Rabu, 26 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » El Niño Kuat, Mengapa Antisipasi Dini Menjadi Kunci Melindungi Pangan, Air, dan Energi

El Niño Kuat, Mengapa Antisipasi Dini Menjadi Kunci Melindungi Pangan, Air, dan Energi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – El Niño kini berada pada kategori kuat diperkirakan akan membuat musim kemarau tahun ini berlangsung lebih kering dan lebih panjang, terutama pada Agustus hingga September. Menghadapi kondisi itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan informasi iklim tidak boleh berhenti sebagai peringatan dini, tetapi harus menjadi dasar aksi nyata (early action) agar risiko terhadap ketahanan pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat diantisipasi sejak awal.

Komitmen itu disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam Dialog Nasional bertajuk “Memperkuat Respons Lintas Sektor dalam Menghadapi Dampak El Niño Kuat”  diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, kemarin.

Forum tersebut menjadi wadah memperkuat koordinasi antarkementerian, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi dampak El Niño.

Menurut Faisal, El Niño bukan saja fenomena iklim, tetapi tantangan yang memengaruhi berbagai aspek pembangunan nasional karena memiliki dampaknya yang bakal dirasakan mulai dari sektor pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, kehutanan, hingga perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan langkah mitigasi perlu didukung informasi iklim yang akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“El Niño merupakan tantangan yang berdampak pada berbagai sektor pembangunan nasional. Membangun ketahanan menghadapi El Niño memerlukan kesiapsiagaan lintas sektor didukung  informasi iklim  akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya Faisal.

BMKG mencatat El Niño saat ini telah berada pada kategori kuat dan berpotensi berkembang menjadi kategori sangat kuat. Kondisi ini diperkirakan memperkuat musim kemarau sehingga berlangsung lebih kering dan lebih panjang. BMKG juga mengingatkan El Niño bukanlah musim kemarau, melainkan fenomena iklim global yang dapat memperparah dampak musim kemarau ketika keduanya terjadi secara bersamaan.

Kondisi itu berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, menurunkan ketersediaan air, mengganggu produksi pangan, meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan, serta memengaruhi sektor energi, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat, oleh karena itu, kesiapsiagaan menjadi kunci untuk mengurangi dampak yang lebih luas.

Sebagai bentuk antisipasi, BMKG telah menyampaikan prediksi El Niño sejak Maret 2026. Informasi tersebut diberikan lebih awal agar kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan langkah mitigasi sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

Untuk memperkuat langkah tersebut, BMKG terus mengembangkan pendekatan From Early Warning to Early Action, melalui pendekatan ini, informasi iklim tidak hanya disampaikan sebagai prakiraan, tetapi juga diterjemahkan menjadi dasar pengambilan keputusan yang dapat segera diimplementasikan.

Pendekatan tersebut didukung berbagai layanan BMKG, mulai dari prediksi ENSO, prediksi musim, prakiraan hujan, analisis dampak sektoral, sistem peringatan dini kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan, layanan informasi iklim berbasis sektor, hingga dukungan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Informasi iklim harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata sehingga pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif sebelum dampak terjadi,” ujar Faisal.

BMKG juga terus mengembangkan layanan informasi iklim yang lebih spesifik sesuai kebutuhan masing-masing sektor, seperti penyusunan kalender tanam adaptif, pengelolaan sumber daya air, mitigasi kebakaran hutan dan lahan, hingga dukungan bagi sektor kesehatan dan energi.

Dengan pendekatan ini, informasi iklim diharapkan tidak hanya menjadi referensi ilmiah, tetapi juga menjadi dasar penyusunan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sejalan dengan itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menambahkan perubahan iklim harus menjadi bagian dari perencanaan pembangunan nasional. Menurutnya, Dialog Nasional ini menjadi momen guna memperkuat early action yang terpadu, terukur, dan berbasis analisis iklim.

Ia menilai peran BMKG sangat strategis, karena informasi dihasilkan menjadi fondasi dalam menjaga ketahanan pangan, energi, dan sumber daya air, sekaligus membantu pemerintah menetapkan intervensi yang cepat dan tepat di wilayah terdampak.

“Kita harus memastikan  respons yang kita bangun ini tidak lagi bersifat reaktif, melainkan sebuah early action  terpadu, terukur, dan berakar kuat pada analisis iklim. Dengan landasan yang kuat, kita tidak hanya menjaga keberlanjutan pembangunan nasional, tetapi juga membuktikan ketangguhan bangsa Indonesia menghadapi dinamika iklim global,” ujar Rachmat.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan informasi iklim yang semakin aplikatif, BMKG menegaskan lagi  kesiapsiagaan menghadapi El Niño harus dimulai sebelum dampak terjadi. Dengan dukungan data yang akurat dan langkah antisipasi yang dilakukan lebih dini, risiko terhadap masyarakat, ketahanan pangan, sumber daya air, energi, dan keberlanjutan pembangunan diharapkan dapat ditekan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disertasi Dodi Ungkap Solusi Pengembangan KEK TAA

    Disertasi Dodi Ungkap Solusi Pengembangan KEK TAA

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    RATUSAN karangan bunga berjejer rapi di halaman Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung-Jawa Barat, Selasa (28/1/2020) pagi. Silih berganti ratusan tamu undangan mulai dari pejabat pemerintahan dan non pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah memasuki aula megah kampus bergengsi tersebut. Bukan kegiatan wisuda, melainkan tamu undangan tersebut untuk menghadiri rangkaian Sidang Promosi Program Doktor […]

  • Duh, Utang Luar Negeri RI Naik Lagi,Mau Tahu ?

    Duh, Utang Luar Negeri RI Naik Lagi,Mau Tahu ?

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 849
    • 0Komentar

    “Pertumbuhan ULN ini juga sejalan dengan kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur,”

  • Berlokasi di Lampung, Brigif 4 Marinir TNI AL Dirikan Dapur Lapangan Peduli COVID-19

    Berlokasi di Lampung, Brigif 4 Marinir TNI AL Dirikan Dapur Lapangan Peduli COVID-19

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    BRIGADE Infanteri (Brigif) 4 Marinir BS Lampung merencanakan untuk mendirikan Dapur Lapangan Peduli COVID-19 di Kota Bandar Lampung sebagai bentuk solidaritas sosial dalam rangka membantu masyarakat yang sedang melaksanakan “Isoman/Isolasi Mandiri” baik pribadi atau perorangan maupun kelompok/keluarga. Rencana tersebut disampaikan Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Nawawi didampingi salah satu donatur Bapak Mingming saat mengunjungi […]

  • Asian Games 2018, Indonesia Rebut Emas dari Karate

    Asian Games 2018, Indonesia Rebut Emas dari Karate

    • calendar_month Minggu, 26 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 716
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA-  Indonesia berhasil menambah perolehan emas dari cabang olahraga (cabor) karate di Asian Games 2018. Emas tersebut disumbang oleh karateka Rifky Ardiansyah Arrosyid setelah mengungguli lawannya, Amir Mahdizadeh (Iran), dengan 9-7 dalam partai final Karate nomor Kumite-60Kg di Plenary Hall, JCC, Jakarta, Minggu (26/8/2018) siang WIB. Atlet Iran sempat memberikan perlawanan dan mendapatkan satu […]

  • Gubernur Silaturahmi Dengan  Kades Terpilih, Kades Harus Layani Warga Siang Malam

    Gubernur Silaturahmi Dengan Kades Terpilih, Kades Harus Layani Warga Siang Malam

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 675
    • 0Komentar

    ANTUSIAS warga menyambut kehadiran Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru yang melakukan kunjugan kerja  Kecamatan Air Kumbang dan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin  dalam rangka silaturahmi dengan Kepala Desa Terpilih  se- Kecamatan Air Kumbang dan Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin,  yang dipusatkan di Desa Panca   Kumbang, Jumat (4/2) siang. Respon luar bisa atas kehadiran gubernur […]

  • Reaksi JCH Muba setelah diberi Apriyadi uang saku 300 Riyal

    Reaksi JCH Muba setelah diberi Apriyadi uang saku 300 Riyal

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sebanyak 270 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Musi Banyuasin senyum sumringah bahagia, Jumat (10/5/2024) di Hotel Gambo & Residence Sekayu. Pasalnya, di sela pelepasan oleh Pj Bupati Sandi Fahlepi bersama Sekda Apriyadi Mahmud ratusan JCH tersebut mendapatkan uang saku tambahan langsung dari Sekda Apriyadi Mahmud. Tak tanggung-tanggung, Sekda Apriyadi merogoh kocek pribadi […]

expand_less
WordPress Archive Alamak – Responsive One Page Portfolio Theme Alarmax – Security Services & Alarm Installation Elementor Template Kit Alasia — Model Agency Elementor Template Kit Alaska – WHMCS & Hosting WordPress Theme Alavion – Private Jet Charters WordPress Theme Alaya – Coworking Space Elementor Template Kit Albertino – Laboratory WordPress Theme Album Gallery – Ultimate WordPress Photo Gallery Plugin AlbumsList v3.2 | Gallery Module for Gmedia plugin Alchemists – Sports, eSports & Gaming Club and News HTML Template