Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » KLH Perketat Pengelolaan Limbah B3, Tutup Celah “Hilang” di Tengah Jalan

KLH Perketat Pengelolaan Limbah B3, Tutup Celah “Hilang” di Tengah Jalan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah menyiapkan pengetatan tata kelola limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), terutama pada rantai pengangkutan hingga pengolahan akhir. Salah satu skema yang disiapkan adalah mewajibkan perusahaan penghasil limbah B3 berkontrak langsung dengan badan usaha pengelola limbah B3 berizin.

Dengan pola itu, perusahaan penghasil limbah tidak lagi menempatkan transporter sebagai pihak yang menjadi tujuan utama kontrak pengelolaan. Transporter tetap dapat digunakan untuk mengangkut limbah, tetapi pengelolaan dan pemusnahan akhirnya menjadi tanggung jawab badan usaha pengelola yang memiliki izin.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengatakan pengetatan diperlukan karena masih terdapat praktik pengelolaan dan pengangkutan limbah B3 yang tidak sesuai standar.

Jumhur menyampaikan hal tersebut saat meninjau fasilitas pengelolaan limbah B3 terpadu milik PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Nambo, Bogor.

“Silakan berbisnis, kami welcome, tapi tetap pastikan bisnis itu tidak merusak lingkungan dan lebih utama tidak menyebabkan bahaya bagi masyarakat,” kata Jumhur.

Selain mengubah pola hubungan antara penghasil limbah, transporter, dan pengelola akhir, KLH/BPLH juga menyiapkan mekanisme neraca limbah B3. Pemerintah ingin volume limbah yang dihasilkan dari sumber dapat dicocokkan dengan volume yang diterima perusahaan pengolah akhir.

Skema tersebut ditujukan agar aliran limbah lebih mudah ditelusuri, mulai dari sumbernya hingga ke fasilitas pengolahan akhir. Dengan demikian, terdapat pencatatan mengenai jumlah limbah yang keluar dan ke mana limbah tersebut berakhir.

Pemerintah juga menyoroti persoalan biaya jasa pengangkutan dan pengolahan limbah B3. KLH/BPLH mempertimbangkan penetapan rentang harga, termasuk batas minimum dan maksimum.

Menurut Jumhur, pengaturan harga diperlukan untuk mencegah persaingan usaha yang tidak sehat sekaligus menghindari penetapan harga terlalu rendah yang berpotensi mendorong praktik pengelolaan limbah di bawah standar.

“Kebanyakan orang kita ingin murah tapi bisa celaka jadi urusan belakangan. Sekarang tidak boleh lagi seperti itu, sudah enggak zamannya lagi,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Jumhur juga mengapresiasi keberadaan PPLI sebagai fasilitas pengelolaan limbah industri. PPLI didirikan melalui kerja sama Pemerintah Indonesia dan Jepang pada 1993–1994 sebagai bagian dari tindak lanjut Konvensi Basel 1989.

Presiden Direktur PPLI Takanobu Tachikawa mengatakan pengelolaan limbah B3 perlu melihat seluruh aliran limbah, bukan hanya proses pengolahannya.

“Kami percaya bahwa pengelolaan limbah B3 bukan sekadar bagaimana limbah itu diolah tapi setiap aliran limbah harus ditelusuri dari hulu hingga ke hilir,” kata Tachikawa.

Rencana pengetatan tersebut menunjukkan pemerintah ingin memperkuat keterlacakan limbah B3 dari sumber hingga tahap akhir pengelolaan. Namun, sejumlah kebijakan yang disampaikan Jumhur masih berada pada tahap penyiapan regulasi, sehingga pelaksanaannya akan bergantung pada aturan yang nantinya ditetapkan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Warisan Budaya,Lisan Andai-Andai Muba Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional

    Jaga Warisan Budaya,Lisan Andai-Andai Muba Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.211
    • 0Komentar

    BEKERJASAMA dengan Kemendikbud melalaui UPT Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat Wilayah kerja Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan kesenian Andai- Andai Muba dipersiapkan untuk diusulkan menjadi warisan budaya Tak Benda Nasional. Kepala Dinas Dikbud Muba, Musni Wijaya, S.Sos.,M.Si melalui Kabid Kebudayaan Muardi, S.Pd.,MM menyampaikan bahwa andai andai merupakan salah satu tradisi lisan warisan leluhur […]

  • Sekarang Gojek Sediakan Fitur –Bills untuk Bayar BPJS Kesehatan  & PLN

    Sekarang Gojek Sediakan Fitur –Bills untuk Bayar BPJS Kesehatan & PLN

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 937
    • 0Komentar

    Go-Jek memerankan cukup penting dalam hal membuka lapangan pekerjaan dan mensejahterakan rakyat.

  • Peduli Dampak COVID, Kapolda Sumsel Terima Bantuan Paket Sembako dari Bank Sahabat Sempurna Palembang

    Peduli Dampak COVID, Kapolda Sumsel Terima Bantuan Paket Sembako dari Bank Sahabat Sempurna Palembang

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel, Irjen. Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M., didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.dan PJU Polda Sumsel terima secara simbolis Bantuan Paket Sembako dari Bank Sahabat Sempurna Palembang di Lobby Gedung Promoter Mapolda Sumsel, belum lama ini. Kapolda Sumsel mengucapkan, bahwa bantuan yang diterima ini akan disalurkan kepada masyarakat […]

  • Update COVID-19 Muba: Nihil Kasus Positif, Sementara Sebelumnya Kasus Sembuh Capai 1485

    Update COVID-19 Muba: Nihil Kasus Positif, Sementara Sebelumnya Kasus Sembuh Capai 1485

    • calendar_month Minggu, 20 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (20/6/2021) mengkonfirmasi nihil kasus positif. “Tidak ada penambahan kasus positif per 20 Juni 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Kadin Kominfo Muba ini menyebutkan, hingga 20 Juni 2021 ada sebanyak 1593 kasus diantaranya 1485 kasus sembuh, 32 masih dirawat, dan 76 kasus meninggal dunia,” […]

  • 3M dan 3T Satu Paket Penanganan COVID-19

    3M dan 3T Satu Paket Penanganan COVID-19

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.336
    • 0Komentar

    3M dan 3T adalah kunci utama penanganan COVID-19. Kita perlu untuk terus untuk menjalankan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun) Sedangkan, Pemerintah terus menjalankan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) dengan dukungan semua lapisan masyarakat. 3M dan 3T adalah satu paket upaya yang tidak dapat dipisahkan untuk memutus rantai penularan […]

  • Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

    Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.560
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, Jakarta – Pembangunan infrastruktur dinilai memiliki dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Selain mengatasi ketimpangan antara pusat dan daerah, pembangunan infrastruktur dapat mengurangi biaya produksi menjadi lebih murah. “Infrastruktur yang sudah dibangun Presiden Jokowi cukup drastis dan dampaknya pada perekonomian cukup besar. Secara makro faktual, kalau misalnya presiden tidak menyediakan Rp300 triliun-Rp400 triliun untuk infrastruktur […]

expand_less
WordPress Archive Bonete – Feminine Blog Elementor Template Kit Bonfire Creative Multipurpose WordPress Theme Bonjour – Magazine and Blog WordPress Theme Bonko | Safari & Zoo WordPress Theme Bonne – Chiropractic & Physiotherapy Elementor Template Kit Bonus Product for WooCommerce Booco – Responsive Magazine & Blog WordPress Theme Book Store WordPress Theme Book Your Travel – Online Booking WordPress Theme Bookarazi – Author & Publisher Elementor Template Kit