Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Gen Z Masak Ikan, Dari Pizza Udang hingga Cendol Laut

Gen Z Masak Ikan, Dari Pizza Udang hingga Cendol Laut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.432
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – “Ikan Nila Bisa Jadi Corndog, Sih?!” bener gak sich..?, Ya Ia-Lah!.  Pernah gak, kalian kebayang kalau ikan yang biasa kita makan cuma digoreng atau dibakar, bisa jadi pizza? Atau lebih kocaknya lagi, jadi corndog ikan nila?. Itu semua bukan mimpi lho, bro! Di workshop daring yang digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), peserta nggak cuma diajarkan teori olahan ikan biasa, tapi juga trik-trik kreatif buat olahan ikan yang siap meluncur ke pasar domestik hingga internasional. Dari pizza udang, rolade tuna, gohyong tuna, corndog ikan nila, hingga mie dari Hidrolisat Protein Ikan (HPI), semua ada! Bahkan, ada juga cendol rumput laut yang baru pertama kali denger kayaknya langsung bikin penasaran.

Peserta workshop ini bukan cuma dari kalangan ibu-ibu atau pengusaha, lho! Banyak juga Gen Z yang ikut, seperti Reza dari Jakarta yang awalnya cuma penasaran gimana caranya ikan bisa jadi pizza.

“Gue kira ikan itu cuma buat lauk nasi doang, tapi ternyata bisa jadi pizza, kan keren banget!” ujar Reza sambil masak-masak sambil live TikTok. “Wah, ikan bisa jadi inovasi kuliner yang keren!”

Ngomongin olahan ikan, jangan jauh-jauh deh lihat Jepang dan Norwegia. Mereka udah duluan sukses besar dengan produk perikanan yang sudah mendunia. Bisa dibilang, mereka telah menjadikan ikan sebagai primadona kuliner dunia. Nah, kenapa Indonesia nggak?

Jepang Sushi, Sashimi, dan Kamaboko!

  1. Sushi dan Sashimi – Ini makanan olahan ikan yang paling terkenal. Ikan segar seperti tuna dan salmon dijadikan sushi atau sashimi, bahkan jadi simbol kuliner Jepang di seluruh dunia. Makanan ini bukan cuma ada di Jepang, tapi udah menjamur di restoran internasional.

  2. Kamaboko (Pasta Ikan) – Olahan ikan berbentuk pasta ini jadi camilan khas Jepang yang sering ditemukan di berbagai hidangan, bahkan di sushi. Ini adalah bukti bahwa Jepang bisa mengolah ikan menjadi berbagai bentuk yang unik dan lezat.

  3. Furikake (Serbuk Ikan) – Furikake, campuran serbuk ikan yang jadi taburan nasi, adalah olahan ikan yang simpel, tapi punya rasa gurih yang bikin ketagihan. Furikake jadi produk yang banyak dijual di luar Jepang juga, loh!

  4. Tsukemono (Acar Ikan) – Ikan kecil yang difermentasi jadi acar, ini adalah hidangan pendamping yang nggak kalah ikonik di Jepang. Rasanya asam dan gurih, cocok banget jadi teman nasi atau hidangan pembuka.

Norwegia, Salmon Asap dan Rakfisk!

  1. Salmon Asap (Smoked Salmon) – Smoked salmon dari Norwegia adalah salah satu produk paling terkenal di dunia. Tekstur halus dan rasa gurihnya menjadikannya pilihan utama di banyak restoran kelas atas, dan pastinya jadi komoditas ekspor yang menguntungkan.

  2. Rakfisk (Ikan Fermentasi) – Ikan trout yang difermentasi ini jadi makanan tradisional Norwegia yang bahkan jadi bagian dari budaya mereka. Tentu saja, ini juga jadi produk yang diekspor ke banyak negara Eropa.

  3. Klippfisk (Ikan Kering yang Dikeringkan) – Ikan cod yang dijemur dan dikeringkan ini adalah makanan klasik Norwegia yang sangat diminati di negara-negara Eropa Selatan seperti Spanyol dan Portugal.

  4. Lutefisk (Ikan yang Dipermentasi dengan Lye) – Lutefisk adalah ikan yang diproses dengan cara tradisional, direndam dalam larutan alkali untuk fermentasi. Rasa dan teksturnya memang unik, namun justru itulah yang membuat produk ini tetap bertahan dalam tradisi kuliner Norwegia.

Indonesia punya potensi luar biasa untuk mengembangkan produk-produk olahan perikanan yang bisa jadi pemain global, sama seperti Jepang dan Norwegia.

Dengan laut yang kaya akan sumber daya, Indonesia bisa menciptakan produk olahan berbasis ikan yang tak kalah menarik. Misalnya, coba bayangin kalau corndog ikan nila yang saat ini sedang diujicobakan bisa jadi hits di Instagram dan TikTok. Siapa tahu kan bisa jadi tren baru? Atau produk seperti mie dari Hidrolisat Protein Ikan yang bisa jadi alternatif makanan sehat dan bergizi, bisa jadi pilihan kuliner global!

Sekarang, giliran Gen Z yang mulai mengubah paradigma. Mereka nggak cuma tertarik jadi penonton kuliner, tapi malah ikut jadi kreator! Banyak dari mereka yang ikut workshop diversifikasi ini, misalnya Dede dari Ciledug, yang baru pertama kali nyobain bikin pizza udang.

“Keren banget! Gue kira ikan cuma buat lauk, tapi bisa jadi makanan kekinian yang enak juga,” katanya sambil foto hasil kreasinya untuk di-posting di Instagram.

Dari workshop ini, kita bisa lihat betapa besar potensi Gen Z dalam menciptakan inovasi produk kuliner berbasis ikan. Ini adalah peluang besar untuk menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat perekonomian perikanan Indonesia.

Jadi, udah saatnya kita melihat ikan bukan cuma sebagai bahan makanan sehari-hari, tapi juga peluang ekonomi yang bisa mendunia. Seperti Jepang dan Norwegia yang sudah sukses dengan produk olahan ikannya, Indonesia bisa banget mengikuti jejak mereka. Dengan kreativitas, ikan yang biasanya cuma digoreng atau dibakar bisa jadi pizza, corndog, bahkan mie yang siap diekspor ke seluruh dunia.

Semangat Gen Z yang penuh inovasi ini bisa jadi kunci untuk membuka pasar baru dan meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia. Siapa tahu, nanti Indonesia bisa jadi negara penghasil produk perikanan olahan terkemuka di dunia mulai dari corndog ikan nila sampai pizza udang yang viral! Jadi, ayo kita masak ikan, bawa pulang cuan, dan bikin ekonomi laut Indonesia jadi nendang.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Tak Lagi Jadul

    Koperasi Tak Lagi Jadul

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Dulu, koperasi di desa sering dianggap seperti ponsel jadul cukup untuk nelpon dan SMS, tapi gak bisa diajak video call. Fungsinya terbatas pula, hanya beli pupuk, ambil sembako, terus pulang. Tapi sekarang? Wah, KUD SBJ di Desa Serekah ini sudah kayak upgrade dari Nokia 3310 jadi iPhone 15!. Dan buktinya, pengurus barunya dikukuhkan langsung […]

  • Kasus Penembakan, Polda Jatim Tangkap Tiga Pelaku

    Kasus Penembakan, Polda Jatim Tangkap Tiga Pelaku

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    POLDA Jawa Timur (Jatim) dan Polres Bangkalan berhasil meringkus tiga pelaku penembakan terhadap seorang teknisi bernama Aswar. Ketiga pelaku penembakan yang diamankan diantaranya, S (33) warga Sawahan, Kota Surabaya. Lalu D, (34) warga Dukuh Pakis, Kota Surabaya. Terakhir F (35) warga Kelurahan Keraton, Kabupaten Bangkalan. Kasus ini bermula pada Sabtu (7/8/2021). Saat itu, korban mendapat […]

  • Berkunjung Panti Sosial Indralaya, Ada Apa Disana?

    Berkunjung Panti Sosial Indralaya, Ada Apa Disana?

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.940
    • 0Komentar

    KETUA TP PKK Sumsel Feby Deru dan Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya saat berkunjung ke Panti Sosial, kemarin. Di Panti Sosial itu, TP PKK Sumsel berdialog dengan salah satu penghuninya, Musa, pria lanjut berusia 70 tahunan lebih menyampaikan tak menyangka Ketua TP PKK Sumsel bersedia datang tak hanya untuk menyapa para […]

  • Menperin Ungkap “Compound Risk” yang Bisa Mengancam Masa Depan BUMN

    Menperin Ungkap “Compound Risk” yang Bisa Mengancam Masa Depan BUMN

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta calon pemimpin BUMN mulai melihat risiko bisnis dengan cara yang berbeda. Menurutnya, ancaman terhadap perusahaan ke depan tidak selalu datang satu per satu. Sejumlah tekanan bisa muncul bersamaan dan saling memperbesar dampaknya. Kondisi inilah yang disebut Agus sebagai compound risks. Ia mencontohkan, perusahaan bisa saja menghadapi pelemahan […]

  • Yenrizal Pimpin ISKI Sumsel Periode 2020-2024

    Yenrizal Pimpin ISKI Sumsel Periode 2020-2024

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.442
    • 0Komentar

    MUSYAWARAH Wilayah (Muswil) Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Sumatera Selatan sukses digelar di Aula Ismail Djalili Universitas Stisipol Candradimuka Palembang, kamis, (3/2/2021). Muswil yang seharusnya dilaksanakan pada 2020 terkendala karena pandemi Covid-19 sehingga baru bisa terlaksana pada Februari 2022. Muswil ISKI Sumsel kali ini juga dihadiri secara virtual oleh Ketua Umum ISKI Pusat Dadang Rahmat […]

  • 87 % Orang Beli Rumah Dilihat dari Dekatnya Jarak Hunian dengan Sarana Transfortasi

    87 % Orang Beli Rumah Dilihat dari Dekatnya Jarak Hunian dengan Sarana Transfortasi

    • calendar_month Minggu, 9 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.749
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,JAKARTA – Membeli rumah pertama bisa menjadi keputusan yang sangat besar bagi Anda. Butuh waktu panjang untuk melakukan pertimbangan sampai akhirnya mengambil keputusan. Lamanya pertimbangan bisa disebabkan karena butuh waktu untuk mengumpulkan uang muka yang tidak sedikit, mencari rumah yang tepat, sampai dengan bernegosiasi harga yang pas. Termasuk juga soal pertimbangan antara rumah atau apartemen. Tak […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Business Tools Bundle WooCommerce Buy Again | Repeat Orders On WooCommerce WooCommerce Canada Post Shipping Method WooCommerce Cardstream Payment Gateway Plugin WooCommerce Cart Add-ons WooCommerce Cart Notices WooCommerce Cart Plugin – Ultimate Shopping Cart Solution WooCommerce Cart Reports WooCommerce Cart Variation Switcher | Change Variant in Cart WooCommerce Cart – WooCart Pro