Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Ketahanan Air Sumsel 2027, Apakah Cukup untuk Pangan?

Ketahanan Air Sumsel 2027, Apakah Cukup untuk Pangan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMATERA Selatan memiliki ribuan sungai dan lahan pertanian luas, tetapi pertanyaannya kini, apakah potensi air yang melimpah cukup menjamin ketahanan pangan masyarakatnya? Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, H. Edward Candra, membuka Rapat Teknis Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun Anggaran 2027 bidang sumber daya air, Rabu (4/2/2026), di Ruang Rapat Musi, Lantai 3, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumsel, untuk membahas hal itu secara serius.

Edward memimpin rapat yang dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari kabupaten/kota seluruh Sumsel. Ia mewakili Gubernur H. Herman Deru, yang memberi perhatian besar terhadap pengelolaan sumber daya air.

Forum ini bertujuan menyusun perencanaan program dan kegiatan yang selaras, terkoordinasi, dan berkelanjutan, memastikan setiap tetes air digunakan secara optimal.

“Air bukan sekadar mengalir. Air harus dikelola agar membawa kesejahteraan bagi semua,” tegas Edward. Ia menekankan bahwa pengelolaan air harus berkualitas, adil, dan bisa dimanfaatkan semua pihak, mulai dari petani hingga rumah tangga.

Sumsel memiliki lebih dari 200 sungai besar dan ratusan anak sungai, yang membentang dari Pegunungan Barisan hingga muara Sungai Musi. Potensi ini mampu mengairi lebih dari 500 ribu hektar lahan pertanian, menjadikannya salah satu lumbung beras nasional. Namun, Edward menegaskan, potensi besar ini tetap harus dikelola agar tidak mubazir dan tidak memicu bencana saat musim hujan.

Ketahanan air langsung terkait ketahanan pangan. Jika air tersalurkan baik, produksi beras tetap stabil, harga pangan aman, dan petani bisa produktif sepanjang tahun. Untuk itu, provinsi dan kabupaten/kota mengkoordinasikan pembangunan irigasi, distribusi air bersih, dan pengembangan waduk baru. Dinas PSDA juga menyiapkan sistem pemantauan kualitas air agar seluruh air yang digunakan tetap aman dan sehat.

Misalnya sungai-sungai Sumsel yang mengalir deras, sawah hijau yang menunggu air terkontrol, dan masyarakat yang kehidupannya bergantung pada keputusan rapat ini. Air kini menjadi “tokoh utama” pembangunan di Sumsel, bukan sekadar angka atau dokumen resmi.

Rapat teknis ini menjadi langkah awal Sumsel memastikan ketahanan air dan pangan berjalan seiring menjelang tahun anggaran 2027. Kegiatan ini juga mendukung target pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, di mana ketahanan air menjadi fondasi pembangunan nasional.

Apakah strategi ini berhasil? Warga Sumsel menunggu hasil nyata dari setiap tetes air. Jika pengelolaan tepat, bukan hanya pangan yang aman, tetapi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas lingkungan juga terjaga. Sumsel menghadapi tantangan sekaligus peluang mengubah potensi air menjadi kekuatan nyata untuk ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

Simak terus perkembangan ketahanan air Sumsel dan dampaknya pada pangan lokal, karena setiap tetes air menentukan masa depan petani dan warga.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oh.. Ini Toh, yang Membuat Palembang Optimistis Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional

    Oh.. Ini Toh, yang Membuat Palembang Optimistis Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang masuk nominasi penghargaan pembangunan daerah di tingkat nasional. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Palembang, Harrey Hadi menjelaskan penghargaan pembangunan daerah ini tahapannya dimulai dari seleksi di tingkat provinsi yang di mulai dari Kabupaten/kota. “Kami optimistis dengan kinerja positif selama ini, penghargaan itu […]

  • Larangan Bawaan Jemaah Haji, Apa Saja !

    Larangan Bawaan Jemaah Haji, Apa Saja !

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    Jeddah – Konjen RI di Jeddah Eko Hartono mengingatkan para jemaah untuk tidak membawa jimat dalam beragam bentuknya. Jemaah juga diingatkan untuk tidak membawa peluru senjata tajam, karena itu juga dilarang. Pesan ini disampaikan Konjen RI saat menggelar rapat koordinasi dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah. Hadir, […]

  • Semuanya Sudah Disiapkan, PLN Jamin Kecukupan Pasokan Listrik di PON XX Papua

    Semuanya Sudah Disiapkan, PLN Jamin Kecukupan Pasokan Listrik di PON XX Papua

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.207
    • 0Komentar

    PESERTA maupun ofisial Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tak perlu khawatir. PT PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat menjamin pasokan listrik selama pelaksanaan PON. Manajer Perencanaan PT. PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat Muslim Salam, menyampaikan hal itu saat kegiatan pelatihan dengan wartawan di Sentani. Diapun memastikan bahwa pemenuhan kebutuhan daya listrik […]

  • Muba Terus Antisipasi Karhutla, ButuhkanTenaga Ekstra

    Muba Terus Antisipasi Karhutla, ButuhkanTenaga Ekstra

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Kabupaten Musi Banyuasin terus mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan sehingga kabupaten banyak lahan gambut tersebut tidak terjadi kabut asap. Wakil Bupati Muba Beni Hernedi saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan dan Bencana Alam Tahun 2021, di Halaman Mapolres Muba, Kamis mengatakan, pada tahun 2019, Muba mengalami kebakaran kurang lebih 2.300 HA dengan […]

  • sapi-qurban

    Di Jateng, Harga Sapi Melompat Tinggi

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    Menjelang Hari Raya Kurban,harga sapi di berbagai daerah terus melambung. Di Banjarnegara, Jawa Tengah, harga sapi naik antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor. Harga sapi yang sebelumnya berkisar Rp17 juta saat ini naik menjadi Rp20 juta per ekor untuk ukuran sedang. Ukuran besar 1 ton bahkan harganya mencapai Rp65 juta.

  • Perkuat Ekspor, Pupuk Indonesia Siap Promosi Internasional

    Perkuat Ekspor, Pupuk Indonesia Siap Promosi Internasional

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.706
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Sepanjang Januari-Agustus 2018, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di industri pupuk, Pupuk Indonesia Group mencatatkan penjualan ekspor sebesar 1.081.425 ton. Total ekspor tersebut terdiri dari 616.294 ton urea, 371.841 ton amoniak, dan 93.290 ton NPK, atau dengan total senilai Rp4,55 trilliun. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga […]

expand_less
WordPress Archive Tower | Business WordPress Towigo – Emergency Towing Services Elementor Template Kit Towngov – City Government WordPress Theme TownPress – Municipality & Town Government WordPress Theme Toyshop Storefront WooCommerce Theme Toyup – Kids Toys Store WooCommerce WordPress Theme Tozen – Personal WordPress Blog Theme tPlayer – Audio Player for WordPress TrackAlyzer – Analytics & Custom Tracking Code for WooCommerce TrackTruck – Freight Brokerage and Logistics Company WordPress theme