Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Polusi Udara di Jakarta: Apa yang kita ketahui sejauh ini

Polusi Udara di Jakarta: Apa yang kita ketahui sejauh ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
  • visibility 2.086
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEMOGA di bulan yang baru ini kita bisa melihat langit yang lebih biru dan menghirup udara yang lebih segar dibanding bulan lalu ya, apalagi bagi teman-teman yang tinggal di wilayah Jabodetabek.

 

Bulan Juni lalu wilayah Jakarta ramai diperbincangkan gara-gara polusi udaranya. Berikut beberapa fakta terkait polusi udara di Jakarta yang kita ketahui sejauh ini:

·  Menanggapi putusan Majelis Hakim PN Jakarta Pusat, empat tergugat (Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Kesehatan) melakukan banding pada September 2021.

·  Laporan Akhir Pemantauan Kualitas Udara Tahun 2021 menyatakan udara ambien Jakarta pada tahun tersebut berstatus tercemar.

·  Laporan yang sama menyatakan, evaluasi efektivitas kegiatan uji emisi terhadap kualitas udara ambien belum dapat dituntaskan.

·  Kontra memori banding telah didaftarkan oleh Koalisi Ibukota dan tim advokasi sebagai langkah lanjutan dari Gugatan Polusi Udara oleh Warga pada Januari 2022.

·  Belum ada kelanjutan terkait gugatan kasus ini dan polusi udara di Jakarta kembali menggila pada Juni 2022, bahkan sempat menjadi terburuk di dunia. Tentu tidak sehat untuk warganya.

·  Sayangnya, hal ini justru disangkal oleh KLHK yang menyatakan bahwa Jakarta “hanya” menduduki peringkat 44.

·  Pergerakan masyarakat justru dipersalahkan, tetapi tidak ada upaya lebih lanjut menangani hal ini maupun polusi yang sudah terjadi.

·  Telah terjadi transboundary air pollution di mana polusi udara yang terjadi di Jakarta tidak hanya berasal dari pencemaran setempat, tapi juga dipengaruhi oleh pencemaran di wilayah Banten dan Jawa Barat. Salah satunya dengan keberadaan sejumlah PLTU berjarak sekitar 100km dari Jakarta.

Dalam podcast Ngobrol Lingkungan terbaru, Greenpeace Indonesia ngobrol dengan Bondan Andriyanu selaku Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia dan Fajri Fadillah selaku Peneliti Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) untuk membahas seberapa buruk kondisi polusi udara di Jakarta saat ini. Simak pembicaraan mereka di Spotify dengan klik tombol di bawah ini.

 

Seberapa kotor udara Jakarta?

 

Yang juga perlu kamu tahu

·  Pajak karbon tidak jadi diberlakukan pada 1 Juli 2022. Ini merupakan penundaan yang kedua dari pemerintah, kali ini dengan alasan bahwa aturan teknis pajak karbon belum rampung dan perekonomian dunia yang sedang bergejolak. Menanggapi hal ini, Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Adila Isfandiari menyebut kalau ini memberikan kesan ketidakseriusan pemerintah menghadapi isu iklim. “Sebagai pemegang presidensi G20, Indonesia seharusnya menunjukan kepemimpinannya dalam melakukan aksi iklim – terutama mempercepat transisi energi,” ujarnya.

·  Gelombang panas menerpa sejumlah negara, yaitu Jepang, Italia, Norwegia, Iran, dan Finlandia. India dan Pakistan juga mengalami “panas yang tidak biasa”. Jepang menjadi salah satu negara dengan paparan heatwave terparah dengan suhu di atas 35 derajat celcius pada pekan lalu, yang mengakibatkan 5000 orang dirawat di rumah sakit. Pemerintah Jepang telah mengeluarkan himbauan untuk mengurangi pemakaian listrik karena pasokan listrik yang terbatas.

 

·  PBB menggelar Ocean Conference di Portugal pada 27 Juni-1 Juli, dalam upaya mendorong solusi inovasi berbasis sains untuk memulihkan kesehatan lautan dunia. Indonesia sendiri melalui Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyampaikan komitmen untuk memerangi polusi plastik di laut serta penangkapan ikan ilegal, yang tidak diatur, dan tidak dilaporkan (IUU fishing).

 

Pada kesempatan ini Juru Kampanye Laut Greenpeace Nordic Laura Meller menyatakan para petinggi dunia gagal untuk memenuhi janji mereka dalam upaya menjaga laut. Ia mendorong untuk menyelesaikan Ocean Treaty (Perjanjian Laut) yang lebih kuat di bulan Agustus dan melakukan perlindungan laut segera.

Aksi nyata dari pemerintahan dan petinggi negara memiliki peranan penting dalam upaya memerangi krisis iklim dan kerusakan lingkungan. Jangan tunda lagi aksi nyata, demi masa depan bumi yang berkelanjutan.

 

Salam hijau damai,

Greenpeace Indonesia

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benarkah ? Transaksi di Indonesia Bisa Pakai Mata Uang Cina

    Benarkah ? Transaksi di Indonesia Bisa Pakai Mata Uang Cina

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

    BEREDAR unggahan di media sosial berisi gambar tangkapan layar dari sebuah artikel tentang mata uang Cina sebagai alat transaksi Indonesia dengan Cina. Pengunggah potongan judul berita itu menyebut penggunaan mata uang Yuan sudah resmi digunakan Indonesia. Dilansir dari merdeka.com, berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah salah. Merujuk pada artikel merdeka.com berjudul “Fakta tentang Renminbi atau […]

  • 1 Minggu Pemasangan Box Precast Yang Membelah Jalan Kolonel Wahid Udin Rampung

    1 Minggu Pemasangan Box Precast Yang Membelah Jalan Kolonel Wahid Udin Rampung

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    PERBAIKAN Drainase Disekitar Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Musi Banyuasin Selesai dan hari ini Senin (8/6/2020) dapat kembali dilalui pengguna jalan . Penanganan pekerjaan drainase yang dilakukan tersebut karena saat musim hujan terjadi banjir yang mengenai perkantoran di areal dimaksud, untuk meminimalisir terjadinya banjir yang selalu menggenangi kantor ATR/ BPN […]

  • Kades di Muba di Ajak Kumpul, Ada Apa?

    Kades di Muba di Ajak Kumpul, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.418
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,SEKAYU – Sebanyak 227 Kepala Desa beserta Perangkat Desa dalam Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) hari ini, Senin (29/10/2018) memenuhi Opproom Pemkab Muba dalam rangka mengikuti Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Sistem Tatakelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa  (Siskeudes). Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan seluruh desa di Kabupaten Muba sudah menggunakan Aplikasi […]

  • Agar Lebih Kreatif Berkomunikasi di Era Digital, Ilmu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah Hadirkan Content Creator Muda

    Agar Lebih Kreatif Berkomunikasi di Era Digital, Ilmu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah Hadirkan Content Creator Muda

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.667
    • 0Komentar

    MAHASISWA Ilmu Komunikasi Angkatan 2020 Kelas B FISIP UIN Raden Fatah Palembang sukses menggelar webinar dengan tema “Komunikasi Kreatif Sebagai Kunci Sukses di Era Digital” bersama narasumber dengan nama panggungnya Juju Onyols selaku Comedian, Influencer dan Content Cretor. Kegiatan tersebut dilakukan secara virtual menggunakan platform zoom dengan tujuan  mengasah ilmu agar lebih kreatif dalam berkomunikasi […]

  • Pelaku Orang Tua Kandung, Polda Sumsel Ungkap Motif Perdagangan Bayi di Palembang

    Pelaku Orang Tua Kandung, Polda Sumsel Ungkap Motif Perdagangan Bayi di Palembang

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 723
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang bakal mendalami motif dibalik penjualan anak yang berhasil diungkap oleh anggota Unit Ranmor bersama PPA Satreskrim Polrestabes Palembang beberapa waktu lalu. Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol. Irvan Prawira Satyaputra. “Alhamdulillah anggota kita Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengungkap […]

  • Hari Pertama Masuk Sekolah, Murid &Guru Kompak Pakai Masker, Hingga Ventilasi Kelas Terbuka

    Hari Pertama Masuk Sekolah, Murid &Guru Kompak Pakai Masker, Hingga Ventilasi Kelas Terbuka

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    TAHUN Ajaran Baru (TAB) 2020/2021, hari ini Senin (13/7/2020) resmi dimulai. Meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Pendidikan tetap menjalankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru dengan tetap memprioritaskan protokol kesehatan (protokes). Pantauan di sejumlah sekolah, tampak pihak sekolah menerapkan Protokol kesehatan secara ketat. Salah satunya Sekolah Dasar […]

expand_less
WordPress Archive Stripe Payment Details and Analysis for WooCommerce Strnix – Solar and Green Energy WordPress Theme Strollik – Single Product WooCommerce WordPress Theme Stroranger – Data Warehouse Elementor Template Kit Stroyka – Tools Store HTML Template Structura - Construction Consultant Elementor Template Kit Structure – Construction Industrial Factory WordPress Theme Structure – Construction WordPress Theme Struktur – Creative Agency WordPress Theme Struninn – Elementor Plugins Bundle