Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Ketahanan Air Sumsel 2027, Apakah Cukup untuk Pangan?

Ketahanan Air Sumsel 2027, Apakah Cukup untuk Pangan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMATERA Selatan memiliki ribuan sungai dan lahan pertanian luas, tetapi pertanyaannya kini, apakah potensi air yang melimpah cukup menjamin ketahanan pangan masyarakatnya? Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, H. Edward Candra, membuka Rapat Teknis Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun Anggaran 2027 bidang sumber daya air, Rabu (4/2/2026), di Ruang Rapat Musi, Lantai 3, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumsel, untuk membahas hal itu secara serius.

Edward memimpin rapat yang dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari kabupaten/kota seluruh Sumsel. Ia mewakili Gubernur H. Herman Deru, yang memberi perhatian besar terhadap pengelolaan sumber daya air.

Forum ini bertujuan menyusun perencanaan program dan kegiatan yang selaras, terkoordinasi, dan berkelanjutan, memastikan setiap tetes air digunakan secara optimal.

“Air bukan sekadar mengalir. Air harus dikelola agar membawa kesejahteraan bagi semua,” tegas Edward. Ia menekankan bahwa pengelolaan air harus berkualitas, adil, dan bisa dimanfaatkan semua pihak, mulai dari petani hingga rumah tangga.

Sumsel memiliki lebih dari 200 sungai besar dan ratusan anak sungai, yang membentang dari Pegunungan Barisan hingga muara Sungai Musi. Potensi ini mampu mengairi lebih dari 500 ribu hektar lahan pertanian, menjadikannya salah satu lumbung beras nasional. Namun, Edward menegaskan, potensi besar ini tetap harus dikelola agar tidak mubazir dan tidak memicu bencana saat musim hujan.

Ketahanan air langsung terkait ketahanan pangan. Jika air tersalurkan baik, produksi beras tetap stabil, harga pangan aman, dan petani bisa produktif sepanjang tahun. Untuk itu, provinsi dan kabupaten/kota mengkoordinasikan pembangunan irigasi, distribusi air bersih, dan pengembangan waduk baru. Dinas PSDA juga menyiapkan sistem pemantauan kualitas air agar seluruh air yang digunakan tetap aman dan sehat.

Misalnya sungai-sungai Sumsel yang mengalir deras, sawah hijau yang menunggu air terkontrol, dan masyarakat yang kehidupannya bergantung pada keputusan rapat ini. Air kini menjadi “tokoh utama” pembangunan di Sumsel, bukan sekadar angka atau dokumen resmi.

Rapat teknis ini menjadi langkah awal Sumsel memastikan ketahanan air dan pangan berjalan seiring menjelang tahun anggaran 2027. Kegiatan ini juga mendukung target pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, di mana ketahanan air menjadi fondasi pembangunan nasional.

Apakah strategi ini berhasil? Warga Sumsel menunggu hasil nyata dari setiap tetes air. Jika pengelolaan tepat, bukan hanya pangan yang aman, tetapi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas lingkungan juga terjaga. Sumsel menghadapi tantangan sekaligus peluang mengubah potensi air menjadi kekuatan nyata untuk ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

Simak terus perkembangan ketahanan air Sumsel dan dampaknya pada pangan lokal, karena setiap tetes air menentukan masa depan petani dan warga.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kominfo Ajak Masyarakat Berpartisipasi Buang Sampah, Indonesia menempati nomor kedua di dunia sebagai negara pembuang sampah terbanyak.

    Kominfo Ajak Masyarakat Berpartisipasi Buang Sampah, Indonesia menempati nomor kedua di dunia sebagai negara pembuang sampah terbanyak.

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.364
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam gerakan peduli sampah. Bentuk partisipasi yang dimaksud adalah dengan cara mendaur ulang setiap sampah rumah tangga sehingga dapat mengurangi jumlah sampah secara signifikan beberapa waktu depan. Kondisi saat ini, Indonesia menempati nomor kedua di dunia sebagai negara pembuang sampah terbanyak. Indikasinya, setiap tahun sampah yang […]

  • Bangun 1 Juta Lebih Rumah MBR, Khalawi : Dunia Kaget, Benarkah ?

    Bangun 1 Juta Lebih Rumah MBR, Khalawi : Dunia Kaget, Benarkah ?

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.057
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Pemerintah pusat akan menjadikan Provinsi Sumsel sebagai percontohan pembangunan rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) karena menjadi daerah yang pertama mendapat pendampingan implementasi PP No.64 tahun 2016 di Indonesia. Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Republik Indonesia, Dr. Khalawi Abdul Hamid mengatakan dipilihnya Sumsel karena untuk mewujudkan program nasional pembangunan 1 juta rumah. Hal itu sesuai dari butir […]

  • Penghargaan dari BNPB Bidang Penanggulangan Bencana

    Penghargaan dari BNPB Bidang Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

      BADAN Nasional Penanggulangan Bencama (BNPB) dan berbagai pihak melakukan kolaborasi dan kerja sama dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Sinergi berbagai pihak atau pentaheliks ini tak hanya di tingkat pusat tetapi juga di daerah. Upaya sinergi ini diapresiasi BNPB dengan pemberian penghargaan berlangsung jelang penutupan Rakornas PB 2021. BNPB menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah […]

  • Jurnalis-Youtuber Desa di Muba Siap Publikasi Kemajuan Daerah

    Jurnalis-Youtuber Desa di Muba Siap Publikasi Kemajuan Daerah

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.626
    • 0Komentar

    PROGRAM Satu Jurnalis Satu Youtuber Satu Desa yang di inisiasi oleh Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan menjadi pilot project dalam membangun Desa se Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bertahap mulai dilaksanakan. Sebanyak 21 peserta jurnalis desa yang berasal dari perwakilan desa di Kecamatan Bayung Lencir, mengikuti pelatihan jurnalistik […]

  • forum merdeka barat 9

    Komunikasi Publik Sangat Dibutuhkan Saat Pandemi, Ini Delapan Target Sasaran Pemerintah

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 752
    • 0Komentar

    PENGELOLAAN komunikasi publik yang efektif dibutuhkan dalam penanganan wabah global COVID-19 di dalam negeri. Sehingga, penyebaran wabah ini dapat diredam secara maksimal dalam waktu yang relatif lebih singkat. Bahkan komunikasi publik memberikan sorotan yang dapat membuat masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam penanganan wabah global COVID-19. Dengan audanya partisipasi masyarakat tersebut akan menambah dorongan yang luar […]

  • prabowo-sby

    Pertemuan SBY & Prabowo Malam Ini Tertutup

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.473
    • 0Komentar

    Rencananya malam ini Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto akan bertemu, pertemuan kedua purnawirawan Jenderal tersebut berlangsung tertutup di Puri Cikeas, Bogor, Kamis (28/7/2017).

expand_less
WordPress Archive Tower | Business WordPress Towigo – Emergency Towing Services Elementor Template Kit Towngov – City Government WordPress Theme TownPress – Municipality & Town Government WordPress Theme Toyshop Storefront WooCommerce Theme Toyup – Kids Toys Store WooCommerce WordPress Theme Tozen – Personal WordPress Blog Theme tPlayer – Audio Player for WordPress TrackAlyzer – Analytics & Custom Tracking Code for WooCommerce TrackTruck – Freight Brokerage and Logistics Company WordPress theme