Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » JEDA » Gigit Jari, Bedu Salah Paham sampai Jempol Sendiri Jadi Korban

Gigit Jari, Bedu Salah Paham sampai Jempol Sendiri Jadi Korban

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pernah mendengar ungkapan “gigit jari” dan mengira seseorang benar-benar menggigit jarinya? Jangan sampai seperti Bedu. Gara-gara salah memahami makna ungkapan tersebut, ia malah benar-benar menggigit jempol sendiri setelah gagal mendapatkan hadiah yang diidam-idamkannya.

Di Balai Desa Kampung Manggu masih ramai ketika pengumuman pemenang undian kuis dibacakan. Begitu nomor pemenang disebutkan, warga langsung bersorak. Bedu yang sejak tadi sudah senyum-senyum membayangkan mesin cuci baru di rumah ikut menahan napas.

Namun, senyum di wajahnya mendadak hilang. Nomor yang disebut ternyata bukan miliknya, melainkan nomor Pak Somad.

Bedu langsung lemas. Ia bersandar di tiang kayu sambil menatap kosong ke arah panggung. Harapan membawa pulang mesin cuci baru yang sejak tadi dibayangkannya pun seketika buyar.

Melihat Bedu yang masih terpaku, Pak RT yang kebetulan lewat menepuk bahunya.

“Sabar, Du. Jangan patah semangat. Daripada cuma bisa gigit jari karena nggak dapat hadiah, mending ikut Bapak makan bakso, yuk!”

Mendengar ucapan Pak RT, Bedu langsung melotot.

Dalam pikirannya yang polos, Bedu membatin. “Wah, Pak RT tahu saja kalau gigit jari bisa jadi penawar rasa kecewa!”

Tanpa pikir panjang, Bedu mengangkat jempol kanannya, memasukkannya ke dalam mulut, lalu MENGGIGITNYA KUAT-KUAT!

“AUUWW! SAKITTT!”

Bedu spontan meloncat sambil memegangi jempolnya.

Pak RT kaget bukan main. Mangkok baksonya sampai hampir tumpah. “Lho, Bedu! Kamu kenapa tiba-tiba gigit jempol sendiri sampai jerit-jerit begitu?!”

Sambil mengusap air mata yang hampir menetes, Bedu menjawab polos,

“Lha, tadi Pak RT yang nyuruh! Katanya daripada cuma bisa gigit jari, mending makan bakso. Ya sudah, saya coba gigit jari dulu biar rasa kecewa karena gagal dapat mesin cuci hilang. Tapi ternyata sakit banget, Pak!”

Pak RT cuma bisa menepuk jidat. “Duh, Bedu… Bedu… Makanya kalau sekolah jangan bolos terus!”

Pembelajaran JEDA: Apa Arti “Gigit Jari” Sebenarnya?

Setelah adegan Bedu sibuk meniup jempolnya yang memerah, mari kita luruskan kesalahpahaman unik ini agar tidak ada korban jempol berikutnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “gigit jari” merupakan ungkapan kiasan yang berarti kecewa karena tidak mendapatkan sesuatu yang diharapkan.

Jadi, ketika seseorang berkata, “Saya cuma bisa gigit jari,” ia bukan sedang memberi tahu bahwa jarinya sedang digigit. Ia sedang menggambarkan keadaan ketika harapannya tidak terpenuhi.

Itulah yang terjadi pada Bedu. Ia memang kecewa karena gagal mendapatkan mesin cuci, tetapi ia keliru memahami ungkapan tersebut sebagai tindakan yang harus dilakukan untuk menghilangkan rasa kecewa.

Makna Harfiah dan Makna Kiasan

Kesalahan Bedu sebenarnya terjadi karena ia memahami ungkapan secara harfiah, padahal gigit jari digunakan dalam makna kiasan.

Sederhananya, secara harfiah, menggigit jari dengan gigi dan secara kiasan, kecewa karena tidak mendapatkan sesuatu yang diharapkan.

Jadi, gigit jari bukanlah cara untuk mengobati rasa kecewa. Sebaliknya, ungkapan tersebut justru menggambarkan rasa kecewa itu sendiri.

Kalau seseorang sudah berharap mendapatkan sesuatu tetapi ternyata gagal memperolehnya, ia bisa dikatakan gigit jari.

Dan tentu saja, tidak perlu benar-benar menggigit jempol seperti Bedu.

Contoh Penggunaan “Gigit Jari” dalam Kalimat

Ungkapan gigit jari dapat digunakan dalam berbagai situasi ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan.

  1. “Sudah antre tiket konser dari jam lima pagi, eh pas giliran saya malah kehabisan. Akhirnya cuma bisa gigit jari.”
  2. “Tim itu harus gigit jari setelah gol di menit terakhir dianulir wasit.”
  3. “Sudah berharap mendapat hadiah utama, ternyata nomor pemenangnya milik orang lain. Bedu pun cuma bisa gigit jari.”
  4. “Ia harus gigit jari setelah kesempatan mendapatkan beasiswa itu jatuh kepada peserta lain.”

Pesan dari Rubrik JEDA

Jadi, kalau suatu hari temanmu berkata, “Aduh, saya cuma bisa gigit jari nih!”

Kamu tidak perlu mengambilkan minyak angin atau memanggil ambulans.

Cukup pahami bahwa yang sedang “sakit” bukan jarinya, melainkan harapannya yang kandas. Kalau mau menghibur, belikan es teh manis atau ajak makan bakso.

Tapi ingat, jangan suruh dia benar-benar menggigit jari!

Dan untuk Bedu? Untung saja Pak RT tidak menyuruhnya panjang tangan atau berat kepala. Kalau semua ungkapan dipahami secara harfiah, bisa makin repot urusannya!

 

Catatan Redaksi: Cerita Bedu, Pak RT, dan Kampung Manggu dalam artikel ini merupakan cerita fiksi dan ilustrasi humor yang dibuat untuk keperluan edukasi. Artikel ini membahas makna ungkapan bahasa Indonesia “gigit jari” dan mengajak pembaca memahami perbedaan antara makna harfiah dan makna kiasan dengan cara yang ringan dan menyenangkan.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Doa Bersama Wujudkan Pilkada Damai Muba, Pesan KH.Said Aqil Siradj

    Gelar Doa Bersama Wujudkan Pilkada Damai Muba, Pesan KH.Said Aqil Siradj

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.221
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Ribuan jemaah menghadiri Doa Bersama dan Pengajian Akbar dalam rangka yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Musi Banyuasin, di Halaman Kantor PCNU Muba, Kamis (19/2024). Pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini menjadi momen bersama memanjatkan doa untuk kemaslahatan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Muba. Kegiatan ini dihadiri Pj […]

  • Level PPKM Turun, DPRD Minta Pertimbangkan Syarat Penerbangan dengan PCR

    Level PPKM Turun, DPRD Minta Pertimbangkan Syarat Penerbangan dengan PCR

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 596
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 54 tahun 2021, telah menerbitkan kembali masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) per level, yang berlaku mulai tanggal 19 Oktober sampai 8 November 2021. Dilansir dari InfoPublik, adapun dalam instruksi tersebut salah satunya memuat ketetapan level sebaran COVID-19 di Kota Palangka Raya menjadi wilayah yang menerapkan PPKM […]

  • 92% Pakai AI, Tapi UMKM Belum Panen Manfaat

    92% Pakai AI, Tapi UMKM Belum Panen Manfaat

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    INDONESIA mencatat tingkat adopsi kecerdasan artifisial (AI) mencapai 92 persen. Angka itu terdengar impresif. Namun pemerintah mengakui pelaku usaha, terutama sektor riil dan UMKM, belum sepenuhnya merasakan lonjakan produktivitas dari teknologi tersebut. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan evaluasi tersebut di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta Pusat, Selasa (24/02/2026). Ia menilai penggunaan AI di […]

  • Belum Ada Murid, Program Sekolah Rakyat Sudah Ribut

    Belum Ada Murid, Program Sekolah Rakyat Sudah Ribut

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PROGRAM Sekolah Rakyat bahkan belum berjalan penuh, sayangnya proyek yang disiapkan pemerintah untuk anak-anak tidak mampu itu sudah lebih dulu memicu kegaduhan di internal Kementerian Sosial. Pasalnya pangkal persoalannya bukan ruang kelas atau kurikulum, melainkan pengadaan sepatu siswa yang kini berujung audit internal hingga pencopotan pejabat. Bahkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memutuskan […]

  • De Beers Group Rayakan Kembalinya Tagline Ikonik “A Diamond is Forever” Dengan Pameran Seni “Nature’s Mic Drop” yang Dikurasi oleh SEEFOOD ROOM

    De Beers Group Rayakan Kembalinya Tagline Ikonik “A Diamond is Forever” Dengan Pameran Seni “Nature’s Mic Drop” yang Dikurasi oleh SEEFOOD ROOM

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    *Aktor Janice Man ditunjuk sebagai Duta Berlian Alam Sumselterkini.co.id, -HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 6 Desember 2023 – De Beers Group selalu menjadi pionir dalam industri berlian alami, mendedikasikan waktu bertahun-tahun untuk melestarikan warisan berlian alami sambil secara ketat mematuhi prinsip-prinsip pengadaan yang etis. Pada bulan September tahun ini, De Beers Group […]

  • Ini Alasan Australia Rela Kucurkan Hibah Untuk Palembang, Kata Bridie Rushton

    Ini Alasan Australia Rela Kucurkan Hibah Untuk Palembang, Kata Bridie Rushton

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Kerugian akibat masalah itu mencapai sekitar 2,3% dari PDB (Produk Domestik Bruto) tahunan atau sebesar US$ 6,3 miliar.

expand_less
WordPress Archive Robor – AI and Automation Integration WordPress Theme Robust – Premium Bootstrap 4 Admin, Dashboard & WebApp Kit Template Rocket Board – Metro WordPress Theme Rocket – Creative Multipurpose WordPress Theme RockON DJ – Music Club & Night Club WordPress Theme Rockway – Music Band & Musician Elementor Template Kit Rocland – Real Estate Group WordPress Theme Rodich – A Restaurant WordPress Theme Roethlon – American Football & NFL Elementor Template Kit Rogan – Creative Multipurpose HTML + RTL template