Kebakaran Hutan Way Kambas di Lahan Gambut, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 3 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kehutanan.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kebakaran hutan terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), tepatnya di wilayah Resort Kuala Penet, Lampung Timur. Hingga Sabtu siang, tim gabungan masih berjibaku memadamkan api agar tidak meluas.
Proses pemadaman menghadapi kendala medan. Lokasi kebakaran berada di kawasan bergambut dengan akses yang sulit, sementara sumber air berada cukup jauh dari titik api. Sejumlah petugas bahkan harus berjalan kaki untuk mencapai lokasi.
Balai TNWK mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, TNI, POLRI, mitra kerja, serta masyarakat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan tersebut.
Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, MHD Zaidi, mengatakan karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan intensif dan kehati-hatian. Tim tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memantau kemungkinan munculnya titik api baru.
“TNWK bersama para pihak terus berupaya maksimal melakukan pemadaman. Kondisi lapangan yang sulit, sumber air yang jauh, serta karakteristik lahan yang bergambut menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan,” ujar Zaidi.
Kebakaran diketahui mulai terjadi sejak Jumat siang. Sampai Sabtu, upaya pengendalian masih berlangsung di sekitar lokasi kejadian.
Setelah penanganan kebakaran, TNWK juga akan memperkuat patroli dan pengamanan, terutama di wilayah yang dinilai rawan kebakaran. Langkah tersebut sekaligus untuk mengantisipasi berbagai gangguan kawasan konservasi.
Pengamanan tidak hanya menyasar ancaman karhutla, tetapi juga perburuan satwa liar, pembalakan, perambahan, dan aktivitas ilegal lainnya yang dapat mengancam ekosistem TNWK.
Pihak TNWK mengapresiasi keterlibatan pemerintah daerah, TNI, POLRI, mitra kerja, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran. Kolaborasi lintas pihak dinilai penting untuk mempercepat pengendalian api sekaligus menjaga kawasan konservasi tetap aman. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
