Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Wakaf Hutan: Warisan Hijau untuk Masa Depan, Menanam Amal, Menyelamatkan Bumi

Wakaf Hutan: Warisan Hijau untuk Masa Depan, Menanam Amal, Menyelamatkan Bumi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
  • visibility 1.951
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Bayangkan sebuah tanah wakaf. Biasanya, kita membayangkannya sebagai lahan tempat berdirinya masjid, sekolah, atau rumah sakit. Namun, bagaimana jika tanah wakaf itu adalah hutan? Sebuah kawasan hijau yang terus tumbuh, menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon, dan menjadi rumah bagi flora serta fauna yang kian terdesak?

Inilah gagasan yang kini digerakkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dalam program Kemenag Go Green: Green Theology. Program ini bukan sekadar seruan menjaga lingkungan, tetapi juga sebuah transformasi besar dalam cara kita memandang wakaf. Melalui roadshow dan lokakarya yang digelar di berbagai daerah, Kemenag ingin menanamkan kesadaran bahwa wakaf bukan hanya soal ibadah, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlanjutan hidup manusia dan alam.

Bahkan program ini bukan sekadar ajakan menanam pohon, melainkan sebuah gerakan strategis yang menyatukan nilai spiritual dan kepedulian ekologis dalam satu konsep besar adalah wakaf hutan.

Roadshow dan lokakarya bertajuk Menanam Akar di Surga: Dari Umat untuk Masa Depan, Kemenag juga mengajak masyarakat melihat wakaf sebagai investasi hijau yang bernilai ibadah sekaligus solusi bagi keberlanjutan lingkungan.

Islam mengajarkan  manusia adalah khalifah di bumi—pemegang amanah untuk menjaga alam. Namun, sering kali konsep ini hanya berakhir sebagai slogan tanpa implementasi nyata. Padahal, jika dikelola dengan baik, wakaf bisa menjadi alat revolusioner dalam menghadapi krisis iklim.

“Wakaf hutan adalah langkah konkret dalam menjawab perubahan iklim. Islam tidak hanya berbicara tentang ibadah ritual, tetapi juga tanggung jawab kita terhadap alam sebagai bagian dari amanah Allah,” ujar Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag, Abu Rokhmad, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/3/2025).

Melalui program ini, masyarakat diajak untuk memahami bahwa wakaf tidak melulu dalam bentuk tanah untuk bangunan, tetapi juga bisa berupa kawasan hutan yang memberikan manfaat ekologis dan ekonomi jangka panjang. Sebuah konsep yang bukan hanya menguntungkan umat, tetapi juga memperpanjang usia bumi yang semakin renta.

Go Green bukan sekadar kampanye kosong, karena model hutan wakaf ini sudah mulai diterapkan di beberapa wilayah, dengan konsep  tanah yang diwakafkan dikelola sebagai hutan produktif. Artinya, hutan ini tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru dunia, tetapi juga bisa menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sistem pengelolaan berkelanjutan.

Melalui program ini, Kemenag ingin membuktikan bahwa wakaf bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menciptakan sesuatu yang terus hidup dan memberi manfaat dalam jangka panjang.

Menebar Benih Hijau

Gerakan ini tidak hanya berhenti di seminar dan wacana. Kemenag akan turun langsung ke empat lokasi strategis untuk menyebarkan gagasan ini,  6 Maret 2025 – Wajo, Sulawesi Selatan, 9 Maret 2025 – Gunung Kidul, Yogyakarta, 11 Maret 2025 – Tasikmalaya, Jawa Barat, 14 Maret 2025 – Padang, Sumatra Barat

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Wilayah-wilayah ini memiliki potensi besar untuk pengelolaan hutan berbasis wakaf, baik dari segi ketersediaan lahan, ekosistem yang butuh pemulihan, maupun dukungan masyarakat setempat.

Konsep wakaf hutan membuka peluang bagi semua pihak untuk berkontribusi: Pewakif – Bisa mewakafkan tanah atau dana untuk pengelolaan hutan wakaf. Nazir – Pengelola wakaf yang dapat mengembangkan model hutan produktif. Masyarakat umum – Bisa berpartisipasi sebagai penerima manfaat dari ekosistem yang lebih sehat dan lestari.

Abu Rokhmad menekankan bahwa program ini harus menjadi gerakan nasional. “Kita ingin membangun kesadaran bahwa wakaf bukan sekadar investasi untuk akhirat, tetapi juga warisan hijau yang akan terus mengalir manfaatnya bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah kita sadar akan krisis lingkungan, tetapi apakah kita siap mengambil langkah nyata? Wakaf hutan bisa menjadi jawaban. Sebab, amal jariyah terbaik adalah yang terus hidup, bertumbuh, dan memberikan manfaat. Dan apa yang lebih baik daripada mewariskan bumi yang lebih hijau untuk anak cucu kita. Amin.. [***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TINJAUAN KEBIJAKAN MONETER MARET 2021: PERBAIKAN EKONOMI GLOBAL DAN DOMESTIK DIPRAKIRAKAN BERLANJUT

    TINJAUAN KEBIJAKAN MONETER MARET 2021: PERBAIKAN EKONOMI GLOBAL DAN DOMESTIK DIPRAKIRAKAN BERLANJUT

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.807
    • 0Komentar

    PEREKONOMIAN global berpotensi tumbuh lebih tinggi dari prakiraan sebelumnya, sementara  perbaikan ekonomi domestik diprakirakan berlanjut. Menyikapi perkembangan tersebut dan hasil asesmen keseluruhan, Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur tanggal 17-18 Maret 2021 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%. Ke depan, untuk mendukung pemulihan […]

  • HUT ke-63, Muba Banyak Bikin Kegiatan, Nonton Yuk !

    HUT ke-63, Muba Banyak Bikin Kegiatan, Nonton Yuk !

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    PUNCAK Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ke 63 tahun tepatnya jatuh pada 28 September mendatang. Berbagai kegiatan digelar guna memeriahkan momentum bertambah usianya Bumi Serasan Sekate. Salah satu kegiatan dalam rangka memeriahkan puncak HUT Muba, Pemkab Muba melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) bakal menggelar Festival Bongen, tepatnya dimulai pada tanggal 27 […]

  • Cegah COVID-19, PON XX Papua Terapkan Prokes Ketat Bagi Peserta

    Cegah COVID-19, PON XX Papua Terapkan Prokes Ketat Bagi Peserta

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 871
    • 0Komentar

    PENYELENGGARAAN Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan mengutamakan aturan-aturan yang termaktub dalam kebijakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat selama berlangsungnya kompetisi tersebut. Sehingga, wabah global COVID-19 tidak dapat menyebar di sana ketika ajang olahraga ini sedang digelar dalam beberapa waktu ke depan. Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Pekan Olahraga Nasional XX Papua Mayjen […]

  • Langgar Aturan PPKM, Tempat Hiburan Disegel

    Langgar Aturan PPKM, Tempat Hiburan Disegel

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menyegel Shamrock Kitchen & Bar, yang berada di Jalan Dr Saharjo, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (20/9/21). Polisi melakukan penyegelan setelah bar tersebut diduga melanggar jam operasional di tengah aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Dilansir dari Tribratanews Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri […]

  • UMKM Muba Naik Kelas, Bersiap Masuk Etalase Modern

    UMKM Muba Naik Kelas, Bersiap Masuk Etalase Modern

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Suasananya di Ruang Rapat Randik, mendadak mirip acara lamaran, bukan karena ada siraman adat, tapi karena perwakilan Indomaret datang bawa niat baik dan dua gerobak. Bukan buat jualan gorengan langsung, tapi untuk mempererat ikatan dagang antara ritel modern dan pelaku UMKM lokal. Seperti jodoh yang dijodohin mertua, Pemkab Muba dan PT Indomarco Prismatama […]

  • Duh, Utang Luar Negeri RI Naik Lagi,Mau Tahu ?

    Duh, Utang Luar Negeri RI Naik Lagi,Mau Tahu ?

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    “Pertumbuhan ULN ini juga sejalan dengan kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur,”

expand_less
WordPress Archive MStore Pro – Complete React Native template for e-commerce MT Photography – WordPress Theme MTDb – Ultimate Movie&TV Database Muana – Personal Blog & Magazine WordPress Theme Mudik – Moving & Transportation Services Elementor Template Kit MudRace – A Single Event Fundraiser WordPress Theme Muffle – Roofing Company WordPress Theme Muji | Beauty Shop & Spa Salon WordPress Theme Multi Currency Pro for WooCommerce Multi Dealer and Real Estate Agent/Agency WordPress Plugin