Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » AJI, IJTI, PFI, dan PWI di Sumsel Bersemuka Semeja Bahas Isu-Isu 2021

AJI, IJTI, PFI, dan PWI di Sumsel Bersemuka Semeja Bahas Isu-Isu 2021

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
  • visibility 919
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG – Empat pimpinan organisasi wartawan konstituen Dewan Pers, Aliansi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTV) Sumsel, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Sumsel, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, bersemuka semeja. Dalam Outlook Series ke-3 Jurnalis 2021, mereka membahas Isu Profesionalisme Jurnalis, Senin (4/1/2021).
Peserta daring , Maspril Aries, memberikan apresiasi terhadap kehadiran pimpinan empat orgnisasi wartawan yang sudah diakui sebagai konstituen Dewan Pers. “Apalagi, dalam duduk semeja itu, membahas isu-isu jurnalis 2021. Semoga ini bisa jadi babak baru yang lebih baik dalan sinergisitas dan kolaborasi organisawasi wartawan yang juga diikuti anggota-anggota. Bersatu bisa membuat perjuangan bisa lebih kuat,” ujar mantan wartawan Republika yang kini mengelola Ekbisnews.com ini.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua AJI Palembang Prawira Maulana, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel Firdaus Komar, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumsel Ardiansyah Nugraha, dan Ketua Komite Etik Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palembang, Mushaful Imam..
Ketua IJTI Sumsel Ardhiasyah Nugraha mengatakan, bicara isu jurnalisme di 2021 sangat banyak dan semua penting. Namun jurnalis harus independen. Bahkan, bila perlu harus ada revolusi jurnalis.
“Era digital mempengaruhi praktik jurnalisme dalam berbagai hal. Jurnalisme di Indonesia juga turut berubah seiring dengan berkembangnya teknologi digital,” katanya.
Menurutnya, setidaknya ada tiga hal yang harus diperhatikan di 2021 seperti harus melakukan revolusi terhadap jurnalisme. Lalu kesejahteraan jurnalis harus diperhatikan dan perlunya penguat hukum terhadap jurnalis.
Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar mengatakan, perkembangan teknologi kian maju, sehingga banyak bermunculan media-media online. Bahkan media sosial (medsos) pun semakin cepat menyebarkan informasi. Untuk itu jurnalis dituntut kreatif, dan inovatif serta bisa beradaptasi dengan kondisi saat ini.
“Wartawan tidak akan hilang meski teknologi semakin maju. Maka sajikanlah konten yang menarik,” kata Firkom.
Lebih lanjut ia mengatakan, bicara media maka sebagai wartawan tentu sebagai jurnalisnya. Bicara jurnalisme tidak bisa berdiri sendiri karena ada jurnalisnya. Untuk itu sebagai jurnalis juga ada kode etik jurnalis.
“Sebagai jurnalis maka kita harus memiliki pengetahuan. Seberapa besar pengetahuan kita terhadap berita yang kita tulis. Lalu kemampuan kita untuk menulis dan menyampaikan berita,” katanya.
Menurut Firdaus, terkait isu jurnalis ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Salah satunya seperti perusahaan media sudah terbentuk manajemen yang baik atau belum. Sebab pers yang sehat menimbulkan jurnalis yang profesional, dan bermartabat serta beretika.
Isu jurnalis pun sangat terkait pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini. Kemudian political will pemerintah. Political will dalam arti keberpihakan pada rakyat, sehingga hal-hal yang menguntungkan untuk rakyat memang harus didukung sepenuhnya.

Sedangkan menurut Ketua Komite Etik PFI Palembang Mushaful Imam yang tampil daring, , ada beberapa faktor eksternal maupun internal. Baik dari perusahan maupun lingkungan yang mempengaruhi pewarta foto.
“Ada kekuatan, ada kelemahan, dan ada ancaman yang terjadi pada pewarta foto. Adanya perkembangan teknologi mengakibatkan penyebar luasan foto kini semakin mudah dan tidak terbatas,” katanya.
Lalu dengan semakin luasnya perkembangan digital dan mudahnya menyebarluaskan informasi maka menimbulkan kurang percaya masyarakat, sehingga cenderung tidak percaya langsung terhadap visual.
Kemudian, kemajuan teknologi juga membuat wartawan foto memiliki beban kerja tambahan, sehingga selain memfoto juga harus melakukan hal lain. Misal membuat video dan lain-lain.
“Wartawan foto kini dianggap bukan ruh lagi. Sebab wartawan bisa juga memfoto dengan kamera ponsel. Lalu semakin banyaknya freelance, dan juga agensi sehingga wartawan foto tersisihkan. Bahkan peran serta pemerintah cenderung tidak melindungi,” katanya.
Sedangkan Ketua AJI Palembang Prawira Maulana menambahkan, pada 28 Desember 2020 AJI sudah merilis tentang catatan akhir tahun yang kelam. Disamping adanya pandemi Covid-19, juga masih ada kekerasan pers. Setidaknya ada 84 kasus kekerasan terhadap jurnalis dari 1 Januari – 25 Desember 2020.
“Jumlah ini merupakan yang terbanyak sejak AJI melakukan pendataan kekerasan terhadap jurnalis pada 2006. Kekerasan yang terjadi mulai dari intimidasi, fisik dan lain-lain,” katanya.
Lalu tentang kesejahteraan pers. Pendapatan selama pandemi, ada beberapa data yang masuk mengeluh tentang gaji, uang makan dan lain-lain yang dipotong. Kemudian ada juga sulitnya naik berita karena ada kebijakan perusahaan yang selektif untuk menaikan berita.
“Poinnya tetap jaga profesionalisme jurnalis, kesejahteraan jurnalis juga perlu diperhatikan dan kebebasan pers,” katanya.
Outlook Series Jurnalis 2021 yang diselenggarakan AJI Palembang dilaksanakan pada 20 Desember 2020 hingga 29 Januari 2021. Sebanyak 12 tema dibahas sebagai persiapan para pekerja media, baik jurnalis profesional, pers mahasiswa, bahkan jurnalis warga. Tema-tema tersebut yakni Tantangan Bisnis Media, Sumber Daya Alam dan Energi, Profesionalisme Jurnalis, Ekologi dan Lingkungan, Politik Nasional dan Lokal, Hak Asasi Manusia, Hukum dan Perlindungan Jurnalis, Ekonomi-Bisnis, Sosial-Budaya, Tantangan Pendidikan, serta Tantangan Teknologi Media.(**)sir

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLTU 8 Tanjung Enim Tahun Depan Rampung, Gubernur Tinjau Proyek

    PLTU 8 Tanjung Enim Tahun Depan Rampung, Gubernur Tinjau Proyek

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.022
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Deru mengatakan bahwa PLTU 8 Tanjung Enim akan rampung serta operasional tahun depan. Dirinya telah meninjau keberadaan proyek tenaga uap tersebut dan akan selesai pada tahun 2022, kata gubernur usai meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Lalang atau lebih dikenal dengan PLTU 8 Sumsel yang berada di Desa Tanjung Lalang, […]

  • Update Covid-19 Hari Jumat, 10/4/2020, Di Sumsel Bertambah 1 Orang 

    Update Covid-19 Hari Jumat, 10/4/2020, Di Sumsel Bertambah 1 Orang 

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Pasien positif di Sumsel kembali bertambah satu orang. Hal itu disampaikan langsung Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri, Jum’at (10/4/2020) petang. YUSRI mengatakan, secara keseluruhan dari 160 sampel yang diperiksa 18 sampel diantaranya dinyatakan positif, 79 sampel dinyatakan negatif dan 64 masih dalam proses pemeriksaan. “Artinya ada penambahan satu orang yang positif dari sebelumnya 17 […]

  • Makhluk Astral yang Gak Kasat Mata Ini Tidak Pilih Kasih, Siapa pun Bisa Jadi Korbannya, Bahkan Christiano Lonardo, Laki-laki yang disebut Paling Bugar di atas Planet Bumi Saja Pernah Terpapar, Begini Pengalaman Adi Yanto Penyintas Covid-19 yang Pernah Tertular Virus Wuhan China Ini

    Makhluk Astral yang Gak Kasat Mata Ini Tidak Pilih Kasih, Siapa pun Bisa Jadi Korbannya, Bahkan Christiano Lonardo, Laki-laki yang disebut Paling Bugar di atas Planet Bumi Saja Pernah Terpapar, Begini Pengalaman Adi Yanto Penyintas Covid-19 yang Pernah Tertular Virus Wuhan China Ini

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.455
    • 0Komentar

    KABAR  penambahan kasus inveksi virus corona kian meningkat sejak Juni 2021. Dilansir dari laman resmi covid.19.go.id, penambahan kasus per Selasa (22/6/2021) mencapai 13. 668 kasus dengan total kasus mencapai 2.018.113. Faktanya, saya turut menyumbang data penambahan tersebut. Berawal dari sebuah perjalanan dinas ke Jakarta, saya mulai merasakan gejala tidak normal di tubuh. Meski telah menerapkan protokol […]

  • 3 Pejabat Ini Kompak Turun ke Jalan Bagikan Masker

    3 Pejabat Ini Kompak Turun ke Jalan Bagikan Masker

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    KAPOLRES Banyuasin AKBP Danny Sianipar bersama Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin dr Masagus M Hakim dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin M Yusuf turun langsung bagikan masker ke pengguna jalan yang melintas. Ini dilakukan upaya menghadapi kabut asap yang saat ini membahayakan kesehatan karena banyak terkena ISPA. Kegiatan tersebut dipusatkan dijalan Lintas Timur Palembang-Betung tepatnya depan […]

  • Safari Ramadhan Pemkab Muara Enim di Ds. Segamit, Pj Sekda : Warga Jangan Terpancing Konflik Soal Tapal Batas

    Safari Ramadhan Pemkab Muara Enim di Ds. Segamit, Pj Sekda : Warga Jangan Terpancing Konflik Soal Tapal Batas

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.759
    • 0Komentar

    WARGA di Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim diingatkan tidak terpancing [terprovokasi] terkait masalah tapal batas karena telah sah diatur melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Pernyataan itu disampaikan Pj. Sekda Kabupaten Muara Enim, Drs. Emran Tabrani, M.Si saat melakukan Safari Ramadan, berbuka puasa dan shalat tarawih ke wilayah paling ujung disebelah Timur […]

  • “Menambang di Raja Ampat, Ibarat Goreng Ikan di Akuarium Hotel Bintang Lima”

    “Menambang di Raja Ampat, Ibarat Goreng Ikan di Akuarium Hotel Bintang Lima”

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 700
    • 0Komentar

    “Jangan karena emas setitik, rusak laut sebelanga,” Sumselterkini.co.id, – Raja Ampat itu bukan sembarang tempat, kalau Papua itu mutiara, maka Raja Ampat adalah bagian yang kilaunya bikin matahari minder. Di bawah lautnya, ada karang warna-warni yang lebih komplit dari rak cat toko bangunan. Di atasnya, hutan tropisnya nyimpen burung cenderawasih yang malu-malu tapi cantik, belum […]

expand_less
WordPress Archive Deasil – Travel and Tour WordPress Theme Deaxautt – Digital Marketing & Agency WordPress Theme Debaco – Kitchen appliances for WooCommerce WordPress DeBlocker – Anti AdBlock for WordPress Debutant – Elementor Landing Page WP theme Decades – App Showcase & App Store WordPress Theme Deccal – Video Blogging WordPress Theme Decibel - Professional Music WordPress Theme Decor – Furniture & Interior Design Elementor Template Kit Decorazzio - Interior Design and Furniture Store WordPress Theme