Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Citizen Science Jadi Kunci Pemantauan Keanekaragaman Hayati Indonesia

Citizen Science Jadi Kunci Pemantauan Keanekaragaman Hayati Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dari kamera ponsel hingga platform digital, masyarakat kini bisa ikut membantu ilmuwan menjaga kekayaan alam Indonesia

SUMSELTERKINI.CO.ID – Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, karena sari hutan tropis, pegunungan, laut, hingga lingkungan sekitar permukiman, berbagai jenis tumbuhan dan satwa hidup berdampingan dengan manusia.

Namun, mengenali dan memantau seluruh kekayaan tersebut bukan pekerjaan mudah, pasalnya wilayah Indonesia yang sangat luas membuat para peneliti menghadapi tantangan besar untuk mengumpulkan data biodiversitas secara menyeluruh, jumlah peneliti dan sumber daya yang terbatas juga membuat tidak semua wilayah dapat diamati secara rutin.

Di tengah tantangan tersebut, masyarakat kini memiliki peluang untuk ikut ambil bagian melalui pendekatan Citizen Science atau sains warga.

Konsep ini memungkinkan siapa saja berkontribusi dalam kegiatan ilmiah, termasuk membantu mendokumentasikan keberadaan berbagai jenis flora dan fauna di lingkungan sekitar. Cukup dengan kamera ponsel dan dukungan teknologi digital, masyarakat dapat mencatat temuan spesies yang mereka lihat dan membagikan informasi tersebut melalui berbagai platform biodiversitas.

Data yang terkumpul dari masyarakat dapat menjadi sumber informasi penting bagi ilmuwan. Catatan mengenai keberadaan burung, serangga, tumbuhan, atau satwa liar dapat membantu peneliti memahami persebaran spesies, perubahan habitat, hingga kondisi lingkungan dari waktu ke waktu.

Kehadiran masyarakat sebagai pengamat tambahan membuat pemantauan biodiversitas menjadi lebih luas. Jika sebelumnya pengumpulan data hanya dilakukan oleh kelompok peneliti tertentu, kini ribuan pasang mata di berbagai wilayah dapat ikut membantu memberikan gambaran tentang kondisi alam Indonesia.

Kepala Pusat Riset Sains Data dan Informasi BRIN, Esa Prakasa, menyebutkan keterlibatan masyarakat dalam pengumpulan data ilmiah menjadi salah satu cara penting untuk memperkuat basis data biodiversitas nasional.

Menurutnya, dukungan sains data dan kecerdasan buatan dapat meningkatkan kualitas data yang dihimpun masyarakat sehingga lebih bermanfaat untuk penelitian maupun penyusunan kebijakan berbasis bukti.

Mengubah Catatan Warga Menjadi Data Penting untuk Konservasi

Meski menawarkan peluang besar, pemanfaatan data dari masyarakat juga memiliki tantangan. Tidak semua jenis tumbuhan dan satwa memiliki jumlah catatan yang sama.

Spesies yang mudah ditemukan atau lebih menarik perhatian biasanya memiliki banyak laporan pengamatan. Sebaliknya, banyak spesies lain yang jarang terlihat justru memiliki data yang sangat sedikit. Dalam dunia sains data, kondisi ini dikenal sebagai data sparsity dan class imbalance.

Ketimpangan data tersebut dapat memengaruhi proses analisis, mulai dari identifikasi spesies, pemetaan persebaran satwa, hingga pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan.

Oleh karena itu, data yang dikumpulkan masyarakat tetap membutuhkan pengolahan dan analisis yang tepat agar dapat memberikan manfaat maksimal. Para peneliti terus mengembangkan berbagai pendekatan untuk meningkatkan kualitas data biodiversitas, termasuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Perkembangan platform digital juga membuat informasi biodiversitas semakin mudah dikumpulkan dan dibagikan. Data dari masyarakat dapat membantu ilmuwan melihat perubahan lingkungan yang mungkin sulit terpantau jika hanya mengandalkan survei lapangan terbatas.

Upaya ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Peneliti, komunitas konservasi, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dapat saling melengkapi dalam membangun sistem pemantauan biodiversitas yang lebih kuat.

Melalui Citizen Science, masyarakat tidak hanya menjadi penikmat kekayaan alam, tetapi juga ikut berperan dalam menjaganya. Sebuah foto sederhana, catatan pengamatan, atau laporan keberadaan suatu spesies bisa menjadi bagian kecil dari upaya besar memahami dan melestarikan biodiversitas Indonesia.

Di era digital, menjaga alam bukan lagi hanya tugas para ilmuwan, dengan teknologi dan kolaborasi, setiap orang dapat menjadi bagian dari upaya melindungi kekayaan hayati Indonesia. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alex Himbau Kepala Daerah Bangun Kantor  BPOM

    Alex Himbau Kepala Daerah Bangun Kantor BPOM

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.310
    • 0Komentar

    Mengingat sangat penting bukan buat diri sendiri namun juga untuk generasi yang akan datang.

  • Situs Semikonduktor Samsung Raih Sertifikasi Global Tingkat Tertinggi untuk Manajemen Sumber Daya Air

    Situs Semikonduktor Samsung Raih Sertifikasi Global Tingkat Tertinggi untuk Manajemen Sumber Daya Air

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Samsung Electronics, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, hari ini mengumumkan bahwa Kampus Hwaseong telah mendapatkan sertifikasi Alliance for Water Stewardship (AWS) International Water Stewardship Standard tingkat tertinggi: Platinum. Samsung Electronics adalah perusahaan pertama di dunia yang menerima serangkaian sertifikasi internasional untuk kemampuan pengelolaan sumber daya airnya. Ini juga menandai pertama kalinya sebuah […]

  • Satgas Covid-19 Tegur Manajemen BNI, Ini Alasannya

    Satgas Covid-19 Tegur Manajemen BNI, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.433
    • 0Komentar

    KERUMUNAN Bank BNI Cabang Kayuagung dinilai melanggar ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Keramaian yang terjadi akibat antrian nasabah disalah satu bank milik pemerintah itu membuat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ilir bergerak. Dikomandoi Sat Pol PP, Satgas mengingatkan manajemen Bank untuk menerapkan protokol kesehatan. […]

  • Program Bangkit Kemendikbudristek, UIN Jakarta Masuk Top 15

    Program Bangkit Kemendikbudristek, UIN Jakarta Masuk Top 15

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 642
    • 0Komentar

    DUA tim dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta berhasil masuk dalam Top 15 Final Capstone Project pada Program Bangkit, Kemendikbudristek. Hal ini disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim, dalam Acara Kelulusan Bangkit 2021 yang digelar secara virtual, belum lama ini. Dua tim dari FST UIN Jakarta tepilih diantara Top 15 Final Capstone Project tersebut yaitu […]

  • Kata Dirut BSB : Muba Pertama di Sumsel Gunakan BSB Cash untuk Uji KIR Kendaraan

    Kata Dirut BSB : Muba Pertama di Sumsel Gunakan BSB Cash untuk Uji KIR Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.115
    • 0Komentar

    DIREKTUR Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin menyampaikan  terimakasih atas komitmen Pemkab Muba untuk terus bekerjasama dengan BSB, sehingga dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna untuk meningkatkan pelayanan publik. “Hari ini untuk pertama kali di Provinsi Sumsel diluncurkan Uji KIR Kendaraan Bermotor Menggunakan BSB Cash. Selain itu didukung dengan smart card yang sekaligus dapat digunakan untuk […]

  • perindo-sarimuda-4

    Perindo Sumsel: Sarimuda Sangat Pantas Pimpin Palembang

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.612
    • 0Komentar

    Calon Walikota Palembang, Ir. H. Sarimuda, MT, dinilai sangat pantas untuk memimpin Kota Palembang berdasarkan kemampuan dan rekam jejak selama ini. Sebagai ibu kota provinsi, Palembang membutuhkan pemimpin dengan visi dan misi yang jelas.

expand_less
WordPress Archive Chakra – Yoga Retreat & Leisure Center WordPress Theme Chakta – Auto Parts Store & Accessories Elementor Template Kit Chameleon Audio Player Addon for WPBakery Page Builder Chameleon HTML5 Audio Player With/Without Playlist ChangaLab – Currency Exchange WordPress Plugin Changelog & Custom List for Elementor – Logger Chani – Fashion And Clothing Store Theme Chaos – Responsive Bag Shop Theme Chapel – Church WordPress Theme Chardonnay – Wine Store & Vineyard WordPress Theme