Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Cegah Varian Baru, Masyarakat Diminta Jangan Dulu Pergi ke Luar Negeri

Cegah Varian Baru, Masyarakat Diminta Jangan Dulu Pergi ke Luar Negeri

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
  • visibility 695
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PANDEMI COVID-19 belum berakhir dan kini hadir Varian baru, Omicron yang mengancam masyarakat Indonesia. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut B. Pandjaitan, dalam konferensi pers virtual, kemaren, menyampaikan tren peningkatan kasus Covid-19 disebabkan oleh penularan dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Ia menyampaikan bahwa Presiden secara spesifik menekankan agar semua pihak menahan diri agar beberapa minggu ke depan untuk tidak ke luar negeri.

“Kasus konfirmasi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) inilah yang mendominasi proporsi kasus harian di Indonesia hingga menyebabkan kenaikan kasus aktif dan perawatan pasien di Jawa-Bali. Pada 9 Januari 2022 lalu misalnya di Jakarta, dari 393 kasus yang terjadi hampir 300 kasus di antaranya disebabkan oleh para pelaku perjalanan luar negeri. Kami mohon teman-teman sekalian menahan diri untuk tidak ke luar negeri, kecuali urusan sangat-sangat penting,” ungkap Menko Marves Luhut.

Per 10 Januari 2022, varian Omicron telah menyebar di 150 negara di dunia. Sebagian besar di antaranya menginfeksi berbagai negara maju hingga mencapai puncaknya dan lebih tinggi dari gelombang sebelumnya yakni varian Delta.

Pemerintah Indonesia juga memberikan perhatian khusus sejak awal libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) lalu kepada para pelaku perjalanan ini.

“Langkah pengetatan pintu masuk akan terus dipertahankan untuk mencegah masuknya varian Omicron yang akan menyebar luas ke masyarakat,” tegas Menko Marves Luhut.

Di sisi lain, meski jumlah kasus meningkat, namun jumlah kematian di Jawa-Bali cukup terjaga dengan baik. Hanya satu kematian selama Januari 2022 yang ditemukan di Jakarta. Selain itu kasus konfirmasi di Provinsi lainnya relatif terjaga meski terdapat sedikit kenaikan kasus di Bali, Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Daerah pun juga kembali diminta meningkatkan jumlah testing dan tracing dalam seminggu terakhir utamanya di sebagian besar wilayah Aglomerasi Jawa Bali.

“Dari membaiknya pekerjaan testing dan tracing tadi memberikan dampak yang baik terhadap asesmen Level yang sebelumnya sempat memburuk. Berdasarkan asesmen 8 Januari 2022, terdapat 29 kabupaten/kota yang kembali masuk ke Level 1. Namun perubahan level baru akan kami lakukan minggu depan,” tambah Menko Marves Luhut.

Saat ini capaian vaksinasi anak dosis pertama di Jawa Bali telah mencapai 36 persen. Menko Marves Luhut menekankan Kabupaten/Kota dengan vaksinasi Dosis 1 Umum dan Lansia yang berada di bawah 50 persen akan menjadi prioritas dan pengawasan dan percepatan vaksinasi seperti wilayah Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, dan lainnya.

“Kami menghitung masih ada 13,6 Juta orang di Jawa Bali (8,7 persen) yang belum terlindungi, belum memiliki antibodi karena vaksin atau infeksi sebelumnya. Pemerintah akan terus mendorong percepatan vaksinasi terutama di kabupaten/kota yang dosis 1-nya masih di bawah 50 persen. Berita baiknya, saat ini hanya dua kabupaten/kota di Jawa Bali dengan kondisi dosis 1 yang di bawah 50 persen,” papar Menko Marves Luhut.

Pencegahan varian Omicron ini tentunya tidak dapat hanya dijalankan oleh Pemerintah saja namun juga harus melibatkan peran serta masyarakat mulai dari Penegakan protokol kesehatan yang tidak boleh jenuh hingga penggunaan PeduliLindungi yang baik.

Pemerintah juga terus melakukan langkah-langkah persiapan dengan meminta kepada seluruh daerah agar sedari dini mempersiapkan kesiapan fasilitas RS dan isolasi terpusat untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, peningkatan testing dan tracing juga akan menjadi program prioritas Pemerintah untuk mencegah kasus COVID-19 meledak kembali.

“Perlu saya tegaskan kembali, bahwa sistem kesehatan Indonesia hari ini cukup siap dalam menghadapi adanya varian baru yang kembali mengancam kehidupan kita. Namun, langkah preventif merupakan kunci utama agar kita terus terhindar dan dapat keluar dari pandemi ini. Kita harus kompak tidak perlu mencari kekurangan di sana-sini, tapi kita harus saling mengingatkan dengan baik,” tegas Menko Marves Luhut.

Menutup laporannya, Menko Luhut menggarisbawahi bahwa sudah 178 hari pascapuncak kasus dan Indonesia terus berada pada titik yang rendah dan cukup terkendali dalam mengatasi pandemi COVID-19.

Hal ini tentunya berkat kerja keras dan kerjasama kita semuanya sebagai anak bangsa. Tentunya hal ini mestinya dapat terus kita jaga dalam kondisi yang cukup baik dengan cara terus taat pada protokol kesehatan.

“Saya yakin bahwa COVID-19 hanya dapat dicegah dengan kedisplinan yang kuat dan semangat gotong royong yang dilakukan oleh seluruh elemen bangsa secara terus menerus tanpa terputus. Saya sekali lagi meminta patuhi protokol kesehatan dan kita semua bekerja keras mematuhi apa yang sudah disiapkan oleh Pemerintah. Pemerintah memberikan yang terbaik untuk rakyatnya dan Presiden menekankan ini kepada kami semua,” tutup Menko Marves Luhut.
InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2-Paripurna DPRD penyampaian jawaban Gub RAPBD

    APBD Sumsel Meningkat 9,20 Persen

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki, sampaikan penjelasan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), terhadap Perubahan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2017, Rapat Paripurna XXXII DPRD Prov. Sumsel

  • Pemuda Muhammadiyah Dilantik, Ratu Dewa Bernostalgia ke Tahun 1980: Saat Rambut Masih Tebal & BBM Masih Murah

    Pemuda Muhammadiyah Dilantik, Ratu Dewa Bernostalgia ke Tahun 1980: Saat Rambut Masih Tebal & BBM Masih Murah

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    DI Palembang, pelantikan itu bisa macam-macam bentuknya dari yang serius pakai toga sampai yang santai pakai sandal jepit di balai RW. Tapi Senin kemarin, pelantikan Pemuda Muhammadiyah Kota Palembang digelar di Rumah Dinas Wali kota, [Rumah Aspirasi],  tempat yang biasanya dipakai rapat pejabat dan menampung keluhan proyek molor bahkan keluhan warga Palembang,   kini berubah jadi […]

  • Pembangunan Secepatnya Dilaksanakan, Wagub Tinjau Bakal Lokasi Kampus IPDN di Pagaralam

    Pembangunan Secepatnya Dilaksanakan, Wagub Tinjau Bakal Lokasi Kampus IPDN di Pagaralam

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 648
    • 0Komentar

    DI sela-sela lawatannya ke Kota Pagaralam, Sabtu (4/9), Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya berkesempatan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam. Mawardi menilai, setelah dilakukan kajian dan pematangan, maka pembangunan IPDN tersebut bisa segera dilakukan. “Pembangunannya tinggal pematangan saja setelah itu bisa segera action. Tahun […]

  • Buaya Sinyulong Muncul di Mempawah, Tiga Anakan Baru Menetas Buka Petunjuk soal Habitatnya

    Buaya Sinyulong Muncul di Mempawah, Tiga Anakan Baru Menetas Buka Petunjuk soal Habitatnya

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Buaya sinyulong kembali ditemukan di Kalimantan Barat. Bukan satu, melainkan tiga anakan yang baru menetas muncul di kawasan permukiman nelayan Dusun Teredu, Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah. Temuan ini menjadi perhatian bukan hanya karena ketiga satwa tersebut merupakan jenis langka, tetapi juga karena keberadaan anakan yang baru menetas bisa menjadi petunjuk […]

  • Varita Pusri Ungkap Rahasia Proyek Lancar

    Varita Pusri Ungkap Rahasia Proyek Lancar

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DALAM dunia proyek, kegagalan sering tak datang dengan suara keras,  kegagalan datang pelan-pelan, dari timeline yang molor, biaya yang membengkak, hingga miskomunikasi yang dianggap sepele. Maka ketika PT Sri Varia Wisata menggelar pelatihan satu hari tentang manajemen proyek, yang mereka tawarkan sejatinya bukan hanya ilmu, melainkan alat bertahan hidup di rimba industri yang makin ganas. […]

  • Sumsel Konsisten Prioritaskan  Pembangunan Pendidikan

    Sumsel Konsisten Prioritaskan  Pembangunan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 26 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Provinsi Sumsel konsisten prioritaskan pembangunan pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja oleh sebab itu rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Mei 2018 mendatang, Pemrov. Sumsel mengusung tema guru profesional yang berkarakter. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs. Widodo, M.Pd menambahkan, kegiatan seminar nasional ini merupakan rangkaian hari pendidikan nasional. Untuk tema yang diangkat, mengenai guru […]

expand_less
WordPress Archive Flatkit | App UI Kit FLATPACK – Multipurpose Unbounce Pack FlatPrice – WordPress Pricing Tables Flatsome | Multi-Purpose Responsive WooCommerce Theme Flavia – Kids Shop WooCommerce WordPress Theme Flavius – Lawyer and Attorney WordPress Theme Fleet Manager – Vehicle Management & Booking System FleetCart – Modern eCommerce CMS Flex Mag – Responsive WordPress News Theme FLEX – Multi-Purpose Joomla Template