Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Pemuda Muhammadiyah Dilantik, Ratu Dewa Bernostalgia ke Tahun 1980: Saat Rambut Masih Tebal & BBM Masih Murah

Pemuda Muhammadiyah Dilantik, Ratu Dewa Bernostalgia ke Tahun 1980: Saat Rambut Masih Tebal & BBM Masih Murah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 829
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Palembang, pelantikan itu bisa macam-macam bentuknya dari yang serius pakai toga sampai yang santai pakai sandal jepit di balai RW. Tapi Senin kemarin, pelantikan Pemuda Muhammadiyah Kota Palembang digelar di Rumah Dinas Wali kota, [Rumah Aspirasi],  tempat yang biasanya dipakai rapat pejabat dan menampung keluhan proyek molor bahkan keluhan warga Palembang,   kini berubah jadi panggung pemuda dan semangat berpeci, kalau biasanya tamu datang pakai proposal, kali ini datang pakai niat.

Temanya cukup berat “Maju Bersama Membangun Palembang Sejahtera”. Beratnya itu setara kalimat motivasi di belakang truk kelihatan gagah, tapi nggak semua orang paham artinya, sampai tukang gorengan di depan rumah dinas pun sejenak menatap langit, membayangkan Palembang yang trotoarnya rapi, gorong-gorongnya nggak cuma tempat nyangkut sandal, dan lampu merahnya nggak perlu ditunggu dua kali Ramadan baru ganti.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, hadir dengan gaya khas pejabat era digital, dengan senyum minimalis, jas licin, dan kalimat pembuka yang tidak terlalu panjang agar tak disangka khutbah Jumat. Tapi di tengah pidato yang awalnya datar seperti nasi uduk dingin, Dewa tiba-tiba melempar nostalgia.

“Saya pertama kali mengenal Pemuda Muhammadiyah tahun 1980,” katanya.
Langsung suasana jadi syahdu. Tahun 1980, Bung! Tahun dimana rambut masih lebat kayak semak-semak di kebun tetangga, BBM masih semurah sabun batang, dan hoaks belum berbentuk meme tapi gosip dari tetangga yang suka nyapu sambil nguping.

Dewa tidak sekadar menyebut angka tahun, ia seperti membuka pintu mesin waktu, ke masa ketika radio adalah segalanya, celana cutbray berjaya, dan anak muda bisa bangga hanya dengan jadi panitia lomba 17-an.

Katanya, Pemuda Muhammadiyah itu berintelektual dan berjiwa kebangsaan, kalimat yang terdengar seperti pujian, tapi dalamnya kayak sindiran halus buat generasi sekarang yang lebih hafal nama-nama skincare daripada pasal AD/ART organisasi.

Acara ini melantik 35 orang, sebuah jumlah yang cukup buat bikin tim sepak bola, plus ofisial, cadangan, tukang galon, dan grup WA internal yang isinya lebih banyak stiker ketawa daripada notulen rapat. Mereka berdiri gagah, sebagian semangat, sebagian lagi menyembunyikan bingungnya di balik peci mungkin dalam hati bertanya “Kapan makan siangnya?”

Ketua terpilih periode 2024–2028, Krisna Aditya, tampil seperti mahasiswa semester lima habis PKL, kalem, hemat kata, dan tetap menjaga posisi tangan di perut agar terlihat siap tapi nggak tegang. “Kami akan fokus pada pengkaderan yang berjenjang”, ucapnya.
Kalimat itu artinya siapa pun yang mau naik jadi pengurus nggak bisa cuma bermodal rajin upload quotes, tapi harus ikut proses yang jelas dari dicuci, digosok, baru dijemur di forum musyawarah.

“Kami juga akan mensolidkan Pemuda Muhammadiyah di Palembang”, tambahnya.
Sebuah misi yang tampaknya lebih sulit daripada nyatuin grup alumni SD, karena di zaman sekarang, yang solid itu cuma gorengan kalo kelamaan digoreng. Tapi ya, niat baik harus dirawat, seperti kata pepatah lama “Jika ingin berdiri tegak, jangan saling sikut di tengah barisan”. Kalau nggak bisa saling dukung, ya minimal jangan saling tusuk dari belakang, apalagi pakai password Wi-Fi.

Janji paling bikin mata wali kota berbinar adalah “Pemuda Muhammadiyah siap mengawal program-program Pemkot”

Sebuah kalimat yang, dalam dunia nyata, artinya bisa luas, mulai dari ikut mendampingi, mengawasi, sampai sesekali mengingatkan kalau programnya udah mulai melenceng kayak arah panah kena angin ribut. Tapi begitulah pemuda ideal, bukan cuma ikut foto bareng pas launching, tapi ikut nyangkul ide, bantu angkut pikiran, bahkan jadi oposisi kalau perlu, asal jangan oposisi yang toxic kayak mantan yang belum move on.

Acara ditutup dengan salam-salaman, dokumentasi, dan obrolan ringan yang lebih banyak bercanda daripada bahas kerja. Tapi dari balik canda itu, ada rasa haru bahwa di tengah zaman yang lebih cepat berubah dari harga cabai, masih ada pemuda yang mau duduk serius, berdiskusi, dan siap jalan bareng.

Karena hari ini, jadi pemuda itu bukan cuma soal umur, tapi soal mau mikir dan bertindak, bukan cuma jago bikin poster, tapi siap turun ke lapangan meski bajunya belum disetrika.

Dan kelak, di tahun 2028, semoga mereka tak sekadar jadi catatan dalam SK, tapi jadi bukti nyata bahwa pemuda masih bisa jadi tulang punggung, bukan cuma tulang rusuk yang sibuk cari pasangan.

Di rumah dinas itulah sejarah kecil dicatat, bukan karena camilan enak atau lighting panggung, tapi karena sekelompok pemuda datang bukan untuk cari panggung, tapi untuk memikul amanah, dan seperti kata orang tua dulu. “Jangan takut jadi tua, takutlah kalau muda tapi nggak ngapa-ngapain”.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Wujudkan Pemerintah Daerah Bersih Dan Berintegritas, Pemkab Muba Gelar Sosialisasi Anti Korupsi

    Komitmen Wujudkan Pemerintah Daerah Bersih Dan Berintegritas, Pemkab Muba Gelar Sosialisasi Anti Korupsi

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Inspektorat Kabupaten Muba menggelar Sosialisasi Anti Korupsi, dengan tema “Melangkah Bersama untuk Mewujudkan Pemerintah Daerah Bersih dan Berintegritas”. Bertempat di Hotel Grand Ranggonang Sekayu, Senin (11/12/2023). Plt Inspektur Kabupaten Muba SE MM melaporkan, latar belakang dan tujuan sosialisasi Anti Korupsi yakni, Pedoman penilaian pencegahan korupsi Pemerintah […]

  • STP Bisa Jadi Acuan Pelaku Pertanian dan Perternakan di Sumsel

    STP Bisa Jadi Acuan Pelaku Pertanian dan Perternakan di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.255
    • 0Komentar

    SCIENCE Techno Park (STP) yang berlokasi di Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir bisa dijadikan acuan bagi pelaku pertenakan dan pertanian di Sumsel. Geburnur Sumsel Herman Deru mengatakan potensi tersebut sangat besar di Sumsel, para pelaku usaha ini tidak akan sulit lagi untuk mengembankan usahanya. “Saya serius menjadikan lembaga ini sebagai acuan dan rujukan […]

  • AFC U-20, Malam Nanti Indonesia lawan Irak, Nonton Yuk !

    AFC U-20, Malam Nanti Indonesia lawan Irak, Nonton Yuk !

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.506
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id -Pelatih Tim U-20 Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan instruksi khusus kepada para pemainnya untuk menghadapi Irak. Indonesia akan menghadapi Irak di Stadion Lokomotiv, Tashkent, Rabu (1/3). Ini merupakan partai perdana kedua tim di Grup A Piala AFC U-20 2023. Di atas kertas, Irak lebih diunggulkan dalam laga tersebut. Namun, Shin Tae-yong sudah menyiapkan taktik […]

  • Alasan S3 dukung Ratu Dewa maju Pilwako Palembang,  

    Alasan S3 dukung Ratu Dewa maju Pilwako Palembang,  

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.269
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Keluarga Minang Solok Saiyo Sakato (S3) Kota Palembang mendukung Ratu Dewa untuk maju mencadi Walikota dalam Pemilihan Kepala Daerah [Pilkada] Walikota Palembang Nopember 2024. Hal itu terungkap saat Pj Walikota Palembang Ratu Dewa menghadiri langsung halal bihalal pengurus S3 Kota Palembang kemarin malam di Gedung SAS Palembang. Ketua S3 Sumsel AKBP Purn H […]

  • PIRING RAKYAT : LebaranYatim2025 [Yatim, Disabilitas & 2 Juta Alasan untuk Tersenyum]

    PIRING RAKYAT : LebaranYatim2025 [Yatim, Disabilitas & 2 Juta Alasan untuk Tersenyum]

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 677
    • 0Komentar

    ANAK-anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh penjuru negeri mendadak dapat kejutan manis, bukan dari tukang sulap keliling atau undian sabun colek, tapi dari negara sendiri yang turun tangan bagai tetua kampung yang akhirnya sadar. “Mereka juga anak kita, lho”. Lewat kolaborasi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan segunung Lembaga Amil Zakat, dua juta bingkisan bernilai […]

  • Alex Noerdin Dampingi KH Ma’aruf ke Singapura, Ada Apa Ya?

    Alex Noerdin Dampingi KH Ma’aruf ke Singapura, Ada Apa Ya?

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SINGAPORE – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin,  Provinsi Sumatera Selatan H Alex Noerdin, turut mendampingi agenda kegiatan KH Ma’ruf Amin ke Singapura. Calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin, melakukan kunjungan kerja dalam rangka memberikan kuliah umum di S. Rajatman School of […]

expand_less
WordPress Archive PayPal for NEX-Forms PayPal Payment Terminal WordPress PayPal PRO Payment Terminal Paytm Payment Gateway WooCommerce Plugin PayWay API (Westpac) Gateway for WooCommerce PDF Creator for NEX-Forms PDF Embed – WordPress PDF Viewer plugin PDF Password Protect PDF Product Catalog for WooCommerce PDF Viewer – Addon For Elementor