Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Tekan Angka Perceraian, Kemenag Bener Meriah Gelar Bimwin untuk 800 Calon Pengantin

Tekan Angka Perceraian, Kemenag Bener Meriah Gelar Bimwin untuk 800 Calon Pengantin

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
  • visibility 2.672
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANTOR Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah terus berupaya menekan angka perceraian dengan membekali pasangan yang akan menikah melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin).

“Untuk tahun ini kita akan melaksanakan bimbingan untuk 800 peserta calon pengantin yang dibagi dalam 13 angkatan, mereka akan mengikuti materi selama 16 jam,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah Hamdan, Jum’at (13/8/2021).

“Dalam kegiatan ini peserta diberikan materi pernikahan, kesehatan reproduksi, psikologi dan cara merawat   pernikahan agar awet, menuju keluarga sakinah mawadah wa rahmah, dengan narasumber antar instansi dan BP4,” katanya.

Menurut Hamdan, berdasarkan data dari Mahkamah Syariyah, angka perceraian di kabupaten tersebut tergolong tinggi. Dari Januari hingga Juni 2021, jumlahnya mencapai 181 kasus. Adapun untuk angka pernikahan, tercatat sebanyak 685 peristiwa pada tahun ini.

“Kami akan terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisasi angka perceraian ini, khususnya dengan mempersiapkan calon pasangan memasuki jenjang pernikahan,” kata Hamdan.

Namun, lanjut Hamdan, upaya ini tidak mungkin bisa dilakukan oleh Kemenag saja. Untuk itu diperlukan sinergitas antar lembaga, pemerintah daerah, tokoh agama dan juga tokoh masyarakat.

“Ikhtiar ini mendapat respon positif dari Pemda setempat, dan sepakat untuk bersama sama meminimalisir angka perceraian disana. Kondisi hari ini, zaman digital ini perlu kearifan lokal dan juga berbagai upaya untuk menimalisir angka perceraian di sini. Alhamdulillah Pemda sangat mendukung,” jelas Hamdan.

“Pada dasarnya semua prihatin dengan tingginya angka perceraian. Oleh karenanya, kita berharap ada upaya yang konkrit untuk mengatasi persoalan ini, melakukan pertemuan antar instansi, pemuka agama, tokoh masyarakat dan upaya upaya lainnya untuk meminimalisir persoalan ini. Kita telah duduk dengan Plt Bupati, sekda BM, Dinas syariat Islam serta serta Mahkamah syari’ah,” tambahnya.

Selain untuk pasangan yang akan menikah, Kemenag Bener Meriah juga melaksanakan bimbingan ini untuk para siswa. Tujuannya, memberikan edukasi sebagai bekal ilmu pengetahuan dan juga tentang dampak dari pernikahan dini.

Hamdan juga mengajak masyarakat untuk melakukan pencatatan nikah di KUA, demi kepastian hukum. “Pastikan nikah anda tercatat di KUA, demi kepastian hukum, karena akan banyak dampak negatif kalau nikah siri, apalagi sekarang mencatat nikah di KUA sangat mudah dan murah, kalau di kantor gratis,” kata Mantan Kabid Urais Binsyar Kanwil Kemenag Aceh itu.

Hamdan mengumpamakan pernikahan layaknya  berlayar dengan kapal di laut lepas, ada ombak kecil dan besar yang menghantam perahu. Bahkan terkadang ada badai yang menghantam, sehingga kapal goyang.

“Akan tetapi, jika nahkoda dan awak kapalnya bersinerji, kompak menjalankan tugas masing-masing, maka sampailah kapal itu di pelabuhan atau dermaga. Begitulah perumpamaan permasalahan dalam rumah tangga. Begitu juga dengan pernikahan, dia akan kokoh menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah,” ujar Hamdan.

Untuk itu, ia mengajak peserta bimbingan pra nikah untuk membangun pondasi rumah tangga dengan kokoh, yaitu dengan agama, bukan dengan cantik, ganteng atau kaya, karena semua itu akan luntur. Bangunlah kehidupan rumah tangga yang berlandaskan iman dan taqwa.

Ia juga menyampaikan, kepada para peserta untuk dapat menjalankan rumah tangganya kelak dengan bekal ilmu yang akan disampaikan sejumlah pemateri. Menurutnya, ada lima hal yang membuat rumah tangga sukses.

Pertama, rencanakan pernikahan dengan baik, dengan mampu mengaji dan mampu menjadi imam shalat. “Orang yang selalu shalat dan mengaji, Allah SWT akan bukakan pintu rezekinya,” ujar Hamdan.

Kedua, bangun komunikasi dalam rumah tangga. Salah satu penyebab cerai adalah kurangnya komunikasi antar istri dan suami. Ketiga, rawat dan perkokoh pernikahan. Menjadi suami istri akan banyak cobaan, maka rumah tangga harus dirawat dan dijaga. Keempat, pandai-pandailah mengolah rasa. Kelima, ciptakan suasana bahagia. suami istri harus terus menciptakan suasana bahagia.

“Cinta itu rasa, jika kita tidak pandai mengolah rasa pernikahan akan hancur. Nikah karena keinginan sendiri, bukan keinginan orang lain, dan harus memiliki rasa tanggung jawab,” ungkapnya.

“Hari ini banyak perceraian karena tidak dapat menciptakan kebahagiaan,” ungkap Hamdan yang pernah menjabat Kakankemenag Aceh Tengah ini.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buruh Sampoerna Agro Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Buruh Sampoerna Agro Ditemukan Tewas Gantung Diri

    • calendar_month Sabtu, 12 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.566
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id,Kayuagung – Buruh salah satu perusahaan perkebunan PY Sampoerna Agro Tbk ditemukan tewas gantung diri di kusen pintu gudang alat panen (bekas camp karyawan).Buruh yang tewas tersebut merupakan buruh panen kebun belida. Mayat mayat korban pertama kali ditemukan oleh Agus Susanto (21), yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri, sekira pukul 05.30 WIB, Sabtu (12/1/2019) […]

  • GFSR 2026, 20 Tahun Berlalu, Pelajaran Gempa Yogyakarta Dibawa BNPB ke Dunia

    GFSR 2026, 20 Tahun Berlalu, Pelajaran Gempa Yogyakarta Dibawa BNPB ke Dunia

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membawa pembelajaran dari Gempa Yogyakarta 2006 ke The 3rd Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR 2026) yang digelar di Jakarta pada September 2026. Pengalaman Yogyakarta dinilai penting sebagai contoh pembangunan ketangguhan masyarakat berbasis pembelajaran lokal. Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati menyampaikan hal tersebut seusai bertemu […]

  • Pemprov Sumsel & Kejati Sumsel Asanya Berkolaborasi Gencarkan Program Kadarkum

    Pemprov Sumsel & Kejati Sumsel Asanya Berkolaborasi Gencarkan Program Kadarkum

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Pemprov Sumsel dan Kejati Sumsel dapat berkolaborasi untuk menggencarkan kembali program Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum), karena masih banyak masyarakat yang belum sadar hukum dan terjebak dalam masalah yang dapat merugikan. Menurut Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru kemitraan antara Pemprov Sumsel dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel yang telah terjalin dengan baik selama ini tetap […]

  • Mantap, Prov.Sumsel Gelontorkan Anggaran Rp15 Miliar, Untuk Siapa ?

    Mantap, Prov.Sumsel Gelontorkan Anggaran Rp15 Miliar, Untuk Siapa ?

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.387
    • 0Komentar

    SUMSEL memastikan tak akan tinggal diam untuk membantu organisasi PKK bergerak merealisasikan program-program andalannya terutama dalam hal meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sebab adanya peningkatan kesejahteraan keluarga sangat berkorelasi dengan penurunan angka kemiskinan di Sumsel. Pernyataan itu diungkapkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru saat mendampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru dan Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj […]

  • Sekjen Gerindra Ingatkan Kader Jangan Lupakan Rakyat  

    Sekjen Gerindra Ingatkan Kader Jangan Lupakan Rakyat  

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.278
    • 0Komentar

    SEKJEN Partai Gerindra H. Ahmad Muzani mengajak seluruh Kader Partai Gerindra jangan melupakan rakyat. “Saat ini ada dua kader Gerindra yang duduk sebagai Menteri. Tugas kita bagaimana kedua kementerian tersebut dapat menjalankan programnya berpihak dengan rakyat,” tegas Ahmad Muzani singkat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPD Partai Gerindra Sumsel yang digelar di Hotel Arista Palembang, Selasa […]

  • ITB Gulirkan Platform Kewirausahan Nasional, Ini Harapan Teten

    ITB Gulirkan Platform Kewirausahan Nasional, Ini Harapan Teten

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.490
    • 0Komentar

    MENTERI Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi usulan platform kewirausahaan nasional yang digulirkan kalangan akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB). “Platform model kewirausahaan seperti itu juga dipakai di Jepang. Pemerintah akan menyediakan biaya untuk startup buatan mahasiswa yang masuk dalam program inkubator,” ucap Teten pada acara diskusi Potensi Kerja Sama Pengembangan Kewirausahaan, secara daring, Senin (1/3). […]

expand_less
WordPress Archive La Comète – Fashion and Clothing Store WordPress Theme La Evento – An Organized Event WordPress Theme LaAutor – Author & Publisher Elementor Template Kit Lab – Pharmacy, Laboratory & Research WordPress Theme Labomba – Responsive Multipurpose WordPress Theme Labpeak | Laboratory & Science Research WordPress Theme + RTL with Appointments Booking Lafka - Multi Store Burger - Pizza & Food Delivery WooCommerce Theme Laguna - Beach Club Lounge Bar & Resort Elementor Template Kit LaJavela – Bar Nightlife & Pub Elementor Template Kit Lakeside - Nature Cottage Elementor Template Kit