Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Wakaf Hutan: Warisan Hijau untuk Masa Depan, Menanam Amal, Menyelamatkan Bumi

Wakaf Hutan: Warisan Hijau untuk Masa Depan, Menanam Amal, Menyelamatkan Bumi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
  • visibility 1.968
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Bayangkan sebuah tanah wakaf. Biasanya, kita membayangkannya sebagai lahan tempat berdirinya masjid, sekolah, atau rumah sakit. Namun, bagaimana jika tanah wakaf itu adalah hutan? Sebuah kawasan hijau yang terus tumbuh, menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon, dan menjadi rumah bagi flora serta fauna yang kian terdesak?

Inilah gagasan yang kini digerakkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dalam program Kemenag Go Green: Green Theology. Program ini bukan sekadar seruan menjaga lingkungan, tetapi juga sebuah transformasi besar dalam cara kita memandang wakaf. Melalui roadshow dan lokakarya yang digelar di berbagai daerah, Kemenag ingin menanamkan kesadaran bahwa wakaf bukan hanya soal ibadah, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlanjutan hidup manusia dan alam.

Bahkan program ini bukan sekadar ajakan menanam pohon, melainkan sebuah gerakan strategis yang menyatukan nilai spiritual dan kepedulian ekologis dalam satu konsep besar adalah wakaf hutan.

Roadshow dan lokakarya bertajuk Menanam Akar di Surga: Dari Umat untuk Masa Depan, Kemenag juga mengajak masyarakat melihat wakaf sebagai investasi hijau yang bernilai ibadah sekaligus solusi bagi keberlanjutan lingkungan.

Islam mengajarkan  manusia adalah khalifah di bumi—pemegang amanah untuk menjaga alam. Namun, sering kali konsep ini hanya berakhir sebagai slogan tanpa implementasi nyata. Padahal, jika dikelola dengan baik, wakaf bisa menjadi alat revolusioner dalam menghadapi krisis iklim.

“Wakaf hutan adalah langkah konkret dalam menjawab perubahan iklim. Islam tidak hanya berbicara tentang ibadah ritual, tetapi juga tanggung jawab kita terhadap alam sebagai bagian dari amanah Allah,” ujar Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag, Abu Rokhmad, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/3/2025).

Melalui program ini, masyarakat diajak untuk memahami bahwa wakaf tidak melulu dalam bentuk tanah untuk bangunan, tetapi juga bisa berupa kawasan hutan yang memberikan manfaat ekologis dan ekonomi jangka panjang. Sebuah konsep yang bukan hanya menguntungkan umat, tetapi juga memperpanjang usia bumi yang semakin renta.

Go Green bukan sekadar kampanye kosong, karena model hutan wakaf ini sudah mulai diterapkan di beberapa wilayah, dengan konsep  tanah yang diwakafkan dikelola sebagai hutan produktif. Artinya, hutan ini tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru dunia, tetapi juga bisa menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sistem pengelolaan berkelanjutan.

Melalui program ini, Kemenag ingin membuktikan bahwa wakaf bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menciptakan sesuatu yang terus hidup dan memberi manfaat dalam jangka panjang.

Menebar Benih Hijau

Gerakan ini tidak hanya berhenti di seminar dan wacana. Kemenag akan turun langsung ke empat lokasi strategis untuk menyebarkan gagasan ini,  6 Maret 2025 – Wajo, Sulawesi Selatan, 9 Maret 2025 – Gunung Kidul, Yogyakarta, 11 Maret 2025 – Tasikmalaya, Jawa Barat, 14 Maret 2025 – Padang, Sumatra Barat

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Wilayah-wilayah ini memiliki potensi besar untuk pengelolaan hutan berbasis wakaf, baik dari segi ketersediaan lahan, ekosistem yang butuh pemulihan, maupun dukungan masyarakat setempat.

Konsep wakaf hutan membuka peluang bagi semua pihak untuk berkontribusi: Pewakif – Bisa mewakafkan tanah atau dana untuk pengelolaan hutan wakaf. Nazir – Pengelola wakaf yang dapat mengembangkan model hutan produktif. Masyarakat umum – Bisa berpartisipasi sebagai penerima manfaat dari ekosistem yang lebih sehat dan lestari.

Abu Rokhmad menekankan bahwa program ini harus menjadi gerakan nasional. “Kita ingin membangun kesadaran bahwa wakaf bukan sekadar investasi untuk akhirat, tetapi juga warisan hijau yang akan terus mengalir manfaatnya bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah kita sadar akan krisis lingkungan, tetapi apakah kita siap mengambil langkah nyata? Wakaf hutan bisa menjadi jawaban. Sebab, amal jariyah terbaik adalah yang terus hidup, bertumbuh, dan memberikan manfaat. Dan apa yang lebih baik daripada mewariskan bumi yang lebih hijau untuk anak cucu kita. Amin.. [***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • truk-dalam-kota-2

    Atur Pak Wali, Kok Truk Angkutan Berat Tak Ada Aturan Lagi Beroperasi, Warga Mengeluh..!!

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    Warga Palembang yang berdomisili dibeberapa Kecamatan yakni Ilir Timur II, Kalidoni, mengeluh, pasalnya angkutan berat (tronton) pengangkut peti kemas, crude palm oil, (CPO) dan barang-barang konstruksi beroperasi tak ada aturan lagi.

  • Tekan Kecelakaan, Gubernur Bakal Benahi Sistem Transportasi Air di Sumsel

    Tekan Kecelakaan, Gubernur Bakal Benahi Sistem Transportasi Air di Sumsel

    • calendar_month Jumat, 25 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Provinsi Sumatera Selatan berecana akan membenahi sistem tranportasi perairan guna menekan angka kecelakaan. Ia meminta Lanal Palembang dapat membantu membuat kajian khusus melalui Forum Group Discussion (FGD) yang membahas moda transportasi air  paling murah di dunia. “Kurangnya fasilitas rambu keselamatan lalulintas angkutan diperairan Sungai Musi, salah satu penyebabnya,”tutur Gubernur Sumsel H Herman […]

  • Kurban Itu Penting, Tapi Rukun Itu Wajib!

    Kurban Itu Penting, Tapi Rukun Itu Wajib!

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kalau di Palembang di Masjid Darul Said itu suasananya baru-bari ini,  seperti pasar kaget yang lagi ngadain promo diskon daging kurban, bukan cuma soal hewan kurban tapi juga soal solidaritas sosial. Bayangin aja, sejak jam setengah enam pagi, orang-orang udah pada ngumpul kayak ngumpulin poin diskon, penuh semangat dan antusias. Sekretaris Daerah Palembang, Aprizal […]

  • Cari Solusi untuk Lanjutkan Pembangunan Embarkasi Haji Palembang

    Cari Solusi untuk Lanjutkan Pembangunan Embarkasi Haji Palembang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 715
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru menerima kunjungan silaturahmi Danlanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel PNB Firman Wirayuda. Kesempatan itu dimanfaatkan HD untuk berkoordinasi menyelesaikan persoalan yang menghambat laju pembangunan di kawasan terpadu embarkasi haji Palembang. “Saya ingin mengajak agar embarkasi haji dapat dijalankan. Ini bangunan yang sangat monumental apalagi ini untuk umat muslim,”kata Gubernur Sumsel Herman Deru […]

  • Hainan Boao Hope City Rintis Kebijakan Medis yang Unik &Dorong Kolaborasi dengan Industri Biofarmasi Denmark

    Hainan Boao Hope City Rintis Kebijakan Medis yang Unik &Dorong Kolaborasi dengan Industri Biofarmasi Denmark

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, HAINAN, CHINA – Media OutReach –  Dari tanggal 12 hingga 13 Oktober, delegasi dari Provinsi Hainan, yang diorganisir oleh Pemerintah Provinsi Hainan, mengunjungi Denmark untuk serangkaian acara bisnis guna menarik investasi dan talenta. Selama acara tersebut, zona medis khusus pertama dan saat ini satu-satunya di Tiongkok, Zona Percontohan Wisata Medis Internasional Boao Lecheng […]

  • Tiga Cara Meningkatkan Kualitas Belanja Anggaran, Apa Saja

    Tiga Cara Meningkatkan Kualitas Belanja Anggaran, Apa Saja

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19, bukanlah halangan bagi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk terus berkiprah. “Saya pastikan kegiatan strategis di Kementerian PUPR tetap berjalan. Selain dalam rangka untuk meningkatkan daya saing sekaligus menjadi stimulus bagi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak Pandemi COVID-19,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (5/7/2021). Tekad Menteri Basuki itu pun tergambar […]

expand_less
WordPress Archive MStore Pro – Complete React Native template for e-commerce MT Photography – WordPress Theme MTDb – Ultimate Movie&TV Database Muana – Personal Blog & Magazine WordPress Theme Mudik – Moving & Transportation Services Elementor Template Kit MudRace – A Single Event Fundraiser WordPress Theme Muffle – Roofing Company WordPress Theme Muji | Beauty Shop & Spa Salon WordPress Theme Multi Currency Pro for WooCommerce Multi Dealer and Real Estate Agent/Agency WordPress Plugin