Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Indonesia akan Produksi Vaksin Merah Putih

Indonesia akan Produksi Vaksin Merah Putih

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Sabtu, 21 Nov 2020
  • visibility 766
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Indonesia mengembangkan vaksin Covid 19 yang diberi nama Merah Putih dengan beberapa institusi seperti Lembaga Eijkman dan beberapa Universitas, termasuk LIPI dengan platform yang berbeda-beda dengan target produksi di tahun 2021.
“Kita targetkan vaksin Merah Putih bisa diproduksi 2021. Faktor yang menjadi fokus pengembangan vaksin Merah Putih tentu keamanannya, kemudian tingkat efektivitasnya. Stabilitas vaksin Merah Putih itu sendiri, implementasi, hingga ketersediaannya nanti juga akan terus dipantau” tutur Prof Ali Ghufron, Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kemenristek BRIN.
Indonesia memang berkontribusi secara global melawan virus COVID-19. Selain sebagai salah satu pusat penelitian uji klinik fase III bagi vaksin Sinovac yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia juga turut serta meneliti dan memproduksi vaksin COVID-19 mandiri yang disebut vaksin Merah Putih.
Saat ini Indonesia sedang berproses untuk menghasilkan vaksin. Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti menyatakan, “Kami bersyukur bahwa perusahaan nasional Bio Farma masuk ke dalam CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations) yang mana ikut berperan dalam inovasi dan produksi vaksin di dunia”, terangnya dalam acara Dialog Produktif dengan tema “Vaksin dan Pembangunan Kesehatan Indonesia”, yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (18/11).
Vaksin Merah Putih berbasis virus COVID-19 yang beredar di Indonesia dan dikembangkan anak bangsa. Kemandirian ini sangat penting, karena menyangkut kedaulatan dan kemampuan sebuah negara dalam penguasaan teknologi dan inovasi. Tentu dengan kemajuan ini kita tidak akan menjadi negara trader atau sebatas pengimpor. “Kita harus mampu memiliki terobosan, dan untuk diketahui kita sudah mampu mengekspor vaksin ke 140 negara. Indonesia jadi negara rujukan di OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) untuk vaksin,” terang Prof. Ghufron.
Prof. Ghufron menegaskan. “Masyarakat tidak perlu takut terhadap vaksin dan program vaksinasi yang nantinya akan dijalankan pemerintah. Kendati begitu masyarakat harus tetap menjaga kesehatan karena vaksin bukan satu-satunya cara untuk terbebas dari virus COVID-19”.
“Tanpa kesehatan, segalanya tidak ada artinya. Jadi, harus kita jaga kesehatan kita paling tidak dengan 3M (Memakai masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak) juga 3T (Tracing, Tracking, dan Treatment). Kita harus mampu berinovasi tidak hanya untuk mengatasi COVID-19 tapi juga memberikan nilai tambah dan mengurangi ketergantungan terhadap impor”, tutup Prof. Ghufron.
Sementara itu, Prof Herawati Sudoyo Supolo, Deputi Fundamental Research Eijkman Institute pada kesempatan yang sama menjelaskan, “Kita harus turut serta dalam pengembangan vaksin ini, karena kita mempunyai kemampuan, sumber daya manusia, dan fasilitas yang mumpuni. Terkait pengembangan vaksin COVID-19 yang dikembangkan Eijkman, kita telah menggunakan pendekatan terbaru yang lebih cepat dan aman serta mampu memberikan data yang akurat pada pemerintah”, ujarnya.
Vaksin Merah Putih diyakini akan memberikan kedaulatan nasional. Oleh karena itu, percepatan penemuan kandidat vaksin Merah Putih ini dilakukan secara paralel. “Itu kuncinya kenapa kita bisa cepat. Kita sudah terbiasa menggunakan platform ini sehingga bisa lebih cepat. Peneliti saat ini tidak bekerja lagi dalam senyap. Kita diminta untuk bisa menjadi komunikator termasuk memperbaiki komunikasi publik kita. Gunanya untuk memberikan informasi tentang kegunaan vaksin kepada pemangku kepentingan dan public,” kata Prof. Herawati.
Lembaga Eijkman selalu memberikan laporan kemajuan penelitian di laboratorium mereka. “Kemungkinan kita akan memberikan laporan vaksin merah putih di awal 2021. Menurut saya vaksin Merah Putih itu jangka panjang. Kita tidak ingin memberikan vaksin Merah Putih yang tidak aman dan tidak manjur. Jadi, kita akan melalui semua prosesnya. Tapi tetap ada percepatan tadi,” kata Prof. Herawati.
Prof. Herawati menambahkan. “Vaksin itu bukan segalanya, dalam dunia kedokteran pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Walaupun sudah memiliki vaksin nantinya, protokol kesehatan harus tetap kita jalankan”. (**)sir

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jualan Muba di Acara Apkasi

    Jualan Muba di Acara Apkasi

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 977
    • 0Komentar

    DALAM rangka memperkenalkan program dan potesi unggulan Kabupaten Muba serta menarik investor dari luar, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan Rapat Pembahasan Pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), di Ruang Rapat Randik, Senin (27/5/2019) Laporan Kadisperindag Muba Zainal Arifin ST MM menyampaikan Pameran yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) akan dilaksanakan pada tanggal […]

  • Pertamina Eco-RunFest 2022, 8.300 Ecochamps Sebarkan Energi Sehat Demi Sustainable Living

    Pertamina Eco-RunFest 2022, 8.300 Ecochamps Sebarkan Energi Sehat Demi Sustainable Living

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.009
    • 0Komentar

      Sumsel terkini.co.id-  Antusiasme tinggi ditunjukkan para penggiat olahraga lari yang berpartisipasi dalam Pertamina Eco-RunFest 2022. Sebanyak 8.300 peserta memenuhi area di sekitar Istora Senayan Jakarta, Minggu, 27 November 2022.   Para peserta yang sudah terdaftar memenuhi Challenges Multiple Run dengan berlari bersama dalam berbagai kategori yaitu 1,5K Family Run untuk anak usia 7 – […]

  • Migrasi TV Analog ke Digital, Upaya Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat

    Migrasi TV Analog ke Digital, Upaya Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    MIGRASI siaran televisi dari analog ke digital akan memberikan keuntungan bagi masyarakat. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli menyatakan peralihan itu akan membuat masyarakat mendapatkan kualitas pelayanan televisi berupa gambar yang lebih bagus, lebih jernih, lebih canggih dan lebih bersih. “Tentunya dengan beralihnya dari analog ke digital, penonton […]

  • Kabarnya, Sungai Ini yang Pertama di Timbun Belanda

    Kabarnya, Sungai Ini yang Pertama di Timbun Belanda

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.187
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, – SIAPA sangka ternyata nama Tengkuruk dahulunya adalah nama sebuah anak sungai yang mengalir, persis tepat disamping Masjid Agung Palembang, hal itu berdasarkan Denah Peta Kraton Palembang tahun 1811, yang dibuat Mayor William Thorn di dalam buku berjudul ‘Memoir of the Conquest of Java’ diterbitkan Military Library Whitehall, London pada 1815. Seperti dikutip dari […]

  • Amankan Perayaan Imlek 2573, Polda Metro Jaya Turunkan Ribuan Personel

    Amankan Perayaan Imlek 2573, Polda Metro Jaya Turunkan Ribuan Personel

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 681
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya mengerahkan 1.965 personel guna mengamankan perayaan Imlek 2573, 1 Februari 2022 besok. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan, S.I.K, M.Si., mengatakan bahwa ribuan personel itu merupakan gabungan PMJ dan Polres jajaran. “Terdiri dari, Polda 595 personel, Polres jajaran 1.320, dan TNI 50 personel,” ujar Kabid Humas dalam keterangannya, […]

  • Mulus Menuju Semi Final Piala AFF U-19, Garuda Nusantara Tekuk Vietnam 1-0

    Mulus Menuju Semi Final Piala AFF U-19, Garuda Nusantara Tekuk Vietnam 1-0

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Sidoarjo – Meski hanya menang 1-0 lawan Vietnam, Tim Nasional U-19 mulus menuju Semi Final di Piala AFF U-19 tahun, karena dari empat laga yang sudah di mainkan Garuda Nusantara tersebut semuanya disapu bersih dengan kemenangan sehingga Indonesia sudah mengumpulkan 12 poin. Di laga pertama Indonesia berhasil menekuk Laos 1-0, melawan Fhilipina Indonesia menang  […]

expand_less
WordPress Archive FC United | Football, Soccer & Sports WordPress Theme Fdoctor | Health & Medical WordPress Theme Feanty – Beauty Clinic Elementor Template Kit FeastCo – Restaurant and Events WordPress Theme Feedblitz Addon for UserPro Felix – Spa Elementor Template Kit Felix Travel – mobile React Native travel app template Femika – Spa Center & Wellness Elementor Template Kit Femina – Feminine Business Elementor Template Kit Femina Health – Women’s Health & Fertility Clinic Medical WordPress Theme