Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » KLH Perketat Pengelolaan Limbah B3, Tutup Celah “Hilang” di Tengah Jalan

KLH Perketat Pengelolaan Limbah B3, Tutup Celah “Hilang” di Tengah Jalan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah menyiapkan pengetatan tata kelola limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), terutama pada rantai pengangkutan hingga pengolahan akhir. Salah satu skema yang disiapkan adalah mewajibkan perusahaan penghasil limbah B3 berkontrak langsung dengan badan usaha pengelola limbah B3 berizin.

Dengan pola itu, perusahaan penghasil limbah tidak lagi menempatkan transporter sebagai pihak yang menjadi tujuan utama kontrak pengelolaan. Transporter tetap dapat digunakan untuk mengangkut limbah, tetapi pengelolaan dan pemusnahan akhirnya menjadi tanggung jawab badan usaha pengelola yang memiliki izin.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengatakan pengetatan diperlukan karena masih terdapat praktik pengelolaan dan pengangkutan limbah B3 yang tidak sesuai standar.

Jumhur menyampaikan hal tersebut saat meninjau fasilitas pengelolaan limbah B3 terpadu milik PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Nambo, Bogor.

“Silakan berbisnis, kami welcome, tapi tetap pastikan bisnis itu tidak merusak lingkungan dan lebih utama tidak menyebabkan bahaya bagi masyarakat,” kata Jumhur.

Selain mengubah pola hubungan antara penghasil limbah, transporter, dan pengelola akhir, KLH/BPLH juga menyiapkan mekanisme neraca limbah B3. Pemerintah ingin volume limbah yang dihasilkan dari sumber dapat dicocokkan dengan volume yang diterima perusahaan pengolah akhir.

Skema tersebut ditujukan agar aliran limbah lebih mudah ditelusuri, mulai dari sumbernya hingga ke fasilitas pengolahan akhir. Dengan demikian, terdapat pencatatan mengenai jumlah limbah yang keluar dan ke mana limbah tersebut berakhir.

Pemerintah juga menyoroti persoalan biaya jasa pengangkutan dan pengolahan limbah B3. KLH/BPLH mempertimbangkan penetapan rentang harga, termasuk batas minimum dan maksimum.

Menurut Jumhur, pengaturan harga diperlukan untuk mencegah persaingan usaha yang tidak sehat sekaligus menghindari penetapan harga terlalu rendah yang berpotensi mendorong praktik pengelolaan limbah di bawah standar.

“Kebanyakan orang kita ingin murah tapi bisa celaka jadi urusan belakangan. Sekarang tidak boleh lagi seperti itu, sudah enggak zamannya lagi,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Jumhur juga mengapresiasi keberadaan PPLI sebagai fasilitas pengelolaan limbah industri. PPLI didirikan melalui kerja sama Pemerintah Indonesia dan Jepang pada 1993–1994 sebagai bagian dari tindak lanjut Konvensi Basel 1989.

Presiden Direktur PPLI Takanobu Tachikawa mengatakan pengelolaan limbah B3 perlu melihat seluruh aliran limbah, bukan hanya proses pengolahannya.

“Kami percaya bahwa pengelolaan limbah B3 bukan sekadar bagaimana limbah itu diolah tapi setiap aliran limbah harus ditelusuri dari hulu hingga ke hilir,” kata Tachikawa.

Rencana pengetatan tersebut menunjukkan pemerintah ingin memperkuat keterlacakan limbah B3 dari sumber hingga tahap akhir pengelolaan. Namun, sejumlah kebijakan yang disampaikan Jumhur masih berada pada tahap penyiapan regulasi, sehingga pelaksanaannya akan bergantung pada aturan yang nantinya ditetapkan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta Restu Kepada Delapan Keluarga Pahlawan, Mensos Mengingatkan Tak Sekedar Gambar di Mata Uang, Generasi Muda Mesti Teladani Semangat Pahlawan Bangsa

    Minta Restu Kepada Delapan Keluarga Pahlawan, Mensos Mengingatkan Tak Sekedar Gambar di Mata Uang, Generasi Muda Mesti Teladani Semangat Pahlawan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 624
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Sosial meminta persetujuan kembali kepada delapan ahli waris Pahlawan Nasional terkait gambar Pahlawan Nasional yang digunakan di uang rupiah. Kedelapan keluarga Pahlawan Nasional tersebut, yakni Soekarno, Mohammad Hatta, Raden Djuanda Kartawidjaya, Cut Meutia, Mohammad Husni Thamrin, KH Idham Chalid, Frans Kasiepo, dan GSSJ Ratulangi. “Kami memohon kepada keluarga Pahlawan Nasional untuk diizinkan menggunakan gambar […]

  • Yang Perlu Diketahui dari Ketibaan WNI di Indonesia Setelah dari Luar Negeri (Periode 28 Desember 2020 – 14 Januari 2021)

    Yang Perlu Diketahui dari Ketibaan WNI di Indonesia Setelah dari Luar Negeri (Periode 28 Desember 2020 – 14 Januari 2021)

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.819
    • 0Komentar

    WNI yang tiba di Indonesia selama periode 28 Desember 2020 hingga 14 Januari 2021 dari perjalanan langsung maupun transit di luar negeri wajib memenuhi beberapa ketentuan. Ketentuan tersebut antara lain: menyertakan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil 2×24 jam di negara asal sebelum keberangkatan, melakukan tes RT-PCR saat tiba di Indonesia, dan juga melakukan […]

  • Capai Herd Immunity Dengan Membiarkan Penularan Virus Covid-19 Adalah Keliru

    Capai Herd Immunity Dengan Membiarkan Penularan Virus Covid-19 Adalah Keliru

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    SATGAS Penanganan Covid-19 meluruskan anggapan di masyarakat, yang menyatakan bahwa kekebalan komunitas atau herd immunity dapat dicapai dengan membiarkan orang yang terkena Covid-19 sembuh sendiri Sehingga kekebalan tubuh akan tercipta dengan sendirinya.  “Membiarkan orang sakit menjadi kebal dengan sendirinya, adalah keliru. Hal ini telah ditegaskan WHO (World Health Organization) sejak Oktober 2020,” jelas Juru Bicara […]

  • terminal peti kemas

    Ekspor Sumsel Juli Naik 8,84 Persen

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.355
    • 0Komentar

    Nilai ekspor Sumatera Selatan pada Juli 2017 meningkat 8,84 persen dibanding Juni 2017, bahkan pada periode yang sama pada tahun lalu (juni-juli) ekspor Sumsel mengalami peningkatan sebesar 108,76 persen.

  • Terkait New Normal, Begini Kata Gubernur

    Terkait New Normal, Begini Kata Gubernur

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 752
    • 0Komentar

    RENCANA pemerintah pusat menerapkan new normal di beberapa daerah di Indonesia agar tetap produktif dalam aktivitas ditanggapi bijak Gubernur Sumsel H.Herman Deru. Herman Deru mengapresiasi terobosan yang sudah didengungkan Presiden Jokowi sejak beberapa waktu terakhir. Gubernur Sumsel H.Herman Deru bahkan mengatakan, upaya penerapan kebijakan oleh pemerintah tersebut menjadi berita gembira baginya sebagai kepala daerah. Pasalnya […]

  • Jauh Dari Lokasi Peristiwa Kelompok Kriminal Bersenjata,  PON XX PAPUA Dijamin Aman dari COVID-19, Malaria, dan KKB

    Jauh Dari Lokasi Peristiwa Kelompok Kriminal Bersenjata, PON XX PAPUA Dijamin Aman dari COVID-19, Malaria, dan KKB

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 566
    • 0Komentar

    PELAKSANAAN Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua kurang dari 100 hari lagi. Semua aspek tengah dipersiapkan, termasuk soal keamanan. Masyarakat tak perlu khawatir soal gangguan keamanan dan penyebaran COVID-19, juga malaria, dan DBD. Pemerintah daerah di Papua menegaskan penyelenggaraan PON XX akan berlangsung aman. Masyarakat Kota Jayapura dan tiga klaster lainnya juga tampak […]

expand_less
WordPress Archive Bonete – Feminine Blog Elementor Template Kit Bonfire Creative Multipurpose WordPress Theme Bonjour – Magazine and Blog WordPress Theme Bonko | Safari & Zoo WordPress Theme Bonne – Chiropractic & Physiotherapy Elementor Template Kit Bonus Product for WooCommerce Booco – Responsive Magazine & Blog WordPress Theme Book Store WordPress Theme Book Your Travel – Online Booking WordPress Theme Bookarazi – Author & Publisher Elementor Template Kit