karena gangguan ini kebanyakan orang cuma bisa terdiam dan melihat dari kejauhan.

Tapi inilah momen di mana cerita berubah. Saat alam seperti melemparkan tantangan besar, keberanian manusia datang sebagai jawaban. Begitu badai mereda, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Satpol PP, DLH, PLN, dan kecamatan setempat tidak hanya merespons, mereka bertindak seperti sekelompok pahlawan yang tahu persis apa yang harus dilakukan.

Mereka bukan sekadar bekerja, mereka beraksi. Pohon-pohon yang rebah tak mampu menghalangi semangat mereka. Tim ini bekerja dengan tangan yang sigap, mata yang fokus, dan niat yang tulus untuk menyelesaikan pekerjaan. Sebagai gambaran, mereka seperti tukang kayu yang merangkai potongan-potongan besar, atau petani yang mengumpulkan hasil ladangnya setelah badai besar. Gergaji mesin, alat berat, dan tenaga PLN yang siap memperbaiki jaringan listrik, mereka semua berkolaborasi dengan kecepatan yang tak terduga.

Bahkan saat kabel listrik menari-nari tergantung di udara, tim PLN segera turun tangan, memperbaiki segala sesuatunya dengan keahlian mereka yang luar biasa. Sebuah pemandangan yang hampir mirip dengan seorang maestro orkestra yang mengatur setiap instrumen dengan presisi tinggi semua berjalan sesuai rencana. Jaringan kembali pulih, jalanan kembali bebas, dan segalanya kembali berjalan seperti biasa.

Namun, yang lebih luar biasa bukan hanya bagaimana tim ini bekerja, tapi bagaimana mereka bekerja bersama. Seperti mesin yang pas dengan setiap bagian, tiap instansi bergerak dalam harmoni, tak ada yang tertinggal. Kolaborasi mereka memberikan angin segar di tengah kesulitan, membawa ketenangan bagi warga yang sempat terkejut dengan kekuatan alam.

Tapi tenang, warga nggak sendiri. Pemerintah gercep! Tim gabungan turun tangan, dan ini bukan tim kaleng-kaleng . Ada BPBD, Damkar, Satpol PP, DLH, PLN, sampe perangkat kecamatan. Mereka datang bawa alat, bawa semangat, dan bawa niat mulia bukan bawa konten buat viral.

Kata Kepala BPBD Muba, H. Pathi Riduan, mereka langsung gerak begitu laporan masuk. Nggak pake meeting, nggak pake zoom-zooman. Fokusnya jelas  buka jalan, amankan lokasi, dan pastikan nggak ada yang jadi korban. Jalanan yang sempat ketutup pohon langsung dieksekusi pakai gergaji mesin. Pohon tumbang?

Salah satu korban paling nyesek ya tentu saja internet. Ada yang lagi nonton YouTube, tau-tau buffering. Ada yang lagi main Mobile Legends, eh sinyal ilang pas lagi war. PLN pun dipanggil buat bantu pulihkan jaringan listrik dan kabel yang ketarik sama pohon rebahan. Semua dikerjain bareng-bareng. Koordinasi jalan, kompaknya dapet, hasilnya? Akses jalan aman, listrik balik, internet nyala, warga bisa ngonten lagi.

Bupati Muba, H. M. Toha, pun langsung kasih jempol dan pujian buat tim gabungan. Katanya ini bukti nyata kalau pemerintah hadir di tengah masyarakat, bukan cuma pas ada acara pemotongan pita. Bahkan beliau wanti-wanti semua OPD biar nggak tidur nyenyak dulu cuaca ekstrem masih mungkin lanjut, jadi harus siaga terus, jangan sampe kalah sama angin.

Camat Sekayu, Edi Heryanto, juga ikut angkat bicara. Beliau bilang, kolaborasi antar instansi ini udah kayak boyband yang solid. Nggak ada yang nyanyi sendiri, semua nyatu buat nyelesain masalah. Warga juga diajak waspada dan aktif lapor kalau liat pohon miring, kabel ngulur, atau tanda-tanda cuaca ekstrem. Jangan tunggu pohon ngajak tos dulu baru lapor!

Kejadian ini emang bikin panik, tapi juga buktiin kalau Sekayu tuh solid banget. Cuaca ekstrem bisa bikin genteng beterbangan, tapi yang penting semangat gotong royong tetap stay on. Angin boleh berulah, tapi warga dan pemerintah siap ngebales dengan gerak cepat dan teamwork kece!.[****]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vaksin AstraZeneca Masih Aman Digunakan, Masyarakat Tidak Perlu Ragu

    Vaksin AstraZeneca Masih Aman Digunakan, Masyarakat Tidak Perlu Ragu

    • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    KEJADIAN Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) adalah kejadian medis yang diduga terkait dengan vaksinasi. Kejadian KIPI serius yang diduga terkait vaksin AstraZeneca baru-baru ini telah terkonfirmasi tidak berkaitan langsung dengan vaksin tersebut. Ketua Komisi Nasional (Komnas) KIPI, Hindra Irawan Satari, saat Dialog Produktif yang disiarkan di Youtube FMB9_IKP Selasa (25/5/2021) mengatakan menurut data yang dikumpulkan pihaknya […]

  • Satgas Penanganan Covid-19 : Ada Pontensi Kenaikan, Masyarakat Jangan Lengah & Harus Bijak

    Satgas Penanganan Covid-19 : Ada Pontensi Kenaikan, Masyarakat Jangan Lengah & Harus Bijak

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.307
    • 0Komentar

    HASIL evaluasi Pemerintah pada perkembangan  PPKM di Indonesia terus mengalami perbaikan. Untuk PPKM Jawa – Bali saja, jumlah kabupaten/kota dengan level 4 terus berkurang dan yang berada di level 2 terus bertambah. Begitu juga angka kasus, kasus aktif dan bed occupancy ratio (BOR) terus membaik. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan kondisi […]

  • Kemala Bakal Gelar Seminar Minat Baca Secara Virtual

    Kemala Bakal Gelar Seminar Minat Baca Secara Virtual

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    KETUA Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada sekaligus sebagai Bunda Baca Muba diminta menjadi keynote speaker (pembicara) pada kegiatan Pelantikan Keluarga Mahasiswa Lalan (Kemala) dan Seminar Minat Baca. Hal ini disampaikan Kemala UIN Raden Fatah Palembang pada saat beraudiensi dengan Ketua TP PKK Muba di Ruang Rapat […]

  • Ini para Bujang Gadis Protokol Kesehatan 2020

    Ini para Bujang Gadis Protokol Kesehatan 2020

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.264
    • 0Komentar

    DAFTAR NAMA BUJANG GADIS PROTOKOL KESEHATAN KOMPAS RI 2020 NO BUJANG-GADIS 1 APRIADI – MSY SITI JULIANI 2 M. WILDAN FEBRIAN -NYAYU HAMIDAH AGUSTINA 3 AGUS READIANSYAH – ADINDA PUTRI RAISA 4 M VARREL AKBAR YUSFIKAR- OMEGA NOVIANTI 5 SATRIA RENDIKA – AMRINA ASHARITA 6 DWI PRANSYAHPUTRA – ROSA INDIANA JANNATI 7 AHMAD ZAHRUN – […]

  • Mahasiswa MUBA Yogyakarta Bukan Cuma Berebut Hadiah, Ini yang Terjadi

    Mahasiswa MUBA Yogyakarta Bukan Cuma Berebut Hadiah, Ini yang Terjadi

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, YOGYAKARTA – Bukan soal siapa yang pulang membawa hadiah. Di balik semarak perlombaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, mahasiswa Musi Banyuasin (MUBA) di Yogyakarta justru punya momen untuk kembali berkumpul dan memperkuat rasa kekeluargaan. Suasana tersebut terasa dalam rangkaian kegiatan yang digelar di Asrama Putri […]

  • Waduh.. 1/2 Mati Masuk BKB, dan Emak-Emak Pada Narik-Narik Baju Saya, Aku Prabowo

    Waduh.. 1/2 Mati Masuk BKB, dan Emak-Emak Pada Narik-Narik Baju Saya, Aku Prabowo

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.260
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Calon presiden [capres] RI urut 02,Prabowo Subianto mengaku setengah mati mau masuk Halaman Benteng Kuto Besak [BKB] untuk menyampaikan orasi Politiknya pada Kampanye Akbar. “Waduh..setengah mati saya mau masuk PKB rencana sudah orasi pukul 14.00 WIB, namun terhambat hingga 30 menit lebih, karena masyarakat antusias, baju saya ditarik hingga salaman, tangan emak-emaknya keras-keras banget,”gurau […]

expand_less
WordPress Archive Utah – Multi-Purpose Business WordPress Theme Utouch – Multi-Purpose Business and Digital Technology WordPress Theme Utouch Startup | Multi-Purpose Business and Digital Technology WordPress Theme UVO – SEO & Digital Marketing Theme Uzino Startup App Elementor Template Kit Vagabonds – Travel Blog Elementor Template Kit Vagha – Night Club & DJ Elementor Template Kit Vaidy – Physical Therapy & Chiropractor WordPress Theme Vakka – Addons for elementor Valensia Coffee Shop Elementor Template Kit