Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Antisipasi Karhutla, Gubernur Gelar  Apel Kesiapsiagaan dan Resmikan  Laboratorium Penelitian Lahan Basah

Antisipasi Karhutla, Gubernur Gelar  Apel Kesiapsiagaan dan Resmikan  Laboratorium Penelitian Lahan Basah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
  • visibility 1.066
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  telah melakukan upaya antisipasi sejak dini kemungkinan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan menghadapi musim kemarau tahun 2021 , dengan mengerahkan seluruh kekuatan baik personil maupan peralatan pemadaman.

Terlebih wilayah Sumsel banyak lahan gambut yang mudah terbakar ditambah lagi adanya  prediksi BMKG  ditahun ini, musim kemarau akan melanda Sumsel. Sehingga butuh kesiapan untuk antisipasi kebakaran utamanya  di lahan gambut.

“Tentu kita akan terus mencari solusi, bagaimana agar lahan gambut tidak mudah terbakar. Sesuai dengan habitatnya basah dan berair,” ucap gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dalam arahannya pada apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Karhutbunla 2021 yang dipusatkan di Kebun Raya Sriwijaya Ogan Ilir, Selasa (9/3/21).

Dalam upaya antiasipasi karhutla tersebut, dia menyebut, setidaknya Pemerintah  Provinsi Sumsel telah menyiapkan tujuh strategi agar Sumsel terbebas dari Karhutbunla tahun 2021. Meliputi melakukan sinkronisasi satuan tugas provinsi dengan kabupaten. Membagi habis tugas pengendalian kebakaran hutan, kebun dan lahan dengan melibatkan semua stakeholder baik provinsi maupun kabupaten/kota. Selanjutnya, melakukan optimalisasi peralatan produksi yang ada pada kelompok tani untuk membantu pemadam kebakaran.

“Kita juga akan memperkuat sarana dan prasaraan pemadam, serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan, maupun hutan tanaman industri,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur HD menambahkan, pihaknya segera mengaktifasi posko-posko kebakaran yang ada di perusahaan, masyarakat peduli api, kelompok tani peduli api dan lain sebagainya. Di samping pemanfaatan dana desa untuk pengendalian hutan, kebun dan lahan.

Selain itu Pemprov juga   telah memiliki Embung Konservasi sebagai salah satu laboratorium yang bisa dijadikan lokasi riset untuk mengetahui kelembaban tanah yang juga termasuk sebagai upaya pencegahan terjadinya karhutla.

Menurut HD, Embung Konservasi Kebun Raya Sriwijaya dibangun di atas lahan rawa seluas 100 hektar dengan babyak fungsi, seperti pusat penelitian lahan basah dan sebagai tempat pendidikan, pelatihan ataupun magang.

“Sumsel ini memiliki lahan gambut. Tentu rawa bergambut ini rawan akan terjadinya Karhutla. Langka kita lakukan adalah dengan mencegah tidak berkibarnya api dari yang paling kecil hingga besar,” terangnya.

Disisi lain, HD menilai, upaya pencegahan Kahutla di Sumsel telah dilakukan dengan kerjasama berbagai pihak, baik kemeterian hingga BUMD hingga badan usaha.

“Ini langkah progresif. Menunjukkan hasil.  Pada 2020 nyaris dikatakan Sumsel bebas hotspot. Ini juga yang inginkan di tahun 2021 ini,” tegasnya.

Gubernur menilai, tanggungjawab dalam pencegahan Karhutlah bukan hanya dimiliki oleh instansi tertentu saja, tetapi di pundak semuanya, termasuk masyarakat Sumsel. Karena itu dia mengajak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk dapat  memanfaatkan Embung Konservasi Kebun Raya Sriwijaya sebagai destinasi wisata baru bagi masyarakat luas.

“Fungsi ini dilakukan untuk menambah destinasi wisata baru bagi penduduk Sumsel, sekaligus menambah edukasi terhadap pencagahan Karhutla,” paparanya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, SH ikut  bangga dan menyambut baik diresmikannya Embung Konservasi Kebun Raya Sriwijaya yang diharapkannya  bisa memberikan dampak baik bagi pengetahuan masyarakat Ogan Ilir.

“Ini akan menjadi lokasi destinasi wisata edukatif yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Ogan Ilir dan Sumsel. Kita ucapkan terimakasih kepada gubernur Sumsel,” tegasnya.

Dilain pihak Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah mengatakan, pelaksanaan apel pencegahan Karhutla dilakukan untuk meningkatan kesiapsiagaan personil dan peralatan. Dengan melibatkan pemerintah disemua tingkatan. Masyarakat, akademisi, hingga media untuk ikut terlibat dalam upaya pencegahan Karhutla.Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sebut 3 Wilayah Food Estate di OKI Layak Peroleh Dukungan Infrastruktur Dari Pusat, Ini Alasannya

    Bupati Sebut 3 Wilayah Food Estate di OKI Layak Peroleh Dukungan Infrastruktur Dari Pusat, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

        BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE mendorong peningkatan konektivitas menuju lokasi pengembangan lumbung pangan baru atau kawasan food estate di Wilayah Ogan Komering Ilir kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bupati Iskandar mengatakan, konektivitas diwilayah ini diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Dengan konektivitas yang semakin […]

  • ‘Umpak-umpakan,’ Sebuah Tradisi Disaat Idul Fitri Yang Nyaris Lenyap Terdampak COVID-19

    ‘Umpak-umpakan,’ Sebuah Tradisi Disaat Idul Fitri Yang Nyaris Lenyap Terdampak COVID-19

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.159
    • 0Komentar

    MERAYAKAN hari kemanangan pada Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah yang jatuh pada minggu [24/5/2020] di perkampungan sangat terasa meriah. Namun, Lebaran Idul Fitri kali ini, sangat berbeda dari lebaran tahun-tahun sebelumnya. Dampak Covid-19 memang sangat dasyat. Selain menganggu sektor perekonomian, dan lainnya.  Wabah COVID-19 juga telah merusak tatanan dan tradisi masyarakat, terutama dalam berintraksi sosial […]

  • ‘Melawan Korupsi Untuk Pembangunan’

    ‘Melawan Korupsi Untuk Pembangunan’

    • calendar_month Minggu, 9 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.312
    • 0Komentar

    KORUPSI telah banyak menimbulkan kerugian di berbagai sektor. PerserikatanBangsa-bangsa (PBB) mencatat, korupsi adalah kejahatan serius yang dapat melemahkan pembangunan sosial dan ekonomi di semua lapisan masyarakat. Baik negara, wilayah, maupun masyarakat dirasa tidak kebal terhadap kejahatan ini. Setiap tahunnya, PBB mencatat sekitar $2,6 triliun lenyap akibat korupsi. Angka tersebut setara dengan 5 persen PDB (Pendapatan […]

  • Perluas Pasar ke Wilayah Timur, IPC Palembang Jajaki Kerjasama dengan Kalla Group

    Perluas Pasar ke Wilayah Timur, IPC Palembang Jajaki Kerjasama dengan Kalla Group

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.291
    • 0Komentar

    IPC Palembang menjajaki kerjasama dengan PT Kalla Group di Makasar guna memperluas pangsa pasar di Wilayah Timur. Kunjungan ini dilakukan oleh IPC Palembang dalam rangka perluasan pangsa pasar, dimana IPC Palembang melihat potensi pasar di Pelabuhan Timur Indonesia dapat masuk ke Pelabuhan Palembang khususnya cargo Kapal Ro – Ro dan CPO melalui PT Kalla Group. […]

  • Masyarakat Nekat Mudik Ditengah Wabah Covid-19, Ini Tanggapan Kadishub

    Masyarakat Nekat Mudik Ditengah Wabah Covid-19, Ini Tanggapan Kadishub

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.253
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas mudik di tengah pandemi Corona [COVID-19]. Warga yang nekat pulang kampung ke Banyuasin akan dicek kesehatan sesuai protokol penanganan virus Covid-19. Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Anthony Liando, S.Sos, M.Si, mengatakan kalau ada masyarakat yang terkena PHK dan terlanjur pulang  kampungnya maka, tetap memperlakukannya sebagai warga Banyuasin, dan […]

  • Petugas Tetap Laksanakan Vaksinasi di Daerah Terosilir

    Petugas Tetap Laksanakan Vaksinasi di Daerah Terosilir

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    PETUGAS Kepolisian mengendarai sepeda motor melintasi jalan tanah sambil membawa perlengkapan vaksinasi COVID-19 menuju Desa Air Liki, Tabir Barat, Merangin, Jambi. Berbagai upaya terus dilakukan guna menumbuhkan herd immunity hingga ke pelosok dan desa terisolir sekalipun. Salah satunya melalui upaya jemput bola vaksinasi seperti yang dilakukan Kepolisian Resor Merangin dan Kepolisian Sektor di bawahnya.Indonesia.go.id (***)

expand_less
WordPress Archive PeakShops – Modern & Multi-Concept WooCommerce Theme Pearl - Corporate Business WordPress Theme Pearlsell WP – Jewelry Elementor WooCommerce Theme Pearson Specter | Lawyer & Attorney WordPress Theme Pediatra – Pediatrician Clinic & Healthcare Elementor Template Kit Peeboo – Pet Store WooCommerce WordPress Theme Peepso Unlimited Bundles Pegasus – Showcase Portfolio WordPress Theme Peggi – Multipurpose Children WordPress Theme Peint – Painting Services Elementor Template Kit