Minggu, 2 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » JEDA » Apa Arti Besar Kepala? Ternyata Bukan Ukuran Kepala Manusia

Apa Arti Besar Kepala? Ternyata Bukan Ukuran Kepala Manusia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kalau ada satu ungkapan yang sering muncul setelah seseorang meraih keberhasilan, mungkin saya salah satunya.

Nama saya “besar kepala.”

Tenang dulu.

Saya bukan penyakit yang membuat ukuran kepala seseorang bertambah.

Saya juga bukan akibat terlalu sering memakai topi.

Saya hanyalah sebuah ungkapan dalam bahasa Indonesia yang menggambarkan sifat seseorang ketika merasa dirinya paling hebat.

Pernah mendengar kalimat seperti ini?

“Sejak menang lomba, dia jadi besar kepala.”

Atau…

“Jangan besar kepala hanya karena sekali berhasil.”

Kalimat-kalimat itu pasti sudah tidak asing lagi.

Namun, pernahkah terpikir, mengapa disebut besar kepala?

Apakah benar ukuran kepala seseorang berubah?

Tentu tidak.

Bukan Kepala yang Membesar, Melainkan Rasa Sombong

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), besar kepala berarti menjadi sombong, angkuh, atau terlalu membanggakan diri karena merasa lebih hebat daripada orang lain.

Artinya, yang berubah bukan bentuk kepala.

Yang berubah adalah sikap.

Seseorang mulai merasa dirinya paling pintar, paling hebat, atau paling berhasil sehingga sulit menerima masukan dari orang lain.

Itulah makna sebenarnya dari saya.

Mengapa Disebut “Besar Kepala”?

Bahasa Indonesia penuh dengan ungkapan yang menggunakan anggota tubuh untuk menggambarkan sifat manusia.

Ada keras kepala untuk orang yang sulit dinasihati.

Ada ringan tangan untuk orang yang suka membantu—atau dalam konteks lain, suka memukul.

Ada panjang tangan untuk orang yang suka mencuri.

Begitu pula dengan saya.

Kepala sering dianggap sebagai lambang pikiran, kehormatan, dan kedudukan.

Ketika seseorang merasa dirinya terlalu tinggi dibanding orang lain, seolah-olah kepalanya menjadi “lebih besar” daripada yang lain.

Tentu saja ini hanyalah kiasan.

Saya Sering Datang Setelah Pujian

Menariknya, saya jarang muncul saat seseorang gagal.

Saya justru sering datang setelah keberhasilan.

Naik jabatan.

Menang perlombaan.

Bisnis berkembang.

Mendapat banyak pujian.

Semua itu adalah hal yang baik.

Namun, jika keberhasilan membuat seseorang berhenti belajar dan mulai meremehkan orang lain, di situlah saya biasanya muncul.

Bukan karena sukses itu salah.

Melainkan karena kesuksesan kadang membuat seseorang lupa bahwa semua orang masih bisa belajar.

Saya Seperti Balon yang Terlalu Banyak Diisi Angin

Kalau boleh diibaratkan, saya seperti sebuah balon.

Semakin banyak angin yang masuk, balon terlihat semakin besar.

Namun jika terlalu penuh, balon justru mudah pecah.

Begitu pula manusia.

Kepercayaan diri memang penting.

Tetapi jika berubah menjadi kesombongan, hubungan dengan orang lain bisa ikut retak.

Orang mungkin berhenti memberi saran.

Teman bisa menjaga jarak.

Bahkan kesempatan belajar pun perlahan hilang karena merasa sudah mengetahui segalanya.

Contoh Penggunaan “Besar Kepala”

Berikut beberapa contoh dalam kehidupan sehari-hari.

“Dia menjadi besar kepala setelah dipromosikan menjadi manajer.”

Artinya, ia mulai bersikap sombong karena jabatan barunya.

“Prestasi memang membanggakan, tetapi jangan sampai membuat kita besar kepala.”

Artinya, keberhasilan sebaiknya disertai sikap rendah hati.

“Meski sering juara, ia tidak pernah besar kepala.”

Artinya, ia tetap rendah hati meskipun memiliki banyak prestasi.

Percaya Diri Boleh, Besar Kepala Jangan

Banyak orang mengira percaya diri dan besar kepala adalah hal yang sama.

Padahal berbeda.

Percaya diri membuat seseorang yakin pada kemampuannya.

Sedangkan besar kepala membuat seseorang merasa dirinya lebih baik daripada orang lain.

Perbedaannya mungkin tipis.

Namun dampaknya sangat berbeda.

Orang yang percaya diri biasanya tetap mau belajar.

Orang yang besar kepala sering merasa tidak perlu lagi belajar.

Sebuah Ungkapan, Sebuah Pengingat

Saya hanyalah dua kata sederhana.

Namun di balik ungkapan besar kepala, tersimpan pesan yang penting.

Keberhasilan memang layak dirayakan.

Prestasi memang pantas dibanggakan.

Tetapi kerendahan hati sering kali membuat seseorang dihormati lebih lama daripada sekadar kepintaran.

Mungkin itulah indahnya bahasa Indonesia.

Lewat ungkapan sederhana seperti saya, manusia diingatkan bahwa setinggi apa pun pencapaian, tetaplah rendah hati.

Karena kepala tidak pernah benar-benar membesar.

Yang perlu dijaga justru sikap kita agar tidak merasa lebih besar daripada orang lain. (***)

 

 

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan konten edukasi literasi bahasa yang disusun berdasarkan rujukan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring yang dikelola oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, khususnya entri “besar kepala”, yang diakses pada 31 Juli 2026, serta berbagai referensi mengenai ungkapan (idiom) dalam bahasa Indonesia. Materi kemudian disusun kembali dan dikemas dengan bahasa yang ringan, menarik, dan mudah dipahami dalam gaya literasi populer khas Sumselterkini.co.id, tanpa mengubah makna dasar dari sumber rujukan.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alibaba Cloud Resmi Buka Kantor di Indonesia

    Alibaba Cloud Resmi Buka Kantor di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.248
    • 0Komentar

    Membantu pelanggan di Indonesia dalam hal kecepatan akses data (low latency), serta untuk memenuhi kewajiban menyimpan dan mengolah data di dalam negeri.

  • Sekda Muba Hadiri Pisah Sambut Kapolda Sumsel

    Sekda Muba Hadiri Pisah Sambut Kapolda Sumsel

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

    SETELAH dilakukan pergantian jabatan Kapolda Sumsel beberapa waktu lalu yakni Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang digantikan oleh Irjen Pol Firli, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin langsung gerak cepat untuk berkoordinasi meningkatkan sinergi untuk komitmen menjaga zero konflik dan antisipasi ancamaan Karhutlah. Dalam kesempatan menghadiri pisah sambut Kapolda Sumsel sebelumnya […]

  • SPP Pertamina RU III-FSPPB Serahkan Bantuan APD Kepada Rumah Sakit Penanganan COVID-19

    SPP Pertamina RU III-FSPPB Serahkan Bantuan APD Kepada Rumah Sakit Penanganan COVID-19

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    Serikat Pekerja Pertamina Refinery Unit III (SPP RUIII) – Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menilai penyebaran Virus Corona (Covid-19) saat ini yang sangat masif dan cepat ditengah masyarakat Palembang, dan Sumatera Selatan pada umumnya.     OLEH sebab itu, SPP RU III – FSPPB) melakukan komunikasi dengan Prof.Dr.dr. H Yuwono. MBiomed.( juru bicara penanganan […]

  • Kepedulian Terhadap Masyarakat Lingkungan, Pusri Bantu Ini
    CSR

    Kepedulian Terhadap Masyarakat Lingkungan, Pusri Bantu Ini

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.337
    • 0Komentar

    SEBAGAI wujud komitmen dan kepedulian manajemen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi pendidikan dan pemberdayaan warga di lingkungan sekitar perusahaan, PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) memberikan bantuan di bidang pendidikan dan pelatihan pada tahun 2019 melalui 2 (dua) program utama yaitu : Program Beasiswa Tingkat Perguruan Tinggi Negeri, SMA dan SMP serta Program Lolapil […]

  • Usai Menerima Penghargaan Banyuasin Hebat, Kini Terima Penghargaan Tata Ruang

    Usai Menerima Penghargaan Banyuasin Hebat, Kini Terima Penghargaan Tata Ruang

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.984
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kab.Banyuasin dibawa Kepemimpinan Bupati H Askolani dan Wakil Bupati H Slamet terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi dalam upaya mewujudkan cita-cita besar menjadikan Kabupaten Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera 2023.   Langka demi langka terobosan dan inovasi tersebut diakui berbagai pihak baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumsel, terbukti berbagai penghargaan diberikan kepada orang […]

  • Kapolda Tinjau Langsung Kampung Tangkal COVID-19 dan Karhutla Di OKI

    Kapolda Tinjau Langsung Kampung Tangkal COVID-19 dan Karhutla Di OKI

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    KABUPATEN Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan mengembangkan Kampung Tangkal COVID-19 digabungkan dengan Tangkal Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) untuk menghadapi bencana kemarau 2020 karena daerah dengan vegetasi lahan gambut dan kawasan hutan cukup luas ini, sangat rentan terjadi kebakaran hutan, kebun dan lahan. Kampung Tangkal COVID-19 dan Karhutla di Desa Sedyo Mulyo, Kecamatan Mesuji Raya, […]

expand_less
WordPress Archive Hoom – News & Magazine WordPress Theme HoomPotact – Smart Alarm & Security Systems Template Kit Hoope – Charity & Donation Elementor Template Kit Hooray — Blog WordPress theme for Professional Writers Hoppers – Pet Store WordPress Theme Hoppex – Real Estate and Architect Group WordPress Theme Horizon – Menu Bar Plugin for WordPress Horizontal Timeline – Slider Addon For Elementor Horrses – Equestrian & Horse Riding Club Elementor Template Kit Horse Racing – HTML5 Casino Game