Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » “Pasir Jadi Chip, Otak Jadi Aset: Asta Cita Naik Kelas!”

“Pasir Jadi Chip, Otak Jadi Aset: Asta Cita Naik Kelas!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 3.061
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU dulu orang bilang, “rezeki datang dari tanah,” ya masuk akal  karena  bangsa kita dari dulu emang jago gali. Dari zaman nenek moyang sampai zaman scroll TikTok, hidupnya tak lepas dari urusan gali-menggali, seperti gali tambang, gali jalan, kadang juga gali alasan kalau target tak tercapai.

Tapi saban tahun, bumi makin tipis, dan pikiran harus makin tebal. Hidup nggak bisa lagi pakai prinsip “asal laku, mikir belakangan”. Nah…, di sinilah muncul babak baru, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di bawah komando Agus Gumiwang Kartasasmita gandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) buat ngulik dua bahan yang sering diremehin silika dan grafit.

Bahkan memang keduanya mirip debu, tapi di tangan orang pinter, bisa jadi chip semikonduktor dan baterai mobil listrik alias dari pasir jadi chip, dari otak jadi aset.

Langkah ini bukan asal gaya, tapi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia buat bener-bener ngebut di jalur hilirisasi industri nasional.

“Kerja sama ini penting untuk menyusun kajian teknologi dan mendukung industrialisasi bahan galian nonlogam seperti silika dan grafit,” ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta (28/10).
Terjemahan bebasnya yaitu Indonesia siap berhenti jual pasir kiloan, mulai jual pengetahuan per giga.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan langsung  Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT), Taufiek Bawazier, bersama Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Lavi Rizki Zuhal.
Upacaranya disaksikan Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.,  dengan nama seberat skripsi S2 untuk mengingatkan bahwa dunia industri nggak bakal jalan tanpa riset yang tajam.

“ITB siap hadir dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, bukan cuma ngajar, tapi juga nyetrum ide buat industrialisasi nasional,” kata Tatacipta.

Kalimat yang kurang lebih berarti sekarang kampus nggak cuma tempat skripsi dan ngopi, tapi juga jadi dapur teknologi bangsa.

Sementara Taufiek Bawazier menegaskan bahwa industrialisasi itu bukan cuma soal bikin pabrik, tapi juga soal “data, teknologi, dan otak yang siap diajak lembur”.

Kerja sama dengan ITB ini, katanya, penting banget supaya kebijakan industri nanti bukan cuma asal wacana, tapi punya dasar ilmiah dan ekonominya masuk akal.

Dua program yang diluncurkan Ditjen IKFT sejak 2024 udah ngasih arah jelas Industrialisasi Silika jadi Wafer Silikon buat kemandirian industri Photovoltaic (PV) Module dan Semikonduktor Dalam Negeri, industrialisasi Grafit buat menopang ekosistem kendaraan listrik (EV) nasional.

Dan tahun 2025 ini, kerja sama dengan ITB bakal melahirkan dua kajian canggih sebab kajian teknologi pemurnian silika jadi Metallurgical-Grade Silicon berbasis sumber daya nasional. Kajian pemurnian grafit alam & sintetis plus analisis keekonomian untuk industri lokal. Kalau sukses, bisa jadi Indonesia bukan lagi tukang kirim bahan mentah, tapi pemasok otak dan teknologi buat dunia.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, sumber daya silika di Indonesia mencapai 27 miliar ton, cadangannya 7 miliar ton, sementara grafit alam sekitar 31 juta ton (data 2023).

Bayangin kalau semua itu bisa disulap lewat riset dan inovasi, ekonomi bisa naik kelas tanpa harus gali lebih dalam, cukup gali lebih dalam otak sendiri.

“Silika banyak dipakai untuk industri kaca, ban, semikonduktor. Sementara grafit penting buat pelumas, elektronik, komposit, dan otomotif,” jelas Taufiek Bawazier. Alias dua barang yang kelihatan nggak seksi, tapi bisa jadi primadona ekonomi masa depan.

Jadi, kalau dipikir-pikir, arah Asta Cita ini kayak pepatah lama “Kalau bisa pintar, ngapain cuma kuat”. Indonesia udah lama kuat di urusan gali tanah, sekarang saatnya kuat di urusan gali ide.

Dan kolaborasi Kemenperin dan ITB ini bukan sekadar tanda tangan, tapi tanda zaman, dari jual bahan mentah ke jual hasil otak.

Atau kata pepatah upgrade versi 2025 “Dulu orang kaya karena tambang, sekarang kaya karena temuan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren, Ternyata Produk Sabun Indonesia Diminati Pasar Mesir

    Keren, Ternyata Produk Sabun Indonesia Diminati Pasar Mesir

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.038
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id -Tanta, Mesir – Keren, ternyata produk sabun dan produk pembersih dari Indonesia tetap diminati di pasar Mesir, meski bea masuk tergolong masih tinggi, produk sabun  Indonesia tetap dapat menghiasi etalase toko-toko di Mesir.”Produk sabun Indonesia sudah dikenal baik oleh warga Mesir meski bea masuk termasuk tinggi, tetap produk sabun Indonesia masih dicari,” tutur Dubes Lutfi. […]

  • BKB Mau Dibuka untuk Warga, Tapi Tetap Ada Batasnya

    BKB Mau Dibuka untuk Warga, Tapi Tetap Ada Batasnya

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KOTA Palembang kerap disebut sebagai salah satu kota tua di Indonesia, jejak waktunya panjang, lapis demi lapis sejarah masih terasa hingga hari ini. Di antara sisa-sisa kejayaan itu, ada satu peninggalan dari masa Kesultanan Palembang Darussalam yang selalu mengundang rasa penasaran. Bangunan tua itu berdiri menghadap Sungai Musi, terlihat gagah, tenang, seolah menyimpan cerita yang […]

  • Besuk Penderita ‘Hidrosefalus’, Begini Harapan Wako Pagar Alam

    Besuk Penderita ‘Hidrosefalus’, Begini Harapan Wako Pagar Alam

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    WALIKOTA Pagar Alam Alpian Maskoni mengunjungi kediaman Dapindra (2 tahun) yang menderita Hidrosefalus (penumpukan cairan di dalam rongga jauh dalam otak), yang bertempat tinggal di Dusun Jambat Balo Kelurahan Ulu Rurah Kecamatan Pagar Alam Selatan, Selasa (27/10/2020). Walikota menyampaikan langsung kepada Yuliana, ibu dari Dapindra, Pemkot Pagar Alam akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu pengobatan […]

  • Tingkatkan Pelayanan, KAI Bagikan Takjil Gratis Calon Penumpang

    Tingkatkan Pelayanan, KAI Bagikan Takjil Gratis Calon Penumpang

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 591
    • 0Komentar

    TEBAR Takjil Gratis bagi Pelanggan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengadakan program pemberian takjil gratis bagi calon penumpang Kereta Api Jarak Jauh yang sedang menunggu di stasiun. Takjil gratis dibagikan kepada pelanggan yang telah melakukan boarding pada pukul 17.00 WIB atau 1 jam sebelum waktu berbuka puasa selama 10 hari terakhir Ramadan atau 22 s.d […]

  • Era Industri 4.0, Gubernur Sumsel  : Guru Tak Boleh Gagap Teknologi 

    Era Industri 4.0, Gubernur Sumsel  : Guru Tak Boleh Gagap Teknologi 

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    DI tengah canggihnya teknologi informasi dewasa sekarang ini, tugas seorang guru jauh  lebih  berat. Mengingat guru tetap sebagai pengajar juga  dituntut menjadi contoh  dan teladan bagi kalangan anak didiknya. Karena itu guru tidak boleh ketingalan atau gagap teknologi yang bersifat kekinian. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru  dalam sambutannya ketika menghadiri seminar pendidikan  dengan […]

  • PSF Beri Penghargaan Program ESL Untuk Muba

    PSF Beri Penghargaan Program ESL Untuk Muba

    • calendar_month Minggu, 13 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.119
    • 0Komentar

    PUTERA Sampoerna Fondation (PSF) memberi penghargaan kepada Kabupaten Muba untuk sektor pendidikan dalam Program Ekosistem Sekolah Literat (ESL). Penghargaan itu diberikan sebagai karena menjadi peserta diseminasi terbanyak pada Acara Inagurasi Master TrainerLiteracy PSF yang dilakukan secara virtual, Sabtu (12/12/2020). Penghargaan tersebut disampaikan kepada Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza selaku Bunda Literasi […]

expand_less
WordPress Archive Koudo Education WordPress theme Kozi – Elementor Fashion Store WordPress Theme KRAFTY – Construction & Industry Elementor Template Kit Krakatau – Mountain & Hiking Elementor Template Kit Kraken Automatic Post Editor Plugin for WordPress Kramic – Pottery & Ceramic Store WooCommerce Elementor Template Kit Krativa – Creative & Digital Agency Services Elementor Template Kit Kreate – Modern Creative Agency WordPress Theme Kreatifa – Creative Digital Agency Elementor Template Kit Kredok – Car Showroom Elementor Template Kit