Kamis, 6 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Citizen Science Jadi Kunci Pemantauan Keanekaragaman Hayati Indonesia

Citizen Science Jadi Kunci Pemantauan Keanekaragaman Hayati Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 44 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dari kamera ponsel hingga platform digital, masyarakat kini bisa ikut membantu ilmuwan menjaga kekayaan alam Indonesia

SUMSELTERKINI.CO.ID – Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, karena sari hutan tropis, pegunungan, laut, hingga lingkungan sekitar permukiman, berbagai jenis tumbuhan dan satwa hidup berdampingan dengan manusia.

Namun, mengenali dan memantau seluruh kekayaan tersebut bukan pekerjaan mudah, pasalnya wilayah Indonesia yang sangat luas membuat para peneliti menghadapi tantangan besar untuk mengumpulkan data biodiversitas secara menyeluruh, jumlah peneliti dan sumber daya yang terbatas juga membuat tidak semua wilayah dapat diamati secara rutin.

Di tengah tantangan tersebut, masyarakat kini memiliki peluang untuk ikut ambil bagian melalui pendekatan Citizen Science atau sains warga.

Konsep ini memungkinkan siapa saja berkontribusi dalam kegiatan ilmiah, termasuk membantu mendokumentasikan keberadaan berbagai jenis flora dan fauna di lingkungan sekitar. Cukup dengan kamera ponsel dan dukungan teknologi digital, masyarakat dapat mencatat temuan spesies yang mereka lihat dan membagikan informasi tersebut melalui berbagai platform biodiversitas.

Data yang terkumpul dari masyarakat dapat menjadi sumber informasi penting bagi ilmuwan. Catatan mengenai keberadaan burung, serangga, tumbuhan, atau satwa liar dapat membantu peneliti memahami persebaran spesies, perubahan habitat, hingga kondisi lingkungan dari waktu ke waktu.

Kehadiran masyarakat sebagai pengamat tambahan membuat pemantauan biodiversitas menjadi lebih luas. Jika sebelumnya pengumpulan data hanya dilakukan oleh kelompok peneliti tertentu, kini ribuan pasang mata di berbagai wilayah dapat ikut membantu memberikan gambaran tentang kondisi alam Indonesia.

Kepala Pusat Riset Sains Data dan Informasi BRIN, Esa Prakasa, menyebutkan keterlibatan masyarakat dalam pengumpulan data ilmiah menjadi salah satu cara penting untuk memperkuat basis data biodiversitas nasional.

Menurutnya, dukungan sains data dan kecerdasan buatan dapat meningkatkan kualitas data yang dihimpun masyarakat sehingga lebih bermanfaat untuk penelitian maupun penyusunan kebijakan berbasis bukti.

Mengubah Catatan Warga Menjadi Data Penting untuk Konservasi

Meski menawarkan peluang besar, pemanfaatan data dari masyarakat juga memiliki tantangan. Tidak semua jenis tumbuhan dan satwa memiliki jumlah catatan yang sama.

Spesies yang mudah ditemukan atau lebih menarik perhatian biasanya memiliki banyak laporan pengamatan. Sebaliknya, banyak spesies lain yang jarang terlihat justru memiliki data yang sangat sedikit. Dalam dunia sains data, kondisi ini dikenal sebagai data sparsity dan class imbalance.

Ketimpangan data tersebut dapat memengaruhi proses analisis, mulai dari identifikasi spesies, pemetaan persebaran satwa, hingga pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan.

Oleh karena itu, data yang dikumpulkan masyarakat tetap membutuhkan pengolahan dan analisis yang tepat agar dapat memberikan manfaat maksimal. Para peneliti terus mengembangkan berbagai pendekatan untuk meningkatkan kualitas data biodiversitas, termasuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Perkembangan platform digital juga membuat informasi biodiversitas semakin mudah dikumpulkan dan dibagikan. Data dari masyarakat dapat membantu ilmuwan melihat perubahan lingkungan yang mungkin sulit terpantau jika hanya mengandalkan survei lapangan terbatas.

Upaya ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Peneliti, komunitas konservasi, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dapat saling melengkapi dalam membangun sistem pemantauan biodiversitas yang lebih kuat.

Melalui Citizen Science, masyarakat tidak hanya menjadi penikmat kekayaan alam, tetapi juga ikut berperan dalam menjaganya. Sebuah foto sederhana, catatan pengamatan, atau laporan keberadaan suatu spesies bisa menjadi bagian kecil dari upaya besar memahami dan melestarikan biodiversitas Indonesia.

Di era digital, menjaga alam bukan lagi hanya tugas para ilmuwan, dengan teknologi dan kolaborasi, setiap orang dapat menjadi bagian dari upaya melindungi kekayaan hayati Indonesia. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Center Kominfo Palembang Terbaik Nasional 2019

    Media Center Kominfo Palembang Terbaik Nasional 2019

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.946
    • 0Komentar

    MEDIA Center Dinas Komunikasi dan Informatika (MC Kominfo) Kota Palembang meraih peringkat enam dari 10 besar MC Daerah Terbaik 2019 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Hal ini mengemuka dalam video conference melalui platform zoom cloud meeting, Rabu (22/7/2020). Pengumuman pemenang penghargaan, itu satu rangkaian dengan acara webinar secara daring (online) bertajuk “Media Center […]

  • ASN Masuk Kerja Lagi,  “Jangan Sampai Mesin Pelayanan Masyarakat Cuma Ngebul Tapi Gak Jalan!”

    ASN Masuk Kerja Lagi,  “Jangan Sampai Mesin Pelayanan Masyarakat Cuma Ngebul Tapi Gak Jalan!”

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Seperti traktor tua yang seminggu ngendon di garasi karena sopirnya mudik dan lupa narik rem tangan, ASN dan Non ASN di Palembang akhirnya dipanasi lagi mesinnya. Tapi bukan buat nyangkul sawah atau narik gerobak semangka, melainkan buat melayani warga yang udah ngebul dari subuh datang ke kantor kelurahan dengan harapan setinggi langit,tapi kadang […]

  • Wow, Timnas All Star Bantai PS Banyuasin Old Star 8-0

    Wow, Timnas All Star Bantai PS Banyuasin Old Star 8-0

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Banyuasin – Timnas All Star kembali melanjutkan rekor tak terkalahkan pada tour Alex Noerdin Cup 2019. Bermain di lapangan Munai Serumpun, Banyuasin, Rabu (6/3/2019), Timnas All Star menghajar tim tuan rumah PS Banyuasin Old Star dengan skor 8-0. Dari delapan gol, tiga diantaranya menjadi gol spektakuler. Dua gol dicetak gelandang Ronald Fagundes menit ke-6 […]

  • Universitas Islam Internasional Indonesia Mulai Kuliah Perdana Hari Ini, Dari Negara Mana Saja Mahasiswanya ?

    Universitas Islam Internasional Indonesia Mulai Kuliah Perdana Hari Ini, Dari Negara Mana Saja Mahasiswanya ?

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    UNIVERSITAS Islam Internasional Indonesia (UIII) akan memulai perkuliahan perdana pada Senin, 27 September 2021. Hal ini diungkapkan Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Sumber Daya Manusia UIII, Bahrul Hayat, di Kampus UIII Cimanggis, Depok. “Upacara pembukaan perkuliahan, akan dilaksanakan sore ini, yang kita sebut dengan Academic Convocation. Ini akan jadi tradisi di UIII,” ungkap Bahrul […]

  • Indonesian Corner momen kenalkan produk UMKM Kalimantan Utara di Tawau

    Indonesian Corner momen kenalkan produk UMKM Kalimantan Utara di Tawau

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Indonesian Corner sebagai momen  untuk kenalkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Kalimantan Utara, dan merupakan satu upaya diplomasi ekonomi yang merupakan salah satu fokus kebijakan luar negeri Indonesia. Kegiatan itu dilaksanakan Konsulat RI Tawau bekerja sama dengan Sthamin Supermarket bertempat di Sthamin Supermarket Hilltop, Tawau (2/4). Indonesian Corner merupakan stand khusus […]

  • Biar Tertata &Tertib, Palembang Bakal Tata Pasar Rakyat Lemabang

    Biar Tertata &Tertib, Palembang Bakal Tata Pasar Rakyat Lemabang

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.441
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang akan melakukan penataan Pasar Rakyat Lemabang dan sekitarnya guna menjadikan pasar Lemabang dapat lebih tertata serta terlihat tertib.Selain itu, penataan tersebut juga diharapkan mampu bermanfaat bagi kota Palembang, khsususnya terhadap PAD. Hal itu diketahui melalui Rapat Penataan Pedagang Pasar Rakyat Lemabang di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Selasa,[31/5/2022]. “Rencana yang akan […]

expand_less
WordPress Archive Chakra – Yoga Retreat & Leisure Center WordPress Theme Chakta – Auto Parts Store & Accessories Elementor Template Kit Chameleon Audio Player Addon for WPBakery Page Builder Chameleon HTML5 Audio Player With/Without Playlist ChangaLab – Currency Exchange WordPress Plugin Changelog & Custom List for Elementor – Logger Chani – Fashion And Clothing Store Theme Chaos – Responsive Bag Shop Theme Chapel – Church WordPress Theme Chardonnay – Wine Store & Vineyard WordPress Theme