Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Gajah Sumatra Tak Kenal Batas Kawasan, Ini yang Jadi Masalah

Gajah Sumatra Tak Kenal Batas Kawasan, Ini yang Jadi Masalah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 24 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Gajah Sumatra tidak mengenal batas kawasan yang dibuat manusia. Saat mencari pakan, air, hingga tempat berkembang biak, satwa ini membutuhkan ruang yang saling terhubung. Persoalannya, jalur pergerakan gajah tidak selalu berada di satu kawasan, apalagi ruang jelajahnya dapat melewati berbagai fungsi wilayah dan bersinggungan dengan aktivitas masyarakat.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam menjaga Gajah Sumatra di Lanskap Bukit Tigapuluh yang berada di wilayah Jambi dan Riau.

Lanskap ini merupakan salah satu bentang alam penting bagi Gajah Sumatra, karena guna menjaga keberadaan satwa tidak cukup hanya dengan mempertahankan kawasan hutan, tetapi juga memastikan jalur yang menghubungkan habitatnya tetap tersedia.

Gajah Butuh Jalur yang Terhubung

Koridor menjadi penting karena gajah menggunakannya untuk berpindah, mencari makanan dan sumber air, serta menjalankan aktivitas alaminya.

Ketika ruang tersebut terputus, pergerakan satwa dapat semakin terbatas. Kondisi itu juga dapat meningkatkan peluang terjadinya interaksi antara gajah dan manusia.

Persoalan inilah yang menjadi perhatian Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat meninjau Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) Tebo di Desa Muara Sekalo, Kabupaten Tebo, Jambi.

Raja Juli mengatakan perlindungan habitat gajah tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum. Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan juga harus menjadi bagian dari upaya konservasi.

“Penegakan hukum itu penting. Tapi pada saat yang bersamaan, kita juga harus memberikan alternatif kepada mereka. Apa alternatif yang ideal yang bisa kita tawarkan kepada mereka?” ujar Raja Juli melansir dilaman resmi kehutanan, Selasa (29/9/2026).

Menurut dia, pemberdayaan masyarakat perlu berjalan bersamaan dengan perlindungan kawasan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap habitat tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat di sekitar lanskap.

Gubernur Jambi Al Haris juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan gajah dan kehidupan masyarakat. “Jadi bagaimana gajah kita tetap dijaga, tetapi masyarakat di sekitarnya juga diperhatikan,” kata Al Haris.

Konservasi Tak Cukup di Dalam Hutan

Upaya menjaga Lanskap Bukit Tigapuluh turut diperkuat melalui PROTECT30 atau Promoting Sustainable Landscape Management through Biodiversity Conservation and Forest Positive Action in the Bukit Tigapuluh Landscape.

Program tersebut merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan Proforest, Yayasan WWF-Indonesia dan KKI Warsi, dengan dukungan APP Group serta koordinasi bersama pemerintah, pengelola kawasan, masyarakat, sektor swasta dan pemangku kepentingan lainnya.

Sejumlah kegiatan diarahkan untuk menjaga dan memulihkan habitat, memperkuat konektivitas ruang jelajah gajah, meningkatkan kapasitas masyarakat, mengembangkan alternatif mata pencaharian serta memperkuat tata kelola lanskap.

Salah satu bentuk kegiatan di lapangan dilakukan melalui pengayaan sumber pakan gajah pada area sekitar 2,8 hektare.

Area tersebut ditanami tebu, pisang, nanas dan rumput gajah untuk menambah ketersediaan pakan sekaligus mendukung kualitas habitat.

Selain itu, pemantauan habitat dan jalur pergerakan gajah dilakukan untuk mengetahui kondisi ruang hidup satwa serta mendukung pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.

Ruang Gajah dan Manusia

Persoalannya memang tidak sederhana. Gajah membutuhkan ruang yang luas dan saling terhubung, sementara kawasan yang dilaluinya memiliki fungsi, status pengelolaan dan aktivitas manusia yang beragam.

Oleh sebab itu, perlindungan Gajah Sumatra tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan koordinasi lintas wilayah, pemantauan lapangan, pengelolaan habitat, pencegahan konflik manusia dan satwa liar, serta keterlibatan masyarakat.

Lanskap Bukit Tigapuluh menunjukkan bahwa menjaga gajah bukan hanya tentang mempertahankan satwa di dalam hutan.

Yang juga harus dijaga adalah jalur yang membuat gajah tetap bisa bergerak, mencari pakan dan berkembang biak secara alami, tanpa mengabaikan masyarakat yang hidup di sekitar habitatnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  •  Sunatan Masal 

     Sunatan Masal 

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Untuk berbuat baik tidak harus menunggu kaya berbuat baik harus awali dengan niat sebab untuk menanamkan jiwa sosial tidaklah mudah.

  • Libur Nataru, Polda Banten Terjunkan Tim Patroli Wisata

    Libur Nataru, Polda Banten Terjunkan Tim Patroli Wisata

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.358
    • 0Komentar

    DITPAMOBVIT Polda Banten terjunkan tim patroli wisata, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung kawasan wisata khususnya wisata Pantai Carita. Tim Patroli Wisata yang dipimpin langsung oleh Iptu Edi Junaedi beserta Bripka Edy Sucipto, Bripka Sri Widodo, Brigpol Bayu, Bripda Wildan ini melakukan patroli di seluruh kawasan pantai carita, pada Minggu (26/12/21). Dirpamobvit Polda […]

  • GLOBE NEWSWIRE : 6 Game Baru Diluncurkan dan AI Playmate Diluncurkan: YOOZOO GAMES 616 “Youth Day” untuk Melanjutkan Ekspansi Global

    GLOBE NEWSWIRE : 6 Game Baru Diluncurkan dan AI Playmate Diluncurkan: YOOZOO GAMES 616 “Youth Day” untuk Melanjutkan Ekspansi Global

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.450
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Shanghai, Tiongkok,(GLOBE NEWSWIRE) – Pada tanggal 16 Juni 2024, YOOZOO GAMES akan merayakan hari jadinya yang ke-15 dengan “616 Youth Day” tahunan yang ke-8 dengan tema “Keajaiban Masa Muda”. YOOZOO GAMES memelopori pengalaman siaran langsung global, menyiarkan perayaan tahunan “616 Youth Day” yang ke-8 kepada pemirsa di seluruh dunia untuk pertama kalinya. Acara berdurasi […]

  • Bybit Institutional Umumkan Peningkatan Platform & Partisipasi di Blockchain Life 2023 di Dubai

    Bybit Institutional Umumkan Peningkatan Platform & Partisipasi di Blockchain Life 2023 di Dubai

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -DUBAI, UNI EMIRAT ARAB – Media OutReach  – Bybit, bursa kripto ketiga yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan bangga mengumumkan peluncuran platform perdagangan institusional yang diperbarui – Bybit Institutional. Dengan tampilan dan nuansa yang segar, halaman baru ini dirancang untuk memberikan pengalaman perdagangan yang lebih baik bagi klien institusional, yang mencerminkan komitmen Bybit […]

  • Cari Tempat Nongkrong Baru Sambil Bikin Konten? Yuk Hangout Bareng Rio Dewanto hingga Ziva Magnolya di Flip Cafe!

    Cari Tempat Nongkrong Baru Sambil Bikin Konten? Yuk Hangout Bareng Rio Dewanto hingga Ziva Magnolya di Flip Cafe!

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.306
    • 0Komentar

      Flip Cafe hasil kolaborasi inovatif antara Samsung dan Paris Baguette menghadirkan nuansa K-Wave yang nyaman untuk jadi tempat hangout bagi para pengunjung   Sumselterkini.co.id, Samsung Electronics Indonesia bekerja sama dengan Paris Baguette menghadirkan Flip Cafe, kafe tematik dengan dekorasi dan ambience yang mendukung setting konten kekinian dengan nuansa K Wave, untuk mengajak anak-anak muda semakin percaya diri […]

  • Perkenalkan  ‘Dahsat’ dengan menu ‘Daun Kelor’ di puncak Harganas ke -19,

    Perkenalkan  ‘Dahsat’ dengan menu ‘Daun Kelor’ di puncak Harganas ke -19,

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pemberdayaan Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) memperkenalkan ‘Dahsat’ dengan menu ‘Daun Kelor’ pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-29 Tahun 2022 tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Prov. Sumsel), di Alun-alun Kota Pagar Alam, Rabu (27/07), yang diikuti 17 kabupaten/kota se-Sumsel dengan dibuka langsung Gubernur Sumsel H Herman Deru dengan […]

expand_less
WordPress Archive Wokiee – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Wolt – Electrician Repair Services & Lighting Store WordPress Theme Women’s Foundation Non-Profit WordPress Elementor Template Kit Woncep – Fashion WooCommerce WordPress Theme Woo Advanced Product Shipping Woo Cart – Slide Cart / Floating Cart For WooCommerce Woo Coming Soon Woo Extra Slider – WooCommerce WordPress Slider Plugin Woo Gift : Advanced Woocommerce Gift Plugin Woo Grid For WPBakery Page Builder