Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » El Niño Kuat, Mengapa Antisipasi Dini Menjadi Kunci Melindungi Pangan, Air, dan Energi

El Niño Kuat, Mengapa Antisipasi Dini Menjadi Kunci Melindungi Pangan, Air, dan Energi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – El Niño kini berada pada kategori kuat diperkirakan akan membuat musim kemarau tahun ini berlangsung lebih kering dan lebih panjang, terutama pada Agustus hingga September. Menghadapi kondisi itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan informasi iklim tidak boleh berhenti sebagai peringatan dini, tetapi harus menjadi dasar aksi nyata (early action) agar risiko terhadap ketahanan pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat diantisipasi sejak awal.

Komitmen itu disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam Dialog Nasional bertajuk “Memperkuat Respons Lintas Sektor dalam Menghadapi Dampak El Niño Kuat”  diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, kemarin.

Forum tersebut menjadi wadah memperkuat koordinasi antarkementerian, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi dampak El Niño.

Menurut Faisal, El Niño bukan saja fenomena iklim, tetapi tantangan yang memengaruhi berbagai aspek pembangunan nasional karena memiliki dampaknya yang bakal dirasakan mulai dari sektor pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, kehutanan, hingga perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan langkah mitigasi perlu didukung informasi iklim yang akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“El Niño merupakan tantangan yang berdampak pada berbagai sektor pembangunan nasional. Membangun ketahanan menghadapi El Niño memerlukan kesiapsiagaan lintas sektor didukung  informasi iklim  akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya Faisal.

BMKG mencatat El Niño saat ini telah berada pada kategori kuat dan berpotensi berkembang menjadi kategori sangat kuat. Kondisi ini diperkirakan memperkuat musim kemarau sehingga berlangsung lebih kering dan lebih panjang. BMKG juga mengingatkan El Niño bukanlah musim kemarau, melainkan fenomena iklim global yang dapat memperparah dampak musim kemarau ketika keduanya terjadi secara bersamaan.

Kondisi itu berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, menurunkan ketersediaan air, mengganggu produksi pangan, meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan, serta memengaruhi sektor energi, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat, oleh karena itu, kesiapsiagaan menjadi kunci untuk mengurangi dampak yang lebih luas.

Sebagai bentuk antisipasi, BMKG telah menyampaikan prediksi El Niño sejak Maret 2026. Informasi tersebut diberikan lebih awal agar kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan langkah mitigasi sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

Untuk memperkuat langkah tersebut, BMKG terus mengembangkan pendekatan From Early Warning to Early Action, melalui pendekatan ini, informasi iklim tidak hanya disampaikan sebagai prakiraan, tetapi juga diterjemahkan menjadi dasar pengambilan keputusan yang dapat segera diimplementasikan.

Pendekatan tersebut didukung berbagai layanan BMKG, mulai dari prediksi ENSO, prediksi musim, prakiraan hujan, analisis dampak sektoral, sistem peringatan dini kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan, layanan informasi iklim berbasis sektor, hingga dukungan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Informasi iklim harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata sehingga pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif sebelum dampak terjadi,” ujar Faisal.

BMKG juga terus mengembangkan layanan informasi iklim yang lebih spesifik sesuai kebutuhan masing-masing sektor, seperti penyusunan kalender tanam adaptif, pengelolaan sumber daya air, mitigasi kebakaran hutan dan lahan, hingga dukungan bagi sektor kesehatan dan energi.

Dengan pendekatan ini, informasi iklim diharapkan tidak hanya menjadi referensi ilmiah, tetapi juga menjadi dasar penyusunan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sejalan dengan itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menambahkan perubahan iklim harus menjadi bagian dari perencanaan pembangunan nasional. Menurutnya, Dialog Nasional ini menjadi momen guna memperkuat early action yang terpadu, terukur, dan berbasis analisis iklim.

Ia menilai peran BMKG sangat strategis, karena informasi dihasilkan menjadi fondasi dalam menjaga ketahanan pangan, energi, dan sumber daya air, sekaligus membantu pemerintah menetapkan intervensi yang cepat dan tepat di wilayah terdampak.

“Kita harus memastikan  respons yang kita bangun ini tidak lagi bersifat reaktif, melainkan sebuah early action  terpadu, terukur, dan berakar kuat pada analisis iklim. Dengan landasan yang kuat, kita tidak hanya menjaga keberlanjutan pembangunan nasional, tetapi juga membuktikan ketangguhan bangsa Indonesia menghadapi dinamika iklim global,” ujar Rachmat.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan informasi iklim yang semakin aplikatif, BMKG menegaskan lagi  kesiapsiagaan menghadapi El Niño harus dimulai sebelum dampak terjadi. Dengan dukungan data yang akurat dan langkah antisipasi yang dilakukan lebih dini, risiko terhadap masyarakat, ketahanan pangan, sumber daya air, energi, dan keberlanjutan pembangunan diharapkan dapat ditekan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembagian 34 Juta Masker Serentak di Indonesia Secara Virtual

    Pembagian 34 Juta Masker Serentak di Indonesia Secara Virtual

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    PEMBAGIAN masker serentak di seluruh Indonesia, serta kampanye jaga jarak yang digelar TNI-Polri bersama KPU, Bawaslu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 serta Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB). Kegiatan ini digelar dalam rangka operasi yustisi penggunaan masker dan Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat. Gubernur Sumsel H.Herman Deru menghadiri Video […]

  • Perpanjang Daya Hidup Industri Gambo, Muba Kembangkan Produk Non Fashion

    Perpanjang Daya Hidup Industri Gambo, Muba Kembangkan Produk Non Fashion

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Produk Gambo Muba 100% handmade dan 100% bebas pewarna kimia.

  • Sambut Idul Fitri, Gubernur Sumsel dan Kapolda Pantau Keamanan Pasar 16 Ilir

    Sambut Idul Fitri, Gubernur Sumsel dan Kapolda Pantau Keamanan Pasar 16 Ilir

    • calendar_month Minggu, 10 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.399
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain Adi Negara berkeliling Pasar 16 Ilir Palembang untuk meninjau langsung kesiapan dan keamanan pasar dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H, Satu persatu lorong pasar 16 Ilir yang padat dilalui Gubernur Alex Noerdin dan Kapolda sambil menyapa para pedagang […]

  • Hadiah Spesial dari TNI AU, Pemkot Palembang Resmi Terima Hibah Tanah

    Hadiah Spesial dari TNI AU, Pemkot Palembang Resmi Terima Hibah Tanah

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada kabar kece buat warga Palembang! Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang resmi mendapat hibah tanah seluas 650 meter persegi dari TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sri Mulyono Herlambang. Serah terima hibah ini digelar di Lanud Sri Mulyono Herlambang, Rabu (19/3) sore, dan langsung diterima oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pak Wali, yang datang […]

  • Bagaimana Negara Pastikan Dam Haji Indonesia Aman & Sah?

    Bagaimana Negara Pastikan Dam Haji Indonesia Aman & Sah?

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menegaskan keterlibatan langsung dalam memastikan penyembelihan dam atau hadyu berjalan tertib, sah, dan sesuai syariah bagi jemaah Indonesia. Langkah ini diambil untuk menghadapi dinamika haji modern, di mana jutaan jemaah menjalankan ibadah dengan waktu dan area terbatas. Setiap tahun, mayoritas jemaah Indonesia melaksanakan haji tamattu’ yang mewajibkan pembayaran […]

  • Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, OJK Ajak Muba Optimalkan Sinergi Kebijakan

    Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, OJK Ajak Muba Optimalkan Sinergi Kebijakan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 950
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima audiensi Otoritas Jasa Keuangan Kantor regional 7 Sumatera Bagian Selatan (OJK KR 7 Sumbagsel) di Ruang Audiensi Bupati Muba, Selasa (8/9/2020). Kepala OJK KR 7 Sumbagsel Untung Nugroho mengungkapkan, audiensi ini dalam rangka silaturahmi, memperkenalkan diri sebagai Kepala OJK Sumbagsel yang baru sekaligus membahas […]

expand_less
WordPress Archive Alamak – Responsive One Page Portfolio Theme Alarmax – Security Services & Alarm Installation Elementor Template Kit Alasia — Model Agency Elementor Template Kit Alaska – WHMCS & Hosting WordPress Theme Alavion – Private Jet Charters WordPress Theme Alaya – Coworking Space Elementor Template Kit Albertino – Laboratory WordPress Theme Album Gallery – Ultimate WordPress Photo Gallery Plugin AlbumsList v3.2 | Gallery Module for Gmedia plugin Alchemists – Sports, eSports & Gaming Club and News HTML Template