Kebijakan

Pelatihan Jurnalistik di Era Pandemi

PELATIHAN jurnalistik secara tatap muka dilaksanakan di SMAN 6 Palembang selama tiga hari (19-21 November 2020).

Dengan menerapkan protokol kesehetan yang ketat, pelatihan yang diikti 37 pelajar dari lima sekolah ini berjalan lancar.

Pelatihan yang dilaksanakan  di Aula SMA Negeri 6 Palembang ini diikuti  siswa SMA Negeri 6 Palembang dan  empat  “Sekolah Imbas” yaitu SMA Xaverius 2 Palembang, SMA Nurul Iman Palembang, SMA Karya Ibu Palembang serta SMA Muhammadiyah Palembang.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Drs Riza Fahlevi. Dalam sambutannya, Riza Pahlevi mendukung program ini karena menurutnya merupakan program inisiatif dari Kepala SMA Negeri 6 Palembang. Program ini sangat bermanfaat bagi generasi muda saat ini. “Materinya bisa bermanfaat bagi anak didik,” jelasnya.

Kepala SMAN 6 Palembang, Drs Fir Azwar menyatakan bahwa dengan pelatihan ini, siswa memiliki keterampilan yang bermanfaat untuk jangka panjang. “Life skill, berupa penyiaran, jurnalistik, dan perfilman memberi bekal bagi anak didik,” ujar mantan Kepala SMAN 10 Palembang ini.

Pemateri, Drs Firdaus Komar (Ketua PWI Sumsel), dan M Nasir (Penanggungjawab Sumselterkini.co.id). Materi pengenalan jurnalistik dan teknik mencari maupun menulis berita disampaikan keduanya.

Tapil juga sebagai model narasumber, Andi Lisso yang berbagi pengalamannya sehingga dapat menjadi Runner up Ajang Pencarian Bakat “Spotlight” dengan membawakan lagu ciptaannya yang bernilai kebudayaan. Juga Rosa Indiana yang berbagi cerita bagaimana ia dapat menjadi Putri Remaja Indonesia 2020 Kategori Best Speech.

Acara berjalan dengan lancar dari awal pembukaan hingga penutupan. Mereka juga praktik mencari dan menulis berita. Sekaligus, menggarap penerbitan media daring satu edisi dengan rubrikasi lengkap. (**)M abdul gani depati/nasir

 

 

Comments

Terpopuler

To Top