Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » IPAL Sasirangan di Tapin Pangkas Limbah hingga 98,75 Persen, 90% Air Hasil Olahan Bisa Dipakai Lagi

IPAL Sasirangan di Tapin Pangkas Limbah hingga 98,75 Persen, 90% Air Hasil Olahan Bisa Dipakai Lagi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Limbah cair dari proses pewarnaan kain sasirangan di Sentra Sasirangan Timbaan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, kini tidak lagi langsung dibuang ke sumur resapan. Limbah tersebut diolah menggunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang mampu menurunkan kadar sejumlah zat pencemar hingga 98,75 persen.

Hasil pengujian laboratorium menunjukkan kadar hidrogen sulfida (H2S) turun 98,75 persen. Penurunan juga terjadi pada minyak dan lemak sebesar 97,33 persen, fenol 91,66 persen, BOD 81,77 persen, COD 80,44 persen, serta TSS 40,74 persen.

Yang menariknya, air setelah melalui proses pengolahan tidak seluruhnya menjadi buangan sebab sekitar 90 persen air hasil olahan dapat digunakan kembali untuk membersihkan peralatan produksi dan area kerja.

IPAL tersebut memiliki kapasitas sekitar 3.500 liter, jauh lebih besar dibandingkan tempat penampungan yang sebelumnya digunakan para pengrajin. Sebelum fasilitas ini tersedia, limbah cair hasil pewarnaan kain sasirangan ditampung di sumur resapan berkapasitas sekitar 500 liter tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu.

Dalam satu proses produksi, IKM Sentra Sasirangan Timbaan dapat menghasilkan sekitar 250 liter limbah cair. Kondisi tersebut membuat pengelolaan limbah menjadi persoalan penting bagi sentra yang menaungi sembilan pengrajin dengan sekitar 100 tenaga kerja.

Teknologi IPAL itu dibangun melalui Program Percepatan Pemanfaatan Teknologi melalui Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI) yang dijalankan Kementerian Perindustrian melalui Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI).

Kepala BSPJI Banjarbaru Oktaviyanto Jimat Wibowo mengatakan teknologi yang diterapkan dirancang agar sesuai dengan kondisi IKM di daerah.

“Melalui Program DAPATI, BSPJI Banjarbaru menghadirkan solusi teknologi yang sederhana, mudah dioperasikan, memanfaatkan material lokal, serta mampu meningkatkan kualitas pengelolaan limbah cair pada IKM sasirangan,” kata Oktaviyanto dalam keterangannya, Kamis (27/8).

Instalasi tersebut terdiri atas tujuh bak pengolahan. Pada tahap awal, limbah melewati proses elektrokoagulasi menggunakan inverter untuk membantu pengendapan logam.

Setelah itu, air limbah melewati lima bak penyaringan. Media yang digunakan antara lain ijuk, arang, pecahan genteng, sabut kelapa, dan limbah tumbuhan purun yang relatif mudah diperoleh di daerah.

Air yang telah melewati rangkaian pengolahan kemudian masuk ke bak kontrol sebelum dialirkan menuju sumur resapan. Penggunaan material lokal menjadi salah satu bagian penting dari desain teknologi agar pengoperasian dan perawatannya lebih mudah dilakukan oleh pelaku IKM.

Dari hasil pengujian, hampir seluruh parameter air limbah yang diuji telah memenuhi baku mutu berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 36 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 12 Tahun 2025.

Namun, masih ada satu catatan. Parameter minyak dan lemak belum sepenuhnya optimal sehingga diperlukan penyesuaian waktu tinggal limbah di dalam IPAL agar proses pengolahan dapat bekerja lebih maksimal.

Selain membangun instalasi, BSPJI Banjarbaru juga memberikan bimbingan teknis kepada 15 peserta dari Sentra Sasirangan Timbaan. Materinya mencakup pengoperasian dan perawatan IPAL, standar baku mutu air limbah, pengelolaan lingkungan industri, hingga kewirausahaan dan pemasaran produk sasirangan.

Kepala BSKJI Emmy Suryandari mengatakan keberadaan teknologi saja tidak cukup jika pelaku industri tidak mampu mengoperasikannya secara mandiri.

“Program DAPATI tidak hanya menghasilkan inovasi yang aplikatif, tetapi juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sehingga pelaku industri mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Program konsultansi tersebut berlangsung selama delapan bulan, mulai Maret hingga Oktober 2025. Tahapannya meliputi identifikasi persoalan, observasi lapangan, penyusunan desain IPAL, kerja sama pembangunan, pembangunan instalasi, bimbingan teknis, serta monitoring dan evaluasi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penerapan teknologi pengolahan limbah menjadi bagian dari upaya mendorong industri yang tidak hanya produktif, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“Kementerian Perindustrian terus berupaya menerapkan teknologi tepat guna yang mampu meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus memperkuat aspek keberlanjutan lingkungan,” ujar Agus.

Setelah diterapkan di Sentra Sasirangan Timbaan, BSPJI Banjarbaru akan melanjutkan monitoring dan evaluasi. Teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi model pengelolaan limbah cair untuk sentra sasirangan maupun IKM lain di Kalimantan Selatan dan daerah lainnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat Lho, Kata Alex Noerdin  Mahasiswa POI yang Ketahuan Merokok Langsung Stop Out

    Catat Lho, Kata Alex Noerdin  Mahasiswa POI yang Ketahuan Merokok Langsung Stop Out

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    Angkatan yang pertama harus menunjukan bahwa mereka patut jadi mahasiswa maupun mahasiswi politeknik olahraga, dengan menggiatkan disiplin dan intelektual.

  • Modus Ritual Pengobatan, Dukun Cabul Setubuhi Pasiennya Tiga Kali

    Modus Ritual Pengobatan, Dukun Cabul Setubuhi Pasiennya Tiga Kali

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.294
    • 0Komentar

    DUKUN cabul ditangkap Polisi setelah melakukan perbutan cabula terhadap NS (20). Modus pelaku yakni ritual pengobatan dengan cara berhubungan badan biar janin yang di kandung korban menghilang. Johani (37) Warga Dusun Murakati Kecamatan, Mura Beliti Lubuk Linggau, mengaku sebagai orang pintar alias dukun palsu, ditangkap anggota Reskrim Polsek Sukarami telah melakukan menyetubuhi korbanya tiga kali […]

  • Tidur Lebih Baik, Kesehatan Lebih Baik: One UI 5 Watch Baru Menampilkan Tampilan Pertama di Galaxy Watch Mendatang

    Tidur Lebih Baik, Kesehatan Lebih Baik: One UI 5 Watch Baru Menampilkan Tampilan Pertama di Galaxy Watch Mendatang

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

      Samsung Electronics hari ini meluncurkan One UI 5 Watch,1 yang akan tersedia untuk perangkat Galaxy Watch akhir tahun ini. Perangkat lunak baru ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman kesehatan yang lebih personal dan intuitif dan mencakup peningkatan yang mendukung tidur yang lebih baik — bagian yang sering diabaikan namun penting dari kesehatan secara keseluruhan — […]

  • Asa Untuk Alumni IPDN

    Asa Untuk Alumni IPDN

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 953
    • 0Komentar

    ALUMNI IPDN  tergabung dalam  Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sumsel diharapkan terus berkontribusi untuk daerah dan menjaga nama baik dan marwahnya di dalam menjalankan tugas pemerintahan.  “Yang terpenting  kiprah dilapangan harus membawa nama baik almamater. Lembaga besar seperti  IKAPTK   harus  dapat mengharumkan nama baik daerah,” ungkap Gubernur Herman Deru ketika menerima Dewan Pengurus […]

  • Yuk, Berdonasi VIA Aplikasi QRIS 2020

    Yuk, Berdonasi VIA Aplikasi QRIS 2020

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.452
    • 0Komentar

    KETUA PMI Sumsel Feby Deru mengajak warga Sumsel untuk berdonasi melalui Aplikasi QRIS 2020. “Jika ingin memberikan donasi ke PMI atau kegiatan amal dapat dilakukan melalui aplikasi QRIS 2020 dari Bank Indonesia (BI),” tandasnya usai melaunching donasi PMI melalui aplikasi QRIS 2020, di Kambang Iwak, Minggu (14/03/2020) pagi. Menurutnya melalui aplikasi ini masyarakat tak perlu […]

  • Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbudristek Disalurkan ke 24,4 Juta Penerima

    Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbudristek Disalurkan ke 24,4 Juta Penerima

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 676
    • 0Komentar

    KEMENDIKBUDRISTEK salurkan bantuan kuota data internet ke 24,4 juta penerima pada periode September 2021, yakni untuk 22,8 juta nomor ponsel peserta didik jenjang PAUD – Pendidikan Tinggi dan 1,6 juta nomor ponsel pendidik jenjang PAUD – Pendidikan Tinggi. Penyaluran kuota data internet ini berdasarkan nomor ponsel telah berhasil diverifikasi dan divalidasi. Besaran kuota data yang […]

expand_less
WordPress Archive Saonara – Ajax Powered Multi-Concept WordPress Theme Sara – WooCommerce WordPress Market Theme Saras – Wine Template Kit Saras – Wine WordPress Theme Saratov – Day Care & Kindergarten School WordPress Theme Sasby – App Landing & Saas WordPress Theme Sasco – SaaS Technology WordPress Theme Sash – Bootstrap 5 Admin & Dashboard Template SasPik | Landing WordPress theme Sassa – Startup Multipurpose WordPress Theme