Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » ‘Umpak-umpakan,’ Sebuah Tradisi Disaat Idul Fitri Yang Nyaris Lenyap Terdampak COVID-19

‘Umpak-umpakan,’ Sebuah Tradisi Disaat Idul Fitri Yang Nyaris Lenyap Terdampak COVID-19

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
  • visibility 3.159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERAYAKAN hari kemanangan pada Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah yang jatuh pada minggu [24/5/2020] di perkampungan sangat terasa meriah.

Namun, Lebaran Idul Fitri kali ini, sangat berbeda dari lebaran tahun-tahun sebelumnya. Dampak Covid-19 memang sangat dasyat. Selain menganggu sektor perekonomian, dan lainnya.  Wabah COVID-19 juga telah merusak tatanan dan tradisi masyarakat, terutama dalam berintraksi sosial dengan sesamanya.

Bahkan, akibat meningkatnya kasus COVID-19 secara signifikan dalam setiap harinya, Pemerintah Kota Palembang mengajukan penerapan pembatasan sosial berskala besar [PSBB] kepada pemerintah pusat.

Hasilnya menjelang Idul Fitri, Palembang  mulai diterapkan PSBB,  semua aktivitas masyarakat pun mulai resmi dibatasi, sehingga dampaknya, suasana  Lebaran Idul Fitri tak seramai, seperti lebaran tahun –tahun sebelumnya.

Hal itu bisa dirasakan saat Sholat Ied, Banyak Masjid, Mushola yang hanya diisi segelintir manusia,b ada juga yang tutup sama sekali, mereka pada umumnya mengikuti anjuran dari Pemerintah yang bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia [MUI].

Tradisi –tradisi turun menurun yang telah ada di Palembang, seperti ‘Umpak-umpakan’ nyaris tenggelam saat pandemi COVID-19.

‘Umpak-umpakan sendiri tak lain adalah silahturahmi atau ‘sanjo’ [berkunjung] mengunjungi satu persatu rumah warga di perkampungan.

Biasanya dilakukan bapak-bapaknya setelah menjalankan sholat Ied dengan diiringi selawat, mendoakan rumah dikunjungi, bahkan ada juga diiringi dengan alunan musik hadroh.

Dikediaman saya, sendiri, tepatnya di Perumahan Pesona Harapan Jaya, Jalan KH Azhari, Kecamatan Kalidoni, Palembang, terutama warga tahap I.

Tradisi ‘umpak-umpakan’ kerap dilakukan bersama-sama setiap Idul Fitri dilakukan pada Lebaran hari ke dua. Dilaksanakan mulai start pukul 08.00 dan biasanya selesai menjelang waktu dzuhur.

Banyak yang bisa diambil hikmahnya dari tradisi ini, salah satunya dapat menyatukan warga,  karena dalam mengunjungi rumah warga, penuh canda, tawa, dan keakraban. Warga yang tadinya sulit untuk diajak berintraksi, akhirnya menyatu.

‘Umpak-umpakan merupakan tradisi masyarakat keturunan Arab yang terletak di Kampung  Muaro, 10 Ilir, Kecamatan IT II, Palembang.

Bahkan masyarakat keturunan Arab yang berada di daerah Ulu pun rela menyeberang menggunakan perahu ketek untuk bergabung dengan sanak saudaranya yang berada di seberang Ilir untuk mengikuti tradisi ‘umpak-umpakan’.

Meski masih dilaksanakan di Perum saya, tradisi ‘umpak-umpakan’ ini,  suasananya tak semeriah lagi,  karena hanya diikuti  segelintir warga, lantaran warga banyak mengikuti anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan wabah Covid-19.

Hanya saja, memang,  mereka menggantinya dengan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri via media sosial [medsos], seperti pesan di Whatapps [WA], guna mengantisipasi penularan Covid-19.

Intraksi sosial antara warga di Perum saya, hingga hari ke tiga Lebaran Idul Fitri tak jauh berbeda dengan kondisi lebaran pertama. Wabah Covid- 19 yang membuat warga menjadi ragu untuk ber-silaturahmi.

Meski demikian warga pun, sadar dan memakluminya, karena Covid-19 bukan virus sembarang virus, Covid-19 ada disekeliling kita, dan tak mengenal derajat manusia, siapa saja bisa terpapar.

Semoga COVID-19 menjadi pembelajaran bagi kita semua, COVID-19 menjadi guru kita untuk mengajak kita disiplin dan mengintropeksi diri, serta selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

PSBB yang diterapkan oleh Pemkot Palembang bukan  sekedar untuk memenuhi syarat, namun harus diterapkan serius, semoga masyarakat juga dapat patuh, sehingga kedepannya, dalam menyongsong kehidupan normal (‘Era New Normal Life’). Kegiatan ekonomi dan intraksi dalam kehidupan sosial dapat pulih kembali, ‘Umpak-umpakan sebagai sebuah tradisi masyarakat saat Idul Fitri pun dapat berjalan normal.[***]

 

Penulis : Irwan Wahyudi

Pemimpin Redaksi Sumselterkini.co.id

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Kota History sebut Menpora

    Palembang Kota History sebut Menpora

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.573
    • 0Komentar

    ACARA opening Festival Olahraha Rekreasi Nasional (Fornas) ke-VI Sumatera Selatan (Sumsel) resmi dibuka di Arena Dayung Jakabaring, Palembang, Jumat 1 Juli 2022 Malam. Tak tanggung dalam acara yang diresmikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali ini turut dimeriahkan beberapa penyanyi papan atas serta Tarian Nusantara. Terlihat penyanyi Maharani dan Pasha Ungu menggucang panggung pengunjung […]

  • Hindari Tindakan Negatif, Muba Keluarkan Perda Pesta Rakyat

    Hindari Tindakan Negatif, Muba Keluarkan Perda Pesta Rakyat

    • calendar_month Rabu, 12 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU –  Kabupaten Musibanyuasin (Muba) mengimplementasikan Peraturan Daerah (Raperda) Pesta Rakyat resmi menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Pesta Rakyat. Setelah berjalan sangat panjang dan alot, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tersebut resmi diberlakukan. “Yang harus dipahami, Perda ini bukan melarang atau menghapus hiburan masyarakat, tapi untuk membatasi […]

  • Anniversary Forum AXS Berbagi dengan Panti Asuhan di Lahat

    Anniversary Forum AXS Berbagi dengan Panti Asuhan di Lahat

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    DALAM perayaan Anniversary yang jatuh pada tanggal 18 Mei 2019 Farum Avanza Xenia Solocion (AXS) Lahat, di hiasi dengan berbagi ke panti asuhan yang ada di Lahat. Sesuai dengan apa yang telah menjadi visi menjalin persaudaraan tanpa mengenal suku ras dan agama, maka takk heran jika moto forum komunikasi ini adalah ‘Broather No Limit’. Selain itu […]

  • Karena Kasus-kasus Ini Berhasil Diungkap, Palembang Kasih 3 Reward Kepada Polrestabes

    Karena Kasus-kasus Ini Berhasil Diungkap, Palembang Kasih 3 Reward Kepada Polrestabes

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Resort Kota Besar (Polrestabes) Palembang memperoleh Tiga Reward dari Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang setelah sukses mengungkap kasus yang terjadi di masyarakat sehingga Palembang dinilai aman. Kasus tersebut, antara lain, perdagangan anak, dan menanggulangi kriminalitas. Walikota Palembang memberikan penghargaan pertama kepada Tim Hunter Polrestabes Palembang atas upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Penghargaan kedua kepada […]

  • Ibu Tuna Netra & Suaminya yang Sedang Sakit Asal Lais Ini Peroleh Bantuan dari Baznas Muba

    Ibu Tuna Netra & Suaminya yang Sedang Sakit Asal Lais Ini Peroleh Bantuan dari Baznas Muba

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

      YAYAN Haryanto dan istrinya Susi tak menyangka mendapat rezeki cuma-cuma berupa sembako dan uang Rp1 juta dari Baznas Muba. Kedua pasangan ini terharu. Maklum pasangan yang Dusun 5 Desa Lais Kecamatan Lais ini merupakan keluarga yang kurang mampu, apalagi Susi seorang tuna netra yang kondisinya tengah hamil sementara Yayan dalam keadaan sakit-sakitan. Melalui Asisten […]

  • Atlet Tuna Runggu Sumel Juga Ingin Berprestasi di Kejurnas Futsal Tuli se-Indonesia

    Atlet Tuna Runggu Sumel Juga Ingin Berprestasi di Kejurnas Futsal Tuli se-Indonesia

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

    MENYUKSESKAN Sumsel sebagai tuan rumah Kejurnas Futsal Tuli se-Indonesia Gerakan untuk Kesejahteraan untuk Tunarungu Indonesia (Gerkatin) ke-2, bulan November mendatang, Gubernur Sumsel H.Herman Deru meminta Dispora dan Asisten I Pemprov Sumsel membentuk panitia khusus. Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi Panitia Kejurnas Futsal Tuli se-Indonesia Gerakan untuk Kesejahteraan untuk Tunarungu Indonesia (Gerkatin) ke-2, di Ruang Tamu […]

expand_less
WordPress Archive Luxria – Modern Jewelry Store WordPress Theme Luxrio – eCommerce Jewellery & Fashion WordPress Theme LUXSA – Fashion WooCommerce Theme Luxury Spa – Wellness and Beauty WordPress Theme Luxury Villa – Property Showcase WordPress Theme Luxwine – Wine WordPress Theme Lyfes – Feminine Life Coach & Speaker Elementor Template Kit Lykke – Creative Agency Elementor Template Kit Lyndon – Portfolio WordPress Theme Lyngva – Translation Agency WordPress