Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » ProKlim Jadi Andalan Indonesia di BRICS, 12 Ribu Desa Jadi Kekuatan Hadapi Krisis Iklim

ProKlim Jadi Andalan Indonesia di BRICS, 12 Ribu Desa Jadi Kekuatan Hadapi Krisis Iklim

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 14 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – ProKlim menjadi salah satu pengalaman Indonesia yang dibawa ke forum lingkungan BRICS untuk menunjukkan bahwa menghadapi krisis iklim tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Lebih dari 12 ribu desa dan komunitas di berbagai wilayah Indonesia telah terlibat dalam upaya adaptasi dan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat.

Program Kampung Iklim (ProKlim) menempatkan masyarakat di tingkat lokal sebagai bagian penting dalam menghadapi perubahan iklim. Pendekatan ini menjadi salah satu contoh yang ditawarkan Indonesia ketika negara-negara BRICS membahas penguatan aksi adaptasi iklim yang melibatkan masyarakat dan kearifan lokal.

Pengalaman tersebut disampaikan dalam Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup BRICS ke-12 di New Delhi, India, Selasa (18/8/2026). Forum itu menjadi ruang bagi Indonesia untuk mendorong agar kerja sama lingkungan tidak berhenti pada komitmen, tetapi diterjemahkan menjadi langkah yang bisa diterapkan di lapangan.

Kearifan Lokal Jadi Modal Adaptasi

Di Indonesia, upaya menghadapi perubahan iklim juga berjalan berdampingan dengan kearifan lokal. Sistem Subak dan Awig-Awig di Bali hingga Sasi Lompa di Maluku menjadi contoh bagaimana masyarakat memiliki aturan dan praktik sendiri dalam menjaga sumber daya alam.

Pendekatan berbasis masyarakat seperti itu dinilai relevan dengan pembahasan BRICS mengenai adaptasi iklim. Indonesia menilai teknologi dan pengetahuan ilmiah dapat berjalan bersama pengalaman masyarakat yang telah menjaga lingkungan secara turun-temurun.

Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH Ary Sudijanto menyampaikan hal tersebut dalam forum High-Level Dialogue on Climate Change. Menurutnya, penguatan ketahanan iklim membutuhkan perpaduan antara teknologi modern dan kearifan tradisional.

Di tingkat internasional, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat juga mendorong negara-negara BRICS memperkuat kerja sama praktis untuk menghadapi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan persoalan polusi.

Dorongan tersebut kemudian masuk dalam Joint Statement of the 12th BRICS Environment Ministers Meeting. Negara-negara anggota menyepakati empat prioritas kerja sama lingkungan pada 2026, mulai dari gaya hidup berkelanjutan, aforestasi dan penanganan kebakaran hutan, ekonomi sirkular, hingga adaptasi iklim berbasis masyarakat dan kearifan lokal.

Bagi Indonesia, agenda tersebut tidak hanya berkaitan dengan perlindungan lingkungan. Pemerintah juga melihat peluang pengembangan ekonomi hijau melalui penguatan pasar karbon yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, ketertelusuran, serta kelestarian lingkungan.

Kerja sama BRICS juga membuka ruang untuk memperkuat transfer teknologi hijau dan dukungan pendanaan bagi negara berkembang. Dengan pengalaman ProKlim dan beragam praktik lokal yang sudah berjalan, Indonesia membawa pendekatan bahwa aksi menghadapi krisis iklim dapat dimulai dari tingkat masyarakat dan kemudian diperkuat melalui kerja sama antarnegara. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantap, IPB Siap Berikan Beasiswa untuk Para Atlet Peraih Emas di Asian Games 2018

    Mantap, IPB Siap Berikan Beasiswa untuk Para Atlet Peraih Emas di Asian Games 2018

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, BOGOR – Tahun ini sepertinya berkah bagi seluruh atlet, penghargaan demi penghargaan terus berpihak pada atlet Nasional, selain bonus diberikan lebih cepat oleh pemerintah. Kini giliran Institut Pertanian Bogor (IPB) siap memberikan beasiswa bagi atlet peraih emas di Asian Games 2018. Perguruan Tinggi Negeri termuka di Indonesia itu menunjukan kepedulian terhadap pendidikan para atlet […]

  • Selesaikan Aset di Sumsel, 2 Pekan ke Depan KPK Siap Adakan Rakor

    Selesaikan Aset di Sumsel, 2 Pekan ke Depan KPK Siap Adakan Rakor

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    KOORDINATOR wilayah II KPK Asep Rahmat Suwandha mengatakan, dua pekan kedepan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi di Palembang yang dihadiri langsung oleh Ketua KPK Komjen Pol Filri Bahuri. Dimana dalam rakor tersebut dua wali kota di Sumsel yakni Palembang dan Prabumulih dan satu Bupati yakni Bupati Banyuasin akan menandatangani penyelesaian aset ini dengan PT Pertamina. […]

  • Tes SKD CPNS Muba Dipusatkan di GOR Ranggonang Sekayu

    Tes SKD CPNS Muba Dipusatkan di GOR Ranggonang Sekayu

    • calendar_month Senin, 2 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    PELAKSANAAN tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diperkirakan akan dilaksanakan pada Februari 2020 mendatang. Tercatat, total pelamar CPNS Muba yakni ada sebanyak 7.625 Pelamar dan 5 Formasi paling banyak peminat diantaranya Bidan: 1.386, Guru Bahasa Inggris: 504, Guru Kelas: 498, Guru Matematika: 469, dan Perawat: 444. “Pada […]

  • Kunker ke Desa Panang Jaya, Gubernur Sumsel Bangun SMK dan Pesantren

    Kunker ke Desa Panang Jaya, Gubernur Sumsel Bangun SMK dan Pesantren

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muara Enim  – Gubernur Sumsel H. Herman Deru langsung menanggapi sejumlah permintaan warga, saat menghadiri silaturahmi dan syukuran  Gubernur Sumsel di Desa Panang Jaya dan Desa Penanggiran, Rabu (30/1/2019). Selain mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), ia juga berjanji mempermudah warga Desa Panang Jaya yang berkeinginan memiliki pesantren. “Buatlah yayasannyo kele (nanti) ajukan dengan aku,” […]

  • Sah Jadi Perda, Apa Itu ?

    Sah Jadi Perda, Apa Itu ?

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Sekayu – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa DPRD Muba tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah Kabupaten Musi Banyuasin serta Raperda tentang penyelenggaraan dan Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang akhirnya disetujui ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Ditandai dengan Penandatanganan Keputusan Bersama antara DPRD Muba dengan Bupati Muba Pada Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-32 bertempat di Ruang […]

  • 10 Provinsi Ini Usung Sistem EMIS 4.0

    10 Provinsi Ini Usung Sistem EMIS 4.0

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 937
    • 0Komentar

    SISTEM pendataan mutakhir yang dikembangkan oleh Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, mulai digunakan. Sistem ini mengusung nama Education Management Information System atau EMIS 4.0. Kasubdit Kelembagaan pada Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Abdullah Faqih mengatakan, EMIS 4.0 sudah mulai digunakan oleh operator sistem untuk pemutakhiran data madrasah sejak April 2021.  Menurutnya, sejumlah provinsi […]

expand_less
WordPress Archive Baumeister – WordPress Theme for Industry and Manufacturing Baxter – Creative Agency Elementor Template Kit Baza – Creative MultiPurpose WordPress Theme Bazaar – eCommerce WordPress Theme Bazso – Barbershop Elementor Template Kit Bazz CallBack widget Pro (wordpress) Bazz – WooCommerce WordPress Theme Bazzer – Influencer Marketing Agency Elementor Template Kit BBOOTS – Mini CMS system for phpBB bbPress Forums for AMP