Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » “Pasir Jadi Chip, Otak Jadi Aset: Asta Cita Naik Kelas!”

“Pasir Jadi Chip, Otak Jadi Aset: Asta Cita Naik Kelas!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 3.056
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU dulu orang bilang, “rezeki datang dari tanah,” ya masuk akal  karena  bangsa kita dari dulu emang jago gali. Dari zaman nenek moyang sampai zaman scroll TikTok, hidupnya tak lepas dari urusan gali-menggali, seperti gali tambang, gali jalan, kadang juga gali alasan kalau target tak tercapai.

Tapi saban tahun, bumi makin tipis, dan pikiran harus makin tebal. Hidup nggak bisa lagi pakai prinsip “asal laku, mikir belakangan”. Nah…, di sinilah muncul babak baru, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di bawah komando Agus Gumiwang Kartasasmita gandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) buat ngulik dua bahan yang sering diremehin silika dan grafit.

Bahkan memang keduanya mirip debu, tapi di tangan orang pinter, bisa jadi chip semikonduktor dan baterai mobil listrik alias dari pasir jadi chip, dari otak jadi aset.

Langkah ini bukan asal gaya, tapi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia buat bener-bener ngebut di jalur hilirisasi industri nasional.

“Kerja sama ini penting untuk menyusun kajian teknologi dan mendukung industrialisasi bahan galian nonlogam seperti silika dan grafit,” ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta (28/10).
Terjemahan bebasnya yaitu Indonesia siap berhenti jual pasir kiloan, mulai jual pengetahuan per giga.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan langsung  Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT), Taufiek Bawazier, bersama Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Lavi Rizki Zuhal.
Upacaranya disaksikan Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.,  dengan nama seberat skripsi S2 untuk mengingatkan bahwa dunia industri nggak bakal jalan tanpa riset yang tajam.

“ITB siap hadir dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, bukan cuma ngajar, tapi juga nyetrum ide buat industrialisasi nasional,” kata Tatacipta.

Kalimat yang kurang lebih berarti sekarang kampus nggak cuma tempat skripsi dan ngopi, tapi juga jadi dapur teknologi bangsa.

Sementara Taufiek Bawazier menegaskan bahwa industrialisasi itu bukan cuma soal bikin pabrik, tapi juga soal “data, teknologi, dan otak yang siap diajak lembur”.

Kerja sama dengan ITB ini, katanya, penting banget supaya kebijakan industri nanti bukan cuma asal wacana, tapi punya dasar ilmiah dan ekonominya masuk akal.

Dua program yang diluncurkan Ditjen IKFT sejak 2024 udah ngasih arah jelas Industrialisasi Silika jadi Wafer Silikon buat kemandirian industri Photovoltaic (PV) Module dan Semikonduktor Dalam Negeri, industrialisasi Grafit buat menopang ekosistem kendaraan listrik (EV) nasional.

Dan tahun 2025 ini, kerja sama dengan ITB bakal melahirkan dua kajian canggih sebab kajian teknologi pemurnian silika jadi Metallurgical-Grade Silicon berbasis sumber daya nasional. Kajian pemurnian grafit alam & sintetis plus analisis keekonomian untuk industri lokal. Kalau sukses, bisa jadi Indonesia bukan lagi tukang kirim bahan mentah, tapi pemasok otak dan teknologi buat dunia.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, sumber daya silika di Indonesia mencapai 27 miliar ton, cadangannya 7 miliar ton, sementara grafit alam sekitar 31 juta ton (data 2023).

Bayangin kalau semua itu bisa disulap lewat riset dan inovasi, ekonomi bisa naik kelas tanpa harus gali lebih dalam, cukup gali lebih dalam otak sendiri.

“Silika banyak dipakai untuk industri kaca, ban, semikonduktor. Sementara grafit penting buat pelumas, elektronik, komposit, dan otomotif,” jelas Taufiek Bawazier. Alias dua barang yang kelihatan nggak seksi, tapi bisa jadi primadona ekonomi masa depan.

Jadi, kalau dipikir-pikir, arah Asta Cita ini kayak pepatah lama “Kalau bisa pintar, ngapain cuma kuat”. Indonesia udah lama kuat di urusan gali tanah, sekarang saatnya kuat di urusan gali ide.

Dan kolaborasi Kemenperin dan ITB ini bukan sekadar tanda tangan, tapi tanda zaman, dari jual bahan mentah ke jual hasil otak.

Atau kata pepatah upgrade versi 2025 “Dulu orang kaya karena tambang, sekarang kaya karena temuan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Protokol Kesehatan 3 M Jangan Jadi Slogan, Ini Penjelasan Penyintas COVID-19  

    Protokol Kesehatan 3 M Jangan Jadi Slogan, Ini Penjelasan Penyintas COVID-19  

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.367
    • 0Komentar

    JAKARTA – Cherryl Hatumesen, Penyintas COVID-19 membenarkan keterangan dr. Dirga, karena selaku penyintas, ia awalnya tidak merasakan gejala berat sebelum akhirnya melakukan tes swab dan terbukti positif, “Virus COVID-19 ini benar-benar ada, jadi sambil menunggu vaksin nanti, protokol 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak), harus dijalankan. Selain itu dalam menghadapi COVID-19 memang perlu kedewasaan diri, […]

  • Masa Pandemi, Kesehatan Masyarakat dan Produktivitas Industri Jadi Prioritas

    Masa Pandemi, Kesehatan Masyarakat dan Produktivitas Industri Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 644
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perindustrian bersama para pelaku industri saling bergotong royong untuk mengakselerasi upaya pencegahan dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air. Kolaborasi ini merupakan langkah terobosan untuk menjaga keseimbangan penanganan dalam sisi kesehatan dan menggerakkan kebijakan perekonomian agar bisa jalan beriringan. “Pemerintah, baik di pusat maupun daerah, sama-sama memahami dan menyadari arti pentingnya vaksinasi. Kesehatan masyarakat […]

  • Libur Nataru, Polri Dirikan Pos Vaksinasi

    Libur Nataru, Polri Dirikan Pos Vaksinasi

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    KORLANTAS Polri memastikan tidak akan ada aturan kendaraan pemudik yang diputar balik selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Plt Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes. Pol. Dodi Dariyanto menjelaskan bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan perintah Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo yang tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan. “Untuk pos kegiatan pengamanan, […]

  • Sambal Mangga Palembang ala Bicik Mona, Pedas Bikin Nagih

    Sambal Mangga Palembang ala Bicik Mona, Pedas Bikin Nagih

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.517
    • 0Komentar

    KALAU orang Palembang kataya terkenal dengan pempeknya, jangan salah, ada juga sambal mangga yang bikin lidah goyang-goyang kayak penonton dangdut. Nah, kali ini ceritanya bukan soal chef hotel bintang lima, tapi tentang Bicik Mona, tetangga sebelah rumah yang kalau masak sambal mangga, aromanya sampai bikin kucing komplek pun kumpul. Bicik Mona selalu bilang, “Sambal itu […]

  • Kejari Tetapkan Tersangka Mantan Kadinsos Kota Pagar Alam  

    Kejari Tetapkan Tersangka Mantan Kadinsos Kota Pagar Alam  

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam menetapkan Sukman Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Pagar Alam sebagai tersangka atas dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekerjaan Pagar Makam Tahun Anggaran 2017 yang lalu. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pagar Alam M Zuhri didampingi Kasi Intel Luthfi Presly dan Kasi Pidsus Willy Pramudya mengatakan, keterlibatan Sukman dalam Tipikor ini […]

  • Cara Cek Tiket Vaksinasi Booster di PeduliLindungi

    Cara Cek Tiket Vaksinasi Booster di PeduliLindungi

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

     PADA 12 Januari 2022, pemerintah memulai pelaksanaan program vaksinasi lanjutan (booster). Untuk bisa mendaftar program ini, bisa dengan membuka website PeduliLindungi di pedulilindungi.id lalu masukkan “Nama Lengkap” dan “NIK”, dan klik periksa untuk memunculkan status dan tiket vaksinasi. Alternatif lain adalah dengan membuka aplikasi PeduliLindungi di ponsel, masuk dengan akun yang terdaftar dan masuk ke menu “Profil” […]

expand_less
WordPress Archive Koudo Education WordPress theme Kozi – Elementor Fashion Store WordPress Theme KRAFTY – Construction & Industry Elementor Template Kit Krakatau – Mountain & Hiking Elementor Template Kit Kraken Automatic Post Editor Plugin for WordPress Kramic – Pottery & Ceramic Store WooCommerce Elementor Template Kit Krativa – Creative & Digital Agency Services Elementor Template Kit Kreate – Modern Creative Agency WordPress Theme Kreatifa – Creative Digital Agency Elementor Template Kit Kredok – Car Showroom Elementor Template Kit