Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » “Bumi Nggak Butuh Pidato, Bumi Butuh Perbuatan [Tapi Kita Masih Sibuk Cari Mikrofon!]”

“Bumi Nggak Butuh Pidato, Bumi Butuh Perbuatan [Tapi Kita Masih Sibuk Cari Mikrofon!]”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 3.204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HARI ini bumi mungkin sedang tersenyum kecut, bumi pura-pura bahagia, padahal di dalam hati sudah pengin nangis lihat manusia yang sibuk pidato soal lingkungan, tapi abis acara “malah ninggalin gelas plastik di bawah kursi”.

Meskipun setiap tahunnya, Hari Lingkungan Hidup dirayakan megah, panggung besar, spanduk hijau bertuliskan “Stop Polusi Plastik”, deretan pejabat berjas rapi, dan sambutan yang menggugah. Tapi kalau bumi bisa bicara, mungkin ia cuma bilang, “Sudah, Nak. Aku kenyang dengar janji”.

Pepatah lama bilang, air beriak tanda tak dalam, dan kadang, yang paling ramai suaranya, justru yang paling minim tindakannya.

Kita sering semangat di atas panggung, tapi begitu lampu mati dan tepuk tangan reda, semangat itu ikut padam. Pemerintah pusat bikin program “Hijaukan Negeri”, pemerintah daerah gelar lomba kebersihan, tapi di lapangan, plastik masih beterbangan kayak bendera kemenangan kebiasaan buruk.

Bumi itu seperti ibu kos yang sabarnya luar biasa. Tiap minggu sudah ngingetin, “Tolong jaga kebersihan kamar, Nak”. Tapi tetap aja, penghuni kos buang sampah di dapur dan pura-pura nggak tahu.

Kita sudah punya banyak program, tapi terlalu sering berhenti di launching. Ada grand opening, tapi grand action-nya entah ke mana. Padahal, bumi tidak menagih seremoni  bumi menagih tanggung jawab.

Biar adil, mari tengok daerah dan negara yang benar-benar serius menjaga bumi,  Surabaya, contohnya, sudah bertahun-tahun menukar sampah plastik dengan tiket bus. Warganya bangga datang ke halte sambil bawa botol bekas.

Begitu pula Bali, berani melarang total plastik sekali pakai sejak 2019. Pantai makin bersih, turis makin senang, dan pedagang mulai kreatif bikin kemasan ramah lingkungan.

Terus kita ambil contoh nun jauh disana..Kigali, ibu kota Negara Rwanda, bahkan dijuluki kota terbersih di Afrika karena mereka gotong royong bersih-bersih massal tiap bulan.

Ada juga Seoul punya sistem daur ulang superdisiplin, salah buang sampah bisa kena denda. Tapi hasilnya, udara bersih, sungai bersinar, warganya sadar.

Mereka bukan cuma pandai bikin poster, tapi benar-benar membiasakan hidup ramah lingkungan. Mereka membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil bukan dari naskah sambutan yang disiapkan staf protokol.

Sumsel Bisa, Asal Mau

Sumatera Selatan punya potensi luar biasa. Alamnya kaya, warganya tangguh, dan komunitas pecinta lingkungannya aktif. Tapi semua itu butuh keberanian politik dan keteladanan nyata.

Kalau kepala daerah bisa mulai dari hal sederhana, misalnya menolak penggunaan botol plastik di setiap rapat, atau mengganti suvenir acara dengan bibit pohon, pesan itu akan jauh lebih kuat daripada seribu spanduk “Go Green”.

Masyarakat juga perlu diajak dengan pendekatan yang kreatif, bukan cuma disuruh. Edukasi lingkungan bisa dikemas lewat budaya lokal, lomba lucu, atau konten digital yang membumi. Karena menjaga alam itu bukan gaya hidup baru, tapi warisan lama yang kita lupa jalankan.

Bahkan bumi bukan selebritas yang haus pujian. Ia tak butuh tepuk tangan di akhir pidato, apalagi spanduk bertuliskan “Kita Peduli Lingkungan” yang ujung-ujungnya jadi sampah baru.

Yang bumi butuh hanyalah tindakan nyata dari tangan-tangan yang mau kotor untuk membersihkan, kaki-kaki yang rela melangkah tanpa disorot kamera.

Oleh sebab itu, jadi peringatan Hari Lingkungan Hidup seharusnya bukan soal siapa yang paling lantang bicara, tapi siapa yang paling konsisten menjaga. Karena sejatinya, bumi tidak menagih laporan kegiatan, melainkan bukti kehidupan.

Jadi sebelum kita sibuk bikin tema peringatan tahun depan, coba tanya diri sendiri. Apakah bumi hari ini sedikit lebih lega karena kita, atau justru makin sesak karena ulah kita?

Mari kita kurangi kata-kata, tambahkan kerja nyata.
Kalau terus menunda, jangan salahkan bumi nanti kalau ia benar-benar “menyisihkan” manusia dari daftar penyewanya.
Sebab bumi bukan butuh penghuni yang cerewet, tapi yang tahu diri.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semprot Disinfektan Secara Massal, BPBD Banyuasin Himbau Ini kepada Warga

    Semprot Disinfektan Secara Massal, BPBD Banyuasin Himbau Ini kepada Warga

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    BADAN Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin Bersama Kodim 0430, Polri dan Palang Merah Indonesia (PMI). Kamis (26/3/2020), melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum,  salah satu nya di Kantor Bupati, DPRD, Masjid Al-Amiir dan Masjid Jumuriah di Kelurahan Pangkalan balai Kabupaten Banyuasin. Tindakan yang dilakukan ini sebagai langkah untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). […]

  • Banyuasin Bikin Sayembara Nasional Berhadiah Puluhan Juta, Ikutan Yuk !

    Banyuasin Bikin Sayembara Nasional Berhadiah Puluhan Juta, Ikutan Yuk !

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.473
    • 0Komentar

    KABUPATEN Banyuasin membuat Sayembara Nasional berhadiah Rp25 juta rupiah, sayembara tersebut berupa disainer Gerbang Banyuasin yang lebih menonjolkan kearifan lokal dan budaya masyarakat Bumi Sedulang Setudung. Kegiatan ini merupakan wujud dari kepedulian Bupati Banyuasin, Askolani guna mewujudkan Kabupaten Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera, terutama dalam program infrastruktur bagus yang telah ia canangkan. Wakil Bupati Banyuasin H. Selamat […]

  • Turnamen Basket Antar Pelajar, Upaya Cari Bibit Atlet Berprestasi

    Turnamen Basket Antar Pelajar, Upaya Cari Bibit Atlet Berprestasi

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    TURNAMEN bola basket antar pelajar SMA/SMK se-Kota Palembang memperebutkan piala gubernur Sumsel, diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus akan melahirkan tim  basket yang berprestasi yang dapat   mangharumkan  Provinsi Sumsel di  tingkat yang lebih tinggi. Saat menutup  turnamen  bola basket antar pelajar SMA/SMK se-Kota Palembang  yang dipusatkan di  SMA Negeri 1 Palembang, Rabu (6/10) pagi. Gubernur  Sumsel […]

  • Momentum UMKM Pertamina Menuju Pasar Internasional

    Momentum UMKM Pertamina Menuju Pasar Internasional

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.385
    • 0Komentar

      PT Pertamina (Persero) terus mendorong UMKM binaannya menuju pasar internasional, salah satu upayanya melalui partisipasi pada Side Event SME’s HUB ASEAN SUMMIT yang digelar pada  9 – 13 Mei 2023 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).   SME’s HUB ASEAN Summit merupakan side event ASEAN SUMMIT yang secara khusus menjadi ajang […]

  • Fekdi 2021, Barometer Perkembangan Ekonomi Keuangan Digital RI

    Fekdi 2021, Barometer Perkembangan Ekonomi Keuangan Digital RI

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.419
    • 0Komentar

    SALAH satu langkah konkrit dalam mendorong integrasi ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan efisien, baik di pusat maupun di daerah, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian) bersama Kementerian/Lembaga, asosiasi dan pelaku industri menyelenggarakan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021, yang merupakan perhelatan pertama di Indonesia. Mengangkat tema […]

  • 7 Hal Yang Perlu Diketahui tentang Mutasi Virus Corona Varian B.1.1.7

    7 Hal Yang Perlu Diketahui tentang Mutasi Virus Corona Varian B.1.1.7

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 801
    • 0Komentar

    PADA 2 Maret 2021, pemerintah umumkan mutasi virus Corona Varian B.1.1.7 penyebab COVID-19 telah memasuki wilayah Indonesia. Belum ada bukti ilmiah bahwa virus mutasi COVID-19, yang pertama kali ditemukan di Inggris ini, lebih tinggi tingkat keganasannya dibanding virus COVID-19 yang awal. Selain itu, varian virus ini juga tetap bisa dideteksi dengan tes swab antigen dan swab […]

expand_less
WordPress Archive CountDown Pro WP Plugin | WebSites / Products / Offers CountDown Pro WP Plugin – WebSites/Products/Offers Countdown Timer Plugin for WordPress: Boost Conversions and Drive Urgency CountDown With Image or Video Background – Responsive WordPress Plugin Countdowner – Countdown Timer for Elementor Counter Addon for WPBakery Page Builder Counter – Addons for WPBakery Page Builder WordPres Plugin CountryHolidays – Hotel and Bed & Breakfast Couples – Wedding Planner Template Kit CouponHut – Coupons & Deals Theme