Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Hasil Skrining Kesehatan Jiwa Menunjukkan Gejala? Ini 4 Langkah Berikutnya

Hasil Skrining Kesehatan Jiwa Menunjukkan Gejala? Ini 4 Langkah Berikutnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 50 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENGETAHUI hasil skrining kesehatan jiwa yang menunjukkan dugaan depresi atau kecemasan bisa menimbulkan pertanyaan: apa yang harus dilakukan setelahnya?

Skrining merupakan langkah awal untuk mengenali kemungkinan masalah kesehatan jiwa. Namun, hasilnya tidak otomatis menjadi diagnosis. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui langkah lanjutan agar pemeriksaan tidak berhenti pada angka atau tanda yang muncul dalam hasil skrining.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi, mengutip laman resmi kemkes, menjelaskan Kemenkes telah menyusun buku saku skrining kesehatan jiwa untuk membantu tenaga kesehatan di Puskesmas menindaklanjuti hasil pemeriksaan.

Buku saku tersebut mencakup empat kelompok, yakni ibu hamil dan ibu pascapersalinan, anak dan remaja, orang dewasa, serta lanjut usia.

Lantas, apa yang bisa dilakukan masyarakat ketika hasil skrining menunjukkan dugaan gejala gangguan kesehatan jiwa?

1. Jangan langsung menyimpulkan hasil skrining sebagai diagnosis

Hasil skrining perlu dipahami sebagai petunjuk awal, bukan keputusan akhir mengenai kondisi kesehatan seseorang.

Jika hasilnya menunjukkan dugaan gejala depresi atau kecemasan, tanyakan kepada petugas kesehatan apa arti hasil tersebut dan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan.

Langkah ini penting agar seseorang tidak langsung memberi label pada dirinya sendiri, tetapi juga tidak mengabaikan keluhan yang dirasakan.

2. Tanyakan langkah lanjutan kepada petugas kesehatan

Jangan meninggalkan pemeriksaan tanpa memahami apa yang perlu dilakukan berikutnya. Masyarakat dapat menanyakan apakah perlu berkonsultasi lebih lanjut, menjalani pemeriksaan tambahan, atau memperoleh rujukan ke fasilitas kesehatan lain.

Jika layanan yang dibutuhkan belum tersedia di fasilitas pertama, tanyakan pilihan rujukan yang dapat diakses. Ketersediaan tenaga dan layanan kesehatan jiwa bisa berbeda antardaerah.

3. Ceritakan keluhan yang dirasakan, bukan hanya hasil pemeriksaan

Hasil skrining akan lebih bermakna ketika disertai informasi mengenai kondisi yang dialami sehari-hari. Sampaikan perubahan suasana hati, pola tidur, konsentrasi, minat terhadap aktivitas, atau kesulitan menjalankan pekerjaan dan kegiatan rutin. Jelaskan pula sejak kapan perubahan tersebut terjadi dan seberapa besar pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari.

Informasi ini dapat membantu tenaga kesehatan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

4. Tetap mencari bantuan jika keluhan berlanjut

Hasil skrining yang tidak menunjukkan dugaan gejala tertentu bukan berarti semua keluhan harus diabaikan. Jika kondisi emosional terus mengganggu aktivitas atau semakin berat, masyarakat tetap dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Sebaliknya, jika skrining menunjukkan dugaan gejala, jangan menunda tindak lanjut hanya karena masih mampu menjalankan rutinitas.

Dukungan keluarga dan orang terdekat juga dapat membantu, tetapi tidak selalu menggantikan pemeriksaan profesional ketika bantuan medis diperlukan.

Mengapa tindak lanjut menjadi penting?

Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 yang dikutip Kemenkes mencatat prevalensi depresi sebesar 1,4 persen pada penduduk berusia di atas 15 tahun. Namun, hanya 12,7 persen orang dengan depresi yang mendapatkan pengobatan.

Kesenjangan tersebut menunjukkan bahwa mengenali gejala saja belum cukup. Masyarakat juga perlu mengetahui cara memperoleh bantuan setelah masalah teridentifikasi.

Dalam kegiatan Festival Suara Jiwa di Jakarta, Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono turut menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan yang inklusif, termasuk bagi individu neurodivergen seperti orang dengan ADHD dan disleksia.

Dukungan yang tepat, akses layanan, serta tindak lanjut dari hasil skrining menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jiwa. Ketika muncul keluhan, langkah pertama bukanlah membuat diagnosis sendiri, melainkan memahami kondisi dan mencari bantuan yang sesuai. (***)/kemkes

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Mahasiswa Sebagai Agen Of Change (Agen Perubahan)

    Peran Mahasiswa Sebagai Agen Of Change (Agen Perubahan)

    • calendar_month Minggu, 2 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.146
    • 0Komentar

      MAHASISWA dapat menjalankan perannya sebagai agen perubahan dan membawa masyarakat pada tatanan sosial yang lebih adil. Ketika mahasiswa mampu melihat secara kritis kondisi sosial yang ada maka ia bisa mengupayakan perubahan agar masyarakat hidup dalam kondisi yang lebih ideal.Sebagai kaum intelektual, mahasiswa dipandang punya peran besar dalam mengubah tatanan sosial. Narasi yang berkembang selama […]

  • Sarminah Dapatkan Bedah Rumah Dari Baznas Muba

    Sarminah Dapatkan Bedah Rumah Dari Baznas Muba

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    SARMINAH, Warga Desa Jirak Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Muba ini merasa lega saat menerima bantuan program bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Muba, Jumat (14/8/2020). Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba dan Baznas Muba yang telah melakukan bedah rumah terhadap rumah miliknya. “Terima kasih Pak Bupati […]

  • 3 tujuan yang dari sunnatan massal ungkap Penasehat DWP Muba

    3 tujuan yang dari sunnatan massal ungkap Penasehat DWP Muba

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Ada tiga tujuan dalam kegiatan sunatan massal yakni, menunaikan kewajiban sebagai umat muslim, mewujudkan generasi yang lebih sehat dan soleh, sebagai upaya kepedulian sosial DWP Kabupaten Muba terhadap masyarakat disekitar khususnya yang kurang mampu. Pernyataan itu disampaikan Penasehat DWP Kabupaten Muba H Asna Aini Apriyadi dalam sambutannya di kegiatan Gebyar Khitanan Massal […]

  • Gandeng Mitra Ritel Online, BUMN Klaster Pangan Ini Luncurkan Produk di Aplikasi Warung Pangan

    Gandeng Mitra Ritel Online, BUMN Klaster Pangan Ini Luncurkan Produk di Aplikasi Warung Pangan

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    BUMN Klaster Pangan menghadirkan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok, diantaranya kerja sama distribusi pangan melalui mitra ritel online, yang salah satunya adalah aplikasi Warung Pangan. Aplikasi ini diluncurkan pada Kamis, 16 September 2021 di Jakarta sebagai inovasi kemudahan berbelanja masyarakat di tengah pandemi ini. Acara peluncuran aplikasi Warung Pangan tersebut dihadiri oleh […]

  • Palembang Ada 11 Kawasan Kurang Layak, Pemkot Akan Laksanakan Penataan

    Palembang Ada 11 Kawasan Kurang Layak, Pemkot Akan Laksanakan Penataan

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pemerintah kota Palembang bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman kota Palembang merencanakan melakukan penataan terhadap 11 wilayah rumah yang tidak layak huni. Kawasan kurang layak huni itu diantaranya kawasan Lawang Kidul,1 Ulu, Purwokerto, dan Karang Anyar. Hal ini dibenarkan Ir. KM Arsyad, M.Sc Sekretaris Badan Pengembangan SDM Kementerian PUPR, […]

  • Digitalisasi Sekolah Jadi Prioritas, Kenapa

    Digitalisasi Sekolah Jadi Prioritas, Kenapa

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa kita semua patut merasa bangga karena pendidikan Indonesia dibangun dari pemikiran yang maju, yakni merdeka dalam belajar. Ki Hajar Dewantara telah mencetuskannya puluhan tahun yang lalu, dan tugas kita sekarang adalah bersama-sama mewujudkannya. Dengan teknologi yang ada sekarang, kita semestinya semakin kreatif, semakin […]

expand_less
WordPress Archive Valentine’s Day Invitations for Elementor Valeo – health center and hospital WordPress Theme Valexa PHP Script For Selling Digital Products And Digital Downloads Valiance – Business Consulting WordPress Theme Valkuta – Pet WordPress Theme Valno – Minimal Creative Multi page Portfolio WordPress Theme Vano – Organic Food & Agriculture Elementor Template Kit Vapemorra – Vape Store Elementor Template Kit Vapier – Vape Store WooCommerce WordPress Theme Vapohub – Vape & E-Liquid WooCommerce Theme